Breaking News
light_mode

Habib Lutfi : Ayo Merasa Memiliki Bangsa Ini

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 10 Okt 2018
  • visibility 196

Maulana Habib Luthfi bin Yahya dari Pekalongan
mengajak seluruh masyarakat untuk kembali merasa memiliki bangsa ini. Bahkan itu
memiliki sehelai rumput kering sekalipun. Pesan itu disampaikannya kepada
ribuan orang yang memadati halaman Mapolres Pati Selasa (9/10) malam lalu,
dalam acara Silaturahmi Akbar.
Kepada hadirin, Rais Am Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah
An-Nahdliyyah  (Jatman) ini menyeru betapa pentingnya rasa memiliki
tersebut. Sebab, rasa memiliki itu yang nantinya akan membawa orang memiliki
rasa nasionalisme.
”Itulah mengapa perlu adanya
peringatan hari kesaktian pancasila. Kenapa mesti hari kesaktian pancasila diperingati,”
tanya Habib Luthfi.
Pancasila itu, kata Habib Luthfi
adalah produk dari para pendahulu. Sebuah nilai-nilai luhur yang diwariskan
kepada generasi untuk kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karenanya sebagai
generasi penerus wajib untuk menjaganya.
”Dalam momentum seperti inilah,
harusnya menjadi momen syukur karena kita sebagai bangsa telah mendapat warisan
karya yang bisa menjaga negara ini. Jaga pancasila ini, jangan sampai para
pendahulu kita menangis dan kecewa di alam sana,” jelasnya.
Rasa memiliki itulah yang dianggap
sangat penting untuk kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara. Pengasuh
Kanzus Sholawat ini lantas bercerita panjang lebar. Mulai dari zaman kerajaan hingga
perjuangan kemerdekaan yang menurutnya berdarah-darah. Bukan kemerdekaan
hadiah.
Habib Luthfi bercerita mengenai
Nusantara yang mulai jatuh kepada bangsa penjajah, ditandai dengan takluknya
Malaka kepada Portugis tahun 1511 Masehi, hingga bagaimana Pancasila terbentuk.
Sejarah kebangsaan itu diharapkan terus tersemai kepada generasi muda.
”Sejarah-sejarah kelam seperti
Kerajaan Demak yang hanya sampai empat generasi sultan misalnya, itu karena
kurang adanya dukungan dari internal kerajaan. Ada semacam pembusukan dari
dalam. Ini yang menjadi bahaya bagi kehidupan berbangsa,” paparnya.
Jangan sampai, lanjut Habib Luthfi,
hal-hal seperti itu terjadi di pemerintahan Republik Indonesia. Jangan sampai
muncul ketidakpercayaan kepada pemerintah, ulama, dan juga militer seperti TNI
dan Polri.
”Strategi memecah belah, mulanya
adalah menebar ketidakpercayaan. Itulah yang terjadi kepada Kerajaan Demak,
maupun Turki yang dulunya menjadi mercusuar umat Islam. Kalau sampai begitu,
bukan tidak mungkin negeri ini bisa pecah belah. Makanya jaga pancasila sebagai
produk warisan generasi pendahulu ini. jaga betul-betul,” harap Habib Luthfi.
Selain Habib Luthfi, dalam acara
Silaturahmi Akbar bertajuk “Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2018 dan
Pelaksanaan Pemilu 2019 yang Aman, Damai dan Sejuk”, tampil sebagai pembicara
adalah Habib Umar Muthohar dari Semarang.
Dalam kesempatan itu, Habib Umar
yang terkenal akan guyonannya “Yak Nah
itu berpesan supaya menghadapi pemilu haruslah adem. ”Pilihan boleh beda, yang
penting harus adem,” katanya.
Selain itu, Habib Umar juga
berpesan kepada masyarakat untuk memanfaatkan momen pemilu lima tahunan sebagai
kesempatan untuk memilih pemimpinnya.
Acara kemudian ditutup dengan doa
yang dipimpin oleh Habib Ja’far Al Kaff dari Kudus. Dalam doanya, berulang kali
habib berambut gondrong ini mendoakan supaya Pati, juga juga Indonesia tetap
aman, damai, dan juga mendoakan ekonomi tetap lancar dan gampang.
Silaurahmi akbar ini sendiri
merupakan bagian dari sebuah rangkaian acara. Mulai dari kirab merah putih, dan
juga wawasan kebangsaan. Acara bertambah meriah dengan lantunan salawat yang
dipimpin Habib Ali Zaenal Abidin dan diiringi grup hadrah Az Zahir dari
Pekalongan. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polresta Pati Siaga Amankan May Day 2026, Terapkan Pendekatan Humanis dan Profesional

    Polresta Pati Siaga Amankan May Day 2026, Terapkan Pendekatan Humanis dan Profesional

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.193
    • 0Komentar

    PATI – Guna memastikan seluruh rangkaian peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 berjalan lancar dan aman, Polresta Pati menggelar Apel Kesiapan Antisipasi Kontinjensi pada Kamis (30/4) mulai pukul 08.30 WIB. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Mapolresta Pati ini menjadi bukti kesiapan jajaran kepolisian dalam menjalankan tugas pelayanan dan pengamanan bagi seluruh masyarakat. Apel […]

  • Kampung Ramadan Kajen Tempat Berburu Takjil dan Ngabuburit

    Kampung Ramadan Kajen Tempat Berburu Takjil dan Ngabuburit

    • calendar_month Ming, 26 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 202
    • 0Komentar

      Suasana Kampung Ramadan Kajen Pati  PATI – Kampung Ramadan Kajen digelar selama 16 hari mulai tanggal 1 Ramadan. Di tempat ini menjadi pusatnya jajanan berbuka dan menjadi tempat ngabuburit favorit, seperti rebbana dan musik akustik. Pasar Ramadan yang digagas Karang Taruna Sumohadiwijayan Desa Kajen berlokasi di belakang balai desa, sekitar 50 meter dari makam […]

  • Rawan Tawuran Polsek Sukolilo Pati Larang Tongtek

    Rawan Tawuran Polsek Sukolilo Pati Larang Tongtek

    • calendar_month Sab, 25 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 250
    • 0Komentar

      Belasan anak muda bersujud minta maaf kepada orang tuanya. Polsek Sukolilo, Pati memberikan pembinaan kepada sekelompok anak muda di Sukolilo yang nekat Tongtek meskipun sudah ada kesepakatan larangan kegiatan tersebut. Mereka diminta bersujud dan minta maaf kepada orang tua dan diwajibkan absen setiap Senin dan Kamis di Mapolsek Sukolilo. PATI – Kegiatan membangunkan orang […]

  • Kriminalisasi Jurnalis Zakki Amali Ancaman Bagi Pers Kampus

    Kriminalisasi Jurnalis Zakki Amali Ancaman Bagi Pers Kampus

    • calendar_month Kam, 13 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Pelaporan jurnalis Serat.id Zakki Amali ke polisi karena pemberitaan plagiat Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) mengancam kebebasan pers mahasiswa yang berada di masing-masing kampus. Alasan asal-asalan pelaporan ke polisi oleh Kepala UPT Humas Unnes saat itu, Hendi Pratama, karena media Serat.id belum memiliki badan hukum dan belum tersertifikasi Dewan Pers, selain juga Zakki belum bersertifikasi […]

  • DPRD Kabupaten Pati Rumuskan Raperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani

    DPRD Kabupaten Pati Rumuskan Raperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani

    • calendar_month Sel, 24 Okt 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 203
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati sedang merumuskan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perlindungan dan pemberdayaan petani. Hal ini ditekankan karena petani dianggap berperan penting dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terkait pasokan pangan. Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Pati, Suwarno, mengungkapkan bahwa mereka telah meminta masukan dari masyarakat terkait […]

  • DPRD Pati Desak Pembangunan Bendungan Cabean untuk Atasi Krisis Air Irigasi

    DPRD Pati Desak Pembangunan Bendungan Cabean untuk Atasi Krisis Air Irigasi

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 228
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak percepatan pembangunan Bendungan Cabean di Kecamatan Winong. Bendungan ini diharapkan dapat mengatasi masalah air irigasi yang selama ini menjadi kendala bagi para petani di wilayah tersebut, terutama saat musim kemarau. Anggota DPRD Pati, Jaza Khaerul Sofyan, menegaskan bahwa pembangunan bendungan ini bukan hanya wacana, melainkan […]

expand_less