Breaking News
light_mode

Petani Lesu, Cabai Merah Cuma 5 Ribu

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 3 Agu 2021
  • visibility 243

 

Salah seorang petani cabai dari Desa Sidoarjo Kecamatan Wedarijaksa, Pati.


PATI – Harga cabai
anjlok di tingkat petani. Dari yang pernah 30 ribu perkilogram menjadi 5 ribu.
Hal ini seperti yang dialami petani cabai di Desa Sidoarjo Kecamatan
Wedarijaksa, Kabupaten Pati.

Salah seorang petabi cabai,
Wario mengatakan, petani merugi pada masa panen kali ini. Bahkan karena
rendahnya harga di pasaran, para petani enggan memanen dan membiarkan tanaman
cabainya mati.

“Gimana lagi dijual
kemana-mana pada enggak mau. Kita biarkan saja, sampai kering tidak disiram,
kalau perlu kita buang saja,” ujar warga Desa Sidoarjo, Kecamatan
Wedarijaksa ini, Selasa (3/8/2021).

Sebelumnya petani cabai
bisa tersenyum sumringah pada bulan Mei lalu. Mengingat saat itu, harga cabai
merah mencapai record tertinggi diangka 30 ribu perkilogram. Namun sekarang,
Waryo hanya bisa menghela napas karena harga cabai jatuh.

“Cabai merah anjlok
habis-habisan saat ini, murah sekali 5 ribu. Dulunya itu bisa sampai 27-30
ribu, habis itu turun jadi 15 ribu dan sekarang cuman 5 ribu. Harga segitu
kayak petani enggak dapat apa-apa, malah rugi, modal enggak balik,”
ungkapnya lesu.

Idealnya, imbuh Waryo,
harga cabai merah di atas Rp10.000 perkilogram. Baru petani mendapatkan
keuntungan dari kerja kerasnya. Namun dengan di harga yang sekarang, petani
hanya bisa pasrah dan berharap pemerintah mengambil untuk menyetabilkan harga
di pasaran.

“Minimal harga 10
ribu, meski keuntungannya tipis. Biaya operasional kayak pemupukan,
penyemprotan, belum lagi tenaga dan biaya. Modal per hektare itu15 juta lebih.
Petani enggak bisa apa-apa sekarang,” terangnya.

Anjloknya harga cabai
merah, diduga merupakan dampak dari pemberlakukan pembatasan kegiatan
masyarakat (PPKM). Lantaran di sejumlah titik terjadi penyekatan, sehingga mengakibatkan
pendistribusian terhambat. Padahal bumbu dapur seperti cabai harus cepat
didistribusikan agar tidak busuk. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Targetkan Raperda Perlindungan Petani Rampung Tahun 2025

    DPRD Pati Targetkan Raperda Perlindungan Petani Rampung Tahun 2025

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 171
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menyatakan bahwa Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani ditargetkan selesai pada tahun 2025. Ia menekankan bahwa peraturan ini sangat penting untuk melindungi kepentingan para petani di Pati. Raperda tersebut telah melalui tahap pembahasan di DPRD dan akan segera dikonsultasikan dengan pemerintah provinsi untuk proses selanjutnya. Setelah mendapat persetujuan […]

  • Ikan Bandeng, Rasa dan Khasiatnya

    Ikan Bandeng, Rasa dan Khasiatnya

    • calendar_month Jum, 29 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Di balik duri lembutnya yang sangat banyak, Ikan Bandeng memiliki rasa yang nikmat. Selain nikmat juga berkhasiat. Lengkap kan. Berikut redaksi akan merangkum khasiat dari ikan yang hidup di air payau ini. Dikutip dari Lifestyle Kompas, Ikan Bandeng merupakan salah satu makanan yang biasa ditemui kala perayaan Tahun Baru Imlek dan terutama disajikan oleh warga […]

  • DPRD Pati Desak Pemkab Rampungkan Pembangunan Jalan di Wilayah Utara

    DPRD Pati Desak Pemkab Rampungkan Pembangunan Jalan di Wilayah Utara

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.077
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati agar segera merampungkan perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah utara. Menurutnya, kondisi jalan di kawasan tersebut masih memerlukan perhatian serius. Politisi Fraksi PDIP ini menegaskan, masih banyak titik di wilayah utara yang kondisinya memprihatinkan dan harus segera ditindaklanjuti. “Masalah jalan […]

  • Peringati Proklamasi Dongengkan Sejarah Perjuangan kepada Pelajar

    Peringati Proklamasi Dongengkan Sejarah Perjuangan kepada Pelajar

    • calendar_month Sab, 18 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 221
    • 0Komentar

     Salah satu sesepuh veteran di Kabupaten Pati Lilik Soekarno mendongengkan sejarah perjuangan tentara pelajar saat melawan Belanda.   PATI – Pekik merdeka mengiringi perjalanan ratusan peserta kirab taptu di Kabupaten Pati Kamis (16/8/2018) malam lalu. Ratusan pelajar serta ormas kepemudaan ini berjalan dari Pendapa Kabupaten Pati menuju Gedung Juang 45. Sesampainya di depan Gedung Juang 45, […]

  • PSSI Pati Pastikan Standar Venue Terpenuhi Sebelum Pelaksanaan Liga Desa Grup C di Safin Arena Mojoagung

    PSSI Pati Pastikan Standar Venue Terpenuhi Sebelum Pelaksanaan Liga Desa Grup C di Safin Arena Mojoagung

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.406
    • 0Komentar

    PATI – Supriyadi, Wakil Ketua Bidang Kompetisi PSSI Pati, bersama Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan dalam kunjungan survei ke Venue Safin Arena Mojoagung. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahap persiapan lanjutan untuk penyelenggaraan Liga Desa Tingkat Provinsi Grup C. Tujuan survei tersebut adalah memastikan kesiapan fasilitas dan prasarana stadion, sehingga pelaksanaan pertandingan dapat memenuhi […]

  • Kudus Jadi Titik Sentral Pengembangan Kawasan Pati Raya

    Kudus Jadi Titik Sentral Pengembangan Kawasan Pati Raya

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 171
    • 0Komentar

    KUDUS – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong pengembangan kawasan aglomerasi di Pantura timur, salah satunya melalui program Pati Raya. Kabupaten Kudus berperan penting sebagai titik sentral dalam pengembangan ini. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan keberhasilan model aglomerasi seperti Solo Raya yang menghasilkan perputaran ekonomi hampir Rp 8,7 triliun (menurut pemberitaan sebelumnya, hampir Rp 10 […]

expand_less