Breaking News
light_mode

Hindari Plagiasi Mahasiswa Baru Diajari Membuat Makalah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 14 Sep 2017
  • visibility 73
Dokumen HMJ Syari’ah STAIN Kudus

Lingkar Muria, KUDUS – Dalam dunia akademik, menjiplak sebuah karya hukumnya haram. Baik
secara ilmiah maupun hukmiyah. Ada etika dalam mengutip sebuah karya. Hal itu
disampaikan Kisbiyanto, ketua Jurusan Tarbiyah dalam apel pembukaan pelatihan
makalah yang diadakan Himpunan Mahasiswa Jurusan  (HMJ) Tarbiyah, di halaman kampus barat STAIN
Kudus Sabtu (9/92017) kemarin.
”Ada yang dinamakan gaya selingkung dalam tradisi akademik sebuah
kampus. Kalau di sini (STAIN Kudus, Red) dalam mengutip sebuah karya
menggunakan footnote, berbeda dengan
kampus lain yang biasanya menggunakan midlenote,
kalau tidak paham kaidah mengutik bisa jadi mengarah ke ranah plagiasi, ” kata
dosen yang juga ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama’ (ISNU) Kudus ini.
M. Taufik Nur Aziz, ketua HMJ Tarbiyah menambahkan, pelatihan ini
sekaligus upaya menanggulangi kebiasaan mahasiswa yang sering copy-paste dalam mengerjakan tugas
makalah. ”Di STAIN Kudus, mulai semester satu hingga semester tujuh, mahasiswa
bakal bersinggungan dengan tugas membuat makalah. Untuk itu pelatihan ini juga
sebagai pembekalan bagi mahasiswa baru dalam menempuh dunia perkuliahan,”
lanjut mahasiswa prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) ini.  
Sebanyak 919 mahasiswa dari 10 prodi di Jurusan Tarbiyah, menjadi
peserta pelatihan makalah. Jumlah ini menjadi yang terbanyak selama
penyelenggaraan pelatihan makalah di STAIN Kudus. Peserta dibagi menjadi delapan
kelas, yang ditempatkan di gedung A, B, Aula Kantor Jurusan, dan Gedung Pusat
Kegiatan Mahasiswa (PKM). Acara berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.
Penyelenggaraan pelatihan makalah tahun berbeda dengan tahun
sebelumnya. Kali ini peserta diajak praktik langsung di dalam kelas usai
pemaparan teori. Hal  itu dilakukan
karena evaluasi tahun lalu, usai pelatihan masih banyak mahasiswa yang
kebingungan mengerjakan tugas makalah. ”Disamping praktik, HMJ juga
memfasilitasi pendampingan peserta usai pelatihan. Pendampingan itu
dilaksanakan dalam format acara diskusi santai bertajuk “Pekan Pendidikan” yang
bakal membahas seputar dunia perkuliahan,” katanya kepada
Lingkar
Muria
.
Salah satu peserta pelatihan, Nurul Aini mengaku terbantu dengan
kegiatan pelatihan semacam ini. ”Pelatihan ini bisa menjadi bekal berharga.
Tanpa pengetahuan seperti ini, bisa jadi saya terjerumus plagiasi dalam
mengerjakan tugas makalah,” imbuh mahasiswi prodi PAI ini.
Di tempat terpisah, pelatihan yang sama juga dilakukan HMJ Syari’ah
dan Ekonomi Islam, yang bertempat di aula Balaidesa Ngembalrejo. Sebanyak 645 peserta
terbagi menjadi empat gelombang. Dua gelombang mengikuti pelatihan kemarin, dan
dua gelombang hari ini. Metode pelatihan yang diberikan juga sama. Menggunakan
pemaparan teori dan praktik langsung.



”Peserta kami himbau membawa laptop bagi yang punya. Kemudian
praktik langsung di tempat, mulai membuat ukuran kertas hingga format footnote khas STAIN Kudus,” kata
Julianto, ketua HMJ Syari’ah dan Ekonomi Islam ini. (kur
)
  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seduluran, Anak Punk Se Pantura Timur Gelar Pertunjukan di Pati

    Seduluran, Anak Punk Se Pantura Timur Gelar Pertunjukan di Pati

    • calendar_month Ming, 22 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 74
    • 0Komentar

     Komunitas anak punk di pantura timur menggelar pertunjukan bertajuk seduluran di Penda Kesenian komplek Stadion Joyokusumo Kabupaten Pati Kamis (19/7/2018) kemarin. Komunitas anak punk se pantura timur menggelar sebuah pertunjukan siang kemarin di Pendapa Kesenian komplek Stadion Joyokusumo. Tak hanya musik, pertunjukan seni rupa juga ditampilkan dalam kegiatan menggalang seduluran antar sesama anak punk tersebut. […]

  • Pentas Kesenian di Pati Belum Diperbolehkan Bupati

    Pentas Kesenian di Pati Belum Diperbolehkan Bupati

    • calendar_month Sel, 19 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Pentas kesenian masih belum mendapatkan izin resmi dari pemerintah kabupaten Pati dalam masa pandemi ini. Bupati Pati Haryanto secara tegas belum mengizinkan pentas kesenian di masa pandemi Covid-19. Hal itu karena dapat memicu kerumunan masyarakat. PATI – Bupati Pati Haryanto menggelar rapat bersama jajaran Forkopimda di Ruang Rapat Joyokusumo Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, Senin (18/10/2021). […]

  • Pilihlah Lingkungan Terbaik

    Pilihlah Lingkungan Terbaik

    • calendar_month Jum, 9 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Banyak dari kita, saya yakin setuju bahwa lingkungan yang baik akan mengantarkan kita menjadi lebih baik. Begitu pula sebaliknya. Maka tidak heran jika para lulusan SMA misalnya, menginvestasikan waktu mereka untuk belajar lebih keras agar diterima di perguruan tinggi terbaik. Atau para orang tua, menyekolahkan anaknya di tempat-tempat yang membuatnya menjadi lebih berkembang. Setiap tempat, […]

  • Rekam Jejak di Jakarta Bagus Klaim Anies Baswedan Layak jadi Presiden

    Rekam Jejak di Jakarta Bagus Klaim Anies Baswedan Layak jadi Presiden

    • calendar_month Sab, 8 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 68
    • 0Komentar

      Para relawan Anies Baswedan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah dikukuhkan Di Kabupaten Pati relawan pemenangan Anies Baswedan untuk menjadi Presiden 2024 mulai dikukuhkan. Para relawan meyakini Anies Baswedan adalah sosok tepat untuk memimpin Republik Indonesia. Rekam jejak sebagai Gubernur DKI Jakarta diyakini sebuah prestasi besar bagi Anies Baswedan. PATI  – Ratusan relawan di Kabupaten […]

  • DPRD Pati : Apresiasi Bulog Pati, Kenaikan HPP Gabah Berdampak Positif Bagi Petani

    DPRD Pati : Apresiasi Bulog Pati, Kenaikan HPP Gabah Berdampak Positif Bagi Petani

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 178
    • 0Komentar

    PATI – Kenaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah menjadi Rp6.500 per kilogram dinilai menjadi angin segar bagi para petani. Karena dapat mengangkat kesejahteraan petani. Hal itu diungkapkan anggota DPRD Pati sekaligus Ketua Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) Kabupaten Pati, Sudi Rustanto. Pria yang duduk di Komisi B DPRD Pati itu mengapresiasi kenaikan […]

  • Bela Harga Diri Petani di Tulakan Jepara Putus Jembatan Tambang Ilegal

    Bela Harga Diri Petani di Tulakan Jepara Putus Jembatan Tambang Ilegal

    • calendar_month Sab, 8 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Para petani memotong kayu kelapa yang menjadi jembatan untuk akses tambang ilegal batuan di Sungai Kaligelis, Desa Tulakan, Donorojo, Jepara Sejumlah petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Margo Utomo Desa Tulakan Kecamatan Donorojo Jepara melakukan tindakan tegas. Mereka memotong jembatan yang menjadi akses tambang ilegal yang mengancam jaringan irigasi sawah mereka. JEPARA – […]

expand_less