Breaking News
light_mode

Wadah Rock Pati (Waropa), Komunitas Rock yang Lahir Dibidani Anggota TNI

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 22 Jul 2018
  • visibility 296

Kafe Perko di Jalan Pemuda Desa
Kalidoro, Malam Minggu lalu (23/6), mendadak bergetar heboh. Dentuman drum dan
alunan melodi dari gitar listrik sedikit memekakkan telinga, namun cukup nikmat
untuk bisa menganggukkan kepala.
Seorang pria bertubuh tegap
bernyanyi penuh semangat. Dia menyanyikan sebuah lagu kawakan. Bis Kota, besutan
Ahmad Albar dari grup musik legendaris. God Bless. Serba salah, nafasku terasa sesak. Berimpitan berdesakkan, bergantungan.
Memang susah, jadi orang yang tak punya. Kemanapun naik bis kota.
 Semua
yang hadir di kafe tersebut nampak menikmati suguhan lagu sarat nostalgia
tersebut. Semua mengangguk senang, tanda menikmati musik yang enerjik dari tiga
orang yang beperawakan sangar tersebut.
Mereka adalah salah satu para
anggota, sekaligus dedengkot lahirnya komunitas pecinta musik rock di Kabupaten
Pati. Mereka tergabung dalam sebuag wadah. Namanya Waropa. Akronim dari Wadah
Rock Pati. Komunitas ini berdiri 2017 lalu. Pengagasnya seorang anggota TNI.
Mantan Kasdim di Kodim 0718/Pati. Kini menjadi inspektorat di Kodam IV Diponegoro.
Dia berdinas di Magelang, namanya Mayor Inf Agus Supriyadi. Bersama beberapa
temannya yang juga penggila aliran musik menghentak ini. Namanya Romi.
Kebetulan malam itu dia ke Pati,
memenuhi undangan halal bihalal sebuah komunitas gitaris yang berkolaborasi
dengan Waropa. Saya berbincang-bincang sebentar dengannya. Sambil bergembira bersama para tamu yang
asyik menganggukkan kepala.
 ”Kehadiran Waropa tak lepas dari banyaknya
musisi yang ada di Pati. Namun saat itu belum ada wadah yang benar-benar bisa
mewadahi kreatifitas mereka,” kata Agus sambil mengusap keringat yang membasahi
badannya usai bernyanyi sambil menggebuk drum.
Selain itu, kehadiran komunitas
yang kini menaungi sekitar 13 grup musik rock ini, tidak lain juga sebagai
ajang untuk mengasah skill para
anggotanya. Selain skill bermusik, skill sosial juga tak kalah penting
dalam wadah ini.
Hal itu ditujukan dengan berbagai
kegiatan yang telah dilakukan Agus dan kawan-kawannya di Waropa, selama kurang
lebih setahun berdirinya Waropa sejak Februari 2017 lalu. ”Kami beberapa kali
pernah menggelar berbagai event yang sifatnya sosial. Seperti saat terjadi
bencana alam longsor di Ponorogo beberapa waktu lalu,” imbuh Agus. Saat itu,
Waropa menggelar konser rock kemanusiaan. Semua untuk disalurkan kepada korban
bencana alam di sana.
Tak hanya itu, munculnya wadah
musisi rock ini juga dalam rangka perdamaian. Agus bersama rekan-rekannya
bertekad, hadirnya wadah ini memang untuk bermusik secara utuh. Saling mengasah
kemampuan, sambil menyalurkan hobi.
”Makanya kami ingin menghilangkan image rocker yang sering dilihat nakal.
Urakan. Identik dengan kekerasan, vandalisme, bahkan narkoba,” lanjut pria yang
telah bermain alat musik sejak kelas VI SD ini.
Apalagi, lanjut Agus wadah ini
secara tidak langsung juga diwadahi dari institusi Kodim 0718/Pati. ”Rapat
berdirinya saja di Makodim waktu itu. Beberapa pentolannya juga dari Kodim.
Jadi di wadah ini secara tak langsung juga mencoba untuk menata musisi rock ini
supaya lebih baik lagi. Bahkan dalam beberapa agenda, logo Kodim selalu
terpampang dalam setiap event. Gak enak lah kalau macam-macam,” imbuh pria
kelahiran Klaten, 12 Januari 1974 ini. (Nur Hasan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Pati : Adanya Re-grouping SD Jadi Patokan Keberhasilan KB

    Bupati Pati : Adanya Re-grouping SD Jadi Patokan Keberhasilan KB

    • calendar_month Rab, 14 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Bupati Haryanto   PATI – Bupati Haryanto mengklaim pengendalian laju pertumbuhan penduduk melalui program KB di Kabupaten Pati, sangat terasa keberhasilannya. Hal itu terbukti dari banyaknya SD yang melakukan re-grouping dalam beberapa tahun terakhir. ”Penurunan jumlah penduduk di Kabupaten Pati sangat terasa dan terlihat dengan adanya re-grouping SD. Dulu jumlah SD mencapai ribuan, kini turun […]

  • Pemkab Pati Tegaskan Pengangkatan Direktur RSUD RAA Soewondo Sesuai Aturan

    Pemkab Pati Tegaskan Pengangkatan Direktur RSUD RAA Soewondo Sesuai Aturan

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 343
    • 0Komentar

    PATI – Polemik pengangkatan dr. Rini sebagai Direktur RSUD RAA Soewondo Pati telah mendapat klarifikasi resmi dari Pemerintah Kabupaten Pati. Plt Sekretaris Daerah Pati, Riyoso, Jumat (4/7), menegaskan bahwa proses pengangkatan tersebut sepenuhnya sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Klarifikasi disampaikan langsung Riyoso di Ruang Sekda Pati menanggapi pemberitaan yang beredar di masyarakat. “Pengangkatan dr. […]

  • Anggaran Rp1 Miliar Disiapkan DPUTR Pati untuk Rehabilitasi Jalan Guyangan–Jetak

    Anggaran Rp1 Miliar Disiapkan DPUTR Pati untuk Rehabilitasi Jalan Guyangan–Jetak

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.955
    • 0Komentar

    PATI – Kondisi ruas jalan Guyangan–Jetak yang berada di wilayah Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, menuai keluhan dari masyarakat. Jalan penghubung antarwilayah ini diketahui mengalami kerusakan yang cukup parah dan dinilai berisiko membahayakan keselamatan pengendara. Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Pati memastikan perbaikan ruas jalan tersebut telah dimasukkan dalam program rehabilitasi tahun 2026 dengan pagu anggaran […]

  • DPRD Pati Desak Pemkab Perbaiki dan Perbaiki Halte yang Rusak

    DPRD Pati Desak Pemkab Perbaiki dan Perbaiki Halte yang Rusak

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 362
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk memperbaiki kondisi halte-halte umum di wilayah Kabupaten Pati. Banyak halte yang tidak terpakai karena masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi. Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto. “Banyak halte yang tidak terpakai, sehingga perlu ada evaluasi. […]

  • Anti Rayap Ramah Lingkungan dari SMPN 3 Pati dapat Juara Internasional

    Anti Rayap Ramah Lingkungan dari SMPN 3 Pati dapat Juara Internasional

    • calendar_month Kam, 29 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

      Anggota tim sains project mendapat penghargaan dari Kepala SMPN 3 Pati Rukayah PATI – Tim sains project SMP Negeri 3 Pati berhasil menorehkan prestasi membanggakan, dengan meraih juara di ajang bergengsi World Invention Creativity Olympic (WICO). Inovasi anti rayap dari  limbah kulit randu dan tembakau mengantarkan mereka menjadi yang terbaik. Tim dari SMP N […]

  • HUT Reserse Polri Ke-78, Ditreskrimsus Polda Jateng Berbagi Sembako ke Anak-Anak Panti

    HUT Reserse Polri Ke-78, Ditreskrimsus Polda Jateng Berbagi Sembako ke Anak-Anak Panti

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.178
    • 0Komentar

    SEMARANG – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah mengadakan bakti sosial di Yayasan Tarbiyatul Hasanah, Gedawang, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Kegiatan ini diselenggarakan untuk merayakan HUT ke-78 Reserse Polri. Acara yang dihadiri oleh personel Ditreskrimsus Polda Jateng berlangsung pada Jumat (5/12/2025) pukul 13.00 WIB. Juga hadir Kabag Binopsnal Ditreskrimsus Polda Jateng, AKBP Wisnu […]

expand_less