Breaking News
light_mode

Deklarasi Damai Pemilu, Antisipasi Info Hoax

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 9 Okt 2018
  • visibility 125

PATI – Badan Pengawas Pemilu
(Bawaslu) Kabupaten Pati menggelar deklarasi damai Pemilu 2019 pagi kemarin Sabtu (6/10/2018) di halaman
parkir Plaza Pragolo. Deklarasi ini dilakukan sebagai upaya menangkal info-info
hoax menjelang pemilu, yang dikhawatirkan dapat mencederai penyelenggaraan
pesta demokrasi lima tahunan ini.
Koordinator Sekretariat Bawaslu,
Ahmada menjelaskan, bahwa Bawaslu sebagai bagian dari penyelenggaraan Pemilu
2019 baik legislatif maupun pemilihan presiden, mendapat tanggung jawab
mewujudkan terselenggaranya pesta demokrasi yang bersih.
”Kami harapkan dengan adanya
kegiatan deklarasi damai ini, merupakan bukti dari kesiapan penyelenggara
pemilu untuk menyongsong pelaksanaan Pemilu 2019 yang benar-benar damai. Dan
dijauhkan dari aksi-aksi penyebaran info hoax terutama saat kampanye,” paparnya.
Kegiatan ini sendiri dilandaskan berdasarkan Undang-undang Nomor7 tahun 2017
tentang Pemilihan Umum, dan juga Peraturan Bawaslu Nomor 28 tahun 2018 tentang
kampanye.
Kegiatan deklarasi damai ini
dihadiri oleh perwakilan partai politik peserta pemilu, dan juga bupati, dan
wakil bupati serta forkopimda.
Damai
Bupati Pati Haryanto usai ikut
membubuhkan tanda tangan, meminta kepada masyarakat Kabupaten Pati tetap tenang
dan cermat dalam menyambut pesta demokrasi itu. ”Intinya lebih selektif
memahami setiap informasi. Yang sudah-sudah, biasanya masyarakat banyak menelan
informasi secara mentah. Ini yang harus dihindari,” jelas bupati.
Lebih lanjut, bupati menegaskan,
agar Pemilu 2019 nanti dapat berjalan dengan baik, setidaknya ada empat
komponen yang harus dipenuhi. Yakni mulai dari KPU dan jajarannya, Bawaslu,
partai politik, dan calon legislatif.
”Gesekan yang sering kami lihat
adalah gesekan antar calon yang masih satu partai. Karena di satu dapil nanti
akan terjadi perlombaan sebab mereka akan berlomba untuk mendapat suara
terbanyak. Ini yang harus diperhatikan,” ujarnya.
Oleh karena itu, bupati mengimbau
agar para penyelenggara dan peserta harus proporsional serta profesional dalam
menjalankan tanggung jawab. Meski saat ini masih belum ada permasalahan, tetapi
kejadian yang tidak diinginkan setidaknya harus bisa diantisipasi. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Desak Standarisasi Produksi Pupuk Kompos untuk Optimalkan Pertumbuhan Tanaman

    DPRD Pati Desak Standarisasi Produksi Pupuk Kompos untuk Optimalkan Pertumbuhan Tanaman

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 121
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Narso, mendesak perlunya standarisasi dalam produksi pupuk kompos untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman. Hal ini disampaikan Narso menanggapi maraknya pupuk kompos dengan kualitas rendah yang beredar di pasaran. “Kalau perlu, ada proses standardisasi pembuatan pupuk komposnya sampai standarisasi hasilnya,” ujar Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Pati ini. Narso menilai, perbaikan […]

  • Mendes PDTT Gus Halim/HUMAS KEMENDES PDTT

    Progres Penggunaan Dana Desa Harus Disosialisasikan ke Warga

    • calendar_month Ming, 16 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Mendes PDTT Gus Halim/HUMAS KEMENDES PDTT Warga desa berhak tahu soal penggunaan dana desa. Dalam hal ini pendamping desa memiliki peran penting untuk sosialisasi ke warga desa setempat.    JAKARTA – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar (Gus Halim) meminta pendamping desa mensosialisasikan progres penggunaan dana desa ke setiap […]

  • Kampanye #BungkusWae, Coffe Shop di Pati Beri Diskon 10 Persen

    Kampanye #BungkusWae, Coffe Shop di Pati Beri Diskon 10 Persen

    • calendar_month Sel, 29 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 158
    • 0Komentar

      Salah seorang pelanggan menerima bungkusan pesanannya di Selasar Coffe and Gelato, Pati. Berangkat dari situasi sulit di tengah pandemi (pembatasan aktivitas masyarakat) berbagai coffee shop di Pati lantas berkolaborasi untuk menginisiasi sebuah gerakan bertajuk #BungkusWae sebagai solusi bertahan di tengah pandemi. PATI – Kasus COVID-19 yang semakin meningkat di Kabupaten Pati membuat pemerintah semakin […]

  • DPRD Pati Tegaskan Penyaluran DBHCHT Wajib Prioritaskan Buruh Tembakau dan Cengkeh

    DPRD Pati Tegaskan Penyaluran DBHCHT Wajib Prioritaskan Buruh Tembakau dan Cengkeh

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 149
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati secara tegas meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk menjamin penyaluran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh pihak yang berhak. Penekanan ini disampaikan mengingat pentingnya bantuan tersebut bagi masyarakat terdampak. Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, menjelaskan kriteria […]

  • DPRD Pati Apresiasi Prioritas Infrastruktur Pasar Tradisional dalam APBD 2026

    DPRD Pati Apresiasi Prioritas Infrastruktur Pasar Tradisional dalam APBD 2026

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 315
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Pati memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas prioritas pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan pasar tradisional, yang dialokasikan dalam APBD 2026. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat perekonomian masyarakat setempat. “Perbaikan di sejumlah pasar tradisional ini penting untuk memperkuat perekonomian masyarakat. Sehingga pasar menjadi bagus dan ramai dikunjungi,” ujar Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi. Bupati […]

  • Persijap Jepara kalah 3-1 melawan tuan rumah PSCS Cilacap di Stadion Wijayakusuma Cilacap (DOC PSCS)

    Kalah Lawan PSCS, Peluang Persijap ke Babak 12 Besar Hampir Tertutup

    • calendar_month Sab, 25 Nov 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Persijap Jepara kalah melawan PSCS Cilacap, hasil ini membuat peluang untuk lolos ke babak 12 besar Liga 2 hampir pasti tertutup dan membuat Laskar Kalinyamat harus siap-siap menjalani babak play off degradasi.

expand_less