Niat Puasa Satu Bulan Penuh, Amalan Dianjurkan dalam Mazhab Maliki
- account_circle Abdul Adhim
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 2.229

Niat puasa selama sebulan penuh.
EDUKASI – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk mempersiapkan diri secara lahir dan batin, salah satunya dengan menata niat dalam menjalankan ibadah puasa. Niat menjadi syarat sah puasa yang harus dihadirkan dalam hati setiap malam sebelum fajar.
Pada dasarnya, niat puasa Ramadan dibaca setiap malam untuk puasa keesokan harinya. Namun, dalam ajaran Mazhab Maliki, umat Islam juga dianjurkan untuk berniat puasa selama satu bulan penuh sejak awal Ramadan.
Tujuannya adalah sebagai bentuk kehati-hatian apabila suatu hari lupa memperbarui niat, maka puasanya tetap dinyatakan sah.
Lafal Niat Puasa Satu Bulan Penuh
Adapun lafal niat puasa sebulan penuh menurut Mazhab Maliki adalah sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيعِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ تَقْلِيدًا لِلْإِمَامِ مَالِكٍ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya:
“Aku niat berpuasa sepanjang bulan Ramadan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, karena Allah Ta’ala.”
Niat ini umumnya dibaca pada malam pertama Ramadan setelah salat Isya atau sebelum waktu Subuh.
Keutamaan Niat Puasa Sebulan Penuh
Niat puasa sebulan penuh memiliki keutamaan tersendiri. Bagi seseorang yang telah berniat sejak awal Ramadan untuk menjalankan puasa selama sebulan penuh, maka niat tersebut akan menjadi pegangan ibadahnya.
Dalam ajaran Mazhab Maliki, apabila seseorang telah berniat puasa sebulan penuh kemudian meninggal dunia di pertengahan Ramadan, ia tetap mendapatkan pahala puasa selama satu bulan penuh. Hal ini karena niatnya telah mencakup seluruh hari di bulan Ramadan.
Selain itu, niat ini juga menjadi bentuk kesungguhan hati dalam menjalankan ibadah, serta memperkuat tekad untuk istiqamah berpuasa hingga akhir bulan.
Landasan dan Referensi
Anjuran niat puasa sebulan penuh ini memiliki dasar dalam literatur fiqih Mazhab Maliki. Salah satu rujukannya terdapat dalam kitab Al-Taqrirat Al-Sadidah, halaman 440, yang menjelaskan bahwa niat puasa secara global untuk sebulan penuh diperbolehkan dan memiliki nilai keutamaan tertentu.
Penutup
Niat puasa satu bulan penuh merupakan amalan yang dianjurkan, khususnya bagi umat Islam yang mengikuti Mazhab Maliki. Meski demikian, umat Islam tetap dianjurkan untuk memperbarui niat setiap malam sebagai bentuk kesempurnaan ibadah.
Dengan menata niat sejak awal Ramadan, diharapkan setiap Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan, kesungguhan, dan mendapatkan pahala yang maksimal dari Allah SWT.
- Penulis: Abdul Adhim
- Editor: Fatwa
