Breaking News
light_mode

Dewan Pati Minta Even Karnaval di Desa Utamakan Tradisi dan Budaya Lokal

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 15 Sep 2024
  • visibility 270

PATI – Penggunaan “sound horeg” pada acara karnaval di desa-desa di Kabupaten Pati menjadi sorotan. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menilai penggunaan alat musik keras tersebut tidak mencerminkan kearifan lokal dan malah menimbulkan keresahan di kalangan warga.

“Suara keras ‘sound horeg’ seringkali memicu konflik antarwarga, bahkan berujung pada tindak kekerasan,” ujarnya.

“Yang lebih memprihatinkan, dengan adanya ‘sound horeg’ dijadikan kesempatan berpesta bahkan sampai menjadi ajang pesta minuman keras pesertanya. Ini harus ada perhatian khusus dari pemerintah daerah dan desa,” imbuhnya.

Muslihan menekankan perlunya aturan yang jelas mengenai pelaksanaan karnaval, dengan menekankan tradisi dan budaya lokal tanpa menimbulkan keresahan di masyarakat.

Ia mengusulkan agar dikeluarkan surat keputusan atau edaran khusus dari pemerintah daerah dan desa sebagai pedoman pelaksanaan acara tersebut.

“Kita harus memastikan bahwa karnaval tetap meriah, namun tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Penggunaan ‘sound horeg’ yang tidak terkendali harus diatasi agar tidak menjadi pemicu konflik sosial,” tegasnya.

Melestarikan Budaya Lokal

Kabupaten Pati sendiri dikenal kaya akan seni tradisi dan budaya. Mulai dari kesenian tradisional seperti ketoprak, wayang, hingga kesenian khas Pati seperti Gong Cik dan Mandailing.

Muslihan berharap, karnaval di desa-desa dapat menjadi wadah untuk menampilkan dan melestarikan budaya lokal, bukan sekadar ajang pamer “sound horeg”.

“Karnaval seharusnya menjadi momen untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya lokal kepada generasi muda,” ujar Muslihan.

“Dengan begitu, karnaval akan menjadi kegiatan yang lebih bermakna dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Pemerintah desa dan daerah diharapkan dapat mengambil langkah tegas untuk mengatur penggunaan “sound horeg” dalam acara karnaval, sehingga tetap meriah namun tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta melestarikan budaya lokal

[ADV]

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peduli Abrasi, Kodim Pati Tanam 1500 Mangrove

    Peduli Abrasi, Kodim Pati Tanam 1500 Mangrove

    • calendar_month Jum, 29 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Dandim Letkol Arm Arief Darmawan ikut menanam mangrove PATI – Jajaran Kodim  0718/Pati turut peduli dengan ancaman abrasi, untuk itu mereka terlibat langsung melakukan penanaman bibit mangrov di sepanjang Pantai Desa Margomulyo Kecamatan Tayu Kabupaten Pati Senin (25/3/2019) kemarin. Total ada 1500 bibit yang ditanam prajurit angkatan darat ini. Penanaman mangrove dengan menggandeng masyarakat dan […]

  • DPRD Pati Soroti Pentingnya Peningkatan Kualitas Pemerintahan

    DPRD Pati Soroti Pentingnya Peningkatan Kualitas Pemerintahan

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 4.008
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Kabupaten Pati mengangkat urgensi peningkatan mutu pemerintahan sekaligus ketahanan lingkungan hidup, selain pembahasan terkait sektor ekonomi dan infrastruktur. Pembahasan ini disampaikan dalam rangka penyampaian pokok pikiran DPRD di Pendopo Kabupaten Pati dalam Musrenbang RKPD Kabupaten Pati 2027, pada Selasa (31/03/2026). Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Ir. Bambang Susilo dalam pemaparannya menekankan […]

  • Bisa Belajar Sabar

    Bisa Belajar Sabar

    • calendar_month Sab, 3 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Nasta Helmia Putri Kesukaan pada dunia kecantikan, membuat Nasta Helmia Putri mantap memilih jurusan kecantikan kulit. Hal itu diperkuat dengan dorongan dari kedua orang tuanya. Hingga akhirnya, Tata sapaan akrab gadis berambut hitam lurus itu, benar-benar mantap berlabuh di jurusan tata kecantikan SMKN 3 Pati. Selain bisa belajar soal kecantikan, gadis kelahiran Jepara, 16 Februari […]

  • Pati Dapat Jatah 500 Paket Sembako Santri Gayeng

    Pati Dapat Jatah 500 Paket Sembako Santri Gayeng

    • calendar_month Jum, 30 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 330
    • 0Komentar

           Penyerahan sembako santri gayeng di Pati PATI – Kegiatan bakti sosial digelar Santri Gayeng Nusantara baru-baru ini. Mereka menyalurkan sebanyak 18.000 paket sembako untuk  kaum duafa di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Salah satunya di Kota Pati.  Selain untuk kaum dhuafa, belasan ribu paket sembako itu juga diberikan kepada para santri yang tidak […]

  • Lakon Bharatayuda Wurung untuk Ruwatan Bangsa

    Lakon Bharatayuda Wurung untuk Ruwatan Bangsa

    • calendar_month Jum, 25 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Sujiwo Tejo memainkan wayang dengan lakon Bharatayuda Wurung dalam acara Suluk Maleman Hujan gerimis mengguyur Kota Pati Sabtu (19/1/2019) malam lalu. Meski begitu, ratusan jamaah tetap setia menyemut di Rumah Adab Indonesia Mulia Jalan Pangeran Diponegoro-Pati. Mereka antusias mengikuti ngaji budaya Suluk Maleman edisi ke 85. Malam itu tema yang diangkat adalah lakon wayang “Bharatayuda […]

  • Hajar PSBS Biak 2-0, Rekor TakTerkalahkan Persijap Jepara Tetap Terjaga 

    Hajar PSBS Biak 2-0, Rekor TakTerkalahkan Persijap Jepara Tetap Terjaga 

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.881
    • 0Komentar

    JEPARA – Persijap Jepara kembali meraih kemenangan saat menjamu PSBS Biak di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, dengan skor akhir 2-0. Kemenangan ini mengerek posisi Persijap ke posisi 13 klasemen sementara. Gol pertama Persijap di cetak oleh Borja Herrera, memanfaatkan situasi sepak pojok di dalam kotak penalti. Borja Herrera berhasil mengeksekusi bola muntah dengan baik […]

expand_less