Breaking News
light_mode

Viral Ada Masjid Unik Bergaya Eropa di Pelosok Desa Soneyan Pati, Mirip Kastil ?

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 31 Jul 2024
  • visibility 89

PATI – Sebuah masjid di pelosok Dukuh Kedungpanjang Desa Soneyan Kecamatan Margoyoso Pati viral di sosial media, ini lantaran bentuk masjidnya yang unik.

Masjid ini memiliki gaya arsitektur ala bangunan-bangunan Eropa. Sekilas orang yang melintas di masjid ini akan takjud dan heran.

Masjid ini bernama Masjid Baiturrohman. Dalam dunia arsitektur, gaya yang dipakai adalah Neo Gotik. Secara umum bentuk masjid ini hampir berbeda dari kebanyakan masjid umumnya di Pati, Jawa Tengah.
Masjid ini dihiasi dengan ornamen-ornamen khas arsitektur Neo Gotik. Tak heran masjid tersebut kini menjadi kebanggan warga sekitar.

Siapapun yang melihat bangunan masjid ini akan terkesima. Masjid ini pun patut menjadi tujuan wisata, terlebih Desa Soneyan saat ini telah ditetapkan sebagai desa wisata kabupaten Pati.

Tentu hal ini akan semakin mendukung daya tarik Soneyan sebagai desa wisata, dengan adanya fasilitas pendukung berupa masjid yang memiliki keindahan arsitekturnya.
Dari kejauhan tampak kubah masjid tersebut juga tidak seperti masjid kebanyakan. Kubah Masjid Baiturrohman yang tak begitu besar diapit dua menara yang berbentuk limas segi empat khas arsitektur Neo Gotik.

Di atas menara dan kubah masjid terdapat lafadz Allah sebagai penanda bahwa bangunan itu merupakan masjid.
Bendahara masjid tersebut, Giarso Raharjo menjelaskan, sebelumnya masjid ini tak berbentuk seperti saat ini.

Pembangunannya mulai tahun 2016. Sebelumnya masjid ini sudah ada tahun 1960-an.

Masjid ini didirikan oleh Mbah Kiai Ahmad Rasiman. Kemudian beberapa tahun diperbesar dan tahun 2016 direnovasi total hingga menjadi seperti ini. Awalnya kecil seperti musala. Renovasi sekitar tiga kali.
Diketahui yang mengarsiteki masjid ini adalah warga desa Soneyan sendiri, bernama Wisnu Nugroho alias Yeyen.

Dalam renovasi ini dirinya menyodorkan desain sampai tiga kali. Masing-masing desain bergaya Joglo, minimalis dan desain Neo Gotik. Akhirnya panitia renovasi masjid memilih desain ketiga.

”Pengurus masjid rembukan dan memilih desain gotik. Kesepakatan panitia masjid ini pun dibangun dengan swadaya masyarakat sekitar. Pembangunan masjid ini membutuhkan dana hingga Rp 3 miliar,” ujar Giarso.

Walaupun, saat ini Masjid Baiturrohman belum selesai dibangun, namun keindahan masjid sudah bisa dirasakan dan dilihat.

”Biaya swadaya masyarakat dari sembilan RT habis Rp 3 miliar. Saat ini Belum selesai lantai yang atas. Sementara diberhentikan dahulu. Untuk kesulitan pengerjaan masjid ini di bagian ornamen,” jelas Giarso Raharjo

Arsitektur masjid tersebut yang unik pun menjadi daya tarik para pelancong. Apalagi usai Desa Soneyan ditetapkan menjadi desa wisata pada pertengahan bulan Juli 2024.

”Setelah adanya desa wisata, ini viral. Banyak orang yang ke sini. Ada yang foto-foto. Ada yang naik mobil berhenti hanya untuk foto,” imbuh muadzin Masjid Baiturrohman Muri.
Ia menilai orang tertarik dengan keberadaan masjid ini lantaran arsitektur masjid berbeda dengan masjid kebanyakan.

Penulis: Arif

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prestasi Membanggakan! Siswa MTs Salafiyah Kajen Raih Tiket Grand Final MYRES 2024 di Ternate

    Prestasi Membanggakan! Siswa MTs Salafiyah Kajen Raih Tiket Grand Final MYRES 2024 di Ternate

    • calendar_month Sab, 31 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 74
    • 0Komentar

    PATI – Berdasarkan data dari evaluasi presentasi laporan hasil penelitian di acara Madrasah Young Researchers Supercamp (MYRES) tahun 2024 yang berlangsung pada tanggal 27 hingga 28 Agustus baru-baru ini, ada kabar baik dari perwakilan Madrasah Tsanawiyah Salafiyah Kajen, Pati, yang berhasil meraih prestasi positif. Penelitian dalam bidang Matematika, Sains, dan Teknologi (MST) yang dipresentasikan telah […]

  • DPRD Pati Dorong Pengembangan Wisata Lokal dengan Kreativitas Masyarakat

    DPRD Pati Dorong Pengembangan Wisata Lokal dengan Kreativitas Masyarakat

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 87
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati, mendorong pengembangan objek wisata lokal secara optimal melalui kreativitas masyarakat. “Dengan (saya) kreativitas itu harus juga dipacu dari masyarakat,” ungkap Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini. Ia menilai, wisata lokal menjadi keunggulan suatu daerah, selain dapat memberikan semangat baru bagi masyarakat, juga […]

  • Takuto Miki eks pemain Persipa Pati. (INSTAGRAM)

    Eks Persipa Takuto Miki Cetak Gol Debut di Liga India

    • calendar_month Ming, 5 Nov 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Eks pemain Persipa Pati asal Jepang, Takuto Miki berhasil mencatatkan debut manis bersama timnya di Liga India. Pemain yang didepak sebelum kick off Liga 2 tahun 2023/2024 berhasil mencetak gol di laga perdananya.

  • KPU Minta Camat Fasilitasi Pembentukan PPK/PPS

    KPU Minta Camat Fasilitasi Pembentukan PPK/PPS

    • calendar_month Jum, 13 Okt 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 64
    • 0Komentar

    HADIR : Bupati Pati Hariyanto turut hadir dalam agenda rapat koordinasi (rakor) dan pengarahan KPU kepada camat terkait fasilitasi pembentukan panitia pemungutan suara (PPS) dan panitia pemilihan kecamatan (PPK) kemarin, di Ruang Pragola Kantor Setda Kabupaten Pati. KPU FOR LINGKAR MURIA Lingkar Muria, PATI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati meminta para camat di […]

  • Jangan Lengah Tetap Patuhi Prokes di Masa Pandemi

    Jangan Lengah Tetap Patuhi Prokes di Masa Pandemi

    • calendar_month Sel, 22 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 77
    • 0Komentar

      Amir Machmud, Ketua PWI Jawa Tengah SEMARANG – Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah Amir Machmud NS mengingatkan, agar para anggotanya di berbagai daerah selalu saling mengingatkan dalam menjaga dan melaksanakan disiplin protokol kesehatan. “Selepas Lebaran lalu terjadi kecenderungan eskalasi penyebaran virus Covid-19, terutama dengan varian baru Delta di sejumlah daerah di Jawa Tengah. Ini […]

  • Diduga Menghina Penjual Es Teh, Pendakwah Kondang Gus Miftah Panen Hujatan dari Netizen

    Diduga Menghina Penjual Es Teh, Pendakwah Kondang Gus Miftah Panen Hujatan dari Netizen

    • calendar_month Sel, 3 Des 2024
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 65
    • 0Komentar

      NASIONAL – Sosok pendakwah kondang, Gus Miftah kembali menuai perhatian publik setelah tindakannya terhadap seorang pedagang es dalam sebuah acara bersholawat di Magelang, Jawa Tengah, dianggap tidak pantas. Dalam video yang beredar di media sosial, salah satunya diunggah akun TikTok @wawanfotochanel, terlihat Gus Miftah melontarkan candaan yang dinilai merendahkan pedagang tersebut. Bercanda sambil tertawa, […]

expand_less