Breaking News
light_mode

Kampung Budaya Piji Wetan Raih Penghargaan dari Kemendikbud

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 7 Okt 2020
  • visibility 973

Kegiatan rebbana di Kampung Budaya Piji Wetan 


KUDUS – Senyum mengembang dari
bibir Muhammad Zaini. Salah seorang inisiator Kampung Budaya Piji Wetan (KBPW)
itu baru saja menerima kabar. Kerja kerasnya bersama masyarakat Piji Wetan
diganjar penghargaan.

Tidak main-main. Dapat dua
penghargaan sekaligus. Kampung Budaya Piji Wetan menjadi pemenang kedua
kategori naskah terbaik dan masuk daftar 30 peserta terbaik dari 486 desa yang
mendaftar dalam Lomba Cerita Budaya Desaku tingkat Nasional yang digagas Kementrian
Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Muhammad Zaini, merasa bersyukur
bisa meraih penghargaan tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan anugerah
sekaligus amanah untuk melanjutkan kerja budaya bersama masyarakat Piji Wetan,
Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.

“Tentu senang, tapi juga berat,
karena ke depan kita harus lebih semangat dalam merawat kampung budaya yang
kita usung ini,” ujar Zaini di rumahnya, Senin (05/10/20).

Kendati demikian, ia tetap yakin
kampung budaya ini bisa maju dan berkembang bermodalkan semangat guyub rukun
warga Piji Wetan. Saat ini, kata dia, warga secara gotong royong tengah
menyiapkan kegiatan peluncuran kampung budaya. Mulai dari tata rias lokasi
(makeup area), pentas seni tradisi, gelaran budaya, dan juga pasar ampiran.

“Rencananya ini akan kami adakan
kegiatan peluncuran kampung budaya dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan
di masa pandemi Covid-19,” jelas Wakil Ketua Lesbumi Kudus ini.

Sebagai informasi, konsep KBPW ini
mengusung ajaran Tapangeli dan Pager Mangkuk Sunan Muria. Keduanya merupakan
nilai dan laku filosofis yang dianut oleh masyarakat kaki gunung Muria dan
sekitarnya. Salah satu penerapan nilainya yakni dengan gemar bersedekah, gemar
menolong antarsesama dan tetap guyub rukun meski berbeda-beda.

Sementara itu, Kepala Desa Lau H.
Rawuh Hadiyanto mengaku bangga dan mengapresiasi keberhasilan warganya
tersebut. Ia juga mengajak kepada seluruh elemen agar bisa mencontoh semangat
warga Piji Wetan dalam memajukan desa.

“Alhamdulillah, bisa menjadi yang
terbaik se-Indonesia, semoga bisa dicontoh yang lainnya, untuk sama-sama
membangun dan memajukan Desa Lau tercinta,” sebutnya. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tari Rondhek Banyumanis Unjuk Gigi di Jateng Fair 2019

    Tari Rondhek Banyumanis Unjuk Gigi di Jateng Fair 2019

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Tarian Rondhek Banyumanis  JEPARA – Kabupaten Jepara menampilkan kesenian Tari Rondhek dari Desa Banyumanis Kecamatan Donorojo, di Pameran, Rekreasi, Produk Pembangunan (PRPP) Jateng Fair akhir pekan lalu di Semarang. Sebanyak 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Jepara unjuk gigi dalam ajang tahunan tersebut. Mulai dari produk khas daerah, hingga keunikan seni dan budaya masing-masing. […]

  • Bahas Rencana Pembangunan Museum, AMIDA Dorong Pati Miliki Wadah Pelestarian Sejarah dan Budaya

    Bahas Rencana Pembangunan Museum, AMIDA Dorong Pati Miliki Wadah Pelestarian Sejarah dan Budaya

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.276
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah pertemuan audiensi telah dilangsungkan antara perwakilan Asosiasi Museum Indonesia Daerah (AMIDA) Jawa Tengah dan AMIDA Wilayah II Pakudjembaran – yang meliputi wilayah Pati, Kudus, Jepara, Rembang, serta Grobogan – dengan Pelaksana Tugas Bupati Pati, Kamis (21/5/2026). Pertemuan ini berfokus pada pembahasan rencana strategis pembangunan gedung museum di Kabupaten Pati. Sejak tahun 2024 […]

  • Kebakaran Landa Rumah Warga Tayu, Kerugian Ditaksir Rp 75 Juta

    Kebakaran Landa Rumah Warga Tayu, Kerugian Ditaksir Rp 75 Juta

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 282
    • 0Komentar

    PATI – Kebakaran melanda rumah milik Sri Ningsih (43), warga Dukuh Pundenrejo RT 4 RW 4, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, pada Rabu (8/10/2025) sekitar pukul 08.30 WIB. Api menghanguskan bagian dapur dan ruang jahit rumah korban, diduga akibat kelalaian saat membakar sampah di halaman belakang rumah. Saksi mata, Siti Fatimah (65), tetangga korban, pertama kali […]

  • Muslihan Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati

    Komisi B DPRD Pati Dorong Perbaikan Manajemen TPI Juwana untuk Cegah Kecurangan

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 279
    • 0Komentar

    PATI – Komisi B DPRD Pati menyoroti pentingnya perbaikan manajemen di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) 1 dan 2 Juwana. Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslikan, menyampaikan harapannya agar pengelolaan TPI dapat ditingkatkan untuk mendukung industri perikanan di Kabupaten Pati. “TPI 1 dan TPI 2 kita harus perbaiki manajemennya,” ujar Muslikan, menekankan perlunya pembenahan menyeluruh dalam […]

  • Modus Hutang, Preman di Pati Peras Vendor Pabrik hingga Jutaan Rupiah

    Modus Hutang, Preman di Pati Peras Vendor Pabrik hingga Jutaan Rupiah

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 288
    • 0Komentar

    PATI – Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) Operasi Aman Candi 2025 Polresta Pati berhasil membongkar aksi premanisme yang meresahkan dan mengancam iklim investasi di Kabupaten Pati. Seorang pria berinisial AZ (43) ditangkap pada Kamis (15/5/2025) sore di sebuah rumah makan di Juwana. AZ terbukti melakukan pemerasan dan intimidasi terhadap vendor pabrik PT. HWI 2 […]

  • Melihat Kiprah MTs Abadiyah Desa Kuryokalangan, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati

    Melihat Kiprah MTs Abadiyah Desa Kuryokalangan, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati

    • calendar_month Kam, 19 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 248
    • 0Komentar

     Madrasah Pinggiran Prestasi Jempolan Madrasah erat kaitannya dengan stigma kuno dan kolot. Pamornya sudah pasti kalah dengan sekolah negeri. Namun itu tak berlaku di MTs Abadiyah. Sekolahan di pinggiran Kota Pati ini dua tahun belakangan prestasinya makin moncer. Di temani Kepala MTs Abadiyah Saiful Islam, Ali Syarifudin antusias berkisah. Pria bertubuh gempal ini adalah salah […]

expand_less