Breaking News
light_mode

DPRD Pati Dorong Peningkatan Edukasi Lalu Lintas untuk Cegah Kecelakaan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 100.460

PATI – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Irianto Budi Utomo, menegaskan bahwa upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas tidak dapat hanya mengandalkan penegakan hukum semata.

Peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat untuk mematuhi peraturan di jalan raya juga perlu terus digalakkan secara berkelanjutan.

Selain mengubah perilaku pengendara, Irianto juga menekankan pentingnya perbaikan sarana dan prasarana yang mendukung keselamatan berlalu lintas.

Ia meminta pemerintah daerah dan instansi terkait lebih sigap merespons berbagai permasalahan yang ada di lapangan, seperti lampu jalan yang mati, marka jalan yang sudah pudar, rambu lalu lintas yang rusak atau hilang, hingga perbaikan ruas jalan yang sering menjadi lokasi kejadian kecelakaan.

“Pemerintah harus memastikan seluruh fasilitas keselamatan jalan berfungsi dengan baik. Namun di sisi lain, masyarakat juga harus disiplin. Infrastruktur yang bagus tidak akan berarti jika pengendaranya masih mengabaikan aturan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti kebiasaan buruk sebagian pengendara sepeda motor yang menggunakan lampu sein tidak sesuai arah belok.

Menurutnya, tindakan ini sering dianggap hal sepele, padahal sangat berisiko membahayakan pengguna jalan lain, terutama saat melintasi persimpangan atau tikungan.

“Kita masih sering menemukan pengendara yang menyalakan sein kiri tetapi justru berbelok ke kanan atau sebaliknya. Kebiasaan seperti ini sangat berbahaya karena dapat membingungkan pengguna jalan lain dan berpotensi menyebabkan tabrakan,” jelasnya.

Irianto berharap jumlah kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Pati dapat terus diturunkan melalui kerja sama antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan seluruh lapisan masyarakat.

Keselamatan di jalan, menurutnya, merupakan tanggung jawab bersama yang dimulai dari kepatuhan setiap individu terhadap aturan yang berlaku.

“34 nyawa yang hilang dalam setahun adalah pelajaran berharga bagi kita semua. Saya berharap ke depan jumlahnya terus berkurang. Keselamatan di jalan harus dimulai dari diri sendiri, dengan memakai helm, mematuhi rambu lalu lintas, dan selalu berhati-hati saat berkendara,” pungkasnya.

(adv)

Editor  : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Semarang Berikan Dukungan Penuh Kepada Kepemimpinan Baru PSIS

    Pemkot Semarang Berikan Dukungan Penuh Kepada Kepemimpinan Baru PSIS

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.212
    • 0Komentar

    SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan baru PSIS Semarang. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng secara resmi menyampaikan bahwa Pemkot berperan sebagai mitra strategis dalam upaya mengangkat kejayaan klub yang menjadi kebanggaan masyarakat ibu kota Jawa Tengah. Pada hari Senin (15/12), audiensi telah dilakukan di ruang rapat wali kota, dengan kehadiran CEO […]

  • Senangi Dulu Gurunya, Baru Pelajaraanya

    Senangi Dulu Gurunya, Baru Pelajaraanya

    • calendar_month Ming, 4 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 180
    • 0Komentar

    DOKUMEN PRIBADI Dari generasi ke generasi, Matematika dipahami sebagai mata pelajaran (mapel) yang amat sulit. Tak jarang, banyak siswa yang membenci pelajaran tentang angka-angka ini. Untuk itulah Budi Ambarwati, guru Matematika kelas IX SMPN 5 Pati ini mencari jurus jitu. Ambar, sapaan akrabnya memahami, pelajaran yang diampunya memang sulit. Dia harus benar-benar telaten untuk menjadikan […]

  • Cerita Dibalik Logo Hari Santri 2021 Kementerian Agama Republik Indonesia

    Cerita Dibalik Logo Hari Santri 2021 Kementerian Agama Republik Indonesia

    • calendar_month Kam, 7 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Logo Hari Santri 2021 dari Kementerian Agama terlihat simpel. Namun filosinya cukup dalam. Kreatornya adalah seorang santri tulen asal Desa Cebolek, Kecamatan Margoyoso. Semalaman dia menggarap proyek dadakan itu. PATI – Kementerian Agama resmi meluncurkan logo peringatan Hari Santri tahun 2021. Adalah M. Shofa Ulul Azmi, pria kelahiran Pati, 27 Juni 1992 ini yang menciptakan […]

  • Anak Hilang di Margorejo Berhasil Ditemukan, Polisi Imbau Keluarga Lebih Waspada

    Anak Hilang di Margorejo Berhasil Ditemukan, Polisi Imbau Keluarga Lebih Waspada

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 937
    • 0Komentar

    PATI – Rasa lega menyelimuti sebuah keluarga di Kecamatan Margorejo, Pati, setelah putri mereka, R.N. (14), yang sempat dilaporkan hilang, kembali ke rumah dengan selamat. Kabar gembira ini disampaikan langsung oleh pihak keluarga ke SPKT Polresta Pati, yang sebelumnya telah menerima laporan resmi pada Minggu (23/11/2025). S., ayah R.N., melaporkan hilangnya sang putri pada Minggu […]

  • Komisi B DPRD Pati Siap Fasilitasi Regenerasi Petani Milenial

    Komisi B DPRD Pati Siap Fasilitasi Regenerasi Petani Milenial

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 640
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, berencana menggelar pertemuan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan stakeholder terkait untuk membahas regenerasi petani di Kabupaten Pati. Langkah ini diambil untuk mendorong inovasi di sektor pertanian melalui peran serta anak muda. “Rencana kami hasil dari sidak kemarin, kami akan mempertemukan para Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, […]

  • Gerakan Hijau, Duet TNI dan Masyarakat Tanam 1000 Pohon Matoa

    Gerakan Hijau, Duet TNI dan Masyarakat Tanam 1000 Pohon Matoa

    • calendar_month Sen, 26 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Ratusan anggota TNI, masyarakat peduli lingkungan, dan siswa menanam 1000 bibit pohon matoa di bukit pandang, Desa Durensawit, Kayen, Sabtu (24/2/18). Lingkar Muria, PATI – Ratusan anggota Koramil 04/Kayen bersama dengan siswi se Kecamatan Kayen dan komunitas pecinta alam Kayen dan Juwana peduli lingkungan. Mereka melaksanakan go green dengan penanaman 1000 pohon matoa di wisata […]

expand_less