Breaking News
light_mode

Korban Banjir di Pati Bikin Wisata Perahu Susur Bencana

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 3 Jan 2023
  • visibility 93

 

Wisata dadakan susur daerah banjir dengan naik perahu

Masa sulit selalu menghadirkan ide kreatif. Warga Desa Kasiyan, Sukolilo, Pati yang tak bisa bekerja karena terdampak banjir kini membuka wisata dadakan di lokasi bencana. Mereka menawarkan sensasi naik perahu di tengah-tengah banjir. 

PATI – Banjir yang terjadi sejak beberapa hari kemarin membuat aktivitas warga lumpuh. Mereka tidak bisa bekerja seperti hari-hari biasanya. Namun lantaran warga tak dapat bekerja, mereka pun membuka wisata bencana. Perahu yang mereka gunakan untuk mobilitas sehari-hari mereka manfaatkan untuk mengangkut warga dan wisatawan yang ingin melihat kondisi banjir.

“Banyak yang datang untuk melihat –lihat banjir. Jadi itu yang kami manfaatkan. Apalagi banyak warga yang menganggur jadi kami inisiatif membuat wisata dadakan untuk pemasukan harian,” terang Sarwan, Warga Desa Kasiyan, Kecamatan Sukolilo, Pati. 

Tarif naik perahu itu cukup murah. Hanya Rp 5 ribu untuk sekali naik. Itupun bagi anak-anak seringkali digratiskan. Dengan tarif tersebut warga sudah bisa merasakan naik perahu di lokasi banjir sepanjang dua kilometer.

“Total ada 14 perahu yang disiapkan untuk wisata banjir ini. Kami bagi berurutan. Sudah empat hari terakhir ini kami melakukannya,” lanjutnya.

Untuk diketahui cuaca ekstrem di penghujung tahun 2022 membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Pati terendam banjir. Banjir tergolong besar. Jumlah pengungsi akibat banjir yang menerjang sejumlah daerah di Pati terus bertambah. Sejumlah titik pengungsian pun telah dibuka. Kini warga berharap adanya bantuan logistik dan kesehatan.

Pengungsi

Dari informasi yang dihimpun dari tim relawan, setidaknya ada tiga titik tempat pengungsian yang telah didirikan dan ditempati. Seperti di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana yang ditempatkan di aula balai desa. Di tempat itu ditempati 33 pengungsi.

Kemudian pengungsian juga dibuka di Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus. Total ada 17 jiwa dari enam kepala keluarga yang mengungsi. Ada juga yang mengungsi di rumah saudaranya.

Sedangkan satu tempat pengungsian lainnya yakni di Desa Kasiyan, Kecamatan Sukolilo. Balai Pengungsian yang berada di sebelah masjid Al Faruq di Dukuh Penggingwarno telah dijadikan pengungsian sejak tiga hari terakhir ini.

“Mulai mengungsi sejak Sabtu (31/12/2022) lalu. Karena air cukup dalam. Di bagian Selatan air bahkan mencapai 1 hingga 1,5 meter di dalam rumah. Akhirnya ada yang mengungsi di balai pengungsian juga ada yang ditempat saudaranya,” terang Muflikah, salah seorang warga setempat.

Total ada sedikitnya 15 orang dari enam KK yang mengungsi di tempat tersebut. Ada balita serta lansia yang ikut mengungsi. Masjid yang ada di sebelah tempat pengungsian itu juga sudah kebanjiran. Alhasil mereka telah menyekat balai pengungsian itu untuk beribadah. 

Namun dari pengamatan di lapangan, ada bagian atap yang telah rusak. Kondisi itu mendesak diperbaiki agar tidak bocor serta angin malam yang masuk.

“Kalau kebutuhan warga sepertinya sembako agar bisa dimasak karena warga sudah tidak bisa bekerja. Selain itu pengecekan kesehatan juga penting,” terangnya.

Dikatakannya di Dukuh Penggingwarno, Desa Kasiyan, Kecamatan Sukolilo itu ada 96 kepala keluarga yang kesemuanya terdampak banjir. Di bagian dalam, banjir bahkan telah terjadi dua minggu terakhir ini. Meskipun sebagian memilih mengungsi ke rumah saudaranya.

“Kalau melihat kondisinya sepertinya banjir ini lama karena ini baru awal Januari dan curah hujan masih tinggi. Dulu bahkan pernah sampai 40 hari. Semoga saja cepat surut,”terangnya.

Banjir di lokasi itu juga memutus akses jalan penghubung Kayen – Kudus sejak Sabtu (31/12/2022). Baik kendaraan roda dua dan roda empat tak ada yang berani melintas di jalur tersebut. Apalagi ketinggian air lebih dari satu meter. (arf)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Dinas Dukung Kemajuan Kuliner Pati

    Tiga Dinas Dukung Kemajuan Kuliner Pati

    • calendar_month Rab, 4 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Beberapa pengunjung menyicipi aneka masakan di Plaza Pragolo PATI – Jagat kuliner Kabupaten Pati mendapat angin segar. Hal itu dapat dilihat dari dukungan yang disampaikan tiga dinas untuk paguyuban kuliner. Tiga dinas itu adalah Disporapar, Disdagprin, dan Dinas Koperasi dan UMKM. Mereka mendukung untuk Pati menjadi kota wisata kuliner.    Ketua Paguyuban Kuliner Kabupaten Pati (PKKP), […]

  • Ragam Motif Batik Jepara Tumbuh Pesat

    Ragam Motif Batik Jepara Tumbuh Pesat

    • calendar_month Sel, 1 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 124
    • 0Komentar

      Beragam motif batik Jepara dipamerkan Bupati Jepara Dian Kristiandi menerima penghargaan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Penghargaan itu diraih atas dedikasinya terhadap pelestarian batik Jepara. Penghargaan diserahkan oleh Ketua Penelitian Terapan Unggulan Perguruan Tinggi (PTUPT) Alamsyah, didampingi tim peneliti Siti Maziyah, pada Jumat (20/11/2020), di Pendopo Kartini Jepara. […]

  • DPRD Pati Narso Ungkap Alasan Generasi Muda Kurang Minat ke Pertanian

    DPRD Pati Narso Ungkap Alasan Generasi Muda Kurang Minat ke Pertanian

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 131
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Narso, menyoroti minimnya minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian di wilayah Kabupaten Pati. Ia menuding kurangnya edukasi dari Pemkab Pati sebagai salah satu penyebabnya. “Generasi muda enggan bertani karena selalu dihantui ancaman banjir di beberapa wilayah seperti Jakenan, Kayen, dan Gabus,” ujarnya. Selain banjir, fenomena kekeringan juga menjadi […]

  • Edy Wuryanto Desak Kepastian Regulasi Pemutihan Tunggakan JKN

    Edy Wuryanto Desak Kepastian Regulasi Pemutihan Tunggakan JKN

    • calendar_month Ming, 14 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.094
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Edy Wuryanto, mendesak pemerintah untuk segera menetapkan regulasi yang jelas mengenai rencana pemutihan atau penghapusan tunggakan iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Menurutnya, ketidakpastian kebijakan ini dapat menyebabkan kebingungan di kalangan masyarakat dan mengancam keberlanjutan program JKN secara keseluruhan. Sampai saat ini, rencana pemutihan […]

  • Kenaikan PBB-P2 di Pati Jadi Sorotan, Pansus Hak Angket DPRD: Kades Tak Dilibatkan

    Kenaikan PBB-P2 di Pati Jadi Sorotan, Pansus Hak Angket DPRD: Kades Tak Dilibatkan

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 147
    • 0Komentar

    PATI – Sekretaris Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Pemakzulan Bupati Pati DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, menyatakan bahwa kepala desa tidak mengusulkan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 persen. Pernyataan ini disampaikan setelah rapat Pansus yang digelar di DPRD Kabupaten Pati. Muntamah menegaskan bahwa temuan ini didasarkan pada hasil investigasi dan […]

  • Operasi Patuh Candi Bantu Penanganan Pandemi

    Operasi Patuh Candi Bantu Penanganan Pandemi

    • calendar_month Sel, 21 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 104
    • 0Komentar

      Kaur Mintu Satlantas Polres Pati IPDA Muslimin PATI – Operasi Patuh Candi 2021 digelar selama dua pekan mulai 20 September – 3 Oktober 2021. Operasi kali ini salah satunya menitikberatkan protokol kesehatan untuk membantu pemerintah daerah mengendalikan pandemi Covid-19. Kasatlantas Polres Pati AKP Maulana Ozar melalui Kaur Mintu Ipda Muslimin mengungkapkan, untuk Operasi Patuh […]

expand_less