Breaking News
light_mode

Bantuan ZIS Baznas Senilai Rp1,6 Miliar Disalurkan, DPRD Pati Minta Pastikan Tepat Sasaran

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • visibility 100.481

PATI – Penyaluran bantuan massal bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) senilai Rp1.626.750.000 resmi diluncurkan Baznas Kabupaten Pati di Pendopo Kabupaten pada Selasa (30/6).

DPRD Pati menegaskan harapannya agar bantuan tersebut sampai tepat kepada warga yang berhak dan memberikan manfaat nyata.

Dana tersebut dialokasikan untuk berbagai program, meliputi bedah rumah, modal usaha, beasiswa siswa kurang mampu, santunan fakir miskin, bantuan tempat ibadah, lembaga pendidikan Islam, serta dukungan bagi guru TPQ dan Madin.

Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas, memperkuat kemandirian ekonomi keluarga, sekaligus mengurangi kesenjangan sosial.

“Hari ini Baznas menyalurkan anggaran sebesar Rp1 miliar 626 juta melalui berbagai program, mulai dari bedah rumah, beasiswa, bantuan modal usaha, bantuan fakir miskin, hingga bantuan untuk guru dan tempat ibadah. Ini merupakan bentuk transparansi pengurus Baznas periode 2026–2031 kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang dilakukan secara baik akan memberikan dampak nyata terhadap upaya pengentasan kemiskinan.

Selain membantu masyarakat rentan, dana tersebut juga mampu memperluas akses pendidikan, kesehatan, serta mendorong kemandirian ekonomi keluarga.

“Untuk penerima modal usaha, jadikan bantuan ini sebagai langkah awal meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan keluarga. Manfaatkan sebaik-baiknya agar usaha yang dijalankan dapat terus berkembang,” pesannya.

Terpisah, Ketua DPRD Pati Ali Badrudin berharap bantuan yang disalurkan Baznas dapat bermanfaat secara langsung dan tepat sasaran.

“Masyarakat yang membutuhkan yang menerima bantuan, ada bantuan bedah rumah, hingga bantuan modal usaha ini tentu bantuan yang produktif untuk membantu perekonomian bagi masyarakat yang terbatas akses modalnya,” paparnya.

(Adv)

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Tanggapi Aksi Petani Tolak Pabrik Semen di Kendeng

    DPRD Pati Tanggapi Aksi Petani Tolak Pabrik Semen di Kendeng

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 294
    • 0Komentar

    PATI – Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati dipenuhi ratusan petani yang menggelar aksi menolak pendirian pabrik semen di pegunungan Kendeng, Jumat (20/9/2024). Ketua DPRD Kabupaten Pati Sementara, Ali Badrudin, menyampaikan apresiasi atas aksi damai yang dilakukan para petani. “Kami yang ada di DPRD Pati mengucapkan terimakasih kepada seluruh yang hadir tadi dari […]

  • DPRD Pati Miliki Jangka Waktu 30 Hari untuk Selesaikan Rekomendasi Resmi LKPJ Bupati 2025

    DPRD Pati Miliki Jangka Waktu 30 Hari untuk Selesaikan Rekomendasi Resmi LKPJ Bupati 2025

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.732
    • 0Komentar

    PATI – Setelah penyampaian Laporan Kinerja Pemerintah Kabupaten (LKPJ) Tahun 2025 oleh Plt. Bupati Pati, DPRD Kabupaten Pati akan melakukan proses pembahasan mendalam selama 30 hari kerja sebelum menetapkan rekomendasi resmi terkait hasil pelaksanaan kinerja daerah. “Setelah laporan disampaikan, DPRD mempunyai waktu 30 hari untuk membahas LKPJ tersebut. Nantinya akan keluar satu rekomendasi, yang mencakup […]

  • Kondisinya Begini, Lapangan Stadion Joyokusumo Dikeluhkan

    Kondisinya Begini, Lapangan Stadion Joyokusumo Dikeluhkan

    • calendar_month Ming, 25 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 202
    • 0Komentar

     Lingkar Muria, PATI  – Kondisi lapangan Stadion Joyokusumo dinilai buruk, dan tak layak. Kontur lapangan terlalu keras dan kondisi rumputnya juga tumbuh tak merata. Hal itu diungkapkan anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Jamari. Kepada sejumlah wartawan, pria yang juga pemerhati olahraga di Bumi Mina Tani ini menyoroti kondisi lapangan Stadion Joyokusumo yang dinilai tidak layak […]

  • Kampoeng Kopi Camp : Tempat Detoks Digital dengan Pesona Alam dan Satwa Langka

    Kampoeng Kopi Camp : Tempat Detoks Digital dengan Pesona Alam dan Satwa Langka

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.145
    • 0Komentar

    JEPARA – Keindahan alam Pegunungan Muria menjadi latar belakang liburan akhir pekan yang tak terlupakan bagi Singgih Tri Nugroho (28) dan kawan-kawannya di Kampoeng Kopi Camp, Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara. Rombongan wisatawan asal Pati yang berniat berkemah dan menikmati suasana alam, tiba-tiba dibuat terperanjat oleh kehadiran satwa langka. Ketenangan area perkemahan yang awalnya terasa […]

  • Bupati Pati: Pembangunan Yon TP Harus Berjalan Seiring dengan Upaya Penghijauan dan Pelestarian Lingkungan

    Bupati Pati: Pembangunan Yon TP Harus Berjalan Seiring dengan Upaya Penghijauan dan Pelestarian Lingkungan

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.190
    • 0Komentar

    PATI — Bupati Pati, Sudewo, melakukan peninjauan terhadap lahan yang direncanakan sebagai lokasi pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Desa Godo, Kecamatan Winong. Kegiatan ini dilakukan pada hari Rabu (17/12/2025) bersama Komandan Korem 073/Makutarama, Dandim 0718/Pati, pihak Perhutani, serta para kepala desa dari wilayah sekitar. Menurut Sudewo, lokasi yang menjadi objek peninjauan terletak […]

  • Baru Bebas 2 Bulan, Seorang Pria 39 Tahun Kembali Terjerat Kasus Pencurian HP

    Baru Bebas 2 Bulan, Seorang Pria 39 Tahun Kembali Terjerat Kasus Pencurian HP

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.029
    • 0Komentar

    PATI – Polsek Wedarijaksa berhasil mencegah kejahatan lebih lanjut setelah menangkap seorang pria yang diduga kuat melakukan pencurian dengan pemberatan di wilayah Kecamatan Trangkil. Pelaku berinisial JW (39), warga lokal Wedarijaksa, berhasil diamankan usai menggasak barang milik warga Desa Kadilangu pada Minggu (5/4/2026) dini hari. Kejadian bermula saat korban, S (44), seorang pekerja industri, sedang […]

expand_less