Breaking News
light_mode

Habib Lutfi : Ayo Merasa Memiliki Bangsa Ini

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 10 Okt 2018
  • visibility 226

Maulana Habib Luthfi bin Yahya dari Pekalongan
mengajak seluruh masyarakat untuk kembali merasa memiliki bangsa ini. Bahkan itu
memiliki sehelai rumput kering sekalipun. Pesan itu disampaikannya kepada
ribuan orang yang memadati halaman Mapolres Pati Selasa (9/10) malam lalu,
dalam acara Silaturahmi Akbar.
Kepada hadirin, Rais Am Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah
An-Nahdliyyah  (Jatman) ini menyeru betapa pentingnya rasa memiliki
tersebut. Sebab, rasa memiliki itu yang nantinya akan membawa orang memiliki
rasa nasionalisme.
”Itulah mengapa perlu adanya
peringatan hari kesaktian pancasila. Kenapa mesti hari kesaktian pancasila diperingati,”
tanya Habib Luthfi.
Pancasila itu, kata Habib Luthfi
adalah produk dari para pendahulu. Sebuah nilai-nilai luhur yang diwariskan
kepada generasi untuk kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karenanya sebagai
generasi penerus wajib untuk menjaganya.
”Dalam momentum seperti inilah,
harusnya menjadi momen syukur karena kita sebagai bangsa telah mendapat warisan
karya yang bisa menjaga negara ini. Jaga pancasila ini, jangan sampai para
pendahulu kita menangis dan kecewa di alam sana,” jelasnya.
Rasa memiliki itulah yang dianggap
sangat penting untuk kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara. Pengasuh
Kanzus Sholawat ini lantas bercerita panjang lebar. Mulai dari zaman kerajaan hingga
perjuangan kemerdekaan yang menurutnya berdarah-darah. Bukan kemerdekaan
hadiah.
Habib Luthfi bercerita mengenai
Nusantara yang mulai jatuh kepada bangsa penjajah, ditandai dengan takluknya
Malaka kepada Portugis tahun 1511 Masehi, hingga bagaimana Pancasila terbentuk.
Sejarah kebangsaan itu diharapkan terus tersemai kepada generasi muda.
”Sejarah-sejarah kelam seperti
Kerajaan Demak yang hanya sampai empat generasi sultan misalnya, itu karena
kurang adanya dukungan dari internal kerajaan. Ada semacam pembusukan dari
dalam. Ini yang menjadi bahaya bagi kehidupan berbangsa,” paparnya.
Jangan sampai, lanjut Habib Luthfi,
hal-hal seperti itu terjadi di pemerintahan Republik Indonesia. Jangan sampai
muncul ketidakpercayaan kepada pemerintah, ulama, dan juga militer seperti TNI
dan Polri.
”Strategi memecah belah, mulanya
adalah menebar ketidakpercayaan. Itulah yang terjadi kepada Kerajaan Demak,
maupun Turki yang dulunya menjadi mercusuar umat Islam. Kalau sampai begitu,
bukan tidak mungkin negeri ini bisa pecah belah. Makanya jaga pancasila sebagai
produk warisan generasi pendahulu ini. jaga betul-betul,” harap Habib Luthfi.
Selain Habib Luthfi, dalam acara
Silaturahmi Akbar bertajuk “Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2018 dan
Pelaksanaan Pemilu 2019 yang Aman, Damai dan Sejuk”, tampil sebagai pembicara
adalah Habib Umar Muthohar dari Semarang.
Dalam kesempatan itu, Habib Umar
yang terkenal akan guyonannya “Yak Nah
itu berpesan supaya menghadapi pemilu haruslah adem. ”Pilihan boleh beda, yang
penting harus adem,” katanya.
Selain itu, Habib Umar juga
berpesan kepada masyarakat untuk memanfaatkan momen pemilu lima tahunan sebagai
kesempatan untuk memilih pemimpinnya.
Acara kemudian ditutup dengan doa
yang dipimpin oleh Habib Ja’far Al Kaff dari Kudus. Dalam doanya, berulang kali
habib berambut gondrong ini mendoakan supaya Pati, juga juga Indonesia tetap
aman, damai, dan juga mendoakan ekonomi tetap lancar dan gampang.
Silaurahmi akbar ini sendiri
merupakan bagian dari sebuah rangkaian acara. Mulai dari kirab merah putih, dan
juga wawasan kebangsaan. Acara bertambah meriah dengan lantunan salawat yang
dipimpin Habib Ali Zaenal Abidin dan diiringi grup hadrah Az Zahir dari
Pekalongan. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Talenta-talenta Muda Butuh Arahan

    Talenta-talenta Muda Butuh Arahan

    • calendar_month Ming, 21 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 324
    • 0Komentar

      DIPILIH : Tim pelatih PSIS U-19 mengerucutkan nama-nama peserta seleksi usai menggelar minigame Lingkar Muria, PATI – Tour seleksi PSIS U-19 di empat kota di Jawa Tengah, telah dimulai Sabtu (20/1/18) kemarin di Stadion Joyokusumo. Sebanyak 700 pemain muda antusias mendaftar seleksi, namun hanya 300 yang lolos seleksi administrasi dan boleh unjuk ketangkasan mengolah […]

  • Surat Untuk A, dan Melihat Orang-orang Sengsara di Hari Tua

    Surat Untuk A, dan Melihat Orang-orang Sengsara di Hari Tua

    • calendar_month Kam, 2 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 221
    • 0Komentar

    MARGOYOSO – Naskah “Surat untuk A” dipentaskan anak-anak Teater Aliyah Salafiyah (Teasa) pagi kemarin. Pentas teater itu digelar dalam rangka peringatan hari pendidikan nasional yang jatuh kemarin di aula MA Salafiyah Kajen. Pemilihan naskah karya Siwigustin tersebut menjadi perenungan bersama di hari pendidikan nasional. ”Konflik-konflik dalam naskah itu tak lepas dari dunia pendidikan kita hari […]

  • DPRD Pati Dorong Kemudahan Pelayanan Adminduk hingga Tingkat Desa

    DPRD Pati Dorong Kemudahan Pelayanan Adminduk hingga Tingkat Desa

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 285
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati terus mendorong pemerintah daerah untuk memberikan kemudahan dalam pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) kepada masyarakat. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Ketua DPRD Pati, Bambang Susilo, yang mengapresiasi langkah pelayanan kependudukan yang sudah bisa diakses di tingkat desa. “Harapannya memang pelayanan administrasi kependudukan ini mudah, bisa dilakukan hingga […]

  • Ratusan Pantarlih Pilkada 2024 Kecamatan Margoyoso Dilantik

    Ratusan Pantarlih Pilkada 2024 Kecamatan Margoyoso Dilantik

    • calendar_month Sel, 25 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 205
    • 0Komentar

    PATI – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Margoyoso melaksanakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji serta Bimbingan Teknis (Bimtek) Petugas Pemutakhiran Data dan Pemilih (Pantarlih) dalam rangka pemilihan kepala daerah serentak tahun 2024. Sebanyak 203 Pantarlih turut serta dalam acara pelantikan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Kecamatan Margoyoso pada hari Senin, (24/06/2024). Acara pelantikan ini dihadiri oleh […]

  • Bus Persipa Pati Dicegat, Lapangan Ditempeli Pecahan Kaca di Manado

    Bus Persipa Pati Dicegat, Lapangan Ditempeli Pecahan Kaca di Manado

    • calendar_month Sab, 27 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 225
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati mengalami serangkaian intimidasi saat melakukan latihan resmi di Stadion Klabat Manado pada Jumat (26/1) sore. Joni Kurnianto, CEO Persipa Pati, diberi tahu langsung tentang insiden tersebut oleh Manajer Umum Persipa Pati, Dian Dwi Budianto, yang berada di tempat kejadian. Diketahui bahwa pada hari Sabtu (27/1), Persipa Pati akan berhadapan dengan Sulut […]

  • Atasi HIV/Aids Pemkab Jepara Bentuk Forum Peduli

    Atasi HIV/Aids Pemkab Jepara Bentuk Forum Peduli

    • calendar_month Ming, 9 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 594
    • 0Komentar

    Forum Warga Peduli Aids dibentuk di Desa Balong Kecamatan Kembang baru-baru ini  JEPARA – Berbagai cara dilakukan demi menekan angka penyakit menular HIV/Aids di Kabupaten Jepara. Melalui Dinas Kesehatan, dibentuklah wadah bernama Warga Peduli Aids (WPA). Tugasnya, WPA melakukan identifikasi potensi resiko di tiap wilayahnya masing-masing. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), DKK Jepara, […]

expand_less