Breaking News
light_mode

Diecaster, Bukan Sembarang Pecinta Mobil-mobilan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 3 Mar 2018
  • visibility 357

Tak sedikit yang mencibir para
kolektor dan pecinta mobil-mobilan. Sudah dewasa masih saja bergumul dengan
mainan anak-anak. Begitu biasanya, orang-orang yang belum paham soal hobi
mengoleksi mainan mobil-mobilan yang rintisannya muncul pada abad ke 20 itu.
Ketua Komunitas Diecaster Pati, Whido
Danang Kesumo membenarkan. Bagi mereka yang belum paham dengan hobi yang satu
ini, sudah pasti siapapun mencibir. Namun perlu diketahui, hobi mobil-mobilan
ini bukan hobi sembarangan.
Bahkan pernah terjadi. Ketika
sedang berburu koleksi ke sebuah supermarket, banyak yang melihat keheranan.
”Ya sudah pasti. Itu orang-orang dewasa kok rame-rame milih mainan. Tetapi ada
yang sudah paham, lalu berbasa-basi. Kolektor ya mas,” kata Widho mengenang
kejadian itu.
Ada nilai estetika kepuasan. Di
samping itu, ada pula nilai investasi melalui koleksi mobil-mobilan. Lazim
disebut dengan istilah kolekdol. Dikoleksi dulu, kalau laku yang didol atau dijual. Terlebih, yang paling
menarik dari hobi ini ada pada seni custom
mobil-mobilan itu sendiri.
”Custom-custom yang paling menarik. Misalnya mengganti ban, velg,
nambah decal, stiker. Lalu membuat detail-detail seperti mobil mirip seperti
aslinya betulan. Lampu sein menyala, roda bisa belok, bisa membuka kap dan
pintu. Termasuk juga custom detail di bagian interior. Disitulah letak keseruan
hobi ini. Di samping bisa pula menjadi barang investasi seperti kolekdol itu,”
papar Whido.
Sementara itu, tentang kolekdol,
hobi ini punya daya tarik sendiri. Selalu ada sebuah item yang menjadi incaran
dan buruan. Khususnya di salah satu merk mobil-mobilan yang terkenal.
”Nah disitu nilai kolekdolnya
muncul. Keuntungan itu tergantung pada kondisi pasaran, serta item-item yang
sedang menjadi buruan. Jika ada lelang, satu unit bisa meraup untung 30 hingga
50 persen,” papar sang ketua.
Itu merupakan gambaran-gambaran
kepuasan dari hobi ini. Dapat mengoleksi barangnya, mengutak-atik lalu kalau
sudah waktunya, koleksi masuk kolekdol. ”Laku dijual saja,” pungkas Widho. Anggota
dari komunitas ini sangat beragam. Ada PNS, ada karyawan swasta, mahasiswa
hingga anak sekolah. (lil)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harmoni Desa Damarwulan dalam Doa Lintas Agama

    Harmoni Desa Damarwulan dalam Doa Lintas Agama

    • calendar_month Ming, 28 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 319
    • 0Komentar

      Kegiatan doa bersama lintas agama di Desa Damarwulan, Keling, Jepara. Diisi dengan pameran produk UMKM dan pentas seni. JEPARA – Doa bersama lintas agama dilakukan warga Desa Damarwulan Kecamatan Keling, Jepara, Jumat (26/11/2021). Acara ini dimotori oleh Karang Taruna Tunas Karya desa setempat. Acara doa bersama lintas agama diselingi dengan pentas seni dari perwakilan […]

  • DPRD Pati Dorong Fokus Pengembangan Wisata Pegunungan Kendeng

    DPRD Pati Dorong Fokus Pengembangan Wisata Pegunungan Kendeng

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 285
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Warsiti, mendorong Pemerintah Kabupaten Pati untuk fokus mengembangkan potensi wisata di Pegunungan Kendeng, khususnya di wilayah Pati Selatan. Ia menyoroti pentingnya konsentrasi pada satu titik pengembangan wisata untuk memaksimalkan dampak dan daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. “Sebetulnya saya sangat mengapresiasi upaya tersebut, saya senang dengan adanya pariwisata itu. […]

  • Tawuran Antar Gangster Pecah di Perbatasan Pati-Kudus, Polisi Amankan Pelaku Pembawa Sajam

    Tawuran Antar Gangster Pecah di Perbatasan Pati-Kudus, Polisi Amankan Pelaku Pembawa Sajam

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 276
    • 0Komentar

    PATI – Aksi tawuran antar dua kelompok pemuda kembali pecah di wilayah perbatasan Kabupaten Pati dan Kudus. Peristiwa itu melibatkan Gangster Tos Babalan dari Kabupaten Kudus dan Gangster Steam24boys dari Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Kericuhan terjadi pada Rabu dini hari, (30/7/2025), sekitar pukul 01.00 WIB, di Jalan Prawoto – Babalan, tepatnya di wilayah […]

  • Aksi Penggalangan Dana dan Konser Amal Mahasiswa Kudus untuk Korban Banjir Demak

    Aksi Penggalangan Dana dan Konser Amal Mahasiswa Kudus untuk Korban Banjir Demak

    • calendar_month Sab, 17 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 291
    • 0Komentar

    KUDUS – Beberapa organisasi mahasiswa di Kudus mengadakan aksi penggalangan dana dan konser amal kemanusiaan untuk memberikan bantuan kepada korban banjir di Demak. Aksi ini dilaksanakan di beberapa titik di Kabupaten Kudus pada sore hari dan malamnya dilanjut dengan konser amal di Joglo Maqha, Jumat (16/02/2024). Ahmad Minan Nur Rohman, selaku koordinator aksi, mengungkapkan bahwa […]

  • Hidup Buruh! Kala Sarbumusi Pati Hidup Lagi

    Hidup Buruh! Kala Sarbumusi Pati Hidup Lagi

    • calendar_month Jum, 29 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Deklarasi Sarbumusi Pati di gedung PC NU Pati pada Kamis 28 Oktober 2021 Sempat diberangus di masa rezim Orde Baru. Sarbumusi Pati kembali aktif lagi tahun ini. Organisasi buruh yang menjadi badan otonom Nahdlatul ulama ini siap menemani para buruh mendapatkan hak-haknya. PATI – Serikat Buruh Muslim Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Pati kembali hadir di tengah-tengah […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati : 12 Poin Sudah Dibahas dengan Keterangan Lengkap

    Pansus Hak Angket DPRD Pati : 12 Poin Sudah Dibahas dengan Keterangan Lengkap

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 411
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Pansus Hak Angket DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan bahwa pihaknya telah membahas 12 poin penting terkait isu yang sedang diselidiki. Ia juga mengklaim bahwa keterangan yang diperoleh dari berbagai pihak, termasuk Bupati Pati, sudah lengkap. “Saya yakin keterangan-keterangan dari yang kita undang sudah lengkap, tetapi sudah juga dikonfirmasi ke Pak Bupati,” […]

expand_less