Breaking News
light_mode

Balingtan Kenalkan Pertanian Ramah Lingkungan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 4 Jul 2018
  • visibility 177
BALINGTAN PATI

PATI – Pertanian dengan konsep ramah lingkungan makin digiatkan. Salah satunya
dengan menghadirkan teknologi tepat guna 
dengan bahan dasar limbah lingkungan. Hal ini berkaitan dengan banyaknya limbah pertanian
yang bisa dimanfaatkan oleh para petani.
Hal itu disampaikan Kepala Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan) Pati,
Asep Nugraha Ardiwinata dalam acara Bimbingan Teknis Teknologi Pertanian ramah
Lingkungan di Auditorium Balingtan Jakenan, Selasa (3/7/2018).
Kami menawarkan teknologi yang bahan dasarnya ada di sekeliling kita.
Semisal 
plastik bekas dan limbah lainnya, karena kalau kita membeli alat pertanian, harganya tentu sangat  mahal. Tapi kalau kita berinovasi dan membuat
sendiri teknologi itu, tentunya akan lebih murah dan mudah,” 
terangnya
Pertama, terangnya, yang perlu diketahui dalam lingkungan
pertanian adalah kandungan tanah dan tanah yang bebas dari residu pastisida.
Mengingat, banyak para petani yang saat ini menggunakan pestisida untuk
menghilangkan hama pertanian. 
Padahal pestisida itu
meninggalkan racun yang bisa mengurangi kesuburan tanah. 
Apabila pembunuhan hama tanaman itu dilakukan dengan menggunakan pestisida
kimia, maka itu akan mengurangi kesuburan tanah, juga karena residu yang
ditimbulkan,” imbuhnya. 
Jaga Kesuburan Tanah
Karena itu, lanjut Asep, perlu adanya teknologi pertanian yang ramah
lingkungan dan tepat guna untuk men
getahui kesuburan
tanah. Setelah itu, p
ara petani bisa memilih
pupuk yang tepat agar kesuburan tanahnya tidak berkurang.
Dia juga berharap, agar para petani
Indonesia bisa mengetaui produk-produk teknologi pertanian yang ramah
lingkungan. Selain itu, mereka juga bisa menggunakan teknologi tersebut, sesuai
dengan peruntukannya.
Sudah kami jelaskan tadi, bagaimana agar kandungan kesuburan tanah pertanian
itu tidak berkurang, meskipun menggunakan teknologi yang berasal dari
lingkungan sekitar. Ini penting, karena masih banyak petani yang tidak
mengetahui hal itu,” tegasnya. (has)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Nilai Hari Santri Jadi Momentum Cinta Tanah Air

    DPRD Pati Nilai Hari Santri Jadi Momentum Cinta Tanah Air

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 381
    • 0Komentar

    PATI – Peringatan Hari Santri Nasional diharapkan dapat menjadi momentum bagi pemuda, khususnya para santri, untuk semakin mencintai tanah air. Hal ini disampaikan oleh anggota DPRD Pati, Muntamah, dalam sebuah pernyataan. “Hari Santri adalah momentum kita bersama untuk mencintai bangsa ini. Semangat NKRI, Pancasila, dan keberagaman ini adalah satu, dan santri harus berperan dalam hal […]

  • Dukungan Nyata Syndicate Store Bagikan Tas untuk Pemain Persijap

    Dukungan Nyata Syndicate Store Bagikan Tas untuk Pemain Persijap

    • calendar_month Kam, 23 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Penyerahan bentuk dukungan suporter CNS kepada tim Persijap JEPARA – Rasa cinta kepada klub kesayangan ditunjunkan Syndicate Store. Toko merchandise kelompok suporter ultras ini memberikan tas punggung kepada para pemain Persijap sebagai bentuk dukungan sebelum mengarungi Kompetisi Liga 2 2021. Penyerahan dukungan tersebut dilakukan bersamaan pada acara Grand Launching bus Persijap Jepara (Gigantic Eagle), Senin […]

  • Kebakaran Landa Rumah Warga Tayu, Kerugian Ditaksir Rp 75 Juta

    Kebakaran Landa Rumah Warga Tayu, Kerugian Ditaksir Rp 75 Juta

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 174
    • 0Komentar

    PATI – Kebakaran melanda rumah milik Sri Ningsih (43), warga Dukuh Pundenrejo RT 4 RW 4, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, pada Rabu (8/10/2025) sekitar pukul 08.30 WIB. Api menghanguskan bagian dapur dan ruang jahit rumah korban, diduga akibat kelalaian saat membakar sampah di halaman belakang rumah. Saksi mata, Siti Fatimah (65), tetangga korban, pertama kali […]

  • DPRD Pati Apresiasi Lomba Olah Rasa Iwak Loh, Dorong Promosi Cita Rasa Desa Bendar

    DPRD Pati Apresiasi Lomba Olah Rasa Iwak Loh, Dorong Promosi Cita Rasa Desa Bendar

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.758
    • 0Komentar

    PATI – Dalam rangka memperingati Sedekah Laut Tahun 2026, kelompok nelayan Desa Bendar Kecamatan Juwana menggelar acara Mina Santosa Sejahtera Expo yang berlangsung selama dua hari, pada tanggal 28 hingga 29 Maret 2026, di dermaga Desa Bendar. Salah satu rangkaian kegiatan yang menjadi sorotan adalah lomba memasak olahan ikan, yang diikuti oleh para ibu-ibu masyarakat […]

  • Jadi Korban Tabrak Lari, Pengendara Motor di Juwana Tewas di Lokasi

    Jadi Korban Tabrak Lari, Pengendara Motor di Juwana Tewas di Lokasi

    • calendar_month Sel, 10 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 425
    • 0Komentar

    TRAGIS : Korban masih tergeletak di tempat kejadian perkara di Jalan Juwana – Jakenan turut Desa Karangrejo Kecamatan Juwana. PATI – Tragis dialami Lasno, 47. Warga Desa Jatisari Kecamatan Jakenan ini harus meregang nyawa di Jalan Juwana – Jakenan turut Desa Karangrejo, setelah menjadi korban tabrak lari dengan sebuah mobil yang belum diketahui identitasnya Jumat […]

  • Semangat Merdeka dari Desa Penghasil Pemain Bola

    Semangat Merdeka dari Desa Penghasil Pemain Bola

    • calendar_month Jum, 20 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 163
    • 0Komentar

      Suasana lapangan sepakbola Desa Trangkil, Pati saat Agustusan 2021. Desa/Kecamatan Trangkil di Kabupaten Pati dikenal luas sebagai desa penghasil pemain bola. Dari masa ke masa selalu lahir pemain sepakbola yang meramaikan geliat sepakbola nasional. Di bulan Kemerdekaan ini, lapangan yang menjadi tempat berlatih dihias 76 bendera merah putih. Sebagai semangat untuk bekerja keras menjadi […]

expand_less