Breaking News
light_mode

DPRD Pati Minta Kasus MBG Gembong Jadi Momentum Perbaikan Keamanan Pangan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 11 Sep 2026
  • visibility 102.198

PATI – Dugaan keracunan yang dialami ratusan siswa setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Gembong menjadi perhatian DPRD Kabupaten Pati.

Distribusi MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gembong 01 untuk sementara dihentikan setelah Pemkab Pati menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB).

Wakil Ketua Komisi D DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati, mengatakan penghentian sementara tersebut dapat menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi terhadap proses pelaksanaan MBG di SPPG Gembong 01.

“Sejauh ini sementara dipending. Sepertinya itu karena pasti akan ada evaluasi dan itu bukan ranah kami,” ujarnya.

Sebanyak 269 anak dilaporkan mengalami gangguan kesehatan yang diduga berkaitan dengan konsumsi menu MBG. Dari jumlah tersebut, 59 anak masih mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Menurut Endah, kejadian tersebut perlu ditindaklanjuti melalui evaluasi secara menyeluruh. Selain mencari penyebab gangguan kesehatan yang dialami siswa, pemeriksaan juga penting untuk memastikan makanan yang diberikan melalui program MBG memenuhi standar keamanan.

Ia juga menyoroti kondisi psikologis anak-anak setelah mengalami kejadian tersebut. Trauma yang dirasakan sebagian siswa dinilai perlu mendapat perhatian agar tidak menimbulkan dampak lanjutan.

“Kami berharap ini akan menjadi sebuah evaluasi supaya anak-anak juga tidak trauma. Karena tadi anak-anak juga ada yang bilang trauma,” ungkapnya.

Di sisi lain, Endah mengungkapkan adanya keterangan dari sejumlah siswa yang tidak menemukan kejanggalan pada makanan yang dikonsumsi. Bahkan, beberapa siswa menyebut makanan tersebut masih terasa enak dan tidak menunjukkan ciri-ciri basi.

“Walaupun ada yang bilang tadi makannya sampai habis, tiga ya. Enak makanannya. Mereka enggak merasa itu basi, bau, enggak, tapi kok bisa menimbulkan efek seperti ini,” jelasnya.

Keterangan tersebut menunjukkan bahwa penyebab gangguan kesehatan tidak bisa langsung ditentukan hanya dengan melihat atau mencium kondisi makanan. Karena itu, Endah menilai pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium diperlukan untuk mengetahui faktor yang menyebabkan munculnya keluhan pada para siswa.

“Seperti ini kan memang harus ada pemeriksaan khusus secara lab begitu ya, apa yang membuat anak-anak menjadi keracunan,” tegasnya.

Ia berharap hasil pemeriksaan nantinya mampu mengungkap penyebab kejadian secara jelas. Temuan tersebut juga diharapkan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan dalam pelaksanaan program MBG, terutama menyangkut kualitas serta keamanan makanan sebelum sampai ke tangan siswa.

Dengan evaluasi yang dilakukan secara menyeluruh, program MBG diharapkan tetap dapat dilaksanakan secara optimal sekaligus memberikan jaminan terhadap kesehatan dan keselamatan para penerima manfaat.

(adv)

Editor  : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indra Arya salah satu pemain yang dipastikan absen.

    Situasi Berat, Tiga Pemain Utama Persijap Absen Lawan Deltras

    • calendar_month Kam, 14 Des 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Tiga pemain Persijap Jepara bakal absen saat berjumpa dengan Deltras FC. Laga penentuan ke babak 12 besar itu bakal terasa berat bagi Persijap Jepara.

  • Keluhan Jalan Rusak Masif, Anggota Komisi C DPRD Pati Komitmen Kawal Perbaikan

    Keluhan Jalan Rusak Masif, Anggota Komisi C DPRD Pati Komitmen Kawal Perbaikan

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.807
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, Samsi, menerima banyak laporan dari masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak di wilayah pemilihannya. Hal ini muncul saat ia melaksanakan kegiatan Reses Tahap I Tahun 2026, yang bertujuan untuk mengumpulkan dan mendengar langsung aspirasi dari warga di daerahnya. Banyak […]

  • PJ Bupati Jepara Edy Supriyanta menerima penghargaan dari Menteri Keuangan didampingi Menteri Dalam Negeri.

    Pengendalian Inflasi Pemkab Jepara jadi Terbaik

    • calendar_month Rab, 2 Agu 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 291
    • 0Komentar

      PJ Bupati Jepara Edy Supriyanta menerima penghargaan dari Menteri Keuangan didampingi Menteri Dalam Negeri. Kabupaten Jepara meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri, sebab bisa melakukan pengendalian inflasi terbaik.  JEPARA – Kabupaten Jepara mengukir prestasi lagi, kali ini Jepara meraih penghargaan dalam pengendalian inflasi daerah. Jepara menjadi kota satu-satunya di Jawa Tengah yang mendapatkan penghargaan tersebut […]

  • DPRD Pati Pastikan Raperda PKL Berpihak pada PKL dan Masyarakat

    DPRD Pati Pastikan Raperda PKL Berpihak pada PKL dan Masyarakat

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 352
    • 0Komentar

    PATI – Rancangan peraturan daerah (Raperda) terkait penataan pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Pati masih dalam proses pembahasan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menyatakan bahwa pembahasan Raperda PKL ini baru memasuki tahap awal, yang berlangsung pada tanggal 13-14 Maret 2025. “Baru tahap awal ya, […]

  • Punya Potensi Besar, DPRD Pati Dorong Pemkab Gencar Promosi Investasi

    Punya Potensi Besar, DPRD Pati Dorong Pemkab Gencar Promosi Investasi

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 4.007
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Muslihan mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk mengintensifkan upaya promosi. Tujuannya adalah agar lebih banyak calon investor tertarik melakukan penanaman modal di wilayah tersebut. “Pemerintah Kabupaten Pati wajib meningkatkan promosi sebagai kabupatan ramah investasi,” ungkapnya belum lama ini. Menurut politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) […]

  • DPRD Pati Soroti Pendataan Pupuk Subsidi 2026, Minta Petani Proaktif

    DPRD Pati Soroti Pendataan Pupuk Subsidi 2026, Minta Petani Proaktif

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 293
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi, menyoroti proses pendataan alokasi pupuk subsidi tahun 2026 yang sedang dilakukan oleh Pemkab Pati. Proses pendataan ini berlangsung dari 22 September 2025 hingga 25 Oktober 2025. Hardi menyampaikan harapannya agar masyarakat petani dapat lebih mudah mendapatkan pupuk subsidi. Ia juga menekankan pentingnya pupuk bagi pertumbuhan tanaman. “Ketersediaan pupuk […]

expand_less