Breaking News
light_mode

Edy Wuryanto: Jangan Sampai Transformasi Rujukan JKN Memberatkan Rumah Sakit

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
  • visibility 975

JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, memberikan catatan terkait rencana pemerintah untuk menerapkan sistem rujukan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berbasis kompetensi pada tahun 2026.

Meskipun menyambut baik perubahan yang diklaim Kementerian Kesehatan dapat memangkas perpindahan rumah sakit, Edy menekankan bahwa keberhasilan skema baru ini sangat bergantung pada kesiapan fasilitas layanan kesehatan.

“Jangan hanya mengubah alur. Perbaiki alat kesehatan dan kualitas tenaga kesehatan di rumah sakit yang selama ini di tipe C dan D,” ujar dia.

Ia khawatir bahwa rujukan berbasis kompetensi justru akan membuat pasien berdesakan di rumah sakit besar, seperti yang selama ini terjadi.

Politisi PDI Perjuangan itu juga menekankan bahwa negara memiliki kewajiban konstitusional untuk menyediakan fasilitas kesehatan yang layak.

“Negara tidak boleh lepas tangan. Pemerintah harus bantu rumah sakit daerah meningkatkan kompetensi, misalnya lewat pinjaman lunak berbunga 2 atau 3 persen atau insentif pajak untuk alat kesehatan,” usulnya.

Ia berharap transformasi ini tidak memberatkan rumah sakit sekaligus mewujudkan pemerataan layanan kesehatan.

Di tingkat layanan primer, Edy menyoroti masalah yang lebih mendasar, yaitu seringnya FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) merujuk tanpa informasi memadai tentang kondisi rumah sakit tujuan.

“Banyak puskesmas tidak tahu kuota layanan rawat jalan, jadwal praktik dokter spesialis, atau ketersediaan IGD dan ICU. Akibatnya pasien tiba, tapi ditolak karena kuota sudah penuh,” ujarnya.

Edy juga menyoroti praktik rujukan antar rumah sakit yang kerap dibebankan kepada keluarga pasien.

“Setiap RS mitra BPJS Kesehatan seharusnya punya desk pengaduan yang benar-benar bekerja membantu mencarikan RS tujuan,” tegasnya.

Ia juga menyarankan agar pemerintah memanfaatkan teknologi untuk memecahkan masalah ini.

Menanggapi klaim pemerintah bahwa sistem baru ini dapat memotong durasi rujukan, Edy berpendapat bahwa akar masalahnya terletak pada ketidaksinkronan sistem digital BPJS dengan alur internal rumah sakit.

“Saya pernah dapat aduan, ada pasien dapat slot jam 10 dari aplikasi, tapi tetap menunggu panjang karena poli tidak menyesuaikan. Kalau begini, digitalisasi hanya jadi etalase,” katanya.

Edy menegaskan bahwa transformasi rujukan tidak boleh berhenti pada istilah “kompetensi” semata.

“Esensi reformasi adalah memastikan pasien tidak tersesat, tidak dipingpong, dan tidak mengeluarkan biaya yang seharusnya ditanggung negara. Itu ukuran sederhana keberpihakan,” pungkasnya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Beri Dukungan Penuh Pembangunan Sekolah Rakyat di Tlogowungu

    DPRD Pati Beri Dukungan Penuh Pembangunan Sekolah Rakyat di Tlogowungu

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.292
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pati menyatakan sikap mendukung sepenuhnya rencana pembangunan Sekolah Rakyat yang berlokasi di Kecamatan Tlogowungu. Inisiatif dari pemerintah daerah ini dinilai mampu membuka akses pendidikan bagi warga yang kurang mampu, meskipun proses pembangunannya masih dalam tahap pengerjaan. Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Partai Gerindra, Irianto Budi […]

  • Jaga Situasi Aman dan Kondusif, Bupati Pati Sudewo Larang Takbir Keliling ?

    Jaga Situasi Aman dan Kondusif, Bupati Pati Sudewo Larang Takbir Keliling ?

    • calendar_month Sel, 18 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 287
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, mengajak masyarakat untuk memeriahkan malam takbir di masjid dan musala masing-masing, tanpa perlu melakukan takbir keliling. “Kami mengimbau agar malam takbir dilaksanakan di masjid di lingkungan masing-masing. Tidak perlu berkeliling di jalanan karena dapat berpotensi menimbulkan situasi yang kurang kondusif,” ujar Sudewo dalam acara tarawih keliling dan silaturahmi di Pendopo […]

  • Beasiswa Rp 1,9 Miliar Dorong Generasi Muda Pati Menuju Masa Depan Cerah

    Beasiswa Rp 1,9 Miliar Dorong Generasi Muda Pati Menuju Masa Depan Cerah

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 300
    • 0Komentar

    PATI – Kabupaten Pati menunjukkan komitmen kuatnya dalam memajukan pendidikan dengan penyaluran beasiswa senilai Rp 1,9 miliar kepada 194 mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Penyerahan beasiswa ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (28/7). Acara dihadiri Bupati Pati, Sudewo, beserta jajaran pejabat Pemkab Pati, perwakilan Bank Jateng, Baznas, dan […]

  • Road to Kilau Raya : Puncak Kemeriahan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 Bersama MNC TV

    Road to Kilau Raya : Puncak Kemeriahan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 Bersama MNC TV

    • calendar_month Ming, 30 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.002
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati bekerja sama dengan MNC TV menyajikan gelaran spektakuler Road To Kilau Raya Pati di Alun-Alun Pati pada Sabtu malam (29/8/2026). Acara ini menjadi penutup meriah rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 serta HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, dimeriahkan penampilan sederet seniman nasional. Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyampaikan […]

  • Akses Utama Desa Tempur Jepara Terputus Total Akibat Longsor, Warga Terisolir

    Akses Utama Desa Tempur Jepara Terputus Total Akibat Longsor, Warga Terisolir

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.618
    • 0Komentar

    JEPARA – Akses utama menuju Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara terputus total akibat kejadian tanah longsor pada hari Sabtu (10/1/2026). Desa yang terletak di lereng Pegunungan Muria ini kini terisolir, dengan jaringan listrik dan sinyal komunikasi juga terganggu. Kerusakan terjadi pada sebagian badan jalan, menghalangi segala bentuk kendaraan untuk masuk dan keluar dari desa. […]

  • Sungai Silugonggo Disulap Jadi Wisata Bestari, DPRD Pati Beri Apresiasi

    Sungai Silugonggo Disulap Jadi Wisata Bestari, DPRD Pati Beri Apresiasi

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 272
    • 0Komentar

    PATI – Desa-desa di Kabupaten Pati yang memiliki potensi wisata didorong untuk semakin aktif dalam pengembangannya. Hal ini seiring dengan munculnya kreativitas warga dalam memanfaatkan potensi desa menjadi destinasi wisata yang menarik. Salah satu contohnya adalah Desa Sugiharjo, Kecamatan Pati Kota, yang berhasil menyulap bantaran Sungai Silugonggo atau Sungai Juwana menjadi tempat wisata bernama “Wisata […]

expand_less