Breaking News
light_mode

MBG di Brebes Bermasalah, Edy Wuryanto Desak Standar Keamanan Pangan Diperketat

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
  • visibility 51

BREBES – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, dari Fraksi PDI Perjuangan, mengecam keras polemik yang muncul akibat surat pernyataan kontroversial dari MTs Negeri 2 Brebes terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Surat tersebut menuai reaksi negatif karena dianggap memberatkan orang tua siswa, dengan adanya klausul yang membebaskan sekolah dari tanggung jawab jika terjadi keracunan, serta mewajibkan penggantian wadah makan yang rusak seharga Rp80 ribu.

“Surat pernyataan itu jelas tidak bisa diterima. Keamanan dan kesehatan anak-anak adalah prioritas utama yang tidak bisa dikompromikan,” ujar Edy Wuryanto dalam keterangannya.

“Kita semua mendukung Program Makan Bergizi Gratis, tetapi jangan sampai implementasinya justru menimbulkan keresahan di masyarakat. Program ini seharusnya memberikan rasa aman dan nyaman, bukan malah menjadi beban tambahan bagi orang tua,” imbuhnya.

Politisi PDI Perjuangan tersebut menegaskan bahwa pencabutan surat pernyataan tersebut adalah langkah yang tepat. Namun, ia mengingatkan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Menurutnya, pemerintah harus memastikan bahwa setiap penyedia makanan dalam program MBG memenuhi standar keamanan pangan yang ketat.

“Pemerintah wajib memastikan bahwa makanan yang diberikan kepada anak-anak benar-benar aman dan bergizi. Sertifikasi dan pengawasan yang ketat adalah kunci untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, legislator dari Dapil Jawa Tengah III ini menyatakan bahwa negara harus hadir secara penuh dalam menjamin keamanan program MBG.

Ia menekankan bahwa jika terjadi kasus keracunan, seluruh biaya pengobatan harus ditanggung oleh pemerintah, bukan oleh orang tua atau pihak sekolah.

“Negara tidak boleh lepas tangan dalam hal ini. Jika ada anak yang keracunan akibat program ini, pemerintah harus bertanggung jawab penuh,” tandasnya.

Edy juga mendorong adanya keterlibatan aktif dari Puskesmas, tenaga gizi, dan petugas kesehatan lingkungan dalam mengawasi distribusi makanan di sekolah-sekolah.

Hal ini bertujuan untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan yang dikonsumsi oleh para siswa.

“Kita harus melibatkan semua pihak terkait untuk memastikan bahwa program ini berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Jangan sampai niat baik untuk meningkatkan gizi anak-anak justru menjadi bumerang,” pungkasnya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komunitas LITBAR:  Berjuang Melawan Adiksi Gawai Lewat Literasi

    Komunitas LITBAR: Berjuang Melawan Adiksi Gawai Lewat Literasi

    • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 87
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah komunitas literasi di Pati, Litbar, berhasil mengurangi ketergantungan anak-anak pada gawai dengan cara yang unik dan inspiratif. Mereka menggelar sekolah literasi yang membimbing anak-anak sekolah dasar untuk menciptakan dan menerbitkan buku cerita mereka sendiri. Hasilnya? Sebuah buku berjudul “Petualangan dalam Kabut Misteri” yang diluncurkan dengan penuh semangat oleh para siswa SDIT Bias […]

  • Bupati Pati Tanggapi Aksi 13 Agustus: Hormati Hak Angket DPRD, Ajak Warga Bersatu

    Bupati Pati Tanggapi Aksi 13 Agustus: Hormati Hak Angket DPRD, Ajak Warga Bersatu

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 81
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, menyampaikan pernyataan resmi setelah aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Pendopo Kabupaten Pati pada 13 Agustus. Ia menyatakan bahwa situasi secara umum telah kondusif dan massa aksi telah membubarkan diri. “Saya kira sudah berhenti, begitu ya. Sudah lengang di mana-mana, tapi masih sebagian kecil yang berada di depan, tapi […]

  • Relawan Dukung Bambang Pacul Nyalon Gubernur Jateng 2024

    Relawan Dukung Bambang Pacul Nyalon Gubernur Jateng 2024

    • calendar_month Rab, 22 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 60
    • 0Komentar

    PATI – Relawan yang mengatasnamakan Relawan Mas Patjul Kabupaten Pati secara resmi mendeklarasikan dukungan mereka kepada Bambang Wuryanto atau yang akrab disapa Bambang Patjul sebagai Bakal Calon Gubernur Jawa Tengah dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Bertempat di Rumah Pemenangan di Desa Puri dan dihadiri oleh puluhan Relawan Mas Patjul pada hari Rabu (22/5/2024) pukul […]

  • Musda DPD KNPI Pati Digelar, Noval Utoyo Aji Terpilih Secara Aklamasi

    Musda DPD KNPI Pati Digelar, Noval Utoyo Aji Terpilih Secara Aklamasi

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 914
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pati menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) pada hari Kamis, 4 Desember 2025. Kegiatan ini berperan sebagai wadah krusial bagi lembaga kepemudaan di Pati guna menetapkan arah kepemimpinan baru serta memilih Ketua DPD KNPI Pati periode 2025–2028. Musda yang diikuti oleh 28 Organisasi Kepemudaan (OKP) […]

  • Ipan dan Ipin Ditangkap Polisi Setelah Melarikan Diri dari Kasus Pengeroyokan

    Ipan dan Ipin Ditangkap Polisi Setelah Melarikan Diri dari Kasus Pengeroyokan

    • calendar_month Sel, 2 Apr 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 108
    • 0Komentar

    PATI – Sepasang saudara kembar yang bernama Ipan dan Ipin ditangkap oleh polisi setelah buron selama tiga bulan. Kedua pria berusia 21 tahun itu masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) unit Reskrim Polsek Sukolilo Polresta Pati atas kasus pengeroyokan terhadap Ikhsanudin Ilham Affandi (23), seorang warga Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo. Kejadian pengeroyokan tersebut terjadi pada Sabtu […]

  • Menyantap Pecok Cambah dan Docang Pe, Hidangan Lezat Khas Pesisir Pati Utara

    Menyantap Pecok Cambah dan Docang Pe, Hidangan Lezat Khas Pesisir Pati Utara

    • calendar_month Sel, 8 Apr 2025
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 77
    • 0Komentar

    PATI – Wilayah pesisir di Pati Utara menyimpan kekayaan kuliner khas yang menggugah selera. Di antaranya adalah pecok cambah dan docang pe, dua sajian tradisional yang unik dan jarang ditemukan di daerah lain. Kedua hidangan ini menawarkan cita rasa yang berbeda dari masakan khas Lebaran seperti opor atau semur yang biasanya berbahan santan. Pecok cambah […]

expand_less