Breaking News
light_mode

Balingtan Kenalkan Pertanian Ramah Lingkungan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 4 Jul 2018
  • visibility 263
BALINGTAN PATI

PATI – Pertanian dengan konsep ramah lingkungan makin digiatkan. Salah satunya
dengan menghadirkan teknologi tepat guna 
dengan bahan dasar limbah lingkungan. Hal ini berkaitan dengan banyaknya limbah pertanian
yang bisa dimanfaatkan oleh para petani.
Hal itu disampaikan Kepala Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan) Pati,
Asep Nugraha Ardiwinata dalam acara Bimbingan Teknis Teknologi Pertanian ramah
Lingkungan di Auditorium Balingtan Jakenan, Selasa (3/7/2018).
Kami menawarkan teknologi yang bahan dasarnya ada di sekeliling kita.
Semisal 
plastik bekas dan limbah lainnya, karena kalau kita membeli alat pertanian, harganya tentu sangat  mahal. Tapi kalau kita berinovasi dan membuat
sendiri teknologi itu, tentunya akan lebih murah dan mudah,” 
terangnya
Pertama, terangnya, yang perlu diketahui dalam lingkungan
pertanian adalah kandungan tanah dan tanah yang bebas dari residu pastisida.
Mengingat, banyak para petani yang saat ini menggunakan pestisida untuk
menghilangkan hama pertanian. 
Padahal pestisida itu
meninggalkan racun yang bisa mengurangi kesuburan tanah. 
Apabila pembunuhan hama tanaman itu dilakukan dengan menggunakan pestisida
kimia, maka itu akan mengurangi kesuburan tanah, juga karena residu yang
ditimbulkan,” imbuhnya. 
Jaga Kesuburan Tanah
Karena itu, lanjut Asep, perlu adanya teknologi pertanian yang ramah
lingkungan dan tepat guna untuk men
getahui kesuburan
tanah. Setelah itu, p
ara petani bisa memilih
pupuk yang tepat agar kesuburan tanahnya tidak berkurang.
Dia juga berharap, agar para petani
Indonesia bisa mengetaui produk-produk teknologi pertanian yang ramah
lingkungan. Selain itu, mereka juga bisa menggunakan teknologi tersebut, sesuai
dengan peruntukannya.
Sudah kami jelaskan tadi, bagaimana agar kandungan kesuburan tanah pertanian
itu tidak berkurang, meskipun menggunakan teknologi yang berasal dari
lingkungan sekitar. Ini penting, karena masih banyak petani yang tidak
mengetahui hal itu,” tegasnya. (has)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nanti Lebih Greget Lagi Persipa !

    Nanti Lebih Greget Lagi Persipa !

    • calendar_month Sen, 29 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Salam penghormatan untuk suporter  PATI – Laskar Saridin akhirnya pecah telur kemarin. Menutup putaran pertama Liga 3 Zona Jawa Tengah 2019, Persipa berhasil meraup tiga poin. Dengan kemenangan tipis atas Persikama Kabupaten Magelang di Satdion Joyokusumo, Minggu (28/7/2019). Gol kemenangan Persipa lahir dari kaki Ikris Yamhin di menit ke 24, setelah memanfaatkan bola yang memantul […]

  • Oknum Guru Madrasah di Pati Cabuli Siswinya

    Oknum Guru Madrasah di Pati Cabuli Siswinya

    • calendar_month Ming, 21 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 249
    • 0Komentar

    ILUSTRASI REPRO rapormerah.co Lingkar Muria, PATI – Berita yang diunggah Satreskrim Polres Pati di akun instagramnya, soal pencabulan yang dilakukan oknum guru madrasah, benar adanya. Diketahui, oknum guru itu mengajar di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Huda di Dukuh Tapen Desa Kertomulyo Kecamatan Margoyoso. Saat dikonfirmasi, hal itu dibenarkan Kepala Madarasah, Suparmo, Minggu (21/1/18) lalu. Suparmo menjelaskan, atas […]

  • Instagram PERSIJAP 

    Kante Pemain Asal Perancis Perkuat Persijap Jepara

    • calendar_month Sel, 1 Agu 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Instagram PERSIJAP JEPARA – Rekrutan baru Persijap Jepara diumumkan, pemain baru itu adalah Negue Kante asal Perancis. Kedatangan pemain berpostur 191 cm itu akan memperkuat pertahanan. Dia bakal menjadi tandem Fikron di lini belakang Laskar Kalinyamat. Negue Kante masih tergolong pemain muda. Dia kelahiran 6 September 2001, masih 24 tahun. Posisi aslinya sebagai defender. Sebelumnya […]

  • Anggoyta Polresta Pati melayani warga yang ingin menikmati makan gratis di Alun - Alun Simpang Lima Pati.

    Polresta Pati Bagikan 1.500 Paket Makan Gratis Sambut Hari Bhayangkara ke-80

    • calendar_month Ming, 28 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 454
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati menggandeng Klenteng Hok Tik Bio Pati dan Brimob Kompi 4 Yon A Pelopor menggelar kegiatan Warung Makan Gratis dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Sebanyak 1.500 paket makanan siap saji dibagikan kepada masyarakat di kawasan Alun-alun Pati, Minggu (28/6/2026). Kegiatan bertema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” itu dimulai sejak pukul […]

  • Gelar Pasar Murah, Warganya Dilayani Bupati Pati

    Gelar Pasar Murah, Warganya Dilayani Bupati Pati

    • calendar_month Kam, 7 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 256
    • 0Komentar

    PATI – Pemkab Pati menggelar pasar sembako murah siang kemarin (7/6/2018). Pasar murah digelar di depan Kantor Kecamatan Jaken. Kegiatan yang digelar menyambut lebaran ini pun memiliki daya tarik yang luar biasa. Bahkan, Bupati Haryanto melayani warga yang ingin membeli sembako dengan harga miring tersebut. Praktis orang nomor satu di Kabupaten Pati itu harus berdesak-desakkan dengan […]

  • Ragam Motif Batik Jepara Tumbuh Pesat

    Ragam Motif Batik Jepara Tumbuh Pesat

    • calendar_month Sel, 1 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 274
    • 0Komentar

      Beragam motif batik Jepara dipamerkan Bupati Jepara Dian Kristiandi menerima penghargaan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Penghargaan itu diraih atas dedikasinya terhadap pelestarian batik Jepara. Penghargaan diserahkan oleh Ketua Penelitian Terapan Unggulan Perguruan Tinggi (PTUPT) Alamsyah, didampingi tim peneliti Siti Maziyah, pada Jumat (20/11/2020), di Pendopo Kartini Jepara. […]

expand_less