Breaking News
light_mode

Pelajaran Perdamaian dari Bonek dan The Jakmania

  • account_circle Abdul Adhim
  • calendar_month Sen, 14 Apr 2025
  • visibility 128

 

JAKARTA – Ada pelajaran menarik bagi para suporter sepak bola di Indonesia pada pekan ke-28 Liga 1 musim 2024/2025.

Adalah wajah sepak bola damai yang tersaji dalam laga klasik Persija Jakarta menjamu Persebaya Surabaya. Dua tim besar era perserikatan dengan basis pendukung fanatik dan terbesar di Indonesia.

Dalam laga penuh gengsi itu ribuan pendukung setia Persebaya Surabaya, yang dikenal sebagai Bonek (Bondho Nekat), mendapat sambutan hangat dari suporter Persija Jakarta, The Jakmania, saat bertandang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Pertandingan antara Persija dan Persebaya berlangsung pada Sabtu malam (12/4) dalam lanjutan pekan ke-28 BRI Liga 1 2024/25.

Duel ini tergolong panas karena kedua tim sedang bersaing ketat untuk memperebutkan posisi empat besar klasemen.

Sebelumnya, Persebaya sukses mengalahkan Persija di leg pertama dengan skor tipis 2-1 pada laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada 22 November 2024. Dalam pertandingan tersebut, gol kemenangan Bajul Ijo dicetak oleh Flavio Silva dan Mohammed Rashid, sementara satu-satunya gol Persija disumbangkan oleh Gustavo.

Kedua kelompok suporter ini dahulu sempat tidak akur, kini Bonek dan Jakmania menunjukkan sikap saling menghormati.

Pada leg pertama lalu, ribuan Jakmania turut hadir di GBT untuk memberikan dukungan kepada tim kesayangan mereka.

Kini giliran Jakmania membalas keramahan tersebut dengan menyambut Bonek di Jakarta.

Kehadiran mereka turut dikoordinasikan oleh Jakmania untuk memastikan situasi tetap tertib, aman, dan nyaman selama pertandingan berlangsung.

Salah satu tokoh Bonek, Cak Tessy, menyampaikan apresiasinya atas sambutan yang hangat dari Jakmania. Saat ditemui awak media, ia mengungkapkan rasa terima kasihnya.

“Sekitar 4 sampai 5 ribu Bonek hadir. Kami ingin merasakan apa yang Jakmania rasakan ketika datang ke GBT—nyaman, aman sampai pertandingan selesai. Sekarang kami merasakannya juga di Gelora Bung Karno, bersama Jakmania,” ujar Cak Tessy.

Lebih jauh, ia berharap momen ini bisa menjadi titik awal dari perdamaian suporter sepak bola di Indonesia.

Menurutnya, konflik antarsuporter sudah saatnya diakhiri demi masa depan yang lebih baik.

“Kita sudah dewasa. Kita lelah dengan permusuhan yang bahkan memakan korban jiwa. Untuk apa? Saatnya kita hilangkan ego dan membangun perdamaian antarsuporter,” tegasnya.

Pelajaran Perdamaian

Benih-benih damai telah disemai. Ada secercah harapan sepak bola Indonesia bakal maju. Dimulai dari timnas lalu merembet ke kualitas kompetisi liganya.

Selain tim yang harus berbenah, para suporter juga turut berbenah. Sepak bola bukan arena permusuhan.

Sepak bola membawa misi mulia sejak diperkenalkannya di tanah air ini. Sepak bola harus menjadi alat persatuan.

Karena itu tidak perlu ada lagi ruang di sepak bola untuk kekerasan, aksi brutal, penyerangan suporter, hingga berujung kematian.

Sudah cukup rentetan peristiwa kekerasan antarsuporter menghiasi puluhan tahun kompetisi sepak bola Indonesia.

Kini sudah saatnya menyambut era emas sepak bola Indonesia, salah satunya dengan kedewasaan para suporter baik di Liga 1 hingga di level Liga 4 sekalipun.

Sudah cukup permusuhan di masa lalu, kini saatnya sepak bola di tanah air menciptakan perdamaian.

EDITOR : ARIF

 

  • Penulis: Abdul Adhim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eksotis Sekaligus Mistis dulu Petilasan Syeh Siti Jenar (2)

    Eksotis Sekaligus Mistis dulu Petilasan Syeh Siti Jenar (2)

    • calendar_month Ming, 4 Okt 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 99
    • 0Komentar

      Selain eksotis, Pantai Lemah Abang konon juga mistis. Dikisahkan, dulu tempat ini merupakan petilasan dari salah seorang wali yang kontroversial pada zaman walisongo. Namanya Syeh Siti Jenar. ”Cerita-ceritanya begitu. Ada aura mistis. Temenku suatu sore pernah “disasarkan” di tengah hutan karetan, saat hendak ke pantai itu,” kata Ardian Firda Maulida, salah seorang pengunjung dari […]

  • Bupati Kudus Prioritaskan Kesejahteraan Pekerja Rokok

    Bupati Kudus Prioritaskan Kesejahteraan Pekerja Rokok

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 156
    • 0Komentar

    KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus memprioritaskan kesejahteraan para pekerja rokok di wilayahnya. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, saat menghadiri senam sehat bersama ribuan pekerja rokok di Lapangan Rendeng, Kamis (29/5/2025). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSP […]

  • Kuliner malam khas kudus yaitu jagung bakar dan sate

    Jagung Bakar khas Kudus Kuliner Malam yang Lezat

    • calendar_month Sel, 14 Nov 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Kuliner malam khas kudus yaitu jagung bakar dan sate.

  • Persipa Pati Siap Mengarungi Liga Nusantara, Dapat Dukungan dari Pemkab

    Persipa Pati Siap Mengarungi Liga Nusantara, Dapat Dukungan dari Pemkab

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 844
    • 0Komentar

    PATI – Stadion Joyo Kusumo bergemuruh oleh semangat Patifosi saat Persipa Pati menggelar acara peluncuran tim dan jersey baru untuk musim 2025/2026, Minggu malam (23/11/2025). Acara ini menjadi momentum penting bagi Laskar Saridin untuk menunjukkan kesiapan mereka dalam menghadapi Liga Nusantara. Acara peluncuran tidak hanya menjadi ajang perkenalan tim, tetapi juga menjadi pesta bagi para […]

  • DPRD Pati Sorot 340 Koperasi Tidak Aktif, Cari Solusi Pembenahan

    DPRD Pati Sorot 340 Koperasi Tidak Aktif, Cari Solusi Pembenahan

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 174
    • 0Komentar

    PATI – Komisi B DPRD Kabupaten Pati menyoroti tingginya angka koperasi tidak aktif di Kabupaten Pati. Dari total sekitar 630 koperasi, tercatat 340 koperasi dinyatakan tidak aktif. Hal ini menjadi perhatian serius bagi DPRD Pati. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menyampaikan komitmennya untuk mencari solusi terbaik atas permasalahan ini. “Ya kami selaku Komisi […]

  • Trip ke Puncak Sindoro, Wisata Asyik Hujan Meteor, Milky Way, hingga UFO ?

    Trip ke Puncak Sindoro, Wisata Asyik Hujan Meteor, Milky Way, hingga UFO ?

    • calendar_month Sel, 30 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Foto berlatar belakang milky Semesta alam memang penuh keindahan. Baik pesona alamnya hingga pesona angkasa. Yang satu ini orang belum banyak menyadarinya. Hampran gunung, pantai bahkan langit dibentangkan di atas kita dengan pesonanya masing-masing. Gunung dengan landscape panorama hijau dan negeri diatas awannya. Pantai dengan horizon dan gulungan ombak birunya. Sedangkan angkasa bertaburan bintang-bintang, galaksi, […]

expand_less