Breaking News
light_mode

Kampung Budaya Piji Wetan Raih Penghargaan dari Kemendikbud

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 7 Okt 2020
  • visibility 1.157

Kegiatan rebbana di Kampung Budaya Piji Wetan 


KUDUS – Senyum mengembang dari
bibir Muhammad Zaini. Salah seorang inisiator Kampung Budaya Piji Wetan (KBPW)
itu baru saja menerima kabar. Kerja kerasnya bersama masyarakat Piji Wetan
diganjar penghargaan.

Tidak main-main. Dapat dua
penghargaan sekaligus. Kampung Budaya Piji Wetan menjadi pemenang kedua
kategori naskah terbaik dan masuk daftar 30 peserta terbaik dari 486 desa yang
mendaftar dalam Lomba Cerita Budaya Desaku tingkat Nasional yang digagas Kementrian
Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Muhammad Zaini, merasa bersyukur
bisa meraih penghargaan tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan anugerah
sekaligus amanah untuk melanjutkan kerja budaya bersama masyarakat Piji Wetan,
Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.

“Tentu senang, tapi juga berat,
karena ke depan kita harus lebih semangat dalam merawat kampung budaya yang
kita usung ini,” ujar Zaini di rumahnya, Senin (05/10/20).

Kendati demikian, ia tetap yakin
kampung budaya ini bisa maju dan berkembang bermodalkan semangat guyub rukun
warga Piji Wetan. Saat ini, kata dia, warga secara gotong royong tengah
menyiapkan kegiatan peluncuran kampung budaya. Mulai dari tata rias lokasi
(makeup area), pentas seni tradisi, gelaran budaya, dan juga pasar ampiran.

“Rencananya ini akan kami adakan
kegiatan peluncuran kampung budaya dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan
di masa pandemi Covid-19,” jelas Wakil Ketua Lesbumi Kudus ini.

Sebagai informasi, konsep KBPW ini
mengusung ajaran Tapangeli dan Pager Mangkuk Sunan Muria. Keduanya merupakan
nilai dan laku filosofis yang dianut oleh masyarakat kaki gunung Muria dan
sekitarnya. Salah satu penerapan nilainya yakni dengan gemar bersedekah, gemar
menolong antarsesama dan tetap guyub rukun meski berbeda-beda.

Sementara itu, Kepala Desa Lau H.
Rawuh Hadiyanto mengaku bangga dan mengapresiasi keberhasilan warganya
tersebut. Ia juga mengajak kepada seluruh elemen agar bisa mencontoh semangat
warga Piji Wetan dalam memajukan desa.

“Alhamdulillah, bisa menjadi yang
terbaik se-Indonesia, semoga bisa dicontoh yang lainnya, untuk sama-sama
membangun dan memajukan Desa Lau tercinta,” sebutnya. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWI Pati Kecam Kekerasan Terhadap Wartawan Saat Liputan Pansus DPRD

    PWI Pati Kecam Kekerasan Terhadap Wartawan Saat Liputan Pansus DPRD

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 331
    • 0Komentar

    PATI – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pati mengecam keras tindakan kekerasan yang dialami sejumlah wartawan saat meliput jalannya rapat Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Pati pada Kamis, (4/9/2025). Insiden tersebut terjadi di lobi gedung DPRD ketika para jurnalis berusaha mewawancarai Ketua Dewan Pengawas (Dewas) RSUD RAA Soewondo, Torang Manurung. Dalam peristiwa itu, Mutia […]

  • Menyorot Kondisi Ekologi Muria

    Menyorot Kondisi Ekologi Muria

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Temuan Bangkai Macan Tutul “Alarm” Hutan Muria Bermasalah Ngobrol tentang Muria dan konservasinya Kursi-kursi di Kafe Wis Go Ngopi, mulai penuh. Beberapa anak muda asyik ngobrol di satu sudut terpisah. Obrolan-obrolan kecil membuat hangat malam yang sedang dingin itu (23/2/2020). Mereka para pegiat lingkungan, pecinta alam, tukang mendaki gunung. Obrolan tentang kondisi ekologi Pegunungan Muria […]

  • Icip-icip Nasi Bakar Kelapa Kopyor Dukuhseti

    Icip-icip Nasi Bakar Kelapa Kopyor Dukuhseti

    • calendar_month Rab, 22 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Segar minuman es kelapa kopyor sudah biasa. Kalau gurih nasi bakar kopyor anda pernah terbayang? Di pusat kelapa kopyor terbesar di Kabupaten Pati, kreasi baru dibuat untuk mengolah kelapa kopyor menjadi sajian yang berbeda. Tepatnya di Desa Ngagel Kecamatan Dukuhseti. Adalah Laila Hikmatus yang membuat masakan ini. Kelapa kopyor diolah menjadi menu berbuka puasa yang […]

  • DPRD Pati Minta Sungai Selok Segera Dikeruk, Pengairan Lahan Warga Terganggu

    DPRD Pati Minta Sungai Selok Segera Dikeruk, Pengairan Lahan Warga Terganggu

    • calendar_month Sel, 8 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.161
    • 0Komentar

    PATI – Kondisi Sungai Selok yang berada di Desa Langgenharjo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, menjadi perhatian DPRD Pati. Debit air yang menyusut ditambah pendangkalan sungai mulai berdampak terhadap kebutuhan pengairan lahan pertanian dan tambak milik masyarakat. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Haryono, meminta pemerintah daerah segera melakukan langkah penanganan, salah satunya melalui normalisasi sungai. Menurutnya, keberadaan […]

  • Pelanggar Ketertiban di Pati Bakal Dilirik Satpol PP Cantik

    Pelanggar Ketertiban di Pati Bakal Dilirik Satpol PP Cantik

    • calendar_month Jum, 4 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Anggota Satpoltik mengingatkan bapak-bapak agar tak parkir sembarangan PATI – Potret petugas Satpol PP yang kurang ramah dan humanis, dalam menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat, coba dikikis. Satpol PP Kabupaten Pati belakangan bikin gebrakan melalui pembentukan regu bertajuk Satpoltik. Satpoltik ini kepanjangannya adalah Satpol PP Simpatik. Namun diplesetkan menjadi Satpol PP cantik. Sebab, isinya memang […]

  • Geliat Infrastruktur Pati Rp294 Miliar Digelontorkan untuk Perbaikan 72 Ruas Jalan dan Jembatan

    Geliat Infrastruktur Pati Rp294 Miliar Digelontorkan untuk Perbaikan 72 Ruas Jalan dan Jembatan

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 737
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati menggenjot pembenahan infrastruktur transportasi dengan mengalokasikan anggaran mencapai ratusan miliar rupiah. Gelombang perbaikan masif ini menyasar puluhan ruas jalan dan jembatan yang tersebar di berbagai penjuru wilayah, menandai tahun 2025 sebagai periode pemulihan infrastruktur bagi masyarakat Pati. Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) setempat, setidaknya 72 titik […]

expand_less