Breaking News
light_mode

Angkringan Joss Awalnya Dapur Disulap jadi Kedai Kopi

  • account_circle Abdul Adhim
  • calendar_month Sen, 2 Okt 2023
  • visibility 77

KULINER, LINGKARMURIA.COM – Di tengah desa yang tenang, Ahmad Salam (37), seorang warga Desa Pasucen RT 7 RW 3, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, telah menghadirkan ide luar biasa dalam dunia penjualan kopi. Dengan kreativitasnya, ia mengubah dapur rumahnya menjadi sebuah kedai kopi yang sangat unik.

Dapur Salam kini bukan sekadar tempat memasak, melainkan juga menjadi tempat di mana para pelanggan dapat menikmati kopi dengan suasana yang nyaman. Terdapat halaman luas di belakang rumah Salam dengan pepohonan yang rindang, yang digunakan untuk menata bangku-bangku bambu dan kayu sebagai tempat duduk.

Di dalam kedai yang ia beri nama “Angkringan Joss”, Salam juga memajang foto-foto ulama terkenal, termasuk foto KH. Ahmad Nafi’ Abdillah Kajen Pati.

Kedai kopi yang unik ini baru dibuka pada Juni 2023, namun sudah menjadi tempat nongkrong favorit bagi berbagai kalangan, mulai dari pemuda hingga orang tua. Angkringan Joss selalu ramai dengan pelanggan, terutama karena menyediakan fasilitas wifi.

“Awalnya hanya iseng. Saya kan punya mesin roasting kopi, jadi banyak orang yang ngeroasting di sini. Nah, saya berpikir bagaimana biar ada temannya saat ngeroasting, akhirnya muncul ide untuk membuat kedai. Jadilah saya sulap dapur dan memanfaatkan lahan belakang rumah untuk benjualan kopi,” katanya, Minggu (1/10/2023).

Dalam menjalankan bisnis ini, Salam dibantu oleh istrinya. Kedai kopi ini buka mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Selain di Desa Pasucen, Salam juga memiliki angkringan di kompleks pabrik gula di Kecamatan Trangkil, yang beroperasi pada sore hingga malam hari setelah kedai di rumahnya ditutup.

“Harus bisa bagi waktu. Kalau pagi sampai sore jualan di rumah, kalau sore sampai malam di angkringan dekat PG (Pabrik gula),” terangnya.

Di Angkringan Joss, Salam tidak hanya menawarkan berbagai varian kopi, tetapi juga menyediakan gorengan, makanan ringan, dan nasi bungkus. 

“Kalau nasi dan gorengan ini dari tetangga yang nitip di sini. Intinya kita juga harus saling support dalam berjualan. Saling membuka jalan rezeki dengan tetangga,” ungkapnya.

Salah satu pelanggan, Sudi Rustanto, datang ke Angkringan Joss setelah mendengar cerita temannya tentang kedai kopi yang unik di dapur rumah warga. Pria asal Desa Pekuwon, Kecamatan Juwana ini merasa penasaran dengan sensasi ngopi yang tidak biasa.

“Tadinya saya dari ziarah kubur di makam Mbah Wiro Padi sini (Pasucen) dan diberitahu oleh teman katanya ada tempat ngopi yang unik dan asyik. Akhirnya saya diajak ke sini. Benar saja, tempatnya adem dan sangat cocok untuk nongkrong,” katanya.

Dia datang ke kedai milik Salam dengan anak laki-lakinya dan lima orang temannya untuk mencicipi kopi asli lereng muria buatan Salam. 

“Jadi yang namanya rezeki itu datangnya dari berbagai arah. Bisa dari depan dan belakang. Contohnya mas Salam ini, rezekinya datang dari belakang, karena kedainya terletak di belakang rumah,” celetuknya sambil menikmati seduhan kopi.

Penulis : Fatwa

Editor: Fatwa

Penulis

Konten kreator, tinggal di Pati, Jawa Tengah. Alumni S-1 KPI IAIN Kudus.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madin Darul Muttaqin yang Dinantikan

    Madin Darul Muttaqin yang Dinantikan

    • calendar_month Sel, 18 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Betapa gembiranya warga Desa Lundo. Desa kecil yang masuk wilayah Kecamatan Jaken Kabupaten Pati ini akhirnya memiliki lembaga pendidikan agama. Tak adanya lembaga pendidikan agama tersebut diakui membuat tingkat pemahaman agama anak-anak Lundo masih rendah. Jamhari, modin desa setempat mengaku, masyarakat Desa Lundo memang telah lama menantikan kehadiran sebuah lembaga pendidikan agama di desanya. Gayung […]

  • DPRD Pati Minta Pemkab Lebih Serius Kembangkan Wisata Budaya Lokal

    DPRD Pati Minta Pemkab Lebih Serius Kembangkan Wisata Budaya Lokal

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 107
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Kabupaten Pati meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk lebih serius dalam mengembangkan potensi wisata budaya lokal. Hal ini disampaikan mengingat banyaknya potensi seni dan budaya yang dimiliki Pati, namun belum dikelola secara optimal. Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi, mengungkapkan bahwa Pati memiliki berbagai potensi wisata budaya yang menarik, seperti pentas wayang topeng soneyan, […]

  • Mobil Terjun ke Jurang Sungai Desa Tempur, Penumpang Selamat

    Mobil Terjun ke Jurang Sungai Desa Tempur, Penumpang Selamat

    • calendar_month Jum, 18 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 76
    • 0Komentar

      Mobil terjun bebas ke sungai Kaliombo Desa Tempur Jepara Musibah dialami sebuah mobil yang dikendarai warga Desa Sirahan. Karena rem blong, mobil tersebut nyungsep ke sungai, jurang sungai dengan jalan kira-kira sedalam 10-an meter lebih. Untungnya seluruh penumpang itu berhasil selamat.  JEPARA – Sebuah mobil berjenis city car terjun ke sungai Kali Ombo kawasan […]

  • Mahasiswa UIN Sunan Kudus Sosialisasikan Pengenalan dan Penanganan Halusinasi di Panti Jalma Sehat Kudus

    Mahasiswa UIN Sunan Kudus Sosialisasikan Pengenalan dan Penanganan Halusinasi di Panti Jalma Sehat Kudus

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 105
    • 0Komentar

    KUDUS – Mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Islam (BKI) UIN Sunan Kudus menggelar Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) terintegrasi dengan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Panti Jalma Sehat Kudus. Rabu (16/7/2025), mereka menyelenggarakan sosialisasi bertema “Bagaimana Cara Mengenali dan Mengatasi Halusinasi pada Pasien Psikosis” bagi pasien yang kondisinya telah pulih 80%. Sosialisasi ini bertujuan memberikan edukasi […]

  • BUMDes Pati Jadi Rujukan DPRD Tuban

    BUMDes Pati Jadi Rujukan DPRD Tuban

    • calendar_month Kam, 28 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Anggota Komisi A DPRD Tuban ketika berkunjung ke DPRD Pati PATI – Komisi A DPRD Tuban melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Pati Rabu (27/2/2019).  Kunjungan itu dilakukan untuk belajar mengenai pengentasan kemiskinan di daerah. Melalui program (Badan Usaha Milik Desa) BUMDes. Dimana hampir 100 persen desa di Pati memiliki usaha tersebut. Ketua Komisi A […]

  • Pansus DPRD Pati Dalami Dugaan Tarik Ulur Guru di SMPN 1 Tayu

    Pansus DPRD Pati Dalami Dugaan Tarik Ulur Guru di SMPN 1 Tayu

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 92
    • 0Komentar

    PATI – Polemik penugasan guru di Kabupaten Pati terus bergulir. Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Pati berencana memanggil Kepala SMPN 1 Tayu untuk mengklarifikasi dugaan penarikan guru Bahasa Inggris dari Kecamatan Jaken. Langkah ini diambil setelah Pansus menerima keterangan dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pati yang memicu pertanyaan lebih lanjut. “Kami ingin […]

expand_less