Breaking News
light_mode

Jelang Pilpres 2024 PPI Jerman Gelar Debat Terbuka, Pembangunan Daerah dan Tata Ruang Jadi Sorotan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 22 Jan 2024
  • visibility 176

Edukasi – Forum debat terbuka yang dilaksanakan oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia di Jerman (PPI Jerman) telah sukses digelar, melibatkan tim ahli dari beberapa pasangan calon presiden dan wakil presiden RI untuk periode 2024-2029.

Acara ini, yang bertajuk “Pembangunan Daerah dan Tata Ruang”, dilaksanakan dalam format hibrid, yaitu secara offline dan online pada hari Sabtu, (20/01/2024). Bagian offline dari acara ini berlokasi di Hörsaal 17, Hauptgebäude, Universität Bonn, Jerman.

Tim Anies-Muhaimin diwakili oleh Prof. Sulfikar Amir, Mikhail Gorbachev Dom mewakili Tim Prabowo-Gibran, dan Tim Ganjar-Mahfud diwakili oleh Michael Victor Sianipar dalam debat tersebut.

Dalam kata pembukaannya, Ketua Umum PPI Jerman Agnia Dewi Larasati mengatakan, pembangunan yang didorong daerah akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itulah, topik “Pembangunan
Daerah dan Tata Ruang” dirasa penting oleh PPI Jerman untuk diangkat dalam forum debat ini.

Ketua Pelaksana Forum, Geraldus Kevin Martimbang, menyampaikan bahwa pemilihan topik dan format pelaksanaan debat yang padat ditujukan untuk menyaring gagasan para pasangan calon supaya jawaban yang diberikan tidak sekadar normatif.

“Kami ingin forum ini bukan hanya memeriahkan diskusi publik yang sedang berkembang, melainkan juga menjadi wadah pendidikan politik dan kewarganegaraan bagi para pelajar Indonesia di sini (Jerman) yang sedang jauh dari tanah air,” kata Geraldus dalam rilisnya, Senin (22/1/2024).

Dalam forum debat, Tim Panelis PPI Jerman menyampaikan aspirasi dan pertanyaan untuk menggali gagasan para tim ahli yang mencakup pokok bahasan desentralisasi fiskal, perencanaan pembangunan daerah berbasis inovasi, pengelolaan kota masa depan, pengembangan kawasan hutan, penanganan konflik agraria, dan penyediaan basis informasi geospasial sebagai dasar pembangunan.

Dalam diskusi terkait perencanaan pembangunan daerah, Prof. Sulfikar Amir mengkritisi pemerintah pusat yang menurutnya seringkali tidak memberikan kesempatan maksimal kepada pemerintah daerah untuk melaksanakan pembangunan secara otonom.

Selain itu, banyak proyek strategis dari pemerintah pusat yang dilaksanakan secara top-down tanpa peninjauan dan dialog bersama pemerintah daerah maupun masyarakat di sekitar proyek.

“Akibatnya, proyek bersifat disembedded terhadap realita ekonomi dan sosial masyarakat yang ada di daerah tersebut,” lanjut Sulfikar Amir.

Sementara, Mikhail Gorbachev Dom menyoal penyediaan basis informasi untuk pembangunan daerah. Dia menyampaikan harapan serta peluang bahwa dengan adanya pemilu serentak, Rencana Detail Tatanan Ruang (RDTR) dapat dicoba untuk direncanakan dari nol kembali pada tahun 2025. Sehingga RPJMN dan RPJMD bisa dibuat dalam satu masa yang sama dengan memperhatikan keselarasan perencanaan tata ruang antardaerah.

“Hal lain yang masih menjadi PR adalah peta pertanahan dan peta tata ruang. Kalau ini nantinya bisa disatukan, bisa menjadi desktop yang baik,” tambah Mikhail.

Adapun Michael Victor Sianipar di penghujung forum menyinggung jumlah konflik agraria di sektor perkebunan dan pertambangan serta mengkritisi program pemerintah yang masih berfokus pada legalisasi kepemilikan tanah, namun belum ada upaya untuk redistribusi tanah.

“Melegalisasi adalah hal yang penting, tapi yang mau kita dorong adalah reformasi agraria yang memberikan ruang agar masyarakat memiliki kepemilikan dan akses terhadap tanah-tanah tersebut,” tegas dia.

Menurut Michael, perlu ada kepastian dan payung hukum untuk melindungi masyarakat adat ataupun masyarakat yang terkena dampak konflik agraria. Untuk diketahui, forum di Hörsaal 17, Hauptgebäude, Universität Bonn ini dihadiri lebih dari 100 pelajar Indonesia dan diaspora yang bermukim di Jerman.

Hasil forum akan dipublikasikan dalam bentuk policy brief yang memuat aspirasi dan gagasan pelajar Indonesia di Jerman untuk Presiden Indonesia periode 2024-2029 dalam menunjang pembangunan daerah dan tata ruang yang lebih inovatif, adil, merata, dan inklusif.

Penulis: Fatwa

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewan Pati Dorong Pemkab Perhatikan UMKM untuk Perkuat Ekonomi Daerah

    Dewan Pati Dorong Pemkab Perhatikan UMKM untuk Perkuat Ekonomi Daerah

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 207
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Muntamah, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk memberikan perhatian serius terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai kunci penguatan ekonomi daerah. Muntamah menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah, mampu menyerap tenaga kerja lokal dan mengurangi pengangguran. “Dukungan pemerintah sangat penting untuk memperkuat daya saing dan keberlanjutan UMKM,” […]

  • Polisi Patroli Ramadan Gagalkan Rencana Tawuran Antar Kelompok Remaja di Pati Kota

    Polisi Patroli Ramadan Gagalkan Rencana Tawuran Antar Kelompok Remaja di Pati Kota

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.112
    • 0Komentar

    PATI – Upaya dugaan tawuran antar kelompok remaja di Kota Pati berhasil dicegah oleh anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Pati Kota pada hari Jumat dini hari, 13 Maret 2026. Dalam rangka Pelaksanaan Patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) guna menjaga keamanan selama bulan Ramadan, petugas berhasil mengamankan tiga pelaku muda yang diduga akan menyerang kelompok pemuda […]

  • Persijap Jepara Punya Bus Baru dari PO Bejeu

    Persijap Jepara Punya Bus Baru dari PO Bejeu

    • calendar_month Sel, 21 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Penampakan bus baru Persijap dari PO Bejeu  JEPARA – Senin (20/9/2021) Bupati Jepara Dian Kristiandi bersama jajaran menejemen PERSIJAP Jepara meluncurkan bus untuk operasional tim kebanggaan warga Jepara ini. Menejemen PO. Bejeu juga turut hadir dalam launching ini, lantaran bus itu merupakan bantuan dari PO tersebut. Launching bus dilakukan di depan pendapa RA. Kartini Jepara. […]

  • Beban Anggaran Bertambah, DPRD Pati Khawatir Belanja Pegawai Lebihi Batas

    Beban Anggaran Bertambah, DPRD Pati Khawatir Belanja Pegawai Lebihi Batas

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.618
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyoroti komposisi belanja pegawai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang saat ini mencapai 34 persen. Pihak legislatif mewaspadai potensi kenaikan angka tersebut jika kebijakan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu menjadi Penuh Waktu direalisasikan. Wakil Ketua II DPRD Pati, Bambang Susilo, […]

  • Mbah Gatot Undur Diri, Rudy Eka Priambada Mengganti

    Mbah Gatot Undur Diri, Rudy Eka Priambada Mengganti

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Rudy Eka Priambada saat di mes Persipa  PATI – Dua kekalahan beruntun yang dialami Persipa, akhirnya memakan tumbal. Pelatih kepala Gatot Barnowo mengundurkan diri lebih awal. Sebelum menemani Ihsan Ramadhani bertandang ke Stadion Krida, menghadapi Persipur Purwodadi Rabu (24/7/2019). Posisi pria yang akrab disapa Mbah Gatot itu digantikan Rudy Eka Priambada. Pelatih berusia 37 tahun […]

  • DPC PDI Perjuangan Pati: Upacara Bendera Tandai Dimulainya Bulan Bung Karno

    DPC PDI Perjuangan Pati: Upacara Bendera Tandai Dimulainya Bulan Bung Karno

    • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 208
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pati menggelar upacara bendera memperingati Hari Lahir Pancasila, Senin (2/6/2025). Upacara di halaman kantor DPC tersebut diikuti kader PDIP dari berbagai tingkatan, termasuk anggota DPRD Kabupaten, Provinsi, hingga perwakilan DPR RI. Ketua DPC PDIP Pati, Ali Badrudin (juga Ketua DPRD Pati), menekankan komitmen partai terhadap nilai-nilai […]

expand_less