Breaking News
light_mode

Mengenal Profil Geografis Kabupaten Jepara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 3 Feb 2022
  • visibility 406

 

@cungkringg_art

Jepara adalah kota pesisir.
Kota kecil dengan sejuta pesona dan keunikan potensi daerahnya. Dikutip dari
situs jepara.go.id, secara geografis Kabupaten Jepara terletak di bagian Utara
propinsi Jawa Tengah, dengan koordinat 110o9’48,02” – 110o58’37,40” BT dan
5o43’20,67” – 6o47’25,83” LS, dengan batas batas wilayah antara lain, sebelah
barat dan utara berupa laut Jawa, sebelah timur Kabupaten Pati dan Kudus,
sebelah selatan Kabupaten Demak.

Jarak terdekat dari ibukota
Kabupaten adalah Kecamatan Tahunan yaitu 7 km dan jarak terjauh adalah
kecamatan karimunjawa yaitu 90 km. Luas wilayah yang dimiliki seluas
100.413,189 Ha atau sekitar 1.004,13 Km2 yang meliputi 16 Kecamatan, 184 Desa
dan 11 Kelurahan. Sedangkan wilayah laut seluas 2.112,836 km2.

Wilayah Kabupaten Jepara
memiliki relief yang beraneka ragam, terdiri dari dataran tinggi (di sekitar
Gunung Muria dan Gunung Clering), dataran rendah, dan daerah pantai. Kondisi
Topografi antara 0 – 1.301 meter diatas permukaan air laut.

Penggunaan/pemanfaatan
lahan pada umumnya digunakan untuk :

Pemukiman & industri
seluas 29.692,264 Ha (29,57%)

Lahan sawah seluas
26.581,636 Ha (26,47%)

Areal berhutan seluas
17.518,164 Ha (17,45%)

Tegalan seluas 17.758,324
Ha (17,69%)

Padang rumput seluas 8,000
Ha (0,01%)

Rawa yang tidak ditanami
seluas 21,000 Ha (0,02%)

Tambak dan Kolam seluas
1.068,589 Ha (1,06%)

Tanah Untuk Tanaman
kayu-kayuan seluas 1.295,356 Ha (1,29%)

Perkebunan Negara seluas
3.942,665 Ha (3,93%)

Sisanya berupa tanah
lainnya seluas 2.527,191 Ha (2,52%)

Jenis Tanah

Jenis tanah di wilayah
Kabupaten Jepara terdapat 5 jenis, yaitu :

Andosol Coklat, terdapat di
perbukitan bagian utara dan puncak Gunung Muria seluas 3.525.469 Ha (3,15%);

Regosol, terdapat di bagian
Utara seluas 2.700,857 Ha (2,69%),

Alluvial, terdapat di
sepanjang pantai utara seluas 9.126,433 Ha (9,09%);

Asosiasi Mediteran,
terdapat di pantai barat seluas 19.400,458 Ha (19,32%);

Latosol, jenis tanah paling
dominan di Kabupaten Jepara terdapat di perbukitan Gunung Muria seluas
65.659,972 Ha (65,39%). (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Degradasi Mengintai, Persipa Pati Berjuang Keras di Kandang Persipal Palu

    Degradasi Mengintai, Persipa Pati Berjuang Keras di Kandang Persipal Palu

    • calendar_month Ming, 16 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 253
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati akan menghadapi laga berat melawan Persipal Palu dalam lanjutan babak playoff degradasi Liga 2 Grup K di Stadion Gawalise, Senin (17/2/2025). Laskar Saridin datang ke Palu dalam kondisi kelelahan setelah perjalanan panjang dan pertandingan sebelumnya. Perjalanan dari Makassar ke Palu memakan waktu hingga 19 jam akibat kendala cuaca, hal ini disampaikan […]

  • Ketua DPRD Pati Berharap Pergantian Anggota Pansus Hak Angket Tingkatkan Kinerja

    Ketua DPRD Pati Berharap Pergantian Anggota Pansus Hak Angket Tingkatkan Kinerja

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 247
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badruddin, menyampaikan harapannya terkait pergantian anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket dari Fraksi PDI Perjuangan. Ia berharap, dengan perubahan ini, rapat Pansus dapat berjalan lebih maksimal dan efektif. Menurutnya, hingga saat ini rapat Pansus telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan koridor yang ada. Ia menegaskan bahwa tidak ada […]

  • Anggota DPRD Pati, Kastomo Tekankan Pentingnya Manajemen yang Baik untuk BUMDes

    Anggota DPRD Pati, Kastomo Tekankan Pentingnya Manajemen yang Baik untuk BUMDes

    • calendar_month Sab, 19 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 232
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Kastomo, menilai kondisi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Pati masih belum sepenuhnya siap. Kesiapan tersebut meliputi manajemen dan sumber daya manusia (SDM). Realitanya, banyak BUMDes yang belum beroperasi. Pertumbuhan BUMDes di Kabupaten Pati juga masih minim, hanya sekitar 10 persen. “Saya melihat keadaan BUMDes di Kabupaten Pati, kesiapan […]

  • DPRD Pati Harapkan Desa Wisata Tingkatkan PADes

    DPRD Pati Harapkan Desa Wisata Tingkatkan PADes

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 257
    • 0Komentar

    PATI – Hadirnya desa wisata di Bumi Mina Tani diharapkan dapat menjadi motivasi bagi desa-desa lain di Pati untuk terus berkembang. Hal ini disampaikan oleh Narso, anggota DPRD Pati. Menurutnya, desa wisata memiliki potensi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes). “Desa wisata dapat menjadikan motivator bagi masing-masing Pemerintah Desa untuk semakin maju,” ujarnya. Ia menambahkan […]

  • Pemkab Pati Genjot Konektivitas, Gelontor Rp 1,5 M untuk Revitalisasi Jaringan Jalan di Tambakromo

    Pemkab Pati Genjot Konektivitas, Gelontor Rp 1,5 M untuk Revitalisasi Jaringan Jalan di Tambakromo

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.021
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melakukan terobosan signifikan dalam upaya meningkatkan konektivitas dan kualitas infrastruktur dasar masyarakat. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), pemerintah mengalokasikan dana senilai Rp 1,5 miliar untuk revitalisasi total dua ruas jalan strategis di Desa Sitirejo, Kecamatan Tambakromo. Investasi infrastruktur ini difokuskan pada perbaikan permanen dengan menggunakan material […]

  • Hiburan Rakyat, Nyanyi Gratis di Saptorenggo Baru Malam Minggu

    Hiburan Rakyat, Nyanyi Gratis di Saptorenggo Baru Malam Minggu

    • calendar_month Kam, 21 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Nyanyi di atas panggung Sasana Budaya Roso Asih Rumah Makan Saptorenggo Baru (SRB) di Jalan Pati – Kudus KM 4, menawarkan hiburan rakyat gratis di malam minggu. Hiburan itu adalah live musik. Dimana setiap pengunjung bebas bisa ikut menyanyi. Pengunjung bisa menyanyi apa saja. Dangdut, pop, bahkan campur sari. Disediakan pula 7 artis lokal Bumi […]

expand_less