Breaking News
light_mode

Wangi Sabun Ampas Kopi, Hilangkan Kantung Mata sampai Angkat Sel Kulit Mati

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 17 Feb 2019
  • visibility 126
Tim KKN Undip di Desa Sidomulyo Kecamatan Gunungwungkal

PATI – Ada-ada saja akal para mahasiswa
KKN Universitas Diponegoro Semarang ini. Mereka membuat terobosan dengan
memanfaatkan ampas kopi sebagai bahan utama, untuk membuat sabun, tentunya
dengan bahan-bahan campuran lain.
Salah satu Tim KKN Undip, Wulanda
Asseptia menjelaskan, temuan sabun kopi itu berawal dari usaha memaksimalkan
potensi desa yang ditempatinya. Wulan bersama teman-temannya di tempatkan di
posko Desa Sidomulyo Kecamatan Gunungwungkal. Tempat itu merupakan satu dari
beberapa sentra kopi di Kabupaten Pati.
”Tidak hanya sebagai minuman,
tetapi kami ingin memperkenalkan kopi dengan inovasi lain sebagai produk baru
di Kecamatan Gunungwungkal,” kata Wulan saat menggelar expo di poskonya belum
lama ini.
“Karena di sini banyak kopi,
dan Kopi Jowo dari Sidomulyo merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia.
Dengan itu kami ingin memaksimalkan potensi tersebut, yakni membuat sabun berbahan
ampas kopi,” jelasnya.
Mengenai bahan pembuatan sabun itu,
lanjut Wulan, dirinyaa memanfaatkan ampas kopi murni yang belum tercampur gula.
Bahan dari ampas kopi, esensial oil kopi, Vco, minyak zaitun, minyak sawit dan
soda api.
Mahasiswa jurusan kimia tersebut
berharap, agar inovasi baru ini nantinya mampu menembus pangsa pasar lokal.
“Saat ini kami pasarkan lewat online sebagai langkah awal. Nantinya saya
harap mampu menembus pangsa pasar yang lebih luas. Bekerjasama dengan produsen
kopi Jowo Sidomulyo, saya yakin produk ini akan lebih dikenal, ” imbuhnya.
Ragam produk sabun kopi
Selain itu, manfaat sabun kopi ini
juga sangat tinggi bagi kesehatan kulit. Diantaranya bisa mengangkat sel-sel
kulit yang mati. Pada siklus tertentu sel kulit akan mati dan digantikan oleh
sel kulit yang baru. Sel-sel kulit mati ini dapat rontok sendiri namun ada juga
yang mesti kita angkat secara manual diantaranya dengan cara membersihkan wajah
dengan air atau menggunakan scrub. 
Jika tidak maka sel-sel kulit mati ini akan
menumpuk sehingga membuat kulit terlihat kusam, kering, serta berjerawat. Sabun
kopi merupakan salah satu produk kecantikan yang dapat digunakan untuk
mengangkat sel-sel kulit yang sudah mati sehingga kulit menjadi bersih dan
bercahaya kembali.
Sabun berbahan kopi juga mampu
menghilangkan kantung mata pada area wajah merupakan sesuatu yang cukup merusak
penampilan. Meskipun wajah sudah oke namun kehadiran mata panda dapat merusak
kecantikan wajah anda. Sabun kopi juga dapatdimanfaatkan untuk menghilangkan
mata panda ini. Sabun kopi dapat memperbaiki dan memelihara kulit di bagian
bawah mata yang sangat tipis sehingga anda terbebas dari kantung mata. (pur)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenkes Rilis Lima Ramuan Tradisional untuk Jaga Kesehatan

    Kemenkes Rilis Lima Ramuan Tradisional untuk Jaga Kesehatan

    • calendar_month Kam, 1 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 150
    • 0Komentar

      Ilustrasi rempah-rempah NASIONAL – Dimasa pandemi seperti saat ini mengkonsumsi minuman herbal tradisional sangat penting, karena dipercaya sebagian masyarakat dapat membantu meningkatkan imunutas tubuh dan mampu mencegah datangnya penyakit. Kepercayaan masyarakat itu dipertegas oleh Kementerian Kesehatan, melalui surat edaran NOMOR : HK.02.02/IV.2243/2020, tentang pemanfaatan obat tradisional untuk pemeliharaan kesehatan, pencegahan penyakit dan perawatan kesehatan, […]

  • Perahu Pantai Bandengan Jepara

    Perahu Pantai Bandengan Jepara

    • calendar_month Sab, 19 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 200
    • 0Komentar

    MENUNGGU PENUMPANG : Beberapa perahu wisata disandarkan di dermaga Pantai Bandengan Jepara. Perahu ini akan membawa wisatawan menuju Pulau Panjang. (lil)

  • Semur Kutuk Legendaris Langganan Wakil Bupati Saiful Arifin

    Semur Kutuk Legendaris Langganan Wakil Bupati Saiful Arifin

    • calendar_month Sab, 16 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Jadi Langganan Pejabat, Sehari Habiskan 10 Kilogram Ikan Kutuk   Wakil Bupati Pati Saiful Arifin sedang menyantap semur kutuk Masakannya sederhana. Bumbu semur lengkap yang gurih dengan potongan ikan Kutuk. Jadilah namanya semur kutuk. Karena rasanya yang khas, kuliner ini menjadi buruan orang-orang. Para pejabat sering kali datang, termasuk Wakil Bupati Pati Saiful Arifin yang menjadi […]

  • Oknum Guru Madrasah di Pati Cabuli Siswinya

    Oknum Guru Madrasah di Pati Cabuli Siswinya

    • calendar_month Ming, 21 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 116
    • 0Komentar

    ILUSTRASI REPRO rapormerah.co Lingkar Muria, PATI – Berita yang diunggah Satreskrim Polres Pati di akun instagramnya, soal pencabulan yang dilakukan oknum guru madrasah, benar adanya. Diketahui, oknum guru itu mengajar di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Huda di Dukuh Tapen Desa Kertomulyo Kecamatan Margoyoso. Saat dikonfirmasi, hal itu dibenarkan Kepala Madarasah, Suparmo, Minggu (21/1/18) lalu. Suparmo menjelaskan, atas […]

  • Legenda Kayu Naga Muria dalam Pentas Seni Tutur

    Legenda Kayu Naga Muria dalam Pentas Seni Tutur

    • calendar_month Rab, 3 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Suasana pementasan seni tutur Legenda Kayu Muria Sebuah panggung berdiri. Bentuknya menyerupai masjid. Lengkap dengan menara dan kubahnya. Di kubah tertera logo NU. Di bawahnya bertuliskan Seni Tutut Tsummakala. Pentas dibuka dengan dalang yang mengucapkan salam untuk seluruh makhluk Allah di muka bumi.   KUDUS – Kolaborasi apik dilakukan tim Kampung Budaya Piji Wetan (KBPW) […]

  • Kibarkan Sang Merah Putih di Sungai Juwana

    Kibarkan Sang Merah Putih di Sungai Juwana

    • calendar_month Jum, 18 Agu 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 122
    • 0Komentar

      Pengibaran bendera merah putih di Sungai Juwana ini bertujuan untuk membangkitkan semangat bersama dalam mewujudkan Sungai Juwana yang lestari. Pasalnya, ia menilai masyarakat sekitar masih abai tentang kepedulian lingkungan. PATI – Jaringan Masyarakat Peduli Sungai Juwana (Jampisawan) Pati memiliki cara unik dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-78. Komunitas ini menggelar […]

expand_less