Breaking News
light_mode

Habib Lutfi : Ayo Merasa Memiliki Bangsa Ini

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 10 Okt 2018
  • visibility 129

Maulana Habib Luthfi bin Yahya dari Pekalongan
mengajak seluruh masyarakat untuk kembali merasa memiliki bangsa ini. Bahkan itu
memiliki sehelai rumput kering sekalipun. Pesan itu disampaikannya kepada
ribuan orang yang memadati halaman Mapolres Pati Selasa (9/10) malam lalu,
dalam acara Silaturahmi Akbar.
Kepada hadirin, Rais Am Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah
An-Nahdliyyah  (Jatman) ini menyeru betapa pentingnya rasa memiliki
tersebut. Sebab, rasa memiliki itu yang nantinya akan membawa orang memiliki
rasa nasionalisme.
”Itulah mengapa perlu adanya
peringatan hari kesaktian pancasila. Kenapa mesti hari kesaktian pancasila diperingati,”
tanya Habib Luthfi.
Pancasila itu, kata Habib Luthfi
adalah produk dari para pendahulu. Sebuah nilai-nilai luhur yang diwariskan
kepada generasi untuk kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karenanya sebagai
generasi penerus wajib untuk menjaganya.
”Dalam momentum seperti inilah,
harusnya menjadi momen syukur karena kita sebagai bangsa telah mendapat warisan
karya yang bisa menjaga negara ini. Jaga pancasila ini, jangan sampai para
pendahulu kita menangis dan kecewa di alam sana,” jelasnya.
Rasa memiliki itulah yang dianggap
sangat penting untuk kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara. Pengasuh
Kanzus Sholawat ini lantas bercerita panjang lebar. Mulai dari zaman kerajaan hingga
perjuangan kemerdekaan yang menurutnya berdarah-darah. Bukan kemerdekaan
hadiah.
Habib Luthfi bercerita mengenai
Nusantara yang mulai jatuh kepada bangsa penjajah, ditandai dengan takluknya
Malaka kepada Portugis tahun 1511 Masehi, hingga bagaimana Pancasila terbentuk.
Sejarah kebangsaan itu diharapkan terus tersemai kepada generasi muda.
”Sejarah-sejarah kelam seperti
Kerajaan Demak yang hanya sampai empat generasi sultan misalnya, itu karena
kurang adanya dukungan dari internal kerajaan. Ada semacam pembusukan dari
dalam. Ini yang menjadi bahaya bagi kehidupan berbangsa,” paparnya.
Jangan sampai, lanjut Habib Luthfi,
hal-hal seperti itu terjadi di pemerintahan Republik Indonesia. Jangan sampai
muncul ketidakpercayaan kepada pemerintah, ulama, dan juga militer seperti TNI
dan Polri.
”Strategi memecah belah, mulanya
adalah menebar ketidakpercayaan. Itulah yang terjadi kepada Kerajaan Demak,
maupun Turki yang dulunya menjadi mercusuar umat Islam. Kalau sampai begitu,
bukan tidak mungkin negeri ini bisa pecah belah. Makanya jaga pancasila sebagai
produk warisan generasi pendahulu ini. jaga betul-betul,” harap Habib Luthfi.
Selain Habib Luthfi, dalam acara
Silaturahmi Akbar bertajuk “Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2018 dan
Pelaksanaan Pemilu 2019 yang Aman, Damai dan Sejuk”, tampil sebagai pembicara
adalah Habib Umar Muthohar dari Semarang.
Dalam kesempatan itu, Habib Umar
yang terkenal akan guyonannya “Yak Nah
itu berpesan supaya menghadapi pemilu haruslah adem. ”Pilihan boleh beda, yang
penting harus adem,” katanya.
Selain itu, Habib Umar juga
berpesan kepada masyarakat untuk memanfaatkan momen pemilu lima tahunan sebagai
kesempatan untuk memilih pemimpinnya.
Acara kemudian ditutup dengan doa
yang dipimpin oleh Habib Ja’far Al Kaff dari Kudus. Dalam doanya, berulang kali
habib berambut gondrong ini mendoakan supaya Pati, juga juga Indonesia tetap
aman, damai, dan juga mendoakan ekonomi tetap lancar dan gampang.
Silaurahmi akbar ini sendiri
merupakan bagian dari sebuah rangkaian acara. Mulai dari kirab merah putih, dan
juga wawasan kebangsaan. Acara bertambah meriah dengan lantunan salawat yang
dipimpin Habib Ali Zaenal Abidin dan diiringi grup hadrah Az Zahir dari
Pekalongan. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebijakan Jam Belajar Anak Disambut Positif oleh DPRD Pati

    Kebijakan Jam Belajar Anak Disambut Positif oleh DPRD Pati

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 133
    • 0Komentar

      PATI – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo, menyambut baik kebijakan jam wajib belajar bagi anak. Menurutnya, kebijakan jam belajar ini dapat membantu anak-anak lebih fokus dan mengurangi ketergantungan terhadap gawai. “Kebijakan ini sangat baik karena dapat membantu mengontrol anak-anak agar lebih disiplin belajar di rumah. Selain itu, ini juga menjadi upaya […]

  • Kecelakaan Maut di Pantura Pati: Satu Tewas, Dua Luka-Luka

    Kecelakaan Maut di Pantura Pati: Satu Tewas, Dua Luka-Luka

    • calendar_month Sel, 3 Des 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 131
    • 0Komentar

    PATI – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Pantura Pati-Juwana, Desa Widorokandang, Kecamatan Pati, Senin (2/12/2024) siang. Peristiwa ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka. Kecelakaan melibatkan sebuah truk boks Isuzu Traga D 8455 FK dan sebuah truk tangki L9272 UI. Korban meninggal dunia adalah pengemudi truk boks, Selamet Riyadi (28), warga Desa […]

  • Selamat! Bupati Kudus Raih Award Akselerasi Penanganan Covid-19

    Selamat! Bupati Kudus Raih Award Akselerasi Penanganan Covid-19

    • calendar_month Sab, 27 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 129
    • 0Komentar

      Bupati Kudus Hartopo membawa trophy Indonesia Award 2021 atas prestasi akselerasi penanganan Covid-19 KUDUS – Bupati Kudus Hartopo mendapatkan penghargaan kategori Public Health Care, ‘Encouraging Public Participation to Accelarate Pandemic Recovery’. Penghargaan diserahkan dalam acara Indonesia Award 2021 yang digelar di Jakarta Concert Hall, iNews Tower, Jakarta Pusat, Rabu (24/11/2021) malam. “Alhamdulillah, menerima penghargaan […]

  • Ketua DPRD Pati Ingatkan Masyarakat Waspada Banjir, Minta Pemda Tingkatkan Antisipasi

    Ketua DPRD Pati Ingatkan Masyarakat Waspada Banjir, Minta Pemda Tingkatkan Antisipasi

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 230
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, mengingatkan masyarakat Kabupaten Pati untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana banjir seiring dengan datangnya musim hujan. Imbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipasi untuk meminimalkan dampak buruk yang mungkin terjadi “Ini mulai musim banjir kami minta kewaspadaan semua masyarakat Kabupaten Pati,” ujar dia Selain itu, Ali Badrudin juga meminta […]

  • Pengurus Yayasan PIM Mujahidin Bageng Resmi Dikukuhkan, Siap Hadapi Tantangan Pendidikan Modern

    Pengurus Yayasan PIM Mujahidin Bageng Resmi Dikukuhkan, Siap Hadapi Tantangan Pendidikan Modern

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 153
    • 0Komentar

    PATI – Jajaran Pengurus Yayasan Perguruan Islam Monumen (PIM) Mujahidin Bageng masa khidmah 2025-2030 secara resmi dikukuhkan pada Minggu (19/10/2025). Acara pengukuhan dan serah amanah ini berlangsung di Pusat Kegiatan (Pusgia) PIM Mujahidin, Desa Bageng, Kecamatan Gembong, Pati, diawali dengan khotmil qur’an bin nadhor, pembacaan tahlil, serta selawat bersama. PIM Mujahidin Bageng, yang mengelola lembaga […]

  • Persipa Pati U-17 Melaju ke Semifinal Piala Soeratin Jawa Tengah

    Persipa Pati U-17 Melaju ke Semifinal Piala Soeratin Jawa Tengah

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 126
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Tim Persipa Pati U-17 berhasil meraih tiket ke babak semifinal Piala Soeratin Jawa Tengah setelah melewati drama adu penalti melawan Persikaba Blora U-17 di babak 8 besar. Pertandingan yang berlangsung pada Kamis (14/11/2024) sore di Arena Soccer Field POJ City Semarang berakhir imbang 0-0 di waktu normal. Dalam adu penalti, Persipa Junior menunjukkan […]

expand_less