Breaking News
light_mode

Sarana Belajar Membatik Profesional (2)

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 23 Nov 2019
  • visibility 190

Belajar dari proses awal hingga akhir 
Tidak hanya kepentingan wisata.
Tamzis juga menyiapkan tempatnya sebagai sekolah membatik bagi siapa saja.

Di
Wisata Batik Pati, tidak saja menjadi tempat liburan. Pengunjung bahkan bisa
belajar lebih serius. Terutama bagi pengunjung yang ingin belajar membatik
secara lebih serius untuk kepentingan professional-bisnis, dirinya juga bisa
memfasilitasi.

Untuk
diketahui, pada Oktober 2016, Tamzis mendapatkan sertifikat Penguji Uji
Kompetensi Membatik dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi Batik.

Kini,
Wisata Batik Pati terintegrasi dengan TUK (Tempat Uji Kompetensi) Tazkiya dan
LKP Tazkiya. Dengan durasi pelatihan dan mekanisme pengujian tertentu, Tamzis
bisa memfasilitasi pengunjung yang ingin memperoleh sertifikat kompetensi
maupun sertifikat profesi membatik yang diakui secara nasional maupun
internasional.

Selain
belajar membatik, di Wisata Batik Pati, pengunjung juga bisa hunting foto
bertema batik dan berwisata belanja. Pengunjung bisa membeli kain batik
produkis Yuliati Warno Batik dengan kisaran harga antara Rp 80 ribu sampai Rp
1,5 juta. Ada pula pakaian jadi yang dijual dengan harga antara Rp 125 ribu
sampai Rp 400 ribu.

Untuk
melihat-lihat koleksi batik lebih lengkap, pengunjung juga bisa mendatangi
showroom Yuliati Warno Batik yang berada tak jauh dari lokasi Wisata Batik
Bati, kira-kira hanya berjarak 50 meter.

Ditanya
mengenai pengembangan ke depan, Tamzis mengatakan, ia akan bekerjasama dengan
komunitas agrowisata.

“Misalnya
petik jeruk, kopi, dan buah naga. Jadi nanti sifatnya tetap wisata edukasi.
Kami sinergikan dengan agrowisata,” jelasnya.

Untuk
diketahui, Wisata Batik Pati menerima pengunjung setiap hari Senin-Sabtu pukul
08.00 – 16.00. Jika hendak datang dengan rombongan, Tamzis menyarankan calon
pengunjung untuk lebih dulu mengabari, setidaknya sepekan sebelum kunjungan.

Jika
berminat belajar membatik di Wisata Batik Pati, calon pengunjung bisa
menghubungi pengelola melalui nomor WA 0895 3857 79150 atau akun Instagram
@wisata_batik_pati. (ars)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi benih ikan lele berkualitas.

    Cara Mudah Memilih Benih Ikan Lele untuk Budidaya Bagi Pemula

    • calendar_month Kam, 15 Agu 2024
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 284
    • 0Komentar

      EDUKASI – Cara mudah memilih benih ikan lele bagi pembudidaya yang baru pemula, dapat dipraktekkan di rumah sendiri. Budidaya ikan lele merupakan salah satu cara mencari penghasilan tambahan di luar pekerjaan utama. Permintaan ikan lele di pasar cenderung masih sangat tinggi, karena itu prospek untuk budidaya ikan lele terbilang bagus. Hal yang mendasar dalam […]

  • Nazal Mustofa: Persipa Pati Sudah Pelajari Kelebihan dan Kelemahan Dejan FC

    Nazal Mustofa: Persipa Pati Sudah Pelajari Kelebihan dan Kelemahan Dejan FC

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.470
    • 0Komentar

    PATI – Persipa Pati memasuki laga lanjutan Liga Nusantara musim 2025/2026 putaran ketiga dengan semangat membara, siap menghadapi tantangan berat melawan Dejan FC. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (7/1/2026) pukul 19.00 WIB akan digelar di Stadion Moch Soebroto, Magelang. Dalam Konferensi Pers Pra-Pertandingan, Kepala Pelatih Nazal Mustofa menekankan tekad tim untuk meraih poin penuh. […]

  • Puluhan Desa di Jepara Komitmen jadi Desa Antikorupsi

    Puluhan Desa di Jepara Komitmen jadi Desa Antikorupsi

    • calendar_month Kam, 25 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Bimbingan teknis desa antikorupsi dari KPK di Jepara/DISKOMINFO  Dengan bimbingan dari tim KPK, sebanyak 20 desa di Kabupaten Jepara secara resmi berkomitmen untuk menjadi desa antikorupsi  JEPARA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang didukung Pemerintah Kabupaten Jepara menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) menyelenggarakan bimbingan teknis program desa anti korupsi. Bimtek yang diikuti […]

  • Senjata Makan Tuan, Jebakan Listrik Tikus di Margorejo Pati Dipreteli

    Senjata Makan Tuan, Jebakan Listrik Tikus di Margorejo Pati Dipreteli

    • calendar_month Sab, 19 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Kabel listrik yang digunakan untuk membuat setrum jebakan tikus diputus PATI – Jebakan tikus dengan aliran listrik yang terpasang di sawah, kerap memakan korban. Atas dasar itulah jebakan listrik yang ada di Desa Jambean Kidul Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati dipreteli, Jumat (18/1/2019). Kapolsek Margorejo AKP Endah Setianingsih menyebut, dalam waktu satu bulan dia mencatat sudah […]

  • Kampanye #BungkusWae, Coffe Shop di Pati Beri Diskon 10 Persen

    Kampanye #BungkusWae, Coffe Shop di Pati Beri Diskon 10 Persen

    • calendar_month Sel, 29 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 259
    • 0Komentar

      Salah seorang pelanggan menerima bungkusan pesanannya di Selasar Coffe and Gelato, Pati. Berangkat dari situasi sulit di tengah pandemi (pembatasan aktivitas masyarakat) berbagai coffee shop di Pati lantas berkolaborasi untuk menginisiasi sebuah gerakan bertajuk #BungkusWae sebagai solusi bertahan di tengah pandemi. PATI – Kasus COVID-19 yang semakin meningkat di Kabupaten Pati membuat pemerintah semakin […]

  • DPRD Pati Pantau Penerimaan Murid Baru, Pastikan Tak Ada Penyimpangan

    DPRD Pati Pantau Penerimaan Murid Baru, Pastikan Tak Ada Penyimpangan

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 315
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati terus memantau Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025. Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan telah melakukan pemantauan di beberapa kecamatan melalui tokoh masyarakat dan elemen masyarakat lainnya. Upaya ini dilakukan untuk meminimalisir potensi penyimpangan dalam proses SPMB. “Kami sudah pantau di […]

expand_less