Angka Perkawinan Anak Masih Tinggi, DPRD Pati Minta Pemkab Berikan Pendampingan Secara Serius
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 100.426

Ilustrasi Pernikahan Dini
PATI – Masih tingginya angka kasus perkawinan anak di Kabupaten Pati menjadi perhatian utama bagi DPRD. Sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 278 kasus, sedangkan pada periode Januari hingga April 2026 sudah tercatat 78 kasus baru.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pati, Hardi, meminta pemerintah daerah menangani permasalahan ini dengan pendekatan yang sungguh-sungguh dan terarah.
“Harus ada upaya serius yang dilakukan pemerintah daerah, melalui pendampingan dan edukasi di masyarakat secara langsung,” paparnya.
Sebagai wujud komitmen menangani persoalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pati terus memperkuat langkah pencegahan. Salah satunya melalui kegiatan Diseminasi Pencegahan Perkawinan Anak dengan tema “Anak Cerdas, Masa Depan Cerah, Tunda Perkawinan, Utamakan Pendidikan”.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Pati bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Pati di Aula Kantor Kecamatan Winong, pada Senin (29/6/2026).
Pelaksana Tugas Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menegaskan bahwa perkawinan dini merupakan tantangan besar yang harus dihadapi secara bersama-sama, apalagi di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital saat ini.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh orang tua untuk lebih aktif mendampingi, mengawasi, serta membangun komunikasi yang baik dengan anak sejak dini.
“Jangan hanya menjadi orang tua, tetapi jadilah sahabat bagi anak. Kenali pergaulannya, awasi aktivitas digitalnya, dan bangun komunikasi yang terbuka agar anak tidak salah mengambil keputusan yang akan memengaruhi masa depannya,” ujarnya.
Selain peran pengawasan dari lingkungan keluarga, Risma juga menekankan bahwa pendidikan merupakan investasi paling berharga bagi masa depan generasi muda. Semakin tinggi jenjang pendidikan yang ditempuh anak, menurutnya, semakin besar pula kesempatan mereka untuk bersaing dan meraih kehidupan yang lebih baik di kemudian hari.
(adv)
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

