Breaking News
light_mode

Kampung Budaya Piji Wetan Raih Penghargaan dari Kemendikbud

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 7 Okt 2020
  • visibility 1.097

Kegiatan rebbana di Kampung Budaya Piji Wetan 


KUDUS – Senyum mengembang dari
bibir Muhammad Zaini. Salah seorang inisiator Kampung Budaya Piji Wetan (KBPW)
itu baru saja menerima kabar. Kerja kerasnya bersama masyarakat Piji Wetan
diganjar penghargaan.

Tidak main-main. Dapat dua
penghargaan sekaligus. Kampung Budaya Piji Wetan menjadi pemenang kedua
kategori naskah terbaik dan masuk daftar 30 peserta terbaik dari 486 desa yang
mendaftar dalam Lomba Cerita Budaya Desaku tingkat Nasional yang digagas Kementrian
Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Muhammad Zaini, merasa bersyukur
bisa meraih penghargaan tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan anugerah
sekaligus amanah untuk melanjutkan kerja budaya bersama masyarakat Piji Wetan,
Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.

“Tentu senang, tapi juga berat,
karena ke depan kita harus lebih semangat dalam merawat kampung budaya yang
kita usung ini,” ujar Zaini di rumahnya, Senin (05/10/20).

Kendati demikian, ia tetap yakin
kampung budaya ini bisa maju dan berkembang bermodalkan semangat guyub rukun
warga Piji Wetan. Saat ini, kata dia, warga secara gotong royong tengah
menyiapkan kegiatan peluncuran kampung budaya. Mulai dari tata rias lokasi
(makeup area), pentas seni tradisi, gelaran budaya, dan juga pasar ampiran.

“Rencananya ini akan kami adakan
kegiatan peluncuran kampung budaya dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan
di masa pandemi Covid-19,” jelas Wakil Ketua Lesbumi Kudus ini.

Sebagai informasi, konsep KBPW ini
mengusung ajaran Tapangeli dan Pager Mangkuk Sunan Muria. Keduanya merupakan
nilai dan laku filosofis yang dianut oleh masyarakat kaki gunung Muria dan
sekitarnya. Salah satu penerapan nilainya yakni dengan gemar bersedekah, gemar
menolong antarsesama dan tetap guyub rukun meski berbeda-beda.

Sementara itu, Kepala Desa Lau H.
Rawuh Hadiyanto mengaku bangga dan mengapresiasi keberhasilan warganya
tersebut. Ia juga mengajak kepada seluruh elemen agar bisa mencontoh semangat
warga Piji Wetan dalam memajukan desa.

“Alhamdulillah, bisa menjadi yang
terbaik se-Indonesia, semoga bisa dicontoh yang lainnya, untuk sama-sama
membangun dan memajukan Desa Lau tercinta,” sebutnya. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas Arpus Pati Sukses Gelar Pemilihan Duta Literasi 2025, Tingkatkan Minat Baca Pelajar

    Dinas Arpus Pati Sukses Gelar Pemilihan Duta Literasi 2025, Tingkatkan Minat Baca Pelajar

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 638
    • 0Komentar

    PATI – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Pati sukses menggelar Pemilihan Duta Literasi Tingkat Kabupaten Pati Tahun 2025 di halaman kantor Dinas Arpus, Rabu (29/10/2025). Ajang ini menampilkan 10 finalis dari jenjang SMP sederajat, di mana dewan juri menetapkan tiga juara utama dan tiga juara harapan. Ketua Tim Layanan dan Deposit Perpustakaan Dinas Arpus […]

  • Keliling Pakai Motor, Tentara Kampanyekan Gemar Membaca

    Keliling Pakai Motor, Tentara Kampanyekan Gemar Membaca

    • calendar_month Sen, 23 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 299
    • 0Komentar

     PATI – Disela-sela kegiatan fisik, Satgas TMMD Reguler ke 101 Desa Godo memiliki kegiatan yang tak kalah pentingnya. Kegiatan itu adalah kampanye gemar membaca, dengan berkeliling menggunakan sepeda motor, kemarin perpustakaan keliling itu mampir di SD 2 Godo. Kehadiran perpustakaan keliling itu lantas disambut dengan suka cita para siswa-siswi SD 2 Godo. Mereka lantas menyerbu buku-buku […]

  • Pelapor Penyalahgunaan SKTM Bakal Diberikan Pendampingan Hukum

    Pelapor Penyalahgunaan SKTM Bakal Diberikan Pendampingan Hukum

    • calendar_month Kam, 12 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    PATI – Sejumlah pengaduan terkait Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) yang masuk ke Posko Pengaduan PPDB Pati, akan segera ditindaklanjuti. Divisi Publikasi Posko Pengaduan Husaini mengatakan, aduan yang masuk dari masyarakat tidak hanya terkait penyalahgunaan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), namun ada pula terkait jumlah kuota dan kebijakan pihak sekolah. “Aduan-aduan yang sudah masuk ini […]

  • Perubahan APBD 2026 Tambah Rp61 Miliar untuk Infrastruktur, PAD Diminta Dioptimalkan

    Perubahan APBD 2026 Tambah Rp61 Miliar untuk Infrastruktur, PAD Diminta Dioptimalkan

    • calendar_month Jum, 18 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.345
    • 0Komentar

    PATI – Anggaran untuk sektor infrastruktur Kabupaten Pati mendapat tambahan sekitar Rp61 miliar dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Tambahan tersebut salah satunya diarahkan untuk mendukung pembangunan dan perbaikan jalan yang telah masuk dalam rencana APBD murni 2026. Hal itu disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Pati dengan agenda persetujuan bersama Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang […]

  • Rapat di Rumah Bupati Pati Jadi Sorotan, Pansus Hak Angket DPRD Pertanyakan Kenaikan Target PBB-P2

    Rapat di Rumah Bupati Pati Jadi Sorotan, Pansus Hak Angket DPRD Pertanyakan Kenaikan Target PBB-P2

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 277
    • 0Komentar

    PATI – Kontroversi muncul di Kabupaten Pati terkait rapat yang membahas kenaikan target Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati, Yeti Kristianti, menyoroti rapat yang diadakan di rumah pribadi Bupati Sudewo di Desa Slungkep. Yeti Kristianti, legislator dari Fraksi Gerindra, mengungkapkan kejanggalan prosedur rapat tersebut, […]

  • Dari Membaca Lalu Menulis Buku

    Dari Membaca Lalu Menulis Buku

    • calendar_month Rab, 7 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 886
    • 0Komentar

    Melly Lestari Sejak 2014, Melly Lestari mulai gemar membaca. Bacaan yang digemarinya berjenis novel, terutama bacaan yang bisa membangun jiwa. ”Saya suka sekali membaca, terutama fiksi seperti novel,” kata Melly. Dari membaca, perempuan kelahiran Pati, 14 November 1996 ini mulai belajar dan gemar menulis. Hasilnya dari kegemaran itu, kini ia sudah menerbitkan beberapa judul buku. […]

expand_less