Breaking News
light_mode

Kampung Budaya Piji Wetan Raih Penghargaan dari Kemendikbud

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 7 Okt 2020
  • visibility 1.035

Kegiatan rebbana di Kampung Budaya Piji Wetan 


KUDUS – Senyum mengembang dari
bibir Muhammad Zaini. Salah seorang inisiator Kampung Budaya Piji Wetan (KBPW)
itu baru saja menerima kabar. Kerja kerasnya bersama masyarakat Piji Wetan
diganjar penghargaan.

Tidak main-main. Dapat dua
penghargaan sekaligus. Kampung Budaya Piji Wetan menjadi pemenang kedua
kategori naskah terbaik dan masuk daftar 30 peserta terbaik dari 486 desa yang
mendaftar dalam Lomba Cerita Budaya Desaku tingkat Nasional yang digagas Kementrian
Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Muhammad Zaini, merasa bersyukur
bisa meraih penghargaan tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan anugerah
sekaligus amanah untuk melanjutkan kerja budaya bersama masyarakat Piji Wetan,
Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.

“Tentu senang, tapi juga berat,
karena ke depan kita harus lebih semangat dalam merawat kampung budaya yang
kita usung ini,” ujar Zaini di rumahnya, Senin (05/10/20).

Kendati demikian, ia tetap yakin
kampung budaya ini bisa maju dan berkembang bermodalkan semangat guyub rukun
warga Piji Wetan. Saat ini, kata dia, warga secara gotong royong tengah
menyiapkan kegiatan peluncuran kampung budaya. Mulai dari tata rias lokasi
(makeup area), pentas seni tradisi, gelaran budaya, dan juga pasar ampiran.

“Rencananya ini akan kami adakan
kegiatan peluncuran kampung budaya dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan
di masa pandemi Covid-19,” jelas Wakil Ketua Lesbumi Kudus ini.

Sebagai informasi, konsep KBPW ini
mengusung ajaran Tapangeli dan Pager Mangkuk Sunan Muria. Keduanya merupakan
nilai dan laku filosofis yang dianut oleh masyarakat kaki gunung Muria dan
sekitarnya. Salah satu penerapan nilainya yakni dengan gemar bersedekah, gemar
menolong antarsesama dan tetap guyub rukun meski berbeda-beda.

Sementara itu, Kepala Desa Lau H.
Rawuh Hadiyanto mengaku bangga dan mengapresiasi keberhasilan warganya
tersebut. Ia juga mengajak kepada seluruh elemen agar bisa mencontoh semangat
warga Piji Wetan dalam memajukan desa.

“Alhamdulillah, bisa menjadi yang
terbaik se-Indonesia, semoga bisa dicontoh yang lainnya, untuk sama-sama
membangun dan memajukan Desa Lau tercinta,” sebutnya. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertama Kali, Universitas Safin Pati Sukses Menggelar Wisuda 116 Mahasiswa Fakultas Kesehatan

    Pertama Kali, Universitas Safin Pati Sukses Menggelar Wisuda 116 Mahasiswa Fakultas Kesehatan

    • calendar_month Sen, 5 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 383
    • 0Komentar

    KAMPUS – Universitas Safin Pati (USP) merayakan momen bersejarah dengan menggelar wisuda ke-1 sarjana, diploma, dan profesi di Hall The Safin Hotel pada Senin (5/2). Acara ini dihadiri oleh 116 mahasiswa dari Fakultas Kesehatan, yang terdiri dari program studi keperawatan, farmasi, dan ners. Dalam sambutannya, Rektor Universitas Safin Pati, Murtono, berharap bahwa wisuda ini akan […]

  • Jelang Lebaran, DPRD Pati Minta Pemkab Segera Tangani Jalan Rusak dan Drainase

    Jelang Lebaran, DPRD Pati Minta Pemkab Segera Tangani Jalan Rusak dan Drainase

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.023
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyoroti kondisi ruas jalan yang rusak di sejumlah wilayah daerahnya, dengan mengingatkan pentingnya penanganan segera agar tidak mengganggu pergerakan masyarakat, terutama menjelang momen Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah Oleh karena itu, pihak DPRD Kabupaten Pati mengajak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan […]

  • Bayi Perempuan Masih Hidup Ditemukan di Tempat Sampah Perumahan, Polisi Lakukan Penyeledikan

    Bayi Perempuan Masih Hidup Ditemukan di Tempat Sampah Perumahan, Polisi Lakukan Penyeledikan

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.218
    • 0Komentar

    PATI – Kejadian penemuan seorang bayi perempuan yang dibuang di tempat sampah menghebohkan warga Perumahan Puri Baru Permai, Desa Puri, Kecamatan Pati, pada Senin (08/12/2025) siang hari. Bayi itu ditemukan dalam keadaan masih hidup oleh pemilik rumah yang hendak membuang sampah, membuat warga sekitar terkejut dan langsung menghubungi aparat yang berwenang. Peristiwa berlangsung sekitar pukul […]

  • Alsintan Modern, Dukung Produktivitas Pertanian

    Alsintan Modern, Dukung Produktivitas Pertanian

    • calendar_month Rab, 3 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Imam Suroso bersama para penerima traktor Bentuk keberpihakan kepada wong cilik kembali dilakukan anggota DPR RI Imam Suroso. Senin (1/4/2019) kemarin di RM Saptorenggo Baru, pihaknya menyerahkan bantuan sebanyak 10 unit mesin traktor kepada gabungan kelompok tani (Gapoktan) yang ada di Kabupaten Pati. ”Saya memang ingin selalu memperjuangkan untuk rakyat di Kabupaten Pati. Supaya tetap […]

  • Kiai Said : Kemauan Kuat Harus Dimiliki PC NU Pati

    Kiai Said : Kemauan Kuat Harus Dimiliki PC NU Pati

    • calendar_month Ming, 7 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Pelantikan PC NU Pati 2019-2024 Pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama’ (PCNU) Kabupaten Pati, masa khidmat 2019-2024 dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama’ (PBNU) KH Said Aqil Siradj, Minggu (7/7/2019) di kampus Institut Pesantren Mathaliul Falah (Ipmafa) Margoyoso, Pati. Hadir juga dalam acara pelantikan tersebut, Bupati Haryanto dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) […]

  • Pemuda di Pati Dianiaya Brutal, Dua Jari Putus

    Pemuda di Pati Dianiaya Brutal, Dua Jari Putus

    • calendar_month Sen, 24 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 324
    • 0Komentar

    PATI – Aksi kekerasan kembali terjadi di Kabupaten Pati. Seorang pemuda, C (30), warga Desa Geritan, Kecamatan Pati, menjadi korban penganiayaan brutal oleh orang tak dikenal (OTK) pada Minggu malam (23/2/2025) sekitar pukul 21.30 WIB di wilayah Kecamatan Jakenan. Korban mengalami luka serius berupa bacokan di punggung, kaki, dan lengan kiri, serta kehilangan dua jari […]

expand_less