Kerangka Manusia Ditemukan di Perbukitan Blekutuk Gembong, Polisi Lakukan Penyelidikan
- account_circle Redaksi
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 3.856

Pemeriksaan mayat tanpa identitas yang ditemukan di lereng Gunung Muria Jolong 2.
PATI – Warga Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, dikejutkan oleh penemuan kerangka manusia di kawasan perbukitan Blekutuk Pegunungan Muria, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kerangka tersebut pertama kali ditemukan seorang petani saat menuju area kebunnya.
Kapolsek Gembong, AKP Lilik Supardi, S.H., mewakili Kapolresta Pati, menjelaskan bahwa penemuan bermula ketika saksi bernama Sarmin melihat kerangka manusia di bawah pohon kopi di lahan garapannya.
“Melihat temuan itu, saksi langsung memberi tahu warga lain dan Bhabinkamtibmas,” kata AKP Lilik.
Laporan diterima sekitar pukul 12.30 WIB. Polsek Gembong bersama Unit Identifikasi Polresta Pati, BPBD Pati, dan tim medis dari Puskesmas Gembong segera menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.
“Kami langsung bergerak ke TKP bersama tim gabungan untuk memastikan kondisi kerangka dan melakukan langkah penanganan awal,” ujarnya.
Hasil Pemeriksaan
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa jasad telah dalam kondisi tinggal kerangka, dengan sedikit jaringan tubuh yang masih menempel.
Dokter Puskesmas Gembong, dr. Wakhyudin, memperkirakan kematian terjadi sekitar dua bulan lalu.
Berdasarkan pemeriksaan awal, kerangka diduga berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan tinggi badan 165 sentimeter.
“Dari struktur tulangnya, terutama bagian pinggang, diperkirakan korban adalah laki-laki,” jelas AKP Lilik.
Di lokasi, petugas juga menemukan pakaian yang diduga milik korban, berupa hem lengan panjang warna hijau, celana panjang hitam, dan sandal jepit merah. Namun, identitas korban belum dapat dipastikan.
“Kami masih melakukan pendalaman lebih lanjut karena belum ada identitas yang bisa dipastikan,” tambahnya.
Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tulang korban. Meski begitu, polisi tetap melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian.
“Tidak tampak adanya bekas kekerasan, tetapi penyelidikan tetap kami lakukan untuk memastikan penyebab pastinya,” tegas AKP Lilik.
Kerangka tersebut telah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD RAA Soewondo Pati untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor.
“Kami berharap warga yang merasa kehilangan anggota keluarga segera menghubungi kepolisian agar proses identifikasi dapat berjalan lebih cepat,” pungkasnya.
- Penulis: Redaksi
- Editor: Fatwa

