Breaking News
light_mode

Pemuda di Pati Gelar Razia Perut Lapar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 29 Jul 2021
  • visibility 156

 

Sambil
ngritik kebijakan PPKM dari pemerintah, pemuda di Kota Pati ini membagi-bagikan
makanan gratis. Kegiatan itu bertajuk razia orang lapar.

PATI – Sekelompok
pemuda di Kabupaten Pati menuntut pemerintah, khususnya Pemerintah Kabupaten
Pati, agar solutif dalam memberikan jalan keluar terhadap kebijakan
perpanjangan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Menurut mereka,
perpanjangan PPKM kurang memberikan solusi. Dengan adanya perpanjangan
kebijakan ini, ekonomi rakyat kecil semakin mengalami kesulitan.

Koordinator Pemuda Pati
Peduli Raul Fatahillah mengungkapkan masyarakat 
meminta Pemkab Pati lebih berfikir bila ingin memberlakukan kebijakan.
Ia memahami perpanjangan PPKM merupakan kewenangan pemerintah pusat. Namun
menurutnya, implementasi di daerah dapat dijalankan dengan mengakomodir
kepentingan masyarakat kecil.

“Harapan kami untuk
pemkab Pati lebih solutif. Untuk membuat perpanjangan ya monggo dilakukan
tetapi ya dipikir juga yang berjualan itu belum makan mbuk yo dipikir seperti
itu,” jelasnya.

Kegiatan bagi-bagi makanan gratis yang bertajuk razia perut lapar oleh sekelompok anak muda Pati.

Para pemuda ini pun tidak
hanya pandai mengkritik. Mereka juga melakukan langkah untuk meringankan beban
masyarakat kecil. Meraka melakukan aksi bagi-bagi makanan dengan sasaran orang
kecil.

“Acara hari ini dalam
rangka razia orang-orang yang perutnya kelaparan mas. Untuk mereka yang beli
beras kesulitan untuk memberikan makanan siap saji yang siap disantap,”
kata Raul.

Pihaknya membagikan
berbagai makanan seperti roti, nasi bungkus, minuman dan berbagai makanan
lainnya. Untuk lokasi, mereka mengelilingi Kecamatan Pati Kota dengan
menggunakan motor.

“Hari ini kita bagikan
roti, nasi bungkus, teh yang siap dimakan langsung. Lokasi kita muter di Kota
Pati. Jadwal kegiatan kita tergantung ada donaturnya,” tuturnya.

“Sasaran kita seperti
orang parkir, pemulung, ODGJ dan golongan masyarakat kecil lainnya,”
tandasnya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kyai Mutamakkin dan Corak Islam di Nusantara Sebelum Abad ke-20

    Kyai Mutamakkin dan Corak Islam di Nusantara Sebelum Abad ke-20

    • calendar_month Jum, 20 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Masjid Kajen merupakan peninggalan Mbah Mutamakkin. Oleh Ulil Abshar Abdalla Bulan Sura punya makna yang khusus bagi komunitas Muslim di Nusantara, termasuk Jawa. Banyak ritual slametan dan haul yang berlangsung pada bulan ini, antara lain haulnya seorang wali yang amat populer di kawasan Pati (Jawa Tengah) dan sekitarnya, yaitu Kiai Mutamakkin. Atau dikenal di daerah […]

  • Persipa Pati Kembali Terpuruk, Takluk 2-0 dari Persekat Tegal

    Persipa Pati Kembali Terpuruk, Takluk 2-0 dari Persekat Tegal

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 161
    • 0Komentar

    OLAHRAGA- Persipa Pati kembali menelan kekalahan di lanjutan Liga 2 2024/2025. Kali ini, Laskar Saridin harus mengakui keunggulan tuan rumah Persekat Tegal dengan skor 2-0 di Stadion Trisanja, Tegal, Rabu (20/9/2024) sore. Kekalahan ini menjadi catatan buruk bagi Persipa Pati di awal musim yang belum pernah sekalipun meraih kemenangan. Dua gol Persekat Tegal tercipta di […]

  • Ketua DPRD Pati: Sengketa Lahan Pundenrejo Harus Segera Diselesaikan

    Ketua DPRD Pati: Sengketa Lahan Pundenrejo Harus Segera Diselesaikan

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 165
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak penyelesaian sengketa lahan antara Gerakan Masyarakat Pundenrejo (Germapun) dan PT LPI PG Pakis Baru di Desa Pundenrejo, Kecamatan Tayu. Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menyatakan keprihatinan dan harapannya agar permasalahan ini segera menemukan titik terang. “Kami di DPRD Pati sangat memperhatikan sengketa lahan ini. Ketidakpastian […]

  • Usia 68 Tahun, Wis Wayahe Persipa Jaya

    Usia 68 Tahun, Wis Wayahe Persipa Jaya

    • calendar_month Ming, 21 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Persipa bukan kesebelasan kemarin sore. Usianya sudah 68 tahun. Persipa terbentuk 19 April 1951 silam. Namun di usianya yang sudah dewasa nan matang tersebut, Persipa belum berprestasi apa-apa. Ketua Umum Persipa, Saiful Arifin mengungkapkan hal tersebut di momen syukuran ulang tahun yang digelar di lantai 11 The Safin Hotel Jumat (19/4/2019) malam. ”Persipa sudah dewas […]

  • Mayat Berpakaian Dinas PSDA Ditemukan di Sungai Jeratun Soluna Sukolilo

    Mayat Berpakaian Dinas PSDA Ditemukan di Sungai Jeratun Soluna Sukolilo

    • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 176
    • 0Komentar

    PATI – Warga Desa Wegil, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati digegerkan penemuan mayat tanpa identitas di pintu air Sungai Jeratun Soluna, Kamis (27/3/2025) pagi. Polresta Pati langsung menangani kasus ini untuk mengungkap identitas dan penyebab kematian korban. Penemuan bermula ketika Sawi Kasmidi (77) membersihkan sampah sekitar pukul 07.30 WIB. Ia melihat sesosok tubuh mengambang, awalnya dikira […]

  • Pemain Persijap Belum di Level Super League

    Pemain Persijap Belum di Level Super League

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 831
    • 0Komentar

    JEPARA – Persijap Jepara kembali takluk atas tamunya Semen Padang dengan skor 1-2 di Stadion Gelora Bumi Kartini (20/11/2025). Kekalahan ini terus menambah daftar panjang hasil negatif Laksar Kalinyamat. Total dari 12 pertandingan yang telah dilakoni, Persijap hanya mampu meraih 2 kemenangan, 2 hasil seri dan 8 kali kalah. Hasil yang membuat Persijap Jepara terpuruk […]

expand_less