Breaking News
light_mode

Beban Anggaran Bertambah, DPRD Pati Khawatir Belanja Pegawai Lebihi Batas

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month 49 menit yang lalu
  • visibility 98.575

PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyoroti komposisi belanja pegawai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang saat ini mencapai 34 persen.

Pihak legislatif mewaspadai potensi kenaikan angka tersebut jika kebijakan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu menjadi Penuh Waktu direalisasikan.

Wakil Ketua II DPRD Pati, Bambang Susilo, mengakui bahwa angka belanja pegawai saat ini justru mengalami penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Hal ini menurutnya dipengaruhi oleh adanya regulasi pemerintah yang mengatur batasan komposisi belanja daerah.

“Sebetulnya kalau saat ini sudah turun, kalau sebelumnya malah lebih banyak. Jadi ini sudah mulai turun, karena ada aturan-aturan mengenai hal itu,” ujar politisi Fraksi PKB ini.

Namun, Bambang memperingatkan bahwa angka tersebut bisa kembali melonjak signifikan. Hal itu akan terjadi apabila rencana pengangkatan PPPK Paruh Waktu menjadi PPPK Penuh Waktu pada tahun mendatang benar-benar terealisasi.

“Nantinya bisa saja melonjak lagi, kalau yang PPPK paruh waktu diangkat menjadi PPPK penuh waktu,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, DPRD berencana melakukan konsultasi dengan Pemerintah Pusat.

Hal ini dilakukan untuk memetakan dampak kebijakan tersebut terhadap struktur keuangan daerah, mengingat beban anggaran akan otomatis bertambah.

“Seandainya Paruh Waktu diangkat PPPK Penuh Waktu kan menjadi beban belanja pegawai, apakah itu seperti apa nanti kita konsultasikan ke Pemerintah Pusat. Otomatis nanti lebih dari 34 persen,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pati, Andi Nurwanto, memaparkan bahwa saat ini anggaran untuk PPPK Paruh Waktu mencapai Rp3,7 miliar per bulan atau sekitar Rp41,84 miliar per tahun. Angka tersebut menampung 3.141 tenaga PPPK Paruh Waktu yang bertugas di wilayah Pati.

Andi menegaskan, perubahan status menjadi Penuh Waktu akan berdampak langsung pada peningkatan beban belanja pegawai. Meski demikian, pihaknya tetap mencatat seluruh usulan yang masuk sebagai bagian dari perencanaan fiskal daerah.

“Yang pasti kami dari BPKAD usulannya kami catat,” ujar Andi.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Komisi C DPRD Pati Ingatkan Pentingnya Menjaga Stabilitas Wilayah

    Ketua Komisi C DPRD Pati Ingatkan Pentingnya Menjaga Stabilitas Wilayah

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 68
    • 0Komentar

    PATI – Menjaga situasi daerah tetap aman dan kondusif menjadi perhatian penting di tengah dinamika yang terjadi belakangan ini. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, saat memberikan sambutan dalam acara halalbihalal DPC Partai Demokrat yang digelar di Hotel Gritary pada 26 April lalu. Dalam kesempatan tersebut, Joni mengajak seluruh lapisan […]

  • Anggota DPRD Pati Minta Media Jaga Netralitas, Ciptakan Pilkada Kondusif

    Anggota DPRD Pati Minta Media Jaga Netralitas, Ciptakan Pilkada Kondusif

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 180
    • 0Komentar

    PATI – Suwito, anggota DPRD Pati dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menghimbau media massa untuk tidak menggoreng berita dan ikut serta menciptakan situasi kondusif menjelang Pilkada 2024. “Media harus berperan penting dalam menjaga netralitas dan tidak menyebarkan berita hoax atau berita yang belum pasti kebenarannya,” ujarnya. Suwito mengungkapkan kekhawatirannya terkait pemberitaan di media yang menurutnya […]

  • Wiwid Lestari saat tampil sebagai mayoret.

    Profil Wiwid Lestari Mayoret Groovy Drum Corps Pati yang Ikut Duta Genre

    • calendar_month Sab, 22 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Wiwid Lestari saat tampil sebagai mayoret. Prestasi demi prestasi terus ditorehkan oleh Wiwid Lestari, sebagai seorang pelajar dia ingin terus aktif berkegiatan dan meraih prestasi. Wiwid saat ini aktif mengikuti kegiatan marching band, dia mulai bergabung sejak November tahun 2022 lalu. Dia tergabung dengan Groovy Drum Corps. Wiwid menjadi seorang mayoret, awalnya dia tak tertarik […]

  • Sidang Vonis Dua Pentolan AMPB Digelar di PN Pati, Putri Gus Dur Pantau Langsung

    Sidang Vonis Dua Pentolan AMPB Digelar di PN Pati, Putri Gus Dur Pantau Langsung

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.757
    • 0Komentar

    PATI – Pengadilan Negeri Pati menggelar sidang putusan vonis bagi Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto alias Pak RW, dua tokoh utama Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), pada hari Kamis (5/3/2026). Acara sidang tersebut menarik perhatian berbagai elemen, termasuk tokoh nasional Inayah Wulandari Wahid yang menghadiri secara langsung untuk mengawasi proses peradilan. Perwakilan jaringan Gusdurian […]

  • DPRD Pati Puji Langkah Pemkab Dorong Produk Lokal Masuk Program MBG

    DPRD Pati Puji Langkah Pemkab Dorong Produk Lokal Masuk Program MBG

    • calendar_month 7 jam yang lalu
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.531
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati mendorong para pelaku Sentra Pelayanan Perdagangan Gizi (SPPG) untuk memaksimalkan penggunaan bahan baku dan produk asli daerah dalam setiap operasionalnya. Ajakan ini disampaikan Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat memimpin rapat koordinasi SPPG se-Kabupaten Pati, Senin (4/5), di Ruang Penjawi Setda Pati. Menurut Chandra, optimalisasi produk lokal menjadi kunci […]

  • Hidup Bukan Mampir Padu

    Hidup Bukan Mampir Padu

    • calendar_month Rab, 20 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Anis Sholeh Baasyin sedang menguraikan tema yang akan dibahas Padu atau adu mulut yang akhir-akhir ini nyaris membudaya di kalangan masyarakat kembali menjadi sentilan dalam gelaran Suluk Maleman yang digelar Sabtu (16/3) hingga Minggu (17/3/2019) dini hari kemarin. Bahkan peribahasa “hidup sekadar mampir minum” pun mulai berubah menjadi sekadar mampir padu. Plesetan itu lantaran sekarang […]

expand_less