Breaking News
light_mode

Dialog Kebangsaan Muhammadiyah Kudus: Dakwah Persyarikatan Berbasis Ekonomi dan Kemandirian

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 30 Nov 2025
  • visibility 803

KUDUS – Muhammadiyah Kudus menggelar Dialog Kebangsaan dengan tema “Peran Politik Ekonomi Kebangsaan Muhammadiyah dalam Memajukan Dakwah Persyarikatan” di Hotel Kenari Kudus, Minggu (30/11/2025).

Acara ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat peran PCM, PRM, dan ranting sebagai garda terdepan dakwah persyarikatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Ketua LHKP Muhammadiyah Kudus, Dr. Bonnix Maulana, menyampaikan bahwa PCM dan ranting adalah “nyawa Muhammadiyah.” Oleh karena itu, penguatan wawasan politik dan ekonomi menjadi krusial agar dakwah tidak hanya berjalan secara internal, tetapi mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas.

“Kita ingin memberi insight agar PCM dan PRM menjadi kuat. Dakwah harus optimal, tidak hanya di internal Muhammadiyah, tapi untuk seluruh masyarakat,” tegasnya.

Bonnix menambahkan bahwa potensi ekonomi di tingkat cabang dan ranting perlu dipetakan secara serius. Dengan penguatan ekonomi, Muhammadiyah dapat berperan lebih luas dalam pemberdayaan umat.

“Salah satu langkah strategis adalah memaksimalkan peran Lazismu sebagai motor penggerak ekonomi sosial,” tandasnya.

Ia mencontohkan, peningkatan ekonomi warga akan berdampak positif pada penghimpunan dana di Lazismu, yang kemudian akan dikembalikan kepada umat dalam bentuk program sosial, pendidikan, maupun penguatan dakwah.

“Muhammadiyah bisa berkiprah melalui peluang ekonomi yang disiapkan pemerintah. Jika dikembangkan dengan baik, Lazismu dapat menjadi roda percepatan ekonomi khususnya di Kudus,” ujarnya.

Untuk membangun kemandirian ekonomi umat, Bonnix menekankan pentingnya penguatan UMKM dan budaya ta’awun atau saling menolong.

Ia mendorong para aghniya (orang kaya) untuk menitipkan dananya ke lembaga pembiayaan milik Muhammadiyah yang dikelola secara profesional sehingga aman dan bermanfaat bagi umat.

Terkait mekanisme pengelolaan zakat dan infak, pihaknya sedang menggagas sistem baru. Dana dari ranting tetap akan dikembalikan untuk kegiatan di wilayah masing-masing, namun sebagian akan dikelola Lazismu daerah untuk program strategis yang lebih besar dan terarah.

“Ranting tidak akan kehilangan dana. Justru akan mendapatkan manfaat lebih jika dikelola secara terstruktur. Ini masih gagasan yang ingin kami dorong,” jelasnya.

Nantinya, Lazismu di tingkat ranting dan kecamatan akan diprioritaskan memiliki unit layanan collecting agar Lazismu daerah dapat fokus merancang perencanaan program yang matang dan berdampak.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 125 peserta, termasuk narasumber dari Bakesbangpol Kabupaten Kudus, LHKP Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, hingga Lazismu tingkat daerah.

“Harapan kami gagasan ini tidak berhenti di forum, tapi diterapkan di cabang dan ranting. Jika dakwah kuat, ekonomi umat turut bergerak,” pungkasnya.

Editor: arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Silatnas ke 2, Dunia Santri Kritisi Persoalan Lingkungan (1)

    Silatnas ke 2, Dunia Santri Kritisi Persoalan Lingkungan (1)

    • calendar_month Sab, 4 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Salam komando narasumber dan tamu undangan Silatnas ke 2 Dunia Santri di  PP Sadamiyyah, Desa Guyangan Kecamatan Bangsri, Jepara JEPARA – Isu lingkungan dan sampah yang sebelumnya dibahas dalam Bahtsul Masa’il PBNU kini dibahas lebih lanjut lagi oleh para santri lintas daerah. Bertempat di PP Sadamiyyah, Desa Guyangan Kecamatan Bangsri, Dunia Santri Community (DSC) menggelar silaturrahmi […]

  • Nawal Arafah Ajak Perempuan Miliki Growth Mindset untuk Bangun Peradaban

    Nawal Arafah Ajak Perempuan Miliki Growth Mindset untuk Bangun Peradaban

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 72
    • 0Komentar

    KUDUS – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Nawal Arafah Yasin, menekankan peran penting perempuan dalam pendidikan karakter anak di tengah tantangan dunia digital yang kompleks. Hal ini disampaikannya saat menjadi narasumber Kajian Wanita bertema “Perempuan Sholihah Sebagai Fondasi Karakter dan Madrasah Peradaban” di Gedung Madrasah TBS, Kabupaten Kudus, […]

  • Bacakan Dongeng, Jalin Kedekatan dengan Anak

    Bacakan Dongeng, Jalin Kedekatan dengan Anak

    • calendar_month Ming, 6 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 45
    • 0Komentar

    PATI – Istri Bupati Haryanto, Musus Indarnani dikerubungi puluhan anak-anak kecil. Mereka antusias mendengarkan sebuah dongeng yang dibacakan Musus pada acara Gebyar PAUD 2018 dan pencanangan gerakan bacakan buku nasional di Alun-alun Simpang 5 pagi kemarin. Puluhan anak-anak yang masih duduk di bangku PAUD ini, nampak mendengarkan dengan seksama sebuah dongeng berjudul “Kue Keberuntungan”. Dongeng […]

  • Seniman Teater Pati Angkat Cerita Roro Mendut ke Film

    Seniman Teater Pati Angkat Cerita Roro Mendut ke Film

    • calendar_month Jum, 24 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 39
    • 0Komentar

      Proses pengambilan adegan untuk film Roro Mendut yang dilakukan oleh seniman teater di hutan jati Regaloh. Film “Bara” digarap dengan apik oleh sekelompok seniman teater di Kota Pati. Film ini diangkat dari cerita rakyat. Yaitu kisah Roro Mendut. Seorang perempuan jelita yang tidak mau tunduk terhadap Tumenggung Wiraguna untuk dinikahi. PATI – Sosok perempuan […]

  • DPRD Pati Beri Tiga Masukan Peningkatan SDM

    DPRD Pati Beri Tiga Masukan Peningkatan SDM

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 61
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Pati memberikan tiga masukan terkait peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Pati. Masukan ini disampaikan dalam rapat kerja bersama Pemerintah Kabupaten Pati, yang membahas tentang pembangunan daerah. Salah satu anggota DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati dari partai Golkar, menekankan pentingnya pengembangan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja. “Pendidikan vokasi […]

  • Satpol PP Pati Tangani 97 Kasus Evakuasi Hewan Liar Sepanjang 2024

    Satpol PP Pati Tangani 97 Kasus Evakuasi Hewan Liar Sepanjang 2024

    • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 41
    • 0Komentar

    PATI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati mencatat angka penanganan evakuasi hewan liar berbahaya yang cukup tinggi sepanjang tahun 2024. Kepala Seksi Pemadam Kebakaran (Kasi Damkar) Satpol PP Kabupaten Pati, Wahyu Widiatmoko, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menangani 97 kasus evakuasi hewan liar dari Januari hingga Desember 2024. “Kami telah melakukan 97 kali […]

expand_less