Breaking News
light_mode

Keriangan Anak-anak Jadi Pengobat Lelah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 24 Jan 2019
  • visibility 1.036

Linda Surya Ayu Wulandari 


Menjadi guru lumayan menguras
energi. Baik fisik, apalagi fikiran. Linda Surya Ayu Wulandari juga mengalami
hal demikian. Namun, rasa lelahnya itu terbayar dengan hal-hal yang cukup
sepele.
Linda, akan merasa senang, dan
menyenangi pekerjaannya sebagai guru, saat melihat anak didiknya riang saat
mengikuti pelajaran. Terutama saat mereka bisa menyelesaikan pekerjaan yang
diberikan. Baginya itu menjadi obat untuk lelahnya mengajar anak-anak. Lelah
fisik dan fikiran.
Seperti dalam mata pelajaran
tematik. Linda merasa amat senang saat anak didiknya sudah menguasai apa yang
telah disampaikan. ”Jadi rasanya tenaga serta fikiran yang saya curahkan ke
anak-anak tersebut terbayarkan. Tak sia-sia. Saat mereka memahami apa yang saya
sampaikan. Dan menyelesaikan tugasnya dengan baik,” terang perempuan yang juga
gemar memelihara burung lovebird sejak tiga tahunan ini.
Ya meskipun banyak duka yang
dialaminya seperti gaji yang sedikit sebagai guru swasta, Linda tetap
menyenangi pekerjaannya tersebut. Apalagi itu sudah menjadi cita-cita perempuan
yang tinggal di Juwana ini.
”Ya memilih menjadi guru SD karena
saya suka anak-anak. Terutama yang seusia SD. Bagi saya itu sangat
menyenangkan,” kata perempuan yang juga menjadi tutor di sebuah bimbingan
belajar ini.
Lanjutnya, bertemu dengan anak-anak
pun diakuinya bisa membuatnya senang. Terlebih bisa mencerdaskan mereka, bisa
membuat mereka dari yang semula tidak tahu menjadi tahu tentang sesuatu.
”Bagi saya itu sudah luar biasa.
Bekerja menjadi seorang guru bisa sebagai amal jariyah. Ya bekerja sekaligus
ibadah lah,” terang perempuan yang sudah menjadi guru SD sejak Oktober 2014
ini. (has)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Romantisme NU dan Muhamadiyah di Jepara, Komitmen Kesatuan Bangsa

    Romantisme NU dan Muhamadiyah di Jepara, Komitmen Kesatuan Bangsa

    • calendar_month Kam, 11 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Berjabat tangan NU dan Muhamadiyah Laku dua ormas Islam terbesar di Indonesia, NU dan Muhamadiyah di Kabupaten Jepara patut ditiru. Tiap tahun keduanya selalu menggelar halalbihalal bersama. Sabtu (6/7/2019). Tahun ini kedua ormas itu bahkan meneguhkan persatuan dan kesatuan bangsa dalam tema kegiatan. Tema besarnya adalah merajut kembali persatuan dan kesatuan bangsa, dalam menjaga keutuhan […]

  • Polres Pemalang Bekuk Tersangka Pencabulan terhadap Anak Tiri

    Polres Pemalang Bekuk Tersangka Pencabulan terhadap Anak Tiri

    • calendar_month Sab, 11 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 272
    • 0Komentar

      Kapolres Pemalang menunjukkan barang bukti Pria bejat di Pemalang ini akhirnya merasakan akibatnya karena telah mencabuli anak tirinya. Polres Pemalang berhasil meringkus pria berusia 45 tahun itu. Hukuman penjara 15 tahun bakal menantinya. PEMALANG – Satreskrim Polres Pemalang berhasil mengamankan JB (45) tersangka tindak pidana persetubuhan dan atau pencabulan terhadap anak tirinya ANH (12), […]

  • Edy Wuryanto Usulkan Revisi Data di BPS untuk Atasi Masalah Penerima PBI

    Edy Wuryanto Usulkan Revisi Data di BPS untuk Atasi Masalah Penerima PBI

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.820
    • 0Komentar

    BLORA – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengidentifikasi adanya ketidaksesuaian pada data penerima bantuan iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Blora. Menurutnya, hal ini menjadi alasan penting bagi Badan Pusat Statistik (BPS) Blora untuk tidak secara sembarangan menetapkan klasifikasi desil masyarakat. Permasalahan ini muncul seiring dengan peralihan sistem data dari Data […]

  • Meski Dilarang Lewat Jalan Juwana – Wedarijaksa, Kendaraan Berat Masih Melanggar

    Meski Dilarang Lewat Jalan Juwana – Wedarijaksa, Kendaraan Berat Masih Melanggar

    • calendar_month Sel, 23 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 244
    • 0Komentar

    BANDEL : Sebuah tronton masih nekad melintasi jalan kelas III di Jalan Juwana – Wedarijaksa beberapa waktu yang lalu Lingkar Muria, PATI  – Pemasangan pengumuman agar kendaraan berat tidak melintas di Jalan Juwana – Wedarijaksa dinilai tidak tepat. Hal ini dikemukakan anggota komisi A DPRD Kabupaten Pati Haryono. Dirinya menganggap kalau hal itu dilanggar tak […]

  • Petinggi PPP Gelar Pra-Mukhtamar di Pondok Pesantren Al Anwar, Sarang

    Petinggi PPP Gelar Pra-Mukhtamar di Pondok Pesantren Al Anwar, Sarang

    • calendar_month Kam, 13 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 311
    • 0Komentar

    REMBANG – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar kegiatan pra-mukhtamar di Pondok Pesantren Al Anwar, Sarang, Rembang. Acara yang dihadiri oleh para petinggi partai, termasuk Plt. Ketua Umum Mardiono, Sekjen Arwani Tomafi, dan Ketua Majelis Pertimbangan Romahurmuziy, ini berlangsung khidmat dengan diisi doa dan salawatan bersama. “Tadi berjalan lancar diikuti oleh tokoh-tokoh, ulama. Semua mendoakan untuk […]

  • meski Bupati Belum Memberi Jawaban, Askab Tetap Menaruh Harap

    meski Bupati Belum Memberi Jawaban, Askab Tetap Menaruh Harap

    • calendar_month Rab, 21 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Lingkar MUria, PATI – Hingga lebih dari sepekan, Bupati Haryanto belum memberikan kepastian. Sedianya orang nomor satu di Kota Nasi Gandul diharapkan untuk turun langsung membantu Persipa. Bupati Haryanto diharapkan mau menjadi manager Persipa. Hal ini dikemukakan Ketua Askab PSSI Pati Eddy Hoo beberapa waktu yang lalu. ”Saat melakukan pertemuan beberapa waktu lalu, sedianya bupati […]

expand_less