Breaking News
light_mode

Menikmati Malam Tahun Barunan, Ngecamp Saja di Gardu Pandang Puncak Jehan Jepara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 7 Des 2018
  • visibility 203

 

SUMBER FOTO : INSTAGRAM EXPLOREJEPARA

Setiap orang punya cara menikmati malam pergantian tahun. Ada yang senang
menyemut di pusat kota, menyaksikan pesta musik dan meniupkan terompet. Membuat
bising dan riuh jalanan.



Ada
pula yang menikmatinya dengan bersantai di teras rumah. Berkumpul bersama
keluarga atau teman, sambil bakar-bakar jagung, main kartu, atau gitaran sambil
melantunkan suara sumbangnya. Semua tentu asyik. Momen pergantian tahun memang
sayang jika hanya dilewatkan dengan tidur-tiduran saja kan.



Namun,
ada yang perlu kamu ketahui. Mungkin ini bisa menginspirasi untuk rencana
kegiatan malam tahun baruan kalian. Cobalah menghabiskan malam tahun baru
dengan camping di puncak bukit. Menikmati hawa dingin pegunungan, derit suara
jangkrik, dan rasakan kesunyian yang menenangkan.



Salah
satu tempat yang menarik adalah di Gardu Pandang Puncak Jehan. Tempat ini
berada di Desa Kunir Kecamatan Keling Kabupaten Jepara. Dari pusat Kota Jepara,
kurang lebih bisa ditempuh selama satu jam perjalanan. Jangan khawatir, jalanan
menuju kawasan wisata instagramable di daerah Jepara bagian utara ini sudah
mulus. Pokoknya enak. 
Spot swafoto favorit




Di
tempat wisata yang dikelola swadaya anak muda setempat itu terbilang cocok
untuk menikmati malam pergantian tahun baru yang dijamin tak biasa. Panorama
Gardu Pandang Puncak Jehan ini terbilang cukup menarik. Hamparan tebing-tebing
tinggi yang hijau sudah dipastikan akan memanjakan mata pengunjung. Selain itu,
sudut-sudut Gardu pandang Puncak Jehan juga dilengkapi dengan aneka spot foto
yang dijamin instagramable.



Di
area Gardu Pandang Puncak Jehan, kini juga mulai tumbuh bunga beraneka rupa.
Pengelolanya memang sengaja menanam bunga untuk memberikan kesan kelestarian
alam. Selain itu bunga-bunga beraneka rupa dan warna tersebut juga menjadi daya
tarik tersendiri bagi pengunjung yang menggemari swafoto.



Gardu
Pandang Puncak Jehan ini terletak di kawasan Pegunungan Muria sebelah utara.
Pemandangan menarik tidak hanya di puncaknya saja. Dari gerbang menuju Gardu
Pandang Puncak Jehan, pengunjung akan berjalan kaki melintasi hutan pinus yang
cukup lebat. Kurang lebih 20 menit berjalan kaki. Jika tak mau berkeringat,
bisa naik sepeda motor. Pengelola menyediakan fasilitas ojek. Tarifnya Rp 5
ribu sudah termasuk parkir.



Tempat
ini juga memiliki daya tarik untuk dijadikan wisata camping. Apalagi saat malam
tahun baru. Dari atas gardu pandang, pengunjung akan melihat gemerlap
lampu-lampu yang jauh. Lampu-lampu itu terpancar dari sudut kota Jepara, Keling
hingga Donorojo. Gemerlap lampu dari PLTU Tanjung Jati B juga terlihat.
Pemandangan alam sejauh mata memandang


”Saat
malam pergantian tahun begini malah semakin menarik,” kata Fathul Muin,
pengelola wisata Gardu Pandang Puncak Jehan ini. Pengunjung yang mau camping,
bisa melihat kerlap-kerlip pesta kembang api. Tidak hanya satu tempat pesta
kembang api.



”Pesta
kembang api di Bangsri, Kelet, dan daerah sekitar akan sangat jelas terlihat
dari puncak ini,” katanya lagi. Bermalam di Gardu Pandang Puncak Jehan,
pengunjung juga bisa sambil menikmati malam dengan ngopi. Desa Kunir memiliki
produk kopi sendiri. Kopi jenis robusta atau di kenal dengan kopi Klethis



Untuk
bisa bermalam di Gardu Pandang Puncak Jehan ini, setiap pengunjung ditarif  Rp 5 ribu. Itu sudah mendapatkan fasilitas
berupa kamar mandi dan air bersih. Untuk peralatan camping pengunjung memang
harus membawa sendiri. (lil)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nelayan Tenggelam Belum Ditemukan, Basarnas Terus Sisir Perairan Banyutowo

    Nelayan Tenggelam Belum Ditemukan, Basarnas Terus Sisir Perairan Banyutowo

    • calendar_month Ming, 16 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 193
    • 0Komentar

    NIHIL : Tim SAR yang melakukan pencarian di sepanjang perairan Banyutowo belum bisa menemukan korban nelayan yang tenggelam PATI – Pencarian seorang nelayan yang hilang di perairan Banyutowo Kecamatan Cluwak belum menemui hasil hingga Minggu (16/9/2018) kemarin. Meski, pencarian tersebut telah melibatkan dua regu Tim SAR yang dibantu dibantu delapan kapal nelayan lokal. Rencananya, relawan […]

  • DPRD Pati Dorong Anak Muda Kembali Gandrungi Kesenian Wayang Kulit

    DPRD Pati Dorong Anak Muda Kembali Gandrungi Kesenian Wayang Kulit

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 226
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Jaza Khoerul Sofyan, menekankan pentingnya pelestarian budaya wayang kulit, yang menurutnya merupakan warisan leluhur yang luar biasa. Namun, ia menyoroti kurangnya minat generasi muda terhadap kesenian ini. “Generasi muda saat ini kurang tertarik terhadap kesenian wayang kulit yang sarat nilai. Oleh karena itu, saya mengajak pemuda untuk terus melestarikan […]

  • Pemain Persijap Belum di Level Super League

    Pemain Persijap Belum di Level Super League

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 905
    • 0Komentar

    JEPARA – Persijap Jepara kembali takluk atas tamunya Semen Padang dengan skor 1-2 di Stadion Gelora Bumi Kartini (20/11/2025). Kekalahan ini terus menambah daftar panjang hasil negatif Laksar Kalinyamat. Total dari 12 pertandingan yang telah dilakoni, Persijap hanya mampu meraih 2 kemenangan, 2 hasil seri dan 8 kali kalah. Hasil yang membuat Persijap Jepara terpuruk […]

  • Bupati Pati Sambut Ratusan Pemudik di Terminal

    Bupati Pati Sambut Ratusan Pemudik di Terminal

    • calendar_month Jum, 29 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Para pemudik tiba di terminal Pati PATI – Bupati Pati Haryanto bersama Wakil Bupati Saiful Arifin dan Forkopimda menyambut kedatangan para pemudik dari Jakarta yang tiba di Terminal Kembangjoyo Pati, Jumat (29/4/2022) dini hari. Total ada sebanyak 500 pemudik yang mengikuti program ini. Para pemudik ini merupakan perantau yang mengikuti program mudik gratis dari Pemerintah […]

  • Safin Pati Sports School Tampil di Barati Cup International 2025

    Safin Pati Sports School Tampil di Barati Cup International 2025

    • calendar_month Sel, 15 Apr 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 305
    • 0Komentar

    SURABAYA – Safin Pati Sports School turut ambil bagian dalam ajang bergengsi Barati Cup International 2025 yang digelar di tiga kota Jawa Timur: Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo. Turnamen ini berlangsung selama enam hari, mulai Selasa hingga Minggu (15–20 April 2025). Menginjak gelaran ketiga, Barati Cup International tahun ini mempertandingkan tiga kategori usia, yakni U13, U14, […]

  • Edy Wuryanto Soroti Ketimpangan Upah Minimum dengan KHL yang Melebar

    Edy Wuryanto Soroti Ketimpangan Upah Minimum dengan KHL yang Melebar

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.722
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketimpangan yang semakin lebar antara upah minimum dan kebutuhan hidup layak (KHL) menjadi perhatian serius Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto. Hal tersebut dikemukakannya dalam rapat kerja bersama Menteri Ketenagakerjaan, di mana ia menyoroti urgensi penanganan masalah ini. Menurut Edy, negara memiliki kewajiban berdasarkan konstitusi untuk menjamin kesejahteraan pekerja seluruh Indonesia. Ia […]

expand_less