Breaking News
light_mode

Dialog Kebangsaan Muhammadiyah Kudus: Dakwah Persyarikatan Berbasis Ekonomi dan Kemandirian

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 30 Nov 2025
  • visibility 977

KUDUS – Muhammadiyah Kudus menggelar Dialog Kebangsaan dengan tema “Peran Politik Ekonomi Kebangsaan Muhammadiyah dalam Memajukan Dakwah Persyarikatan” di Hotel Kenari Kudus, Minggu (30/11/2025).

Acara ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat peran PCM, PRM, dan ranting sebagai garda terdepan dakwah persyarikatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Ketua LHKP Muhammadiyah Kudus, Dr. Bonnix Maulana, menyampaikan bahwa PCM dan ranting adalah “nyawa Muhammadiyah.” Oleh karena itu, penguatan wawasan politik dan ekonomi menjadi krusial agar dakwah tidak hanya berjalan secara internal, tetapi mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas.

“Kita ingin memberi insight agar PCM dan PRM menjadi kuat. Dakwah harus optimal, tidak hanya di internal Muhammadiyah, tapi untuk seluruh masyarakat,” tegasnya.

Bonnix menambahkan bahwa potensi ekonomi di tingkat cabang dan ranting perlu dipetakan secara serius. Dengan penguatan ekonomi, Muhammadiyah dapat berperan lebih luas dalam pemberdayaan umat.

“Salah satu langkah strategis adalah memaksimalkan peran Lazismu sebagai motor penggerak ekonomi sosial,” tandasnya.

Ia mencontohkan, peningkatan ekonomi warga akan berdampak positif pada penghimpunan dana di Lazismu, yang kemudian akan dikembalikan kepada umat dalam bentuk program sosial, pendidikan, maupun penguatan dakwah.

“Muhammadiyah bisa berkiprah melalui peluang ekonomi yang disiapkan pemerintah. Jika dikembangkan dengan baik, Lazismu dapat menjadi roda percepatan ekonomi khususnya di Kudus,” ujarnya.

Untuk membangun kemandirian ekonomi umat, Bonnix menekankan pentingnya penguatan UMKM dan budaya ta’awun atau saling menolong.

Ia mendorong para aghniya (orang kaya) untuk menitipkan dananya ke lembaga pembiayaan milik Muhammadiyah yang dikelola secara profesional sehingga aman dan bermanfaat bagi umat.

Terkait mekanisme pengelolaan zakat dan infak, pihaknya sedang menggagas sistem baru. Dana dari ranting tetap akan dikembalikan untuk kegiatan di wilayah masing-masing, namun sebagian akan dikelola Lazismu daerah untuk program strategis yang lebih besar dan terarah.

“Ranting tidak akan kehilangan dana. Justru akan mendapatkan manfaat lebih jika dikelola secara terstruktur. Ini masih gagasan yang ingin kami dorong,” jelasnya.

Nantinya, Lazismu di tingkat ranting dan kecamatan akan diprioritaskan memiliki unit layanan collecting agar Lazismu daerah dapat fokus merancang perencanaan program yang matang dan berdampak.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 125 peserta, termasuk narasumber dari Bakesbangpol Kabupaten Kudus, LHKP Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, hingga Lazismu tingkat daerah.

“Harapan kami gagasan ini tidak berhenti di forum, tapi diterapkan di cabang dan ranting. Jika dakwah kuat, ekonomi umat turut bergerak,” pungkasnya.

Editor: arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Bergulirnya Asian Games 2018, Hoax Perekrutan Volunteer Merebak

    Jelang Bergulirnya Asian Games 2018, Hoax Perekrutan Volunteer Merebak

    • calendar_month Sen, 8 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 213
    • 0Komentar

    ILUSTRASI : ARIS Lingkar Muria, JAKARTA – Gelaran pesta olahraga bangsa-bangsa Asia yang bakal di helat di dua kota di Indonesia, Jakarta dan Palembang ini menjadi sasaran hoax. Terbaru, sejumlah broadcast pesan menyebar soal perekrutan volunteer Asian Games dengan iming-iming gaji Rp 600 ribu perhari. Begini pesan yang menyebar. Bapak ibu yg punya saudara/i atau […]

  • Tingkatkan Ibadah SMP Negeri 1 Gunungwungkal Gelar Pesantren Ramadan

    Tingkatkan Ibadah SMP Negeri 1 Gunungwungkal Gelar Pesantren Ramadan

    • calendar_month Kam, 20 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Antusias ikut pesantren Ramadhan  PATI — Ratusan siswa-siswi SMP Negeri 1 Gunungwungkal mengikuti kegiatan pesantren Ramadan (13/4/2023). Kegiatan ini diharapkan membentuk pribadi anak didik yang berakhlak  dan berkualitas dalam iman dan taqwa.  Total ada 460 peserta yang terdiri dari kelas VII, VIII, dan IX. Kegiatan pesantren Ramadan diisi dengan berbagai macam kegiatan. Mulai dari pawai […]

  • Satpol PP Pati Tangani 97 Kasus Evakuasi Hewan Liar Sepanjang 2024

    Satpol PP Pati Tangani 97 Kasus Evakuasi Hewan Liar Sepanjang 2024

    • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 175
    • 0Komentar

    PATI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati mencatat angka penanganan evakuasi hewan liar berbahaya yang cukup tinggi sepanjang tahun 2024. Kepala Seksi Pemadam Kebakaran (Kasi Damkar) Satpol PP Kabupaten Pati, Wahyu Widiatmoko, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menangani 97 kasus evakuasi hewan liar dari Januari hingga Desember 2024. “Kami telah melakukan 97 kali […]

  • Dianggap Tak Mampu Bekerjasama, DA Dipecat Jadi Asisten Pelatih Persipa

    Dianggap Tak Mampu Bekerjasama, DA Dipecat Jadi Asisten Pelatih Persipa

    • calendar_month Sen, 3 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Pelatih kepala Persipa, Gatot Barnowo Tentu banyak yang bertanya-tanya. Apa yang melatarbelakangi manajemen Persipa memecat asisten pelatihnya Dwi Ariyanto. Apakah ada faktor like and dislike di manajemen. Atau memang murni faktor kualitas personal yang buruk? Pelatih kepala Persipa, Gatot Barnowo buka-bukaan tentang alasan dipecatknya Dwi Ariyanto sebagai asistennya sejak beberapa bulan terakhir ini. ”Untuk posisi […]

  • Gus Mus ; Pagelaran Budaya Menjadi “Pijet Bangsa”

    Gus Mus ; Pagelaran Budaya Menjadi “Pijet Bangsa”

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Gus Mus Gus Mus mengapresiasi kegiatan Panggung Penyair Asia Tenggara yang digelar di pelataran Menara Kudus, Sabtu (29/6/2019) malam. Menurutnya kegiatan tersebut menjadi semacam pijet saat orang sedang capek. ”Sekarang ini, kita ini rasa-rasanya sudah terlalu capek dengan kegiatan politik. Maka kegiatan budaya semacam ini, menjadi obat kita agar tak capek lagi. Ya semacam pijet […]

  • Polisi Imbau Warga Tak Gunakan Listrik untuk Jebak Hama Setelah Insiden Maut di Juwana

    Polisi Imbau Warga Tak Gunakan Listrik untuk Jebak Hama Setelah Insiden Maut di Juwana

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 240
    • 0Komentar

    PATI – Seorang petani bernama M. Abdul Kholiq (51), warga Desa Gadingrejo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, ditemukan meninggal dunia di sawahnya sendiri akibat tersengat aliran listrik pada Jumat pagi (03/10/2025). Korban diduga terkena jebakan listrik yang dipasang untuk mengendalikan hama tikus. Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh Sentono (68) dan Sutopo (40), yang hendak […]

expand_less