Breaking News
light_mode

Kampung Budaya Piji Wetan Raih Penghargaan dari Kemendikbud

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 7 Okt 2020
  • visibility 928

Kegiatan rebbana di Kampung Budaya Piji Wetan 


KUDUS – Senyum mengembang dari
bibir Muhammad Zaini. Salah seorang inisiator Kampung Budaya Piji Wetan (KBPW)
itu baru saja menerima kabar. Kerja kerasnya bersama masyarakat Piji Wetan
diganjar penghargaan.

Tidak main-main. Dapat dua
penghargaan sekaligus. Kampung Budaya Piji Wetan menjadi pemenang kedua
kategori naskah terbaik dan masuk daftar 30 peserta terbaik dari 486 desa yang
mendaftar dalam Lomba Cerita Budaya Desaku tingkat Nasional yang digagas Kementrian
Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Muhammad Zaini, merasa bersyukur
bisa meraih penghargaan tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan anugerah
sekaligus amanah untuk melanjutkan kerja budaya bersama masyarakat Piji Wetan,
Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.

“Tentu senang, tapi juga berat,
karena ke depan kita harus lebih semangat dalam merawat kampung budaya yang
kita usung ini,” ujar Zaini di rumahnya, Senin (05/10/20).

Kendati demikian, ia tetap yakin
kampung budaya ini bisa maju dan berkembang bermodalkan semangat guyub rukun
warga Piji Wetan. Saat ini, kata dia, warga secara gotong royong tengah
menyiapkan kegiatan peluncuran kampung budaya. Mulai dari tata rias lokasi
(makeup area), pentas seni tradisi, gelaran budaya, dan juga pasar ampiran.

“Rencananya ini akan kami adakan
kegiatan peluncuran kampung budaya dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan
di masa pandemi Covid-19,” jelas Wakil Ketua Lesbumi Kudus ini.

Sebagai informasi, konsep KBPW ini
mengusung ajaran Tapangeli dan Pager Mangkuk Sunan Muria. Keduanya merupakan
nilai dan laku filosofis yang dianut oleh masyarakat kaki gunung Muria dan
sekitarnya. Salah satu penerapan nilainya yakni dengan gemar bersedekah, gemar
menolong antarsesama dan tetap guyub rukun meski berbeda-beda.

Sementara itu, Kepala Desa Lau H.
Rawuh Hadiyanto mengaku bangga dan mengapresiasi keberhasilan warganya
tersebut. Ia juga mengajak kepada seluruh elemen agar bisa mencontoh semangat
warga Piji Wetan dalam memajukan desa.

“Alhamdulillah, bisa menjadi yang
terbaik se-Indonesia, semoga bisa dicontoh yang lainnya, untuk sama-sama
membangun dan memajukan Desa Lau tercinta,” sebutnya. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dicky dan Nadia Maharani Terpilih Duta Batik Bakaran 2021

    Dicky dan Nadia Maharani Terpilih Duta Batik Bakaran 2021

    • calendar_month Sen, 11 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Para duta batik Bakaran tahun 2021 yang telah terpilih pada Minggu (10/10/2021) Dengan busana batik tulis Bakaran muda-mudi itu tampil anggun dan menawan. Aura kecantikan dan kegantengan muda-mudi ini seolah melonjak 100 persen. PATI –  Pemilihan duta Batik Bakaran Wetan 2021 kembali digelar, Minggu (10/10/2021) siang. M. Dicky dan Nadia Maharani terpilih menyandang gelar Duta […]

  • Kolak Sajian Berbuka yang Lengkap dan Islami

    Kolak Sajian Berbuka yang Lengkap dan Islami

    • calendar_month Kam, 15 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 264
    • 0Komentar

      selerarasa.com Siapa tidak tahu kolak. Kuliner khas Ramadan ini begitu melekat bagi kaum muslim di Indonesia. Menu kolak bahkan menjadi sajian wajib saat berbuka puasa. Rasanya yang manis dan segar membuat tenggorokan dan perut seperti dimanjakan dalam satu sendok kolak. Kolak yang paling populer adalah kolak pisang. Namun seiring waktu kolak berkembang lebih beragam. […]

  • Anggota DPRD Pati, Muntamah Dorong Peningkatan Kesadaran Masyarakat tentang HIV/AIDS

    Anggota DPRD Pati, Muntamah Dorong Peningkatan Kesadaran Masyarakat tentang HIV/AIDS

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 296
    • 0Komentar

    PATI – Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Pati masih tergolong tinggi. Hal ini menjadi perhatian serius bagi berbagai pihak, termasuk anggota DPRD Kabupaten Pati, Muntamah. “Harapannya, agar warga Pati mengetahui faktor-faktor penyebab infeksi virus, serta bisa melakukan tindakan pencegahan. Pasalnya, HIV/AIDS merupakan salah satu penyakit yang perlu diwaspadai penularannya,” ungkap politisi yang juga aktivis di Muslimat […]

  • DPRD Pati Minta Polisi Tuntaskan Penyelidikan Kasus Pembuangan Bayi di Juwana

    DPRD Pati Minta Polisi Tuntaskan Penyelidikan Kasus Pembuangan Bayi di Juwana

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.694
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak aparat penegak hukum untuk menuntaskan seluruh proses penyelidikan terkait kasus pembuangan bayi yang terjadi di wilayah Kecamatan Juwana beberapa waktu lalu. Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan pihaknya mendorong kepolisian agar segera mengungkap siapa saja yang bertanggung jawab atas perbuatan tersebut. […]

  • DPRD Pati Minta Pemkab Kembangkan Industri Pengolahan

    DPRD Pati Minta Pemkab Kembangkan Industri Pengolahan

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 273
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati dari Partai Golkar, Endah Sri Wahyungiati, mendorong pengembangan industri di Kabupaten Pati dengan fokus pada pengolahan hasil pertanian, perikanan, dan peternakan serta investasi ramah lingkungan. “Pengembangan industri pengolahan hasil pertanian, perikanan, dan peternakan sangat penting untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal dan meningkatkan daya saing Kabupaten Pati di tingkat nasional,” […]

  • 100 Hari Kerja Sudewo – Chandra Bakal Genjot Tiga Sektor Penting Ini

    100 Hari Kerja Sudewo – Chandra Bakal Genjot Tiga Sektor Penting Ini

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 332
    • 0Komentar

      PATI – Pasangan Sudewo-Chandra terpilih dalam Pilkada 2024 dan kini tengah mempersiapkan program kerja sambil menunggu pelantikan yang dijadwalkan pada Maret mendatang. Diantaranya adalah program 100 hari kerja, pihaknya bakal menggenjot sejumlah sektor yang penting dan harus mendapat perhatian. Diantaranya adalah bantuan pendidikan untuk masyarakat rentan, pengembangan agroindustri, dan penanganan bencana banjir menjadi fokus […]

expand_less