Breaking News
light_mode

Belasan Ekor Macan Tutul Tertangkap Kamera di Hutan Muria

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 6 Mar 2019
  • visibility 313
Ilustrasi Macan Tutul

KUDUS – Secara umum kondisi hutan Muria
masih bagus. Bahkan dalam sebuah pantauan, ada 13 ekor macan tutul dalam radius
55 kilometer yang berhasil diabadikan gambarnya. Hal itu disampaikan Ketua
Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) Ratih Loekito dalam pertemuan di
Command Center Selasa (5/3/2019). Pertemuan itu membahas soal pelestarian hutan
Muria.
”Kami sedang mengadakan riset di
hutan Muria. Riset sudah berlangsung 30 persen. Hal itu dilakukan untuk
mendapatkan informasi yang komprehensif soal 
berbagai hal di dalam kawasan hutan tersebut,” terangnya.
Pertemuan itu dihadiri Bupati
Kudus HM Tamzil, Sekda Sam’ani Intakoris, Vice President Director PT Djarum FX
Supanji, dan perwakilan Perhutani Muria-Patiayam, serta pihak-pihak yang
terkait dengan keberadaan hutan Muria.
”Dari penelitian itu, data yang
terkumpul digunakan untuk kepentingan pelestarian hutan Gunung Muria. Meski keanekaragaman
hayatinya masih terjaga, namun dalam kurun waktu 1990-2014 tutupan hutan
mengalami perubahan. Dan diyakini sebagian diantaranya berdampak terhadap
kerusakan hutan,” jelasnya.
Hasil video Macan Tutul di Hutan Muria
Penelitian itu, pihaknya sampai
memasang sebanyak 37 unit kamera di berbagai lokasi untuk memantau kawasan,
termasuk keberadaan macan tutul. Melalui data yang tersaji, diharapkan dapat
dilakukan kegiatan yang tepat untuk menyeimbangkan produksi dan konservasi. ”Konservasi
harus dilakukan tanpa menunggu kondisi buruk,” kata Ratih yang menyebut temuan
keberadaan macan tutul merupakan bagian dari penelitian besar yang dilakukannya
tersebut.
Vice President Director PT Djarum
FX Supanji mengatakan, apa yang dilakukan institusinya itu merupakan kerjasama.
Pihaknya menggandeng YKAN untuk menggelar riset di hutan Muria.



Baca juga : Begini Indahnya Wisata Alam Gunungsari Pati

”Supaya ada langkah sinergis dan
komprehensif untuk pelestarian hutan Muria. ”Bila kita baik pada alam, alam
juga sebaliknya,” kata FX Supanji seperti dikutip dari Suara Merdeka halaman Suara Muria.
Sementara itu, orang nomor satu
di Kabupaten Kudus, HM Tamzil turut mengapresiasi langkah penelitian itu. ”Kelestarian
kawasan hutan Muria sangat penting bagi Kudus,” katanya. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rambu-rambu Sepuh Belum Pensiun

    Rambu-rambu Sepuh Belum Pensiun

    • calendar_month Sab, 17 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Rambu-rambu di pertigaan depan Pasar Juwana Baru terlihat kusam. Warna merah dan hitam sudah tak nampak. Selain itu letaknya juga tak strategis, terhalang banner iklan hingga terkesan kumuh. (lil)

  • Kualifikasi Porprov 2023 Tim Sepak Bola Pati Wajib Menang 3-0 Atas Kudus

    Kualifikasi Porprov 2023 Tim Sepak Bola Pati Wajib Menang 3-0 Atas Kudus

    • calendar_month Jum, 25 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 75
    • 0Komentar

      Tim sepak bola Pra Porprov Kabupaten Pati 2022 Pertandingan terakhir melawan Kudus, Minggu (27/11/2022) di Stadion Joyokusumo, wajib dimenangkan dengan skor 3 – 0, ini adalah syarat wajib jika ingin tim sepak bola Kabupaten Pati lolos ke ajang Porprov 2023 mendatang.  PATI – Tim sepak bola Kabupaten Pati masih memiliki peluang lolos ke ajang […]

  • Nindy Korban Mutilasi dan Pembakaran Adalah Sosok Mandiri

    Nindy Korban Mutilasi dan Pembakaran Adalah Sosok Mandiri

    • calendar_month Sab, 16 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Nindy Juga Pekerja Keras Status Facebooknya yang menunjukkan Nindy memang pekerja keras Lingkar Muria, PATI – Korban mutilasi dan pembakaran oleh suami sendiri, Siti Saidah, 21, alias Sinok alias Nindy, di mata keluarga merupakan perempuan yang mandiri. Selain mandiri, Nindy juga terkenal pekerja keras. Saryadi, ayah Nindy menuturkan, putri bungsunya itu memang mandiri dan juga […]

  • Minim Penerangan, Perbatasan Pati-Blora Jadi Sasaran Pencurian PJUTS

    Minim Penerangan, Perbatasan Pati-Blora Jadi Sasaran Pencurian PJUTS

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 83
    • 0Komentar

    PATI – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati mengeluhkan maraknya pencurian komponen Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS). Hilangnya komponen-komponen ini, terutama di wilayah perbatasan, mengakibatkan minimnya penerangan jalan dan merugikan masyarakat. Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Pati, Arief Darmawan, mengungkapkan keprihatinannya atas kejadian ini. “Sangat disayangkan karena ini untuk penerangan jalan antar kecamatan, yang rugi […]

  • Polsek Sukolilo Gagalkan Tawuran Antar Genk Remaja, Belasan Pelajar Diamankan

    Polsek Sukolilo Gagalkan Tawuran Antar Genk Remaja, Belasan Pelajar Diamankan

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 76
    • 0Komentar

    PATI – Polsek Sukolilo berhasil menggagalkan rencana tawuran antar dua kelompok remaja, Genk GEEM dari Desa Prawoto dan Genk SPISAKO dari Desa Sukolilo, pada Rabu malam (15/10/2025). Aksi yang direncanakan di area makam Desa Sukolilo berhasil dicegah berkat laporan warga. Sebanyak 12 remaja berstatus pelajar diamankan untuk pembinaan. Kapolsek Sukolilo, AKP Sahlan, menjelaskan bahwa informasi […]

  • DPRD Pati Desak Pemkab Perbaiki Lebih Banyak RTLH di 2026

    DPRD Pati Desak Pemkab Perbaiki Lebih Banyak RTLH di 2026

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 111
    • 0Komentar

    PATI – Angka 20 menjadi catatan kelam bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati. Dari 75.000 rumah tak layak huni (RTLH) yang diperkirakan ada di Kabupaten Pati, hanya 20 unit yang berhasil diperbaiki pada tahun 2025. Data ini memicu reaksi keras dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati yang mendesak Pemkab Pati untuk segera mengambil langkah […]

expand_less