Breaking News
light_mode

Banjir Menggenang Pemancing Datang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 8 Jan 2018
  • visibility 187

Setia menunggu umpan disambar ikan


Cerita Banjir di Pati Wilayah Timur
Banjir
menggenangi beberapa desa di Batangan dan Juwana sejak Sabtu (6/1) lalu. Genangan
airnya menyuguhkan pemandangan berbeda. Diantara genangan air di sana-sini,
banyak warga datang menenteng pancing dan segepok umpan, berharap dapat satu,
atau dua ikan untuk dibawa pulang.
Yono (32) nampak duduk santai. Tangan kirinya memegang
rokok, sesekali memnghisapnya, tangan kanan memegang gagang pancing. Sudah satu
jam lebih, pria yang mengenakan kaos coklat ini setia menunggu umpan demi umpan
yang ia lemparkan, bermaksud agar disambar ikan. Namun, nasibnya pagi itu tak
terlalu mujur. Yono baru mendapat dua ekor ikan lele. Satu ekor ukuran
tanggung, satunya lagi kecil.
Yono tak sendiri, di samping kanan kirinya masih ada banyak
orang, mereka duduk-duduk santai di sepanjang sawah yang tergenang, juga menunggu
umpannya disambar ikan yang lapar. Pagi itu memang suasanya berbeda, di Desa
Raci yang masuk wilayah Kecamatan Batangan, air banyak yang menggenang akibat
luapan air sungai setelah hujan lebat pada Jumat (5/1/18) petang lalu.
Meski begitu, banjir yang datang tak melulu membuat
warganya meradang. Meski banyak lahan pertanian dengan tanaman padi yang
mayoritas berumur dua bulan terendam hingga nyaris tak terlihat ujungnya.

Baca juga : IDI Pati peduli banjir salurkan bantuan
Pagi kemarin, banyak yang terlihat riang sambil
menenteng pancing. Di beberapa tempat seperti di pesawahan yang terendam, sudah
seperti tempat wisata pemancingan saja. Ada warga desa sendiri, tak sedikit
juga warga luar desa. Seperti Budi (34) warga Sambiroto- Rembang ini jauh-jauh
datang untuk memancing.



Budi mengaku, datang sejak pagi. Dia dapat kabar
banyak ikan di kolam milik warga yang lepas. ”Kemarin ada kabar, ikan-ikan di
kolam milik warga lepas. Ikannya beragam, dari lele, hingga nila. Lumayan,
selain buat menyalurkan hobi memancing, barangkali juga bisa buat lauk nanti,”
kata Budi sembari serius memperhatikan umpan yang ia lemparkan di air yang
menggenagi lahan pesawahan itu.
Meski begitu, pria bertopi itu tak juga mendapat
banyak ikan seperti yang diharapkannya. ”Mungkin sudah sejak kemarin, jadi
ikannya sudah mulai berkurang,” kata Budi yang hasil pancingannya lebih baik
sedikit dari Yono.
Bagi Budi dan juga Yono, tak mengapa ikan yang didapat
cuma sedikit. Bagi mereka mancing memang hobi untuk menghibur diri, bukan hasil
yang menjadi patokan. Bagi Yono sendiri yang juga menjadi korban banjir,
mancing bisa menjadi obatnya agar tetap gembira, meski banjir merendam tempat
tinggalnya sejak Sabtu lalu.
Tak hanya orang dewasa, di jalan-jalan desa, anak-anak
kecil lalu lalang kesana kemari. Mereka berjalan santai juga satu, dua terlihat
membawa pancing dan umpan.  Banjir datang
memang tak melulu membuat warganya meradang, di tengah musibah wajah sumringah
dan riang tetap terpancar. Meski air masih saja menggenang. (
Nur Kasan)



  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penalti Longji Song Gagal, Persipa Pati Kembali Meraih Hasil Seri Atas Persijap Jepara

    Penalti Longji Song Gagal, Persipa Pati Kembali Meraih Hasil Seri Atas Persijap Jepara

    • calendar_month Ming, 1 Des 2024
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 184
    • 0Komentar

      PATI – Persipa Pati Kembali meraih hasil buruk di kandang sendiri, karena kemenangan yang sudah ada di depan mata buyar oleh kesalahan antisipasi bola liar yang berbuah pelanggaran dan hadiah penalty untuk lawannya, Persijap Jepara. Kemenangan yang seharusnya diraih akhirnya sirna di detik-detik terakhir pertandingan. Dalam laga Derbi Muria (1/12/2024) melawan Persijap Jepara, pertandingan […]

  • DPRD Pati Siap Fasilitasi Ekspansi Usaha Perikanan Juwana ke Sukoharjo

    DPRD Pati Siap Fasilitasi Ekspansi Usaha Perikanan Juwana ke Sukoharjo

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 217
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Partai Demokrat, Mukit, menyatakan kesiapannya memfasilitasi pengusaha perikanan dari Kecamatan Juwana untuk menjajaki pasar di Kabupaten Sukoharjo. Hal ini menyusul isu berkembang mengenai aktivitas perikanan di Sukoharjo yang melibatkan banyak pengusaha ikan asal Pati. “Saya akan mengajak teman-teman pengusaha perikanan di Juwana untuk ke Sukoharjo,” tegas Mukit […]

  • Jalan Sehat Muslimat Pati, Deklarasikan Anti Hoax, Gibah dan Fitnah

    Jalan Sehat Muslimat Pati, Deklarasikan Anti Hoax, Gibah dan Fitnah

    • calendar_month Kam, 7 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 249
    • 0Komentar

    PATI – Bukan car free day, Alun-alun Simpanglima Kamis (7/3/2019) pagi penuh. Sepanjang mata memandang, jalanan di depan alun-alun penuh dengan ibu-ibu berbaju hijau dengan setelan kerudung warna putih. Mereka adalah ibu-ibu Muslimat NU Pati. Mereka sedang memperingati hari lahir (harlah) ke 73. Dalam peringatan itu digelar kegiatan jalan sehat. Selain jalan sehat, ibu-ibu ini […]

  • Ketua Komisi C DPRD Pati Ungkap Alasan Pangkalan Truk Belum Direalisasikan

    Ketua Komisi C DPRD Pati Ungkap Alasan Pangkalan Truk Belum Direalisasikan

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 188
    • 0Komentar

    PATI – Sopir truk yang tergabung dalam Paguyuban Sopir Pati (PSP) menggelar unjuk rasa di Alun-Alun Pati, tepat di depan kantor bupati, mereka mendesak pemerintah daerah untuk segera membangun pangkalan truk yang representatif di Kabupaten Pati, pada Senin (1/7/2024). Setelah aksi unjuk rasa, sepuluh perwakilan sopir truk difasilitasi untuk beraudiensi dengan DPRD dan dinas terkait […]

  • Jadi Korban Pembacokan Diduga Motif Asmara

    Jadi Korban Pembacokan Diduga Motif Asmara

    • calendar_month Rab, 19 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 230
    • 0Komentar

      Para tersangka penganiayaan diamankan Polres Magelang Seorang pria menjadi korban pembacokan. Kepalanya luka akibat sabetan parang. Dia dikeroyok tiga orang. Aksi sadis ini diduga karena ada motif asmara.  MAGELANG – Polres Magelang tangkap pelaku pengeroyokan pada seorang pria berinisial IP (29). Diduga pengeroyokan ini dilatar belakangi motif asmara, Sabtu (15/01/2022). Pers rilis atas kasus […]

  • Polisi Gagalkan Rencana Tawuran Antar Kelompok Remaja di Tayu, Tujuh Orang Diamankan

    Polisi Gagalkan Rencana Tawuran Antar Kelompok Remaja di Tayu, Tujuh Orang Diamankan

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.266
    • 0Komentar

    PATI – Upaya rencana tawuran atau perang sarung antara kelompok remaja di Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, berhasil dicegah oleh petugas Polsek Tayu. Dalam kegiatan patroli dini hari, pihak kepolisian mengamankan tujuh orang remaja beserta delapan unit sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk menuju lokasi yang telah ditentukan untuk aksi tersebut. Dijelaskan oleh Kapolsek Tayu […]

expand_less