Breaking News
light_mode

Mahasiswa PBSI UMK Pentaskan “Sesat Arah”, Adaptasi Kreatif Novel Partikel Karya Dee Lestari

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
  • visibility 100.891

KUDUS – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muria Kudus (UMK) menghadirkan pementasan teater bertajuk Sesat Arah di Gedung Auditorium UMK, Rabu (8/7) malam.

Pertunjukan tersebut merupakan adaptasi kreatif dari novel Partikel karya Dee Lestari yang dikemas dengan penafsiran baru.

Pementasan mengangkat kisah Zara, seorang perempuan yang kehilangan sosok ayahnya, Firas. Kehilangan itu menjadi titik awal perjalanan batin Zara dalam mencari makna hidup, memahami relasi manusia dengan alam, sekaligus menemukan jati dirinya.

Sejak awal pertunjukan, penonton diajak menyaksikan kedekatan Zara dan Firas. Sosok sang ayah digambarkan sebagai pribadi yang membentuk cara pandang Zara terhadap kehidupan. Namun, kepergian Firas mengubah arah perjalanan hidup putrinya.

Dengan panggung berbentuk arena, alur cerita diselingi humor dan dialog yang menghidupkan suasana. Perjalanan Zara melintasi desa, kota, hingga hutan yang divisualisasikan secara simbolis justru membawanya pada semakin banyak pertanyaan daripada jawaban.

Sutradara pementasan, Jessy Segitiga, menjelaskan bahwa Sesat Arah bukanlah reproduksi utuh dari novel Partikel, melainkan interpretasi baru yang menghubungkan sastra, pendidikan, realitas sosial, serta pengalaman para pemain.

Menurutnya, teater merupakan media untuk membaca kehidupan dari berbagai sudut pandang. Melalui simbol-simbol yang dihadirkan, pertunjukan ini membuka ruang bagi penonton untuk menafsirkan ulang berbagai persoalan manusia.

Ia mengatakan penggunaan bambu, representasi hewan, hingga simbol hutan menjadi bagian penting dalam menggambarkan kedekatan manusia dengan alam. Gagasan Sesat Arah lahir dari keyakinan bahwa perjalanan menemukan makna hidup tidak selalu berjalan lurus, tetapi dipenuhi keraguan, kehilangan, dan kebingungan.

“Sesat bukan berarti gagal menemukan arah, ia justru menjadi keberanian, berani memasuki wilayah baru, bukan sekadar tujuan, tetapi proses setiap langkah yang ditempuh,” tandasnya.

Jessy juga menuturkan bahwa pertunjukan ini menggambarkan proses pencarian identitas, hubungan manusia dengan alam, serta berbagai pertanyaan kehidupan yang tidak selalu memiliki jawaban pasti.

Salah satu pemeran, Suhaibatul Musdalifah, mengaku memperoleh pengalaman berharga selama mengikuti proses produksi teater tersebut. Sebagai calon guru, ia merasa kegiatan berteater membantunya memahami karakter orang lain sekaligus memperdalam kemampuan memainkan peran.

“Awalnya cukup kaget karena harus memainkan dua karakter sekaligus. Tetapi setelah pendalaman karakter saya baru mendapat feelnya. Tentu menyenangkan bisa berproses dan berteater bareng teman-teman lainnya,” kata dia.

Melalui pementasan itu, Suhaibatul berharap semakin banyak orang mampu menemukan kebahagiaan tanpa mengabaikan kelestarian alam, karena manusia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan.

“Pentas ini tidak memberikan jawaban atas perjalanan, tetapi mengajak penonton untuk ikut sesat arah, merasa kebingungan atas harapan dan kegelisahan. Tidak semua pencarian berakhir jawaban, bisa jadi ada pengalaman makna dari perjalanan yang dilakukan,” tambahnya.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pegiat Seni Paringga Jati Raras Pati Cetuskan Tari Cikgongsir

    Pegiat Seni Paringga Jati Raras Pati Cetuskan Tari Cikgongsir

    • calendar_month Sel, 7 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 266
    • 0Komentar

      Mengangkat unsur kearifan lokal Kabupaten Pati, pegiat seni Paringga Jati Raras mencetuskan Tari Cikgongsir. Pementasan pertamanya di Taman Budaya Jawa Tengah mengundang decak kagum penonton. PATI – Puluhan anak muda dari sanggar seni Paringga Jati Raras Kabupaten Pati Jawa Tengah cetuskan tarian tradisional dari daerahnya tersebut yang diberi nama Cikgongsir. Tarian Cikgongsir pertama kalinya […]

  • Road to Kilau Raya : Puncak Kemeriahan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 Bersama MNC TV

    Road to Kilau Raya : Puncak Kemeriahan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 Bersama MNC TV

    • calendar_month Ming, 30 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.002
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati bekerja sama dengan MNC TV menyajikan gelaran spektakuler Road To Kilau Raya Pati di Alun-Alun Pati pada Sabtu malam (29/8/2026). Acara ini menjadi penutup meriah rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 serta HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, dimeriahkan penampilan sederet seniman nasional. Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyampaikan […]

  • Suluk Maleman Edisi 72 Hadirkan Diskusi Soal Dongeng

    Suluk Maleman Edisi 72 Hadirkan Diskusi Soal Dongeng

    • calendar_month Sel, 12 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Suluk Maleman edisi ke 72 bakal mengusung tema diskusi “Dongeng Negeri Tanpa Dongeng”, hadir sebagai pembicara meliputi para penggiat dongeng. Seperti Hasan Aoni Azis, Agung Pramono, Budi Muryono, dan Omah Dongeng Marwah.  Hari: Sabtu Tanggal: 16 Desember 2017Jam: 20.00 sampai selesaiTempat: Rumah Adab Indonesia MuliaJalan P. Diponegoro No 94 – Pati Live Streaming: Nutizen http://www.sulukmaleman.com/streamingRadio/Video Streaming: […]

  • Perempuan Nelayan Rembang Deklarasikan Gus Muhaimin untuk Nyapres

    Perempuan Nelayan Rembang Deklarasikan Gus Muhaimin untuk Nyapres

    • calendar_month Rab, 23 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Sekelompok perempuan yang tergabung dalam komunitas nelayan di Rembang membawa poster Gus Muhaimin Ratusan perempuan yang tergabung dalam komunitas nelayan pantai utara (pantura) menaruh harapan besar kepada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Karena itu mereka kompak mengusung tokoh yang akrab disapa Gus Muhaimin itu untuk maju dalam Pilpres 2024 mendatang. REMBANG – Koordinator Komunitas Perempuan […]

  • Najeb Yakubu kembali memperkuat Persijap Jepara saat menahan imbang Persik Kediri.

    Persijap Jepara Tahan Imbang Tuan Rumah Persik 0 – 0, Bukti Mentalitas Kuat Laskar Kalinyamat

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 429
    • 0Komentar

    KEDIRI – Skor kacamata menjadi hasil akhir saat Persijap Jepara berjumpa dengan Persik Kediri, Senin (6/4) di Stadion Brawijaya dalam lanjutan pekan ke-26 Super League. Tuan rumah Persik Kediri seharusnya bisa menang, andai hadiah penalti yang diberikan wasit tidak digagalkan oleh kiper Persijap Sendri Johansyah. Persijap Jepara sendiri tampil spartan sepanjang 2×45 menit, Laskar Kalinyamat […]

  • Gus Baha

    Al Qur’an dan Fiqih Adalah Satu Kesatuan yang Tak Terpisahkan

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 2.769
    • 0Komentar

    Sebuah Catatan Muhadharah ‘Ammah Al-Itqan bersama KH Baha’uddin Nursalim. Tulisan ini sepenuhnya dikutip dari facebook Sahal Japara.  Ahad, 15 Februari 2026 menjadi hari yang penuh cahaya ilmu dan keberkahan. Ma’had Aly Yanbu’ul Qur’an Kudus menyelenggarakan Muhadharah ‘Ammah Ngaos Al-Itqan fi ‘Ulumil Qur’an di Pondok Pesantren LP3IA Narukan Kragan Rembang. Kitab monumental karya Imam Jalaluddin as-Suyuthi […]

expand_less