Breaking News
light_mode

Jadi Pembaca yang Bertanggung Jawab, dengan Menulis Resensi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 5 Feb 2018
  • visibility 237


Al Mahfud, Peresensi
buku

DOKUMEN PRIBADI

Keseharian
Al Mahfud banyak dihabiskan dengan membaca buku. Tak sekdar membaca sambil
lalu, dia membaca dengan serius. Kemudian menuangkan bacaan itu menjadi resensi,
dan dia kirimkan ke media penyedia rubrik resensi di penjuru negeri.  
Beragam judul buku
menumpuk di sebuah meja kayu. Mulai buku fiksi hingga non fiksi. Di rumahnya
itu Al Mahfud mengisi kesehariannya dengan menulis dan membaca buku. Ada
mungkin ratusan buku dengan ketebalan bervariasi.
Tapi dari ratusan buku
yang menumpuk itu, Al Mahfud tak banyak merogoh koceknya. Buku-buku itu dikirim
dari penerbit yang merasakan servis pria lajang kelahiran Pati, 9 Maret 1992
ini.
”Ya kebanyakan, bahkan
mayoritas koleksi saya hasil kiriman dari penerbit yang sebelumnya buku dari
penerbit itu saya resensi dan tayang di media,” kata Al Mahfud.
Itu menjadi salah satu
enaknya menjadi peresensi buku. Bisa dapat kiriman buku dari penerbit, juga
kadang, dan lebih sering dapat honor dari media. Aktivitas ini sudah lama dia
tekuni. Kurang lebih sekitar 2014, saat mas akhir kuliah.
”Awalnya coba-coba
kirim, lalu banyak kemuat di beberapa media. Baik lokal di Jawa Tengah hingga
media nasional dan juga lokal di luar Jawa,” kata alumni S1 Tarbiyah/PAI STAIN
Kudus ini.
 Bagi Al Mahfud, selain mendapat sejumlah
reward itu, ada yang masih penting untuk dirinya. Dimana menulis resensi buku
menjadikan dirinya sebagai pembaca yang bertanggung jawab.
”Memang sangat berbeda
jika hanya membaca seperti biasa. Kalau kita membaca dengan anagan-angan akan
menuangkan hasil bacaan itu menjadi resensi, kita pasti akan serius membaca.
Memahami kalimat demi kalimat yang disajikan. Dan tentu pemahaman kita akan
lebih terstruktur kalau dituangkan lewat tulisan resensi,” jelas pria yang
aktif di kajian diskusi Paradigma Institute (Parist) Kudus ini.
Soal menulis resensi,
bagi pria yang juga menggemari dunia sastra ini, tidak ada kata gampang dan
tidak gampang. Baginya menulis resensi itu soal gairah. Sreg atau kurang sreg
dengan judul buku yang ada.
”Untuk itu harus ada
kegairahan dalam menuliskan resensi. Makanya, tiap resensi saya tayang di
media, saya pesan buku-buku yang sesuai selera,” kata pria yang juga pernah
menyabet Juara Cerpen Nasional yang diadakan Forum Pemuda Bangun Negeri pada
2014 lalu dengan cerpennya yang berjudul Puteri Bunga.
Al mahfud selalu
memilih buku-buku tentang sosial. Seperti bbuku-buku biografi. Dia juga
menggemari fiksi, dan juga buku-buku soal sejarah. Baiknya, para penerbit yang
menjadi langganan Al Mahfud selalu mengabulkan itu.
Buku-buku yang sesuai
seleranya itu makin hari, memang makin menjejali rumahnya yang berada di pedesaan
Kota Nasi Gandul. Sebab produktivitas kepenulisannya memang patut diacungi
jempol.
Dia sering memanfaatkan
waktu pagi menjadi saat yang tepat untuk menulis. Pagi setelah subuh bagi Al
Mahfud menjadi momentum tepat untuk mempertanggungjawabkan hasil bacaannya itu.
”Kalau masih pagi, otak
masih segar. Enak buat nulis. Dan kebanyakan saya menulis ya memang di waktu
pagi seperti ini,” papar penggila talkshow Mata Najwa sejak di stasiun tv lama
hingga berpindah ke stasiun tv baru ini. (Nur Khasan)
   
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wejangan Cak Nun Jelang Pemilu 2019

    Wejangan Cak Nun Jelang Pemilu 2019

    • calendar_month Sab, 30 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 202
    • 0Komentar

    JEPARA – Pilpres dan Pileg tinggal menghitung hari. Konstelasi politik pun kian memanas. Beragam isu dan perkara digoreng sedemikian rupa untuk meraup suara. Tak hanya itu, masyarakat juga seolah-olah dibelah menjadi dua dan saling bermusuhan. Ihwal pemilu itulah yang menjadi salah satu fokus pembicaraan Emha Ainun Najib dalam acara Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng […]

  • Sudewo: Semua Masukan DPRD Pati Akan Jadi Ikhtiar Membangun Kabupaten Pati 

    Sudewo: Semua Masukan DPRD Pati Akan Jadi Ikhtiar Membangun Kabupaten Pati 

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 507
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati secara daring pada Jumat, 31 Oktober 2025. Agenda rapat hari ini adalah penyampaian pendapat atas laporan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket terkait pemakzulan Bupati Pati. Sebelumnya, Rapat Paripurna pertama telah membacakan laporan Pansus Hak Angket tentang kinerja Bupati Pati. Laporan tersebut dibacakan secara bergantian […]

  • Sidang LPJ, Ajari Siswa Darul Falah Sirahan Laku Bertanggungjawab

    Sidang LPJ, Ajari Siswa Darul Falah Sirahan Laku Bertanggungjawab

    • calendar_month Sen, 30 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Ketua ISDA periode 2017/2018 Imam Baihaqi setelah menyerahkan inventaris organisasi ISDA yang menandai berakhirnya masa jabatan serta diterimanya pertanggungjawaban organisasi. PATI – Pembelajaran menjadi pribadi yang bertanggung jawab, dikemas apik oleh Perguruan Islam Darul Falah Sirahan. Pembelajaran itu didapat melalui sidang paripurna Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Ikatan Siswa-siswi Darul Falah (ISDA) Rabu (25/7/2018) lalu.   LPJ tertulis […]

  • Polres Kudus Dukung Kampanye Jateng Zero Knalpot Brong demi Pemilu yang Damai

    Polres Kudus Dukung Kampanye Jateng Zero Knalpot Brong demi Pemilu yang Damai

    • calendar_month Jum, 19 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 210
    • 0Komentar

    KUDUS – Masalah knalpot brong yang semakin meresahkan masyarakat menjadi sorotan utama Wakapolres Kudus, Kompol Satya Adi Nugraha. Dalam Apel Jam Pimpinan yang bertempat di lapangan apel Wicaksana Laghawa Polres setempat, pada Kamis (18/1/2024) pagi, ia menyerukan pentingnya menjaga ketertiban dan ketenangan di jalan raya, terutama menjelang Pemilu 2024. Kompol Satya Adi Nugraha menekankan bahwa […]

  • Insya Lailatul Qodriyah, Pelajar MA Darun Najah Sabet Juara 1 Lomba Konten Video AI Polresta Pati

    Insya Lailatul Qodriyah, Pelajar MA Darun Najah Sabet Juara 1 Lomba Konten Video AI Polresta Pati

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.116
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar dari MA Darun Najah Ngemplak Kidul, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, dalam ajang lomba konten video berbasis kecerdasan buatan (AI) yang diselenggarakan oleh Polresta Pati. Insya Lailatul Qodriyah, siswi sekolah tersebut, berhasil meraih posisi teratas setelah karya kreatif yang ia buat dinilai istimewa dan mendapat apresiasi tinggi dari […]

  • Grogi di Bawah Ekspektasi Tinggi

    Grogi di Bawah Ekspektasi Tinggi

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Full Time  Persipa Pati 0 Persip Pekalongan 1 Tampil di bawah performa  Priiiiit…… peluit panjang ditiup wasit Fero Arsanto asal Kendal. Papan skor tak beranjak. Persipa 0, Persip Pekalongan 1. Laskar Saridin harus mengakui keunggulan tamunya di hadapan ribuan suporter fanatik mereka di Stadion Joyokusumo. Semua nampak sekali kecewa. Penonton bergemuruh. Menggerutu kesal. Raut muka […]

expand_less