Breaking News
light_mode

Edy Wuryanto Soroti Rencana PPPK SPPG MBG, Berpotensi Picu Konflik Sosial

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
  • visibility 1.861

JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengajukan kritikan terhadap kebijakan rekrutmen pegawai Badan Gizi Nasional (BGN) dan proses pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), khususnya untuk tenaga yang terlibat dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pernyataan kritik tersebut disampaikannya dalam pertemuan kerja antara Komisi IX DPR RI dan Kepala BGN, Dadan Hindayana, beberapa waktu yang lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Edy menyoroti rencana pengangkatan sebanyak 32.000 pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi PPPK, yang akan dilaksanakan mulai bulan Februari 2026.

Ia menegaskan bahwa kebijakan ini berisiko menimbulkan ketidaksetaraan dan konflik sosial jika tidak dijalankan dengan memperhatikan prinsip keadilan di antara berbagai profesi yang ada.

Edy mengemukakan adanya ketidakseimbangan dalam hal gaji serta status kepegawaian di antara sejumlah profesi yang terlibat dalam Program MBG.

Ia menyebutkan bahwa kemungkinan besar sopir BGN atau tenaga dapur MBG memperoleh gaji yang lebih tinggi dibandingkan guru honorer, meskipun guru memiliki beban kerja yang lebih berat dan telah mengabdikan diri dalam waktu yang lebih lama.

“Sopir MBG yang mengantar gajinya lebih tinggi dari guru yang selama ini mendidik anak-anak. Mereka kuliahnya sampai berdarah-darah kok tiba-tiba mendapatkan perlakuan yang berbeda dari negara,” ujarnya.

Menurutnya, setiap profesi yang berkontribusi bagi negara layak mendapatkan perlakukan yang sama adilnya. Bila hal ini tidak diterapkan dengan baik, kebijakan tersebut justru berpotensi memicu rasa kecemburuan di tengah masyarakat.

“Padahal sama-sama mengabdi kepada negara. Jadi, tidak adil,” tegasnya.

Selain membahas permasalahan rekrutmen PPPK, Edy juga menyentil mengenai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang hingga kini masih belum merata di seluruh wilayah Indonesia, terutama di daerah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T).

Ia mengingatkan agar pemerintah tidak hanya memusatkan perhatian pada pelaksanaan program di kawasan perkotaan, namun juga harus memastikan bahwa manfaat dari MBG benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di daerah terpencil.

Sementara itu, Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyelesaikan tahap pertama rekrutmen dan seleksi PPPK untuk sebanyak 2.080 pegawai. Para tenaga ini secara resmi telah memiliki status sebagai aparatur sipil negara (ASN) mulai tanggal 1 Juli 2025.

Dadan menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen telah dilakukan sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku, dan akan terus dilakukan evaluasi seiring dengan perluasan cakupan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ke seluruh pelosok tanah air.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Edy Wuryanto Dorong UMK Jadi Pusat Pelatihan Calon Pekerja Migran melalui SMK Go Global

    Edy Wuryanto Dorong UMK Jadi Pusat Pelatihan Calon Pekerja Migran melalui SMK Go Global

    • calendar_month Rab, 14 Okt 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.925
    • 0Komentar

    KUDUS – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mendorong Universitas Muria Kudus (UMK) untuk berkontribusi dalam pelaksanaan program SMK Go Global yang diinisiasi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI). Perguruan tinggi tersebut diharapkan mampu menjadi pusat pelatihan dan persiapan calon pekerja migran Indonesia, terutama bagi siswa SMK di Kudus dan wilayah sekitarnya. Hal itu disampaikan […]

  • Banjir Menggenang Pemancing Datang

    Banjir Menggenang Pemancing Datang

    • calendar_month Sen, 8 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Setia menunggu umpan disambar ikan Cerita Banjir di Pati Wilayah Timur Banjir menggenangi beberapa desa di Batangan dan Juwana sejak Sabtu (6/1) lalu. Genangan airnya menyuguhkan pemandangan berbeda. Diantara genangan air di sana-sini, banyak warga datang menenteng pancing dan segepok umpan, berharap dapat satu, atau dua ikan untuk dibawa pulang. Yono (32) nampak duduk santai. […]

  • DPRD Pati Apresiasi Polisi yang Ungkap Cepat Kasus Penusukan Maut di Juwana

    DPRD Pati Apresiasi Polisi yang Ungkap Cepat Kasus Penusukan Maut di Juwana

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.830
    • 0Komentar

    PATI – Kecepatan dan ketanggapan aparat kepolisian dalam menyelesaikan kasus penusukan yang merenggut nyawa seorang pemuda di wilayah Kecamatan Juwana mendapatkan apresiasi tinggi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati. Menurut Sekretaris Komisi B DPRD Pati, Mukit, langkah yang diambil oleh gabungan tim Polsek Juwana dan Polresta Pati dalam menangkap pelaku dinilai sudah sangat […]

  • Peduli Nasib Persipa, Suporter Unjuk Rasa

    Peduli Nasib Persipa, Suporter Unjuk Rasa

    • calendar_month Sab, 16 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Para suporter bernyanyi dan melakukan orasi di Stadion Joyokusumo usai laga final Kejuaraan Sepakbola U-21 Minggu (3/12/17) lalu.  Lingkar Muria, PATI – Suporter Persipa melakukan unjuk rasa usai laga final Kejuaraan Sepakbola U-21 yang berlangsung di Stadion Joyokusumo Minggu (3/12/17) lalu. Dengan mengenakan pakaian serba merah warna kebesaran Persipa mereka hendak meminta kejelasan nasib tim […]

  • Dari Membaca Lalu Menulis Buku

    Dari Membaca Lalu Menulis Buku

    • calendar_month Rab, 7 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 876
    • 0Komentar

    Melly Lestari Sejak 2014, Melly Lestari mulai gemar membaca. Bacaan yang digemarinya berjenis novel, terutama bacaan yang bisa membangun jiwa. ”Saya suka sekali membaca, terutama fiksi seperti novel,” kata Melly. Dari membaca, perempuan kelahiran Pati, 14 November 1996 ini mulai belajar dan gemar menulis. Hasilnya dari kegemaran itu, kini ia sudah menerbitkan beberapa judul buku. […]

  • The Power of Rekanita IPPNU, Masker Gratis untuk Semua

    The Power of Rekanita IPPNU, Masker Gratis untuk Semua

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Aksi sosial yang dilakukan PAC IPNU IPPNU keling, Jepara  Pemerintah pusat telah mengimbau masyarakat menggunakan masker. Atas rekomendasi dari badan kesehatan dunia WHO. Semua masyarakat diharapkan memakai masker, terutama saat ke luar rumah. Masker menjadi salah satu bentuk pencegahan persebaran wabah virus corona sekarang ini. Disamping gerakan cuci tangan, budaya hidup sehat, serta menaati imbauan-imbauan […]

expand_less