Breaking News
light_mode

Kejuaraan Atletik Pati Open Diramaikan Ratusan Atlet Jateng

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 5 Jul 2023
  • visibility 79
Rapat persiapan kejuaraan atletik Pati Open 2023

PATI – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Pati konsisten dalam melakukan pembinaan atlet. Salah satunya dengan menggelar kejuaraan untuk kelompok umur yang bertajuk Kejuaraan Atletik Pati Open Piala Bupati Pati 2023, Sabtu (8/7/2023).

Ada sebanyak 250 atlet se-Jawa Tengah bakal turun dalam kejuaraan yang berlangsung di Arena Atletik Stadion Joyokusumo.

“Kejuaraan ini menjadi agenda rutin PASI Pati dalam program pembinaan. Karena pelaksanaannya menjelang Porprov Jateng, maka sekalian sebagai ajang pemantapan bagi wasit. Kejuaraan ini sekaligus membuka ruang kompetisi kepada atlet muda berbakat di seluruh Jawa Tengah,” ujar Ketua PASI Pati Suwito.

Dalam event tersebut, pihaknya melibatkan 65 wasit. Delapan orang di antaranya merupakan wasit dari Pengprov PASI Jateng. Menurutnya, pemantapan wasit menjelang Porprov Jateng diperlukan karena hampir setahun tidak bertugas di event resmi.

Mengenai jumlah atlet yang ambil bagian, Suwito mengaku tidak sesuai dengan target. Itu lantaran bulan ini banyak agenda Pengprov PASI Jateng dan event atletik di masing-masing daerah.

“Kalau tidak banyak agenda kami prediksikan pesertanya bisa sampai 400 atlet. Meskipun kurang dari target kami tetap menjaga standar pelaksanaan untuk kejuaraan level provinsi,” katanya.

Melihat jumlah peserta yang tidak mencapai 300 orang, maka kejuaraan dapat rampung dalam sehari. Sebelumnya, PASI Pati merencanakan pelaksanaan Kejuaraan Atletik Pati Open pada 8-9 Juli. Berdasar penjadwalan sesuai jumlah peserta maka ajang tersebut dapat dirampung dalam sehari, yakni pada 8 Juli.

“Perlombaan berlangsung dengan dua sesi. Pagi berlangsung mulai jam 06.00 dan sore digelar sejak jam 14.00,” lanjutnya.

Kejuaraan Atletik Pati Open 2023 membuka banyak nomor pertandingan untuk kelompok usia 12, 15, dan 18 tahun. Tidak hanya atlet dari klub atletik umum, mereka yang berasal dari klub berbasis sekolah juga diberikan kesempatan mengikuti ajang tersebut.

Adapun nomor yang diperlombakan, yakni lari 60 meter, 80 meter, 200 meter, 800 meter, dan 1.500 meter. Selain itu mempertandingkan nomor lompat tinggi, tolak peluru, dan lompat jauh.

Untuk kategori usia 18 tahun ditambah nomor 5.000 meter jalan cepat dan estafet 4×100 meter mix. Sedangkan nomor 60 meter digelar khusus kategori U-12 dengan peserta atlet lokal Kabupaten Pati. (ftw)

Editor : Arif

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengakrabi Muria dari Karya Seni Rupa

    Mengakrabi Muria dari Karya Seni Rupa

    • calendar_month Sel, 21 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 66
    • 0Komentar

    satuharapan.com Pegunungan Muria dan kota-kota yang melingkarinya berunjuk gigi, melalui tangan-tangan lembut para seniman perupa. Ada sepuluh perupa dari tiga kota yang berada tepat di kaki Pegunungan Muria. Jepara, Pati, dan Kudus. Mereka tergabung dalam kelompok yang bernama Songolikur Art Project. Mereka menggelar pameran karya bertajuk “Dari Titi Muria” di Tembi Rumah Budaya, Yogjakarta. Pameran […]

  • Anggota DPRD Pati Teguh Bandang : Pilkada Tetap Jaga Persatuan!

    Anggota DPRD Pati Teguh Bandang : Pilkada Tetap Jaga Persatuan!

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 84
    • 0Komentar

    PATI – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pati dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah, Anggota DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan. “Persatuan dan kesatuan adalah hal yang harus dijunjung tinggi, terutama menjelang pelaksanaan Pilkada dan Pilgub,” tegas Bandang. Ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan di tengah perbedaan […]

  • Refleksi HPN 2025 : Peran Wartawan Memberi Kemanfaatan Bagi Masyarakat

    Refleksi HPN 2025 : Peran Wartawan Memberi Kemanfaatan Bagi Masyarakat

    • calendar_month Sen, 10 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 60
    • 0Komentar

    PATI – Hari Pers Nasional (HPN) 2025, yang mengangkat tema “Pers Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Bangsa”, menjadi momentum penting bagi insan pers di Indonesia. Ketua PWI Pati dalam sambutannya menekankan peran krusial pers, yang telah berperan sejak perjuangan kemerdekaan hingga era digital saat ini. Pers, menurutnya, bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga sebagai wadah […]

  • Piala Soeratin Persipa Junior Bantai Safin FC 3 – 0

    Piala Soeratin Persipa Junior Bantai Safin FC 3 – 0

    • calendar_month Sab, 3 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 81
    • 0Komentar

      Para pemain Persipa Pati berfoto bersama sebelum laga Piala Soeratin Jawa Tengah Tim Persipa U-17 berhasil menang dengan skor meyakinkan atas Safin FC 3 – 0, dalam ajang Piala Soeratin Jawa Tengah. Kemenangan di laga perdanan ini bakal memuluskan langkah Persipa untuk melaju lebih jauh. PATI – Persipa Pati U-17 mengawali laga pembuka Piala […]

  • Masjid Agung Demak dan Bantahan Telak “Opini” Ridwan Saidi

    Masjid Agung Demak dan Bantahan Telak “Opini” Ridwan Saidi

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Diskusi bersama para pakar DEMAK – Sejarah Raden Fatah dibedah. Inisiatornya Yayasan Dharma Bhakti Lestari dan Research Center Media Group melalui Sahabat Lestari. Diskusi digelar untuk menyegarkan kembali ingatan masyarakat tentang sejarah sultan pertama di Tanah Jawa tersebut. Selain itu, diskusi juga menjadi respon para sejarawan atas pernyataan “ngawur” salah seorang budayawan yang kerap muncul […]

  • Infrastruktur Pariwisata Kudus Siap, Promosi Masih Jadi PR

    Infrastruktur Pariwisata Kudus Siap, Promosi Masih Jadi PR

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 61
    • 0Komentar

    KUDUS – Kabupaten Kudus memiliki potensi wisata yang lengkap berdasarkan konsep 4A (Attraction, Accessibility, Amenity, dan Activity). Namun, potensi tersebut belum termaksimalkan karena promosi dan penyebaran informasi yang kurang terstruktur dan masif. Hal ini diungkapkan oleh pengamat wisata, Eko Suseno. Eko menjelaskan, Kudus telah memenuhi unsur penting destinasi wisata yang kuat. Dari sisi daya tarik […]

expand_less