Breaking News
light_mode

Dialog Kebangsaan Muhammadiyah Kudus: Dakwah Persyarikatan Berbasis Ekonomi dan Kemandirian

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 30 Nov 2025
  • visibility 1.012

KUDUS – Muhammadiyah Kudus menggelar Dialog Kebangsaan dengan tema “Peran Politik Ekonomi Kebangsaan Muhammadiyah dalam Memajukan Dakwah Persyarikatan” di Hotel Kenari Kudus, Minggu (30/11/2025).

Acara ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat peran PCM, PRM, dan ranting sebagai garda terdepan dakwah persyarikatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Ketua LHKP Muhammadiyah Kudus, Dr. Bonnix Maulana, menyampaikan bahwa PCM dan ranting adalah “nyawa Muhammadiyah.” Oleh karena itu, penguatan wawasan politik dan ekonomi menjadi krusial agar dakwah tidak hanya berjalan secara internal, tetapi mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas.

“Kita ingin memberi insight agar PCM dan PRM menjadi kuat. Dakwah harus optimal, tidak hanya di internal Muhammadiyah, tapi untuk seluruh masyarakat,” tegasnya.

Bonnix menambahkan bahwa potensi ekonomi di tingkat cabang dan ranting perlu dipetakan secara serius. Dengan penguatan ekonomi, Muhammadiyah dapat berperan lebih luas dalam pemberdayaan umat.

“Salah satu langkah strategis adalah memaksimalkan peran Lazismu sebagai motor penggerak ekonomi sosial,” tandasnya.

Ia mencontohkan, peningkatan ekonomi warga akan berdampak positif pada penghimpunan dana di Lazismu, yang kemudian akan dikembalikan kepada umat dalam bentuk program sosial, pendidikan, maupun penguatan dakwah.

“Muhammadiyah bisa berkiprah melalui peluang ekonomi yang disiapkan pemerintah. Jika dikembangkan dengan baik, Lazismu dapat menjadi roda percepatan ekonomi khususnya di Kudus,” ujarnya.

Untuk membangun kemandirian ekonomi umat, Bonnix menekankan pentingnya penguatan UMKM dan budaya ta’awun atau saling menolong.

Ia mendorong para aghniya (orang kaya) untuk menitipkan dananya ke lembaga pembiayaan milik Muhammadiyah yang dikelola secara profesional sehingga aman dan bermanfaat bagi umat.

Terkait mekanisme pengelolaan zakat dan infak, pihaknya sedang menggagas sistem baru. Dana dari ranting tetap akan dikembalikan untuk kegiatan di wilayah masing-masing, namun sebagian akan dikelola Lazismu daerah untuk program strategis yang lebih besar dan terarah.

“Ranting tidak akan kehilangan dana. Justru akan mendapatkan manfaat lebih jika dikelola secara terstruktur. Ini masih gagasan yang ingin kami dorong,” jelasnya.

Nantinya, Lazismu di tingkat ranting dan kecamatan akan diprioritaskan memiliki unit layanan collecting agar Lazismu daerah dapat fokus merancang perencanaan program yang matang dan berdampak.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 125 peserta, termasuk narasumber dari Bakesbangpol Kabupaten Kudus, LHKP Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, hingga Lazismu tingkat daerah.

“Harapan kami gagasan ini tidak berhenti di forum, tapi diterapkan di cabang dan ranting. Jika dakwah kuat, ekonomi umat turut bergerak,” pungkasnya.

Editor: arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Pati Hadiri Jateng Bersholawat, Dukung Peran Santri dalam Pembangunan

    Bupati Pati Hadiri Jateng Bersholawat, Dukung Peran Santri dalam Pembangunan

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 310
    • 0Komentar

    KUDUS – Bupati Pati, Sudewo, menghadiri acara Jateng Bersholawat di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Selasa malam (21/10), sebagai bagian dari peringatan Hari Santri tingkat Provinsi Jawa Tengah. Acara ini dihadiri ribuan masyarakat dan diisi dengan sholawat bersama Habib Ali Zainal Abidin Assegaf (Habib Bidin), Hadroh Azzahir, dan K.H. Muhammad Iqdam Kholid (Gus Iqdam). Usai acara, […]

  • Mahasiswa PGMI IAIN Kudus Kenalkan Cerita Kayu Naga Muria

    Mahasiswa PGMI IAIN Kudus Kenalkan Cerita Kayu Naga Muria

    • calendar_month Ming, 24 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Pentas Kayu Naga Muria yang akan dilakukan mahasiswa PGMI IAIN Kudus. Mahasiswa PGMI IAIN Kudus mengajak masyarakat mengenal folkor di Kudus. Salah satu yang dikenalkan adalah cerita tentang Kayu Naga Muria. Yang dipercaya mampu mengusir tikus yang meresahkan petani. KUDUS – Mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) A angkatan 19 IAIN Kudus  menampilkan pentas pertunjukan […]

  • DPRD Pati Minta Tambah Anggaran Sidak untuk Awasi Proyek Infrastruktur

    DPRD Pati Minta Tambah Anggaran Sidak untuk Awasi Proyek Infrastruktur

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 382
    • 0Komentar

    PATI – Komisi C DPRD Kabupaten Pati bergerak cepat menindaklanjuti ambrolnya jembatan di Dukuh Kudur, Desa Pelemgede, Kecamatan Pucakwangi, dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Jumat (24/10/2025). Jembatan yang baru saja selesai diperbaiki itu ambrol setelah diguyur hujan beberapa hari terakhir. Sidak ini dilakukan menyusul viralnya video ambrolnya jembatan di media sosial sejak Kamis (23/10/2025) […]

  • Insan Kesehatan Pati Ziarah ke Makam RAA Soewondo, Kenang Jasa Pionir Pelayanan Kesehatan

    Insan Kesehatan Pati Ziarah ke Makam RAA Soewondo, Kenang Jasa Pionir Pelayanan Kesehatan

    • calendar_month Sel, 12 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 217
    • 0Komentar

    PATI – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional, Dinas Kesehatan Kabupaten Pati bersama insan kesehatan di Pati melakukan ziarah ke makam RAA Soewondo, tokoh yang dianggap sebagai pionir dalam bidang pelayanan kesehatan di Bumi Mina Tani. Ziarah ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan mengenang jasa-jasa beliau dalam membangun layanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Pati. Aviani […]

  • Tiga Pemuda di Jepara Ditangkap Terkait Pengeroyokan yang Berujung Maut

    Tiga Pemuda di Jepara Ditangkap Terkait Pengeroyokan yang Berujung Maut

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 255
    • 0Komentar

    JEPARA – Tiga pemuda di Kecamatan Kembang, Jepara, ditangkap polisi atas dugaan pengeroyokan yang mengakibatkan korban, MR (20), meninggal dunia. Ketiga tersangka, berinisial DK, BB, dan FQ, dibekuk Polres Jepara setelah melakukan penganiayaan brutal terhadap korban pada Sabtu (19/7/2025) pukul 16.15 WIB. Peristiwa bermula saat korban pulang menonton orkes di Desa Jinggotan. Di Jalan Raya […]

  • Segera Diperbaiki, DPRD Pati Awasi Pelaksanaan Perbaikan Ruas Jalan Prawoto-Kudus

    Segera Diperbaiki, DPRD Pati Awasi Pelaksanaan Perbaikan Ruas Jalan Prawoto-Kudus

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.767
    • 0Komentar

    PATI – Rencana perbaikan ruas jalan yang menghubungkan Desa Prawoto di Kecamatan Sukolilo dengan wilayah Kabupaten Kudus kini memasuki tahap realisasi. Kondisi jalan sepanjang kurang lebih 2 kilometer yang sudah lama rusak parah akhirnya akan ditangani oleh Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). Anggota DPRD Pati dari Daerah Pemilihan Pati […]

expand_less