Breaking News
light_mode

Sosialisasi Rambu Kelas Jalan di Juwana – Wedarijaksa, Anggota Dewan Heran

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 2 Feb 2018
  • visibility 263
Rambu
Dibenahi, Sebulan Disosialisasi
Papan peringatan larangan melewati Jalan Juwana – Wedarijaksa untuk kendaraan berat seperti truk tronton di pertigaan Wedarijaksa.
Lingkar Muria, PATI
– Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati bergerak cepat guna membenahi
rambu-rambu kelas jalan yang selama ini dilanggar truk besar seperti tronton.
Hal ini diupayakan dengan sejumlah pembenahan rambu sejak Jumat (26/1) lalu.
Kepala Dinas Perhubungan Tri
Haryama menuturkan, pihaknya memang berusaha segera melakukan perbaikan pada
kasus pelanggaran kelas jalan yang sering terjadi. Setelah perbaikan pada
rambu-rambu jalan, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada supir truk selama
sebulan.
”Perbaikan sudah kami lakukan
sejak tanggal 26 lalu, kemudian setelah perbaikan itu, kami akan lakukan
sosialisasi. Baru kemudian tahap penindakan jika masih ada yang melanggar
rambu-rambu,” kata Tri Haryama kemarin.
Lebih lanjut, kata Tri Haryama,
saat ini tim nya dari Dishub sudah banyak yang berada di lapangan. Mereka melakukan
monitoring untuk memberikan sosialisasi bila masih ada truk besar yang
melanggar.
Kendaraan besar masih melintas

”Kami menerima laporan dari
masyarakat. Beberapa waktu yang lalu, memang masih ada beberapa truk tronton
yang masih melintas di Jalan Juwana – Wedarijaksa. Biasanya pukul 16.00 sampai
20.00. Kami malah senang jika ada masyarakat yang mau mengadukan hal demikian,
sehingga kami cepat bereaksi,” katanya lebih lanjut.
Sementara itu kebijakan
sosialisasi rambu kelas jalan ini dinilai tidak tepat. Seperti yang dilontarkan
anggota Komisi A DPRD Haryono. Menurutnya, sosialisasi ini tidak tepat. Sebab
rambu-rambu ini sudah lama ada di jalan tersebut.
”Kalau misalnya itu rambu-rambu
baru ya bisa disosialisasi, atau perubahan kelas jalan misalnya. Dari semula
kelas III berganti kelas I itu mungkin disosialisasi, namun ini kan sudah lama
ada rambu-rambunya,” terang Haryono.
Menurutnya, kalau demikian
harusnya langsung diberikan penindakan tegas bagi yang masih melanggar. Sebab
sampai sekarang, masih ada truk besar yang melebihi tonase masih saja melintasi
dengan santainya.
”Penyebab rusaknya jalan di sini
ya karena memang banyak kendaraan yang melanggar. Semestinya ini menjadi
perhatian, dan tindak tegas langsung bagi yang melanggar. Soal perlunya
sosialisasi apa dasar hukumnya,” tanya Haryono heran. (lil)



  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Surat Suara Pilgub Mulai Disortir

    Surat Suara Pilgub Mulai Disortir

    • calendar_month Rab, 23 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 273
    • 0Komentar

    PATI – Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah kian dekat. Saat ini KPU Kabupaten Pati telah memasuki beberapa tahapan penting. Tahapan itu diantaranya adalah penyortiran dan pelipatan surat suara. Rencananya kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 21 Mei hingga 25 Mei 2018. Ketua KPU Kabupaten Pati Much Nasich melalui anggota KPU divisi logistik Umi Nadliroh menyampaikan, terkait dengan […]

  • Berjihad dalam Kelestarian Lingkungan (1)

    Berjihad dalam Kelestarian Lingkungan (1)

    • calendar_month Rab, 12 Feb 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Di era industri 4.0 sudah saatnya kader IPNU dan IPPNU melibatkan diri dalam berbagai persoalan. Program – program ramah lingkungan perlu menjadi lahan garapan kader muda nahdliyin. Caranya memanfaatkan limbah sekitar kita, seperti limbah botol plastik untuk dijadikan barang yang lebih bermanfaat. Problem limbah dan sampah, seperti plastik telah menjadi tantangan dunia. Karena itu tidak […]

  • Ilustrasi hemat/freepik

    Pentingnya Hidup Hemat Mengelola Keuangan dengan Bijak

    • calendar_month Jum, 4 Agu 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Ilustrasi hemat/freepik Hidup hemat adalah suatu prinsip yang melibatkan pengelolaan keuangan yang bijak dan penuh tanggung jawab. Di tengah dinamika ekonomi yang selalu berubah dan tantangan finansial yang mungkin muncul, hidup hemat menjadi kunci untuk mencapai stabilitas keuangan dan kebebasan jangka panjang.   1. Menciptakan Keamanan Finansial:    Hidup hemat membantu menciptakan perlindungan finansial dalam […]

  • DPRD Pati Sarankan Petani Gunakan Burung Hantu untuk Kendalikan Hama Tikus 

    DPRD Pati Sarankan Petani Gunakan Burung Hantu untuk Kendalikan Hama Tikus 

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 360
    • 0Komentar

    PATI – Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit, mendorong petani setempat untuk memanfaatkan burung hantu sebagai pengendali hama tikus. Menurutnya, metode ini lebih ramah lingkungan dibandingkan penggunaan pestisida dan jebakan tikus beraliran listrik. “Ini lebih ramah lingkungan. Selain mengurangi penggunaan pestisida, juga mendukung pelestarian burung hantu yang ternyata sangat bermanfaat bagi petani. Hewan ini […]

  • Foto kamar di Hotel New Merdeka 

    Daftar Rekomendasi Hotel Berbintang di Pati

    • calendar_month Ming, 25 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 388
    • 0Komentar

      Foto kamar di Hotel New Merdeka Meskipun bukan menjadi kota wisata, Kabupaten Pati tetap nyaman dikunjungi. Hal itu dikarenakan fasilitas di Pati sudah lumayan baik. Salah satunya dalam hal penginapan.  Di Pati ada banyak hotel berbintang yang nyaman sebagai pilihan tempat menginap, saat mengunjungi Kota Pati. Berikut rekomendasi hotel-hotel berbintang di Pati :  1. […]

  • Komisi B DPRD Pati Siap Fasilitasi Regenerasi Petani Milenial

    Komisi B DPRD Pati Siap Fasilitasi Regenerasi Petani Milenial

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 939
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, berencana menggelar pertemuan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan stakeholder terkait untuk membahas regenerasi petani di Kabupaten Pati. Langkah ini diambil untuk mendorong inovasi di sektor pertanian melalui peran serta anak muda. “Rencana kami hasil dari sidak kemarin, kami akan mempertemukan para Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, […]

expand_less