Breaking News
light_mode

Warga Tambaharjo Keberatan KDMP Memakan Area Lapangan Sepakbola

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
  • visibility 1.529

PATI – Perselisihan seputar pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Tambaharjo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, terus berkembang. Warga mengemukakan keberatan karena pembangunan dinilai menempati sebagian area Lapangan Sepakbola Tambaharjo dan berdampak pada toko serta ruko di sekitar lokasi.

Abdul Jabar, Pembina Pemuda Tambaharjo sekaligus pengguna lapangan, menyatakan bahwa warga pada dasarnya tidak menolak pendirian KDMP, namun menginginkan keadilan dan kepastian terkait penggantian serta perbaikan fasilitas olahraga yang terdampak.

“Bukannya keberatan untuk pendirian KDMP. Warga itu meminta kembalian, imbang. Ada pembangunan KDMP, juga lapangan dibangun. Kami tidak mau janji-janji saja, tapi ada kepastian kapan lapangan dibangun dan diperbaiki,” ujar Abdul Jabar, Selasa (6/1/2026).

Ia menambahkan, lapangan sepak bola berperan penting bagi pemuda dan anak-anak sebagai sarana latihan dan kegiatan olahraga. Menurutnya, tanpa kepastian tertulis, perbaikan lapangan khawatir hanya menjadi janji belaka.

“Kalau sepak bola sudah dibunuh, kita mau olahraga di mana? Anak-anak ini mau ke mana? Kami minta surat pernyataan resmi, hitam di atas putih, kapan lapangan dibangun, supaya kami tidak terus meminta-minta,” tegasnya.

Abdul Jabar mengungkapkan bahwa pihak pemuda dan karang taruna telah menyetujui pembangunan KDMP dengan syarat lapangan sepak bola segera dibangun dan diperbaiki, setelah melakukan rembukan dan bertemu dengan Ketua BPD serta Kepala Desa. Namun, hingga kini belum ada surat pernyataan resmi dari pemerintah desa.

“Kami minta pembangunan KDMP tidak diteruskan dulu sebelum ada surat pernyataan resmi dari pemerintah desa,” pungkasnya.

Keberatan juga datang dari Sutarno, pemilik ruko di sekitar lapangan. Ia mengaku negosiasi yang telah dilakukan beberapa kali belum mencapai kesepakatan.

“Negosiasi sudah beberapa kali tapi tidak ketemu. Lebih baik KDMP itu dipindah ke tempat lain supaya tidak mengganggu fasilitas umum,” kata Sutarno.

Menurutnya, masih banyak lahan tanah kas desa di lokasi lain yang dapat dimanfaatkan tanpa mengorbankan fasilitas umum maupun usaha warga. Ia juga merasa terdampak secara ekonomi dan tidak mendapatkan kejelasan tentang nasib usahanya.

“Saya sudah berjualan di sini puluhan tahun, punya bukti keterangan dari desa. Kalau dibongkar, siapa yang bertanggung jawab atas ekonomi saya?” ujarnya.

Sutarno menilai sosialisasi pembangunan KDMP belum dilakukan secara menyeluruh dan transparan, dan menegaskan tidak akan menyetujui pembangunan tanpa kesepakatan tertulis yang jelas dan ditandatangani pemerintah desa.

“Kalau tidak ada hitam di atas putih, bermaterai, dan ditandatangani kepala desa, saya tidak sepakat. Harus ada kejelasan dan logika pembangunan, jangan sampai masyarakat yang terdampak justru diterlantarkan,” tandasnya.

Hingga berita ini dibuat, polemik pembangunan KDMP masih menunggu kejelasan dan kesepakatan resmi antara pemerintah desa, BPD, dan warga terdampak.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Jepara Latihan Pengamanan Jelang Pilpet 2022

    Polres Jepara Latihan Pengamanan Jelang Pilpet 2022

    • calendar_month Kam, 13 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Polres Jepara menggelar latihan pengendalian massa  Kesiapan pengamanan dilakukan oleh Polres Jepara dalam menghadapi pemilihan petinggi (pilpet) pada bulan November 2022. Latihan yang dilakukan adalah pengendalian massa JEPARA – Kapolres Jepara AKBP Warsono, SH., SIK., MH, melalui Kasat Samapta AKP M Syaifuddin, SH., MH yang memimpin kegiatan latihan menjelaskan, bahwa latihan ini digelar sebagai langkah dalam […]

  • DPRD Pati Minta Masyarakat Tingkatkan Kreativitas di Era Digital

    DPRD Pati Minta Masyarakat Tingkatkan Kreativitas di Era Digital

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 304
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, mendorong masyarakat Kabupaten Pati untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi di era digital. Menurut Bandang, kreativitas dan inovasi merupakan kunci untuk memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kita perlu menggali potensi yang ada di masyarakat, baik itu di bidang seni, budaya, maupun ekonomi,” ujarnya. “Dengan memiliki jiwa kreatif, […]

  • meski Bupati Belum Memberi Jawaban, Askab Tetap Menaruh Harap

    meski Bupati Belum Memberi Jawaban, Askab Tetap Menaruh Harap

    • calendar_month Rab, 21 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Lingkar MUria, PATI – Hingga lebih dari sepekan, Bupati Haryanto belum memberikan kepastian. Sedianya orang nomor satu di Kota Nasi Gandul diharapkan untuk turun langsung membantu Persipa. Bupati Haryanto diharapkan mau menjadi manager Persipa. Hal ini dikemukakan Ketua Askab PSSI Pati Eddy Hoo beberapa waktu yang lalu. ”Saat melakukan pertemuan beberapa waktu lalu, sedianya bupati […]

  • Sepekan Disurati Temuan Diduga Makam Kuno di Pati Belum Diteliti Balai Arkeologi

    Sepekan Disurati Temuan Diduga Makam Kuno di Pati Belum Diteliti Balai Arkeologi

    • calendar_month Sab, 10 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Warga Dukuh Cacah Desa Sukoharjo Kecamatan Margorejo masih menggali bangunan diduga makam kuno PATI – Penemuan struktur bangunan yang diduga sebagai makam kuno di Dukuh Cacah Desa Sukoharjo belum juga diteliti dari Balai Arkeologi Yogyakarta. Meskipun, surat resmi permohonan penelitian temuan benda yang dinilai bersejarah itu, telah dilayangkan oleh dinas terkait pada Kamis (1/11/2018).  Hingga […]

  • Mengenal Adzikry, Gelandang Muda Lincah Persijap Jepara Binaan Persib

    Mengenal Adzikry, Gelandang Muda Lincah Persijap Jepara Binaan Persib

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 398
    • 0Komentar

    JEPARA- Muhammad Adzikry Fadlillah, gelandang muda berbakat asal Bandung, resmi bergabung dengan Persijap Jepara untuk menghadapi kompetisi Liga 1 musim 2025/2026. Pemain berusia 22 tahun ini didatangkan dari Persib Bandung dengan status pinjaman, sebagai bagian dari upaya Persijap memperkuat lini tengah mereka usai promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Adzikry merupakan produk binaan Akademi […]

  • Peringati Hari Jadi, PEKA Muria Gelar Ziarah dan Tasyakuran

    Peringati Hari Jadi, PEKA Muria Gelar Ziarah dan Tasyakuran

    • calendar_month Jum, 12 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 304
    • 0Komentar

    KUDUS – Dalam rangka memperingati hari jadi Penggiat Konservasi Muria (PEKA Muria), dilakukan kegiatan ziarah dan tasyakuran. Teguh Budi Wiyono, sebagai Ketua PEKA Muria, menyatakan bahwa perayaan hari jadi ini dimulai dengan ziarah ke makam Sunan Muria pada Kamis (11/07/2024). Ziarah kemudian dilanjutkan ke makam Shokib Garno Sunarno, yang merupakan pelindung hutan Muria sekaligus ketua […]

expand_less