Breaking News
light_mode

Peringati Hari Jadi, PEKA Muria Gelar Ziarah dan Tasyakuran

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 12 Jul 2024
  • visibility 314

KUDUS – Dalam rangka memperingati hari jadi Penggiat Konservasi Muria (PEKA Muria), dilakukan kegiatan ziarah dan tasyakuran. Teguh Budi Wiyono, sebagai Ketua PEKA Muria, menyatakan bahwa perayaan hari jadi ini dimulai dengan ziarah ke makam Sunan Muria pada Kamis (11/07/2024).

Ziarah kemudian dilanjutkan ke makam Shokib Garno Sunarno, yang merupakan pelindung hutan Muria sekaligus ketua Perkumpulan Masyarakat Pelindung Hutan (PMPH) Muria.

Teguh menjelaskan bahwa Shokib adalah tokoh utama dalam pembentukan masyarakat pelindung hutan Muria, yang menjadi landasan bagi berdirinya organisasi PEKA Muria.

“Shokib sebagai pelopor terlahirnya masyarakat pelindung hutan muria. Cikal bakal kami mendirikan organisasi PEKA Muria. Dari kegigihan beliau menjaga kelestarian hutan muria, menjadi pelejit semangat untuk meneruskan kiprah pendahulu,” jelas Teguh.

PEKA Muria lahir dari semangat para remaja Desa Colo dan beberapa anggota PMPH Muria yang telah aktif sebelumnya. PMPH telah menjadi wadah bagi masyarakat Muria untuk melindungi hutan mereka.

Sebagai organisasi nirlaba, PEKA Muria fokus pada konservasi hutan Muria dengan tujuan utama menjaga dan melestarikan lingkungan tersebut. Legalitas PEKA Muria telah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) sebagai yayasan yang bergerak dalam pendidikan, perlindungan inklusif, dan penelitian flora dan fauna di Pegunungan Muria.

Berdiri sejak 12 Juli 2023, PEKA Muria telah berhasil menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk Yayasan Sintas Indonesia, Djarum Foundation, dan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) untuk meningkatkan konservasi di Hutan Muria.

Saat ini, PEKA Muria telah memasang kamera jebak untuk memantau Macan Tutul Jawa dan ekosistemnya yang endemik. Selain itu, kegiatan penanaman dan patroli hutan rutin dilakukan untuk mengurangi kerusakan hutan.

Peringatan satu tahun PEKA Muria ditutup dengan acara Tasyakuran dan Fun Camp di Dandoga. Teguh berharap bahwa Yayasan PEKA Muria dapat terus menjaga keberagaman ekosistem di hutan Muria.

“Karena kami sadar, bahwa masyarakat colo dan desa pinggiran hutan lainnya, pasti bergantung pada hutan. Ketika hutan terjaga, maka kehidupan desa juga akan terjaga,” harapnya.

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kuliner lontong tuyuhan khas Rembang Jawa Tengah

    Kuliner Lontong Tuyuhan Khas Rembang yang Selalu Ngangeni

    • calendar_month Sab, 23 Sep 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Lontong Tuyuhan merupakan kuliner khas Rembang Jawa Tengah yang lezat dengan rasa pedas gurih yang ngangeni.

  • Persijap Jepara Tahan Imbang PSM Makassar di Laga Perdana BRI Super League 2025/2026

    Persijap Jepara Tahan Imbang PSM Makassar di Laga Perdana BRI Super League 2025/2026

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 446
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Persijap Jepara mencatatkan debut positif di BRI Super League musim 2025/2026 setelah menahan imbang tuan rumah PSM Makassar dengan skor 1-1 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Jumat (8/8). Laskar Kalinyamat sempat tertinggal cepat pada menit ke-7 melalui gol pemain muda PSM, Victor Dethan. Gol tersebut tercipta akibat kurang fokusnya lini pertahanan Persijap di […]

  • Tanam Padi Serentak di Kudus Dukung Swasembada Pangan Nasional

    Tanam Padi Serentak di Kudus Dukung Swasembada Pangan Nasional

    • calendar_month Rab, 23 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 358
    • 0Komentar

    KUDUS – Gerakan tanam padi serentak di 14 provinsi yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto turut dilaksanakan di Kabupaten Kudus, Rabu (23/4/2025). Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, bersama Wakil Bupati Bellinda Birton, turut serta menanam padi di Desa Pladen, Kecamatan Jekulo. Kegiatan ini menunjukkan komitmen Kudus dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Sam’ani menyatakan bahwa ketahanan pangan Kudus telah […]

  • DPRD Pati Ungkap Pentingnya Pemerataan Akses Pendidikan

    DPRD Pati Ungkap Pentingnya Pemerataan Akses Pendidikan

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 334
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Hj. Muntamah, mendesak pemerintah daerah untuk mengambil langkah strategis dalam mewujudkan pemerataan pendidikan berkualitas di Kabupaten Pati. Hj. Muntamah menekankan pentingnya akses pendidikan yang merata bagi seluruh anak, tanpa terkecuali, agar mereka dapat memperoleh pendidikan yang layak. “Kita harus memastikan bahwa tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan pendidikan berkualitas, […]

  • DPRD Pati Minta Pendidikan Karakter Ditingkatkan di Era Gempuran Medsos

    DPRD Pati Minta Pendidikan Karakter Ditingkatkan di Era Gempuran Medsos

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 294
    • 0Komentar

    PATI – Kekhawatiran muncul mengenai minimnya pendidikan karakter anak di Kabupaten Pati. Hal ini terungkap dari tingginya angka kejahatan yang melibatkan anak muda. Didin Syafruddin, anggota DPRD Kabupaten Pati, mengungkapkan keprihatinannya. “Banyaknya kasus kejahatan yang melibatkan anak muda menunjukkan bahwa karakter mereka masih lemah dan mudah terpengaruh hal negatif,” ujar Didin. Menurutnya, karakter yang kuat […]

  • PAC Pagar Nusa Margoyoso Gelar Ujian Kenaikan Tingkat, 95 Peserta Ikuti Ujian

    PAC Pagar Nusa Margoyoso Gelar Ujian Kenaikan Tingkat, 95 Peserta Ikuti Ujian

    • calendar_month Jum, 4 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 276
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pagar Nusa (PN) Kecamatan Margoyoso sukses menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) pada Jumat (4/10/2024). Kegiatan yang diselenggarakan di MI Al Istiqomah Purworejo Margoyoso Pati ini diikuti oleh 95 peserta dari berbagai lembaga pendidikan di Kecamatan Margoyoso. Tak hanya itu, peserta juga datang dari luar Kecamatan Margoyoso, seperti dari Kecamatan […]

expand_less