Breaking News
light_mode

Desa Kajen dan Ceritanya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 15 Sep 2020
  • visibility 240


Kajen sebuah desa kecil di Pati bagian utara. Desa dengan peninggalan sejarah dan budaya yang luar biasa. Terutama soal nilai-nilai luhur dari Mbah Ahmad Mutamakkin. Sang Wali yang sangat dihormati dan diteladani.  

PATI – Komunitas
Jelajah Pusaka Kajen memberanikan diri untuk mengikuti lomba cerita budaya
desaku yang diselenggarakan oleh Kemendikbud RI. Lomba
itu mengharuskan
pesertanya mengirimkan
materi dalam bentuk narasi tulis
yang dilengkapi foto
dan video
. Dengan materi tentang potensi budaya yang dimiliki oleh masing-masing desa.

Founder Komunitas Kadjen Heritage Trail, Mohammad Zuli
Rizal menjelaskan
, penentuan tema yang diangkat oleh Tim berdasar pada tema yang sudah ditentukan
oleh panitia “Potensi Budaya Desaku dan Pengembanganya”. Yakni
mencakup kekayaan sejarah di masa lampau, pengelolaan situs sejarah &
peninggalan di masa sekarang, dan bentuk pewarisan dari budaya leluhur untuk
generasi penerus.

Salah satu titik tekan yang menjadi garapan dari
komunitas yang sudah berdiri se
jak
tahun 2017 dan memiliki pengalaman menjadi tour guide
memandu tamu istimewa dari dalam maupun luar negeri untuk menelusuri tempat
ataupun situs benda dan bangunan peninggalan Mbah Ahmad Mutammakin ini adalah
Masjid Jami’ Kajen.

Masjid Jami’ Kajen sudah berumur 300 tahun lamanya.
Terdapat Mimbar, Papan Bersurat, Dairoh Dzikir, & peninggalan – peninggalan
lainnya dari Mbah Ahmad Mutamakkin yang masih terjaga keasliannya dan sarat
akan makna didalamnya.  

Seperti ukiran simbol Kuntul Nucuk Mbulan (Bangau mematuk
bulan) yang terpahat dalam mimbar Masjid, mengandung maksud doa dari Mbah Ahmad
Mutamakkin kepada keturunan baik secara darah maupun yang melanjutkan
perjuangannya, semoga mampu menggapai cita-cita mulia dan menjadi insan bersih
dengan semangat pantang menyerah. Bulan sendiri dimaknai sebagai pertanda
sebuah kemuliaan atau kebaikan dalam bentuk apapun. Sedangkan kuntul  mempunyai makna pencerahan dari segala hawa
nafsu – ahli tirakat dan orang yang nrimo ing pandum (menerima dengan ikhlas
apapun yang diberikan).

 Menurut Zuli, Mbah
Ahmad Mutamakkin adalah sosok ulama’ yang tidak hanya ahli dalam keagamaan
saja, tetapi sangat lihai dan peka terhadap seni. Darah seniman
mengalir dalam diri
beliau. Hal tersebut dapat disaksikan secara nyata dalam bangunan masjid yang
beliau buat dengan desain interior begitu indah dan estetik.



 “Dalam penggarapan
film pendek atau video ini maupun narasi dan foto untuk mengikuti lomba, kami
mencoba merangkul semua elemen yang ada di Desa Kajen. Seperti IPNU KAJEN,
Islamic Center Masjid Kajen, Pemerintah Desa, dan ormas – ormas lainnya.
Jadinya, kita bersinergi bersama untuk mengharumkan Desa Kajen tercinta dalam
rangka mencoba mengenalkan kekayaan – kekayaan sejarah dan kebudayaannya,” ujar
Zuli di kediamannya di Desa Kajen, Margoyoso, Pati,
pertengahan September 2020.

“Kami berharap, untuk keberlanjutan dari ikhtiar bersama
ini nanti pada waktunya akan membuahkan hasil yang selama ini diimpikan –
impikan, yaitu berdirinya Museum Kebudayaan Kajen. Sehingga ada wadah sejarah
untuk peninggalan artefak Mbah Ahmad Mutammakin dan peninggalan kerajaan islam,
salah satunya Kerajaan Pajang. Keberadaan museum nantinya akan lebih memudahkan
para wisatawan dan peneliti sejarah mempelajari peninggalan benda kebudayaan
tersebut,

jelasnya. (hus)

Adapun video berupa film pendek yang berjudul “Mimpi
Besar untuk Desa Kecil Kajen”
bisa ditonton pada link YouTube : Cerita
Budaya Desaku : KAJEN KAB. PATI atau dapat diakses pada Chanel YouTube Jelajah
Pusaka Kajen #KadjenHeritageTrail
 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Jateng Klarifikasi Pernyataan Terkait 11 Ormas yang Teridentifikasi Terkait Premanisme

    Polda Jateng Klarifikasi Pernyataan Terkait 11 Ormas yang Teridentifikasi Terkait Premanisme

    • calendar_month Jum, 6 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 231
    • 0Komentar

    BOYOLALI – Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Latif Usman, memberikan klarifikasi terkait pernyataan Polda Jateng sebelumnya yang menyebutkan 11 ormas teridentifikasi terkait aksi premanisme dalam Operasi Aman Candi 2025. Klarifikasi ini disampaikan menyusul keberatan dari sejumlah ormas. Dalam konferensi pers di Boyolali, Kamis (5/6/2025), Brigjen Latif Usman menjelaskan bahwa pernyataan sebelumnya yang menyebut 11 ormas terafiliasi […]

  • Tangkal Hoaks, Begini Caranya

    Tangkal Hoaks, Begini Caranya

    • calendar_month Jum, 30 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 185
    • 0Komentar

    SUMBER : BINTANG.COM Lingkar Muria, PATI – Komisi Penyiaran Daerah Indonesia (KPID) Jawa Tengah, mendorong masyarakat untuk menjadi konsumen media yang cerdas dan kritis. Hal itu lantaran banyaknya siaran media yang kurang mendidik. Terlebih banyaknya informasi yang hoaks atau tidak benar. Demikian dikemukakan komisioner KPID Jawa Tengah Tazkiyyatul Muthmainnah, dalam kegiatan literasi media di ruang […]

  • Bupati Pati Semarakkan CFD, Targetkan Ekspansi ke Destinasi Wisata

    Bupati Pati Semarakkan CFD, Targetkan Ekspansi ke Destinasi Wisata

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 217
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, turut memeriahkan Car Free Day (CFD) di Pati Kota, Minggu (22/6). Kegiatan rutin dua pekan sekali ini semakin ramai dengan partisipasi masyarakat, pelaku UMKM, dan beragam pertunjukan seni. Didampingi istri dan Wakil Bupati, Sudewo mengapresiasi antusiasme warga yang terus meningkat. “Car Free Day hari ini yang keempat sejak kami laksanakan […]

  • Fraksi PDIP Pati Tegaskan Komitmen di Pansus Hak Angket DPRD Pati, Sudi Rustanto Ditunjuk

    Fraksi PDIP Pati Tegaskan Komitmen di Pansus Hak Angket DPRD Pati, Sudi Rustanto Ditunjuk

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 231
    • 0Komentar

    PATI – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pati telah resmi menunjuk Sudi Rustanto sebagai pengganti Joko Wahyudi dalam keanggotaan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket. Keputusan ini diambil dalam rapat internal fraksi yang digelar pada Senin (22/9/2025), sebagai respons terhadap tuntutan Masyarakat Pati Bersatu yang sebelumnya berunjuk rasa pada Jumat (19/9/2025). Salah satu tuntutan utama dari […]

  • Bupati Jepara Targetkan Puskesmas Genjot Vaksinasi

    Bupati Jepara Targetkan Puskesmas Genjot Vaksinasi

    • calendar_month Jum, 9 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 248
    • 0Komentar

      Bupati Jepara Dian Kristiandi Percepatan vaksinasi ke masyarakat harus dilakukan. Bupati Jepara meminta agar puskesmas menggenjot cakupan vaksinasi lebih luas lagi. JEPARA – Bupati Jepara Dian Kristiandi terus berupaya menangani pandemi Covid-19. Pihaknya meminta puskesmas menggenjot cakupan vaksinasi Covid-19 ke masyarakat. Dengan sasaran vaksinasi yang lebih luas kepada masyarakat umum. Hal ini disampaikan oleh […]

  • Carut-Marut ; Indonesia Butuh Asupan Cinta

    Carut-Marut ; Indonesia Butuh Asupan Cinta

    • calendar_month Sab, 19 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 202
    • 0Komentar

    PATI – Di edisi ke 77, persoalan kebangsaan Indonesia menjadi sorotan lagi. Ngaji budaya yang diselenggarakan di Rumah Adab Indonesia Mulia itu mengambil tema Jalan Cinta Sabtu (12/5/2018) malam lalu.  Pengasuh Suluk Maleman, Anis Sholeh Ba’asyin membukan diskusi ngaji budaya malam itu dengan kegelisahan potret kebangsaan saat ini. Menurutnya, perbincangan mengenai cinta semakin hilang dan bahkan […]

expand_less