Breaking News
light_mode

Berkhasiat Bikin Cantik, Tanaman Bidara Mulai Banyak Diburu Wanita

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 16 Okt 2018
  • visibility 285

Abdul Hamid sedang memeriksa tanaman bidara yang masih berada di dalam pot
Pekarangan rumah Abdul Hamid di Desa Bageng Kecamatan Gembong nampak hijau. Ribuan bibit tanaman menghampar. 
Belakangan ini tanaman Bidara boleh dibilang sedang
naik daun. Sebab banyak diburu untuk dibudidayakan atau diambil manfaatnya, terutama yang getol mencari adalah para wanita. Hal itu lantaran khasiatnya yang menurut penelitian medis baik untuk perawatan kulit dan kecantikan. Para pembudidaya tanaman ini pun kebanjiran
order.
Ya, salah satu pembudidaya tanaman itu adalah Abdul Hamid, dia mengakui hal tersebut. ”Dalam lima pekan ini
bibit yang saya budidayan sudah laku sebanyak 5000 batang. Ya akhir-akhir ini
memang tanaman ini banyak yang mencari,” paparnya. Abdul Hamid pun mengakui, dari sekian pembeli, rata-rata mereka adalah para wanita.
Lanjut Abdul Hamid, hal itu lantaran khasiatnya yang
memang banyak untuk kesehatan kulit dan kecantikan. Misalnya mencegah jerawat.
Salah satu manfaat ini tentu sangat dicari para wanita.
Masker Wajah
”Wanita ini kan paling tidak percaya diri dengan
misalnya jerawat. Tentu dengan khasiat yang baik ini mereka akan mencarinya.
Pemanfaatan tanaman bidara ini salah satunya bisa dijadikan masker wajah,”
imbuh Abdul Hamid.
Selain itu, daun bidara juga berkhasiat untuk
menghilangkan bau darah haid dan dapat mengatasi keputihan pada wanita.
Berbagai khasiat itulah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian besar
masyarakat. Utamanya para wanita.
Untuk satu bibit tanaman bidara yang berukuran kecil,
Abdul biasanya menjual dengan harga terjangkau, yakni Rp 15 ribu. Sedangkan
untuk ukuran besar sebanyak Rp 30 ribu. Menurutnya, harga tidak seberapa
apabila dibandingkan dengan manfaatnya.
“Yang mahal dari daun bidara itu kan karena mengandung
banyak khasiat. Apalagi produksi tanaman bidara di Pati ini tergolong sedikit.
Bahkan untuk bidara jenis Arab, saat ini sulit ditemui. Karena itu, sebisa
mungkin saya memproduksi dengan jumlah banyak,” tutupnya. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Edy Wuryanto Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Blora, Soroti Gizi Anak dan Perilaku Berisiko Remaja

    Edy Wuryanto Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Blora, Soroti Gizi Anak dan Perilaku Berisiko Remaja

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 663
    • 0Komentar

    BLORA — Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, melaksanakan Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) bersama masyarakat Kabupaten Blora. Edy menegaskan bahwa sejak era Presiden Joko Widodo, pemerintah berkomitmen penuh untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh cerdas, sehat, dan berkarakter kuat. “Pemerintah ingin anak-anak bangsa ini tumbuh dengan baik, cerdas, sehat, […]

  • Ajak Warga Gempur Rokok Ilegal, Bupati Hartopo Beberkan Beragam Manfaatnya

    Ajak Warga Gempur Rokok Ilegal, Bupati Hartopo Beberkan Beragam Manfaatnya

    • calendar_month Kam, 24 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 271
    • 0Komentar

      Bupati Kudus Hartopo memberi pemahaman terkait aksi gempur rokok ilegal Bupati Kudus Hartopo getol mengajak warga untuk ikut serta dalam memberantas peredaran rokok ilegal. Bupati juga membeberkan beragam manfaat dari aksi itu untuk kesejahteraan bersama. KUDUS – Peruntukan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang berasal dari Kabupaten Kudus dijelaskan secara detail oleh […]

  • Penempatan Pedagang Pasar Rogowongso Mundur Lagi

    Penempatan Pedagang Pasar Rogowongso Mundur Lagi

    • calendar_month Jum, 26 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Tampak pekerja sedang mengerjakan untuk pembuatan sekat di los Pasar Rogowongso Lingkar Muria, PATI – Beberapa pedagang Pasar Rogowongso yang masih menempati kios darurat di kawasan Pecinan mengaku resah. Hal ini lantaran jadwal untuk masuk ke dalam pasar yang telah selesai direvitalisasi pada akhir Desember tahun kemarin, tak kunjung dapat ditempati. Salah satu pedagang Kustini, 51, […]

  • Antisipasi Tunggakan Pajak Miliaran di Keling dan Sekitarnya, Gerai Samsat Kelet Dibuka

    Antisipasi Tunggakan Pajak Miliaran di Keling dan Sekitarnya, Gerai Samsat Kelet Dibuka

    • calendar_month Jum, 2 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 277
    • 0Komentar

    DOKUMEN DISKOMINFO JEPARA JEPARA – Tunggakan pajak kendaraan di wilayah Kecamatan Keling dan sekitarnya cukup tinggi, nilai pajaknya mencapai miliaran rupiah. Untuk mengantisipasi adanya tunggakan tersebut, Badan Pengeloaan Pendapatan Daerah (BPPD) Provinsi Jateng bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Jepara membuka Samsat Gerai Kelet, di Desa Kelet Kecamatan Keling atau di depan RSUD dr Rehatta. Pembukaan Gerai […]

  • Pesta Rajungan di Keboromo Tayu Sukseskan Program Gemar Makan Ikan

    Pesta Rajungan di Keboromo Tayu Sukseskan Program Gemar Makan Ikan

    • calendar_month Sel, 30 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 323
    • 0Komentar

      Masakan rajungan terlihat menggiurkan dalam acara makan rajungan di Desa Keboromo Tayu Pati/ERIK S Warga Desa Keboromo Kecamatan Tayu menggelar pesta makan rajungan gratis. Ada 1.500 porsi yang disediakan untuk pengunjung. Kegiatan ini dalam rangka sedekah bumi dan peringatan kemerdekaan Republik Indonesia. Makan rajungan ini sekaligus kampanye gemar makan ikan. PATI – Ratusan pengunjung […]

  • Promosikan Potensi Pati, Mahasiswa Ipmafa Ciptakan Maket Wisata Alam

    Promosikan Potensi Pati, Mahasiswa Ipmafa Ciptakan Maket Wisata Alam

    • calendar_month Sab, 26 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 519
    • 0Komentar

    Salah satu karya maket wisata alam PATI – Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam Institut Pesantren mathaliul Falah (Ipmafa) Pati berlomba membuat maket wisata-wisata yang ada di Pati dan daerah sekitarnya. Melalui maket wisata itu, anak-anak muda ini mencoba ikut mempromosikan potensi yang ada di Bumi Mina Tani ini. Terhitung ada lima maket miniatur kawasan obyek […]

expand_less