Breaking News
light_mode

Khitan Gratis untuk Warga Kurang Mampu dari Lazisnu Pucakwangi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 28 Jun 2021
  • visibility 199

 

Program khitan gratis untuk anak dari keluarga kurang mampu di Pucakwangi, Pati. Ini merupakan program kerja bareng Lazisnu dan Rumah Khitan As Syifa.

Anak-anak kecil itu nampak ceria. Mereka
baru saja dikhitan gratis. Khitan ini disponsori penuh Lazisnu Pucakwangi yang
bekerja sama dengan Rumah Khitan As Syifa, Tegalwero Pucakwangi.

PATI, Pucakwangi – Khitan gratis
merupakan program dari Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama
(Lazisnu) Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati melalui NU Care. Kegiatan itu
dalam rangka memberikan bantuan sosial kepada keluarga kurang mampu. 

Semenjak diluncurkan pada
awal tahun ini, program tersebut telah menangani belasan anak untuk dikhitankan
tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun. Program khitan gratis ini telah
mendapatkan sambutan baik masyarakat di wilayahnya. 

“Tak hanya membebaskan
seluruh biaya khitan lengkap dengan obat-obatnya, NU Care juga menyiapkan
sarana transportasi,  yakni mobil layanan umat yang lebih dulu kami
kelola. Mobil tersebut dibeli dari dana umat yang dihimpun dari donatur yang
ada di ranting. Armada kami siap menjemput dari rumahnya untuk dikhitan
kemudian diantar pulang kembali,” terang Ketua Lazisnu Pucakwangi Ahmad Rozi,
dalam rilis yang diterima Lingkar Muria, (28/6/2021).

Rozi menjelaskan, program
tersebut tak akan terlaksana tanpa dukungan dari banyak pihak. Baik para
relawan maupun donatur yang menitipkan sumbangan untuk keberlangsungan
programnya.

“Biaya mengkhitankan anak
tidak bisa dibilang sedikit. Belum tentu semua keluarga mampu menanggung saat
waktunya anak dikhitankan,” kata dia.

Koordinator relawan NU Care
Pucakwangi Syaiful Ma’arif menambahkan, keluarga calon peserta bisa mengikuti
program itu dengan cara sederhana, yakni pihak keluarga mendaftarkan diri
kepada pengurus ranting NU setempat  dengan menyetorkan nama calon
peserta, alamat lengkap dan identitas kedua orang tua.

“Kriterianya satu, untuk
keluarga tidak mampu. Pengurus ranting yang lebih memahami situasi di
wilayahnya. Melalui mereka, kita bisa mendapatkan rekomendasi dan informasi
tentang keadaan keluarga yang bersangkutan. Hal ini dilakukan agar program bisa
berjalan tepat sasaran,” ungkap dia.

Berbeda dengan program
khitan massal, peserta yang telah terdaftar dapat memilih hari baik sesuai
dengan keinginan keluarga bersangkutan. Maka pihaknya membuka kesempatan
tersebut seluas-luasnya untuk diakses masyarakat. 

Ia menyebut, untuk
sementara program khitan gratis akan dijalankan selama 1 tahun ke depan.
Kemudian pihaknya akan melakukan evaluasi terkait efisiensi dan kondisi
pendanaan dari para donatur pendukung. 

“Kegiatan ini akan
dievaluasi lagi nanti setelah satu tahun. Sebab berhubungan dengan prioritas
dari manajemen Lazisnu dan juga keterlibatan para dermawan yang ada,” tandas
dia. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kimberly Finalis Puteri Batik Remaja Nasional, dapat Dukungan Wakil Ketua MPR RI

    Kimberly Finalis Puteri Batik Remaja Nasional, dapat Dukungan Wakil Ketua MPR RI

    • calendar_month Jum, 28 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 183
    • 0Komentar

      Kimberly  Semangat anak muda yang satu ini patut ditiru, Kimberly, pelajar dari SMA Negeri 1 Jepara ini menekuni dunia modelling dengan baik. Membawanya meraih sejumlah prestasi membanggakan.  JEPARA – Gadis bernama lengkap Kimberly Christabelle Singgih ini konsisten menekuni dunia modelling. Kimberly mulai hobi modelling ini sejak masuk di bangku SMA. Gadis asal Kelurahan Panggang […]

  • DPRD Pati : Harus Ada Pendampingan Pertanian Modern

    DPRD Pati : Harus Ada Pendampingan Pertanian Modern

    • calendar_month Jum, 27 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 239
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Warsiti, menekankan perlunya pendampingan dan pelatihan bagi para petani untuk membantu mereka mengadopsi praktik pertanian modern yang berkelanjutan. “Sosialisasi dan pelatihan tentang teknik pertanian modern sangat penting untuk meningkatkan produktivitas,” tegasnya. Warsiti, yang sebelumnya menjabat di Komisi A DPRD Pati, juga meminta pemerintah untuk memperhatikan infrastruktur pertanian, seperti irigasi dan […]

  • Peserta BPJS PBI Banyak yang Dinonaktifkan, Komisi D DPRD Pati Pastikan Adanya Solusi

    Peserta BPJS PBI Banyak yang Dinonaktifkan, Komisi D DPRD Pati Pastikan Adanya Solusi

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.115
    • 0Komentar

    PATI – Masih hangat diperbincangkan terkait penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang menyentuh angka puluhan ribu di Kabupaten Pati. Menanggapi keresahan masyarakat, Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, memastikan bahwa pihaknya bersama eksekutif sedang berupaya maksimal mencari jalan keluar atas masalah ini. Teguh menjelaskan, saat ini sudah terjalin komunikasi […]

  • Rebut Emas SEA Games Timnas Indonesia Bantai Thailand 5 – 2

    Rebut Emas SEA Games Timnas Indonesia Bantai Thailand 5 – 2

    • calendar_month Sel, 16 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Irfan Jauhari / Doc PSSI KAMBOJA – Timnas Indonesia berhasil meraih medali emas cabor sepak bola SEA Games 2023, (16/5/2023). Kemenangan dramatis diraih anak asuh Indra Sjafri. Rizky Ridho dkk berhasil membantai Thailand dengan skor akhir 5 – 2 melalui babak extra time. Sebelumnya Timnas Indonesia hampir memastikan medali emas di waktu normal 90 menit […]

  • Tanggul Jebol, Dua Desa di Batangan Pati Terendam Banjir: 700 Rumah Warga Terdampak

    Tanggul Jebol, Dua Desa di Batangan Pati Terendam Banjir: 700 Rumah Warga Terdampak

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 371
    • 0Komentar

    PATI – Hujan deras yang mengguyur selama tiga hari berturut-turut mengakibatkan banjir di dua desa di Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Akibatnya, sekitar 700 rumah warga di Desa Ketitangwetan dan Desa Raci terendam air setelah dua titik tanggul Sungai Widodaren jebol karena tak mampu menampung debit air yang tinggi. Banjir melanda Desa Ketitangwetan pada […]

  • Hasto Utomo Jelaskan Alasan DPUTR Pati Merevisi Desain Bahu Jalan RSUD Kayen

    Hasto Utomo Jelaskan Alasan DPUTR Pati Merevisi Desain Bahu Jalan RSUD Kayen

    • calendar_month Sab, 11 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.850
    • 0Komentar

    PATI – Menyusul adanya peningkatan biaya bahan bangunan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati melakukan penyesuaian desain pada pekerjaan pembangunan bahu jalan di ruas Jalan Kawedanan, Kota Kayen. Keputusan ini diambil agar seluruh target panjang penanganan jalan dapat tercapai meskipun anggaran yang tersedia mengalami keterbatasan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang […]

expand_less