Breaking News
light_mode

Kepincut Menulis Buku karena Gus Zainul Milal Bizawie

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 7 Jul 2021
  • visibility 151

 

Zainal Abidin Sueb

Di tengah pandemi Covid-19, berbagai  aktivitas masyarakat serba dibatasi. Meski
demikian, kondisi yang terbatas justru memicu Zainal Abidin Sueb untuk
produktif, salah satunya dengan menulis buku. Sabtu (26/6/2021) lalu ia telah
meluncurkan sebuah buku dengan judul “Mushaf Nusantara: Jejak, Ragam, dan
Para Penjaganya”. 

Pemuda kelahiran Pati, 24 Mei
1998, asal Desa Lahar, Kecamatan Tlogowungu, Pati ini memang bercita-cita
menjadi penulis sebelum kuliah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Sejak di bangku Aliyah, ia
mengasah kemampuan menulisnya di majalah Experience MA Salafiyah Kajen,
Margoyoso. Zainal Abidin Sueb mengaku terinspirasi untuk menulis buku saat
menghadiri acara bedah buku Syekh Mutamakkin karangan Gus Zainul Milal Bizawie,
salah satu keluarga Salafiyah Kajen yang kini aktif mengembangkan Islam
Nusantara Center Jakarta.

“Ketika itu saya masih kelas
2 Aliyah,” ujar dia.

Zainal juga beruntung saat Aliyah
tergabung dalam ekstra Teasa (Teater Salafiyah). Di ekstrakurikuler itu, ia
beberapa kali membaca dan berlatih menulis sastra seperti puisi dan cerpen.

Untuk diketahui, santri dari
Pesantren Salafiyah Kajen ini telah banyak berprestasi di dalam dunia
pernaskahan. Ia pernah menjadi juara harapan 3 khat Naskh tingkat Nasional
di  Jombang 2018 lalu. Selain itu dia
juga meraih Student Achievment sebagai penulis Replika Naskah manuskrip Ilmu
Tauhid A.129 Perpustakaan Nasional RI (2020).

Santri asal Desa Lahar Kecamatan
Tlogowungu ini juga menjadi mahasiswa beprestasi di bidang non akademik. Ia
juga merupakan pelukis kaligrafi dan sejumlah naskah keislaman.

Adapun karya-karyanya juga telah
diarsipkan di Perpustakaan Nasional RI. Tercatat, dirinya pernah menulis
replika Naskah Manuskrip Bustanus Salatin, naskah manuskrip replika Serat Jaka
Semangun BR.41 dan replika Naskah manuskrip Ilmu Tauhid A.129 Perpustakaan
Nasional RI 2019.

Berkat menekuni manuskrip ia juga
pernah menjadi presentator International Conference di Radboud University
Belanda pada Juni 2019 lalau dengan menuliskan karya dari Kiai Sanusi dari
tanah Pasundan. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Minta Pemkab Perbaiki Alun-alun Kembang Joyo agar Tak Sepi Pengunjung

    DPRD Pati Minta Pemkab Perbaiki Alun-alun Kembang Joyo agar Tak Sepi Pengunjung

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.845
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengajak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk mendukung revitalisasi Alun-alun Kembang Joyo di Kelurahan Kalidoro, Kecamatan Pati. Tujuan utama adalah agar kawasan yang pernah ramai tersebut tidak terus ditinggalkan oleh masyarakat dan para pedagang. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati Joni Kurnianto mengungkapkan bahwa kondisi kawasan saat ini […]

  • Kuat Hermawan Santoso Kornas Relawan Bolone Masse hadir di acara dukungan Gibran sebagai cawapres di GOR Pati.

    Kiai dan Santri di Pati Dukung Gibran Jadi Cawapres

    • calendar_month Sen, 25 Sep 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Organisasi yang beranggotakan kiai dan santri di Pati yang terhimpun dalam Jam’iyyah Kiai Santri Pesantren Nusantara (JKSPN) mendeklarasikan dukungan terhadap Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden (Cawapres) pada Pemilu 2024.

  • Pendapatan Daerah Masih Tergantung Pusat, DPRD Pati Minta Genjot PAD

    Pendapatan Daerah Masih Tergantung Pusat, DPRD Pati Minta Genjot PAD

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 152
    • 0Komentar

    PATI – Hardi, anggota DPRD Pati dari Fraksi Gerindra, menyoroti tingginya ketergantungan Kabupaten Pati terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. Berdasarkan data yang dihimpun, proporsi dana transfer terhadap pendapatan Kabupaten Pati selalu berada di atas 50% sejak tahun 2011 hingga tahun 2023, dengan rata-rata mencapai 72,38%. “Kondisi ini menunjukkan bahwa Kabupaten Pati memiliki tingkat ketergantungan […]

  • Alexis Gomes pemain asing Persijap Jepara dari Argentina.

    Persijap Jepara Resmi Rekrut Tiga Pemain Asing dari Amerika Latin untuk Liga 1 2025/2026

    • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 258
    • 0Komentar

    JEPARA – Menjelang kompetisi Liga 1 musim 2025/2026, manajemen Persijap Jepara resmi mengumumkan tiga pemain asing anyar untuk memperkuat skuad Laskar Kalinyamat. Ketiganya berasal dari benua Amerika Latin, yakni dua pemain asal Brasil dan satu pemain asal Argentina. Dua dari pemain tersebut sebelumnya telah mencicipi atmosfer kompetisi Liga 2 Indonesia, sedangkan satu lainnya merupakan rekrutan […]

  • DPRD Pati Minta Pemkab Serius Atasi Masalah Pengangguran

    DPRD Pati Minta Pemkab Serius Atasi Masalah Pengangguran

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 222
    • 0Komentar

    PATI – Tingginya angka pengangguran di Kabupaten Pati menjadi perhatian serius bagi anggota DPRD Pati, Muntamah. Ia mendesak Pemerintah Kabupaten Pati untuk segera mencari solusi mengatasi permasalahan ini. Muntamah menyoroti jumlah lapangan kerja yang tidak sebanding dengan jumlah lulusan baru yang siap bekerja setiap tahunnya. “Setiap tahun ada banyak lulusan baru yang siap kerja, namun […]

  • Fraksi PKB Pati Desak RPJMD 2025-2029 Perhatikan Pendidikan Keagamaan dan Pesantren

    Fraksi PKB Pati Desak RPJMD 2025-2029 Perhatikan Pendidikan Keagamaan dan Pesantren

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 205
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, mendesak agar Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati tahun 2025-2029 memberikan perhatian khusus pada pendidikan keagamaan, khususnya pondok pesantren. Hal ini disampaikan Muntamah dengan mempertimbangkan kontribusi besar pesantren dalam pembangunan daerah dan sejalan dengan Peraturan Daerah (Perda) Fasilitasi Pengembangan Pesantren. Muntamah menekankan pentingnya pengakuan […]

expand_less