Breaking News
light_mode

Mahasiswa PBSI UMK Pentaskan “Sesat Arah”, Adaptasi Kreatif Novel Partikel Karya Dee Lestari

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
  • visibility 100.841

KUDUS – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muria Kudus (UMK) menghadirkan pementasan teater bertajuk Sesat Arah di Gedung Auditorium UMK, Rabu (8/7) malam.

Pertunjukan tersebut merupakan adaptasi kreatif dari novel Partikel karya Dee Lestari yang dikemas dengan penafsiran baru.

Pementasan mengangkat kisah Zara, seorang perempuan yang kehilangan sosok ayahnya, Firas. Kehilangan itu menjadi titik awal perjalanan batin Zara dalam mencari makna hidup, memahami relasi manusia dengan alam, sekaligus menemukan jati dirinya.

Sejak awal pertunjukan, penonton diajak menyaksikan kedekatan Zara dan Firas. Sosok sang ayah digambarkan sebagai pribadi yang membentuk cara pandang Zara terhadap kehidupan. Namun, kepergian Firas mengubah arah perjalanan hidup putrinya.

Dengan panggung berbentuk arena, alur cerita diselingi humor dan dialog yang menghidupkan suasana. Perjalanan Zara melintasi desa, kota, hingga hutan yang divisualisasikan secara simbolis justru membawanya pada semakin banyak pertanyaan daripada jawaban.

Sutradara pementasan, Jessy Segitiga, menjelaskan bahwa Sesat Arah bukanlah reproduksi utuh dari novel Partikel, melainkan interpretasi baru yang menghubungkan sastra, pendidikan, realitas sosial, serta pengalaman para pemain.

Menurutnya, teater merupakan media untuk membaca kehidupan dari berbagai sudut pandang. Melalui simbol-simbol yang dihadirkan, pertunjukan ini membuka ruang bagi penonton untuk menafsirkan ulang berbagai persoalan manusia.

Ia mengatakan penggunaan bambu, representasi hewan, hingga simbol hutan menjadi bagian penting dalam menggambarkan kedekatan manusia dengan alam. Gagasan Sesat Arah lahir dari keyakinan bahwa perjalanan menemukan makna hidup tidak selalu berjalan lurus, tetapi dipenuhi keraguan, kehilangan, dan kebingungan.

“Sesat bukan berarti gagal menemukan arah, ia justru menjadi keberanian, berani memasuki wilayah baru, bukan sekadar tujuan, tetapi proses setiap langkah yang ditempuh,” tandasnya.

Jessy juga menuturkan bahwa pertunjukan ini menggambarkan proses pencarian identitas, hubungan manusia dengan alam, serta berbagai pertanyaan kehidupan yang tidak selalu memiliki jawaban pasti.

Salah satu pemeran, Suhaibatul Musdalifah, mengaku memperoleh pengalaman berharga selama mengikuti proses produksi teater tersebut. Sebagai calon guru, ia merasa kegiatan berteater membantunya memahami karakter orang lain sekaligus memperdalam kemampuan memainkan peran.

“Awalnya cukup kaget karena harus memainkan dua karakter sekaligus. Tetapi setelah pendalaman karakter saya baru mendapat feelnya. Tentu menyenangkan bisa berproses dan berteater bareng teman-teman lainnya,” kata dia.

Melalui pementasan itu, Suhaibatul berharap semakin banyak orang mampu menemukan kebahagiaan tanpa mengabaikan kelestarian alam, karena manusia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan.

“Pentas ini tidak memberikan jawaban atas perjalanan, tetapi mengajak penonton untuk ikut sesat arah, merasa kebingungan atas harapan dan kegelisahan. Tidak semua pencarian berakhir jawaban, bisa jadi ada pengalaman makna dari perjalanan yang dilakukan,” tambahnya.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewan Pati Dorong Pemkab Perhatikan UMKM untuk Perkuat Ekonomi Daerah

    Dewan Pati Dorong Pemkab Perhatikan UMKM untuk Perkuat Ekonomi Daerah

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 268
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Muntamah, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk memberikan perhatian serius terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai kunci penguatan ekonomi daerah. Muntamah menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah, mampu menyerap tenaga kerja lokal dan mengurangi pengangguran. “Dukungan pemerintah sangat penting untuk memperkuat daya saing dan keberlanjutan UMKM,” […]

  • DPRD Pati Sepakat Ajukan Hak Angket Terhadap Bupati Sudewo di Tengah Aksi Protes Kenaikan PBB-P2

    DPRD Pati Sepakat Ajukan Hak Angket Terhadap Bupati Sudewo di Tengah Aksi Protes Kenaikan PBB-P2

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 338
    • 0Komentar

    PATI – Di tengah tekanan massa aksi protes terkait kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), DPRD Kabupaten Pati akhirnya sepakat mengajukan hak angket terhadap Bupati Pati, Sudewo. Keputusan ini diambil dalam rapat paripurna yang berlangsung pada Rabu (13/8/2025) di Gedung DPRD Kabupaten Pati. Rapat paripurna tersebut berlangsung di tengah situasi yang cukup […]

  • Utamakan Produk Petani, DPRD Pati Minta Optimalisasi Penyerapan Hasil Lokal

    Utamakan Produk Petani, DPRD Pati Minta Optimalisasi Penyerapan Hasil Lokal

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.354
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengimbau seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pengelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk lebih mengutamakan penggunaan bahan baku dari hasil pertanian warga setempat. Kebijakan ini dianggap mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan taraf hidup para petani di wilayah tersebut. Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Dalami Dugaan Penarikan Paksa Guru oleh Disdikbud

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Dalami Dugaan Penarikan Paksa Guru oleh Disdikbud

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 254
    • 0Komentar

    PATI – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati tengah menginvestigasi kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terkait dugaan penarikan guru yang dinilai tidak wajar. Ketua Pansus, Teguh Bandang Waluyo, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan praktik penugasan guru lintas kecamatan yang menimbulkan pertanyaan. Salah satu kasus yang disoroti adalah penarikan seorang guru Bahasa Inggris SMP […]

  • Pengerjaan Jalan TMMD Karangsari Capai  65 Persen

    Pengerjaan Jalan TMMD Karangsari Capai 65 Persen

    • calendar_month Ming, 22 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Warga membantu TNI mengerjakan jalan dengan makadam di Desa Karangsari Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati yang merupakan salah satu lokasi TMMD Sengkuyung Tahap II. PATI – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II, sudah menunjukkan progresnya. Bahkan di Desa Karangsari yang menjadi salah satu lokasi TMMD, dalam kegiatan pembangunan jalan sudah mencapai 65 persen. […]

  • Pemeriksaan mayat tanpa identitas yang ditemukan di lereng Gunung Muria Jolong 2.

    Kerangka Manusia Ditemukan di Perbukitan Blekutuk Gembong, Polisi Lakukan Penyelidikan

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 4.060
    • 0Komentar

    PATI – Warga Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, dikejutkan oleh penemuan kerangka manusia di kawasan perbukitan Blekutuk Pegunungan Muria, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kerangka tersebut pertama kali ditemukan seorang petani saat menuju area kebunnya. Kapolsek Gembong, AKP Lilik Supardi, S.H., mewakili Kapolresta Pati, menjelaskan bahwa penemuan bermula ketika saksi bernama Sarmin melihat […]

expand_less