Breaking News
light_mode

Bupati Haryanto Minta Camat Sisir Warga Miskin

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 13 Mar 2019
  • visibility 265

Bupati Haryanto saat memberikan sambutan di acara forum perangkat daerah
PATI – Bupati Haryanto meminta para camat untuk memetakan
secara tepat penduduk miskin di wilayahnya masing-masing. Hal itu dilakukan
setelah mencermati angka kemiskinan Kabupaten Pati yang turun sampai 9,90
persen. Bupati menginginkan bisa cepat melakukan pengentasan kemiskinan secara
tepat.
”Saya
ingin kecamatan-kecamatan melakukan pendataan dan pemetaan, dari 9,90 persen
itu ada berapa desa,” tegas Bupati Haryanto dalam acara Forum Perangkat Daerah
di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati pagi kemarin (11/3/2019).
Melalui
pemetaan yang dilakukan kecamatan secara langsung, lanjut bupati, diharapkan
nantinya ada program-program pengentasan kemiskinan. Misalnya melalui program
usaha mikro kecil menengah (UMKM), bedah rumah, dan program bantuan lainnya.
”tergantung kebutuhannya masing-masing,” kata bupati.

Baca juga : TPI Juwana Diwacanakan Jadi BLUD
Kegiatan
forum perangkat daerah itu sendiri digelar dalam rangka penyelarasan program
dan kegiatan rancangan kerja perangkat daerah Kabupaten Pati Tahun 2020.
Bupati, wakil bupati, sekda, Ketua DPRD, kepala OPD, dan camat hadir dalam
kegiatan tersebut.
”Ada
dampak di angka kemiskinan, tingkat pengangguran, juga peningkatan ekonomi yang
dirasakan oleh masyarakat. Kalau kami perhatikan, menurunkan angka kemiskinan
tidaklah mudah. Mulai dari tahun 2013 tingkat kemiskinan masih sebesar 14, 44
persen hingga saat ini menjadi 9,90 persen, itu bukanlah hal yang mudah, dan
berbagai program telah kami lakukan untuk itu,” jelas bupati.
Program
tersebut, lanjut bupati, seperti pembangunan infrastruktur, pemberdayaan, UMKM
dan lain – lain. Seperti diketahui, pemberdayaan UMKM menjadi salah satu
program prioritas Bupati Haryanto.
”Sehingga
dengan berusaha semaksimal mungkin dengan melaksanakan program tersebut, angka
kemiskinan dapat menurun, yakni sampai di bawah standar dari Provinsi Jawa
Tengah, namun masih di atas tingkat nasional,” jelasnya. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jamin Akses Keadilan, DPRD Pati Gelar Public Hearing Bahas Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Rentan

    Jamin Akses Keadilan, DPRD Pati Gelar Public Hearing Bahas Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Rentan

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.082
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menggelar pertemuan dengar pendapat umum atau public hearing terkait rencana penyusunan Peraturan Daerah (Perda) tentang pemberian bantuan hukum bagi masyarakat yang tergolong rentan, pada Senin (18/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Pati tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi A DPRD Pati, Narso, […]

  • Siara Jurnalistik Diharap Mampu mencerahkan

    Siara Jurnalistik Diharap Mampu mencerahkan

    • calendar_month Rab, 13 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI  – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Tengah meminta lembaga-lembaga penyiaran menyebarkan siaran jurnalistik yang mencerahkan. Di sisi lain, KPID tegas menegur lembaga penyiaran publik yang melanggar kaidah jurnalistik dalam menyiarkan beritanya. Belakangan ini, baru satu statisun televisi lokal yang mendapat teguran keras dari KPID Provinsi Jawa Tengah, dalam penyiaran beritanya. […]

  • Hampir Jebol, Siswa Kelas Tiga Belajar di Musala

    Hampir Jebol, Siswa Kelas Tiga Belajar di Musala

    • calendar_month Rab, 21 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Satu unit bangunan gedung sekolah rusak, tepatnya berada di gedung SD N Mantingan Tengah Kecamatan Jakenan. Bangunan ruang kelas 3 tersebut rusak di bagian atapnya. Hingga mengakibatkan 30 siswa kelas 3 mengungsi di ruang musala untuk kegiatan belajarnya. Rangka atap gedung sekolah tersebut lapuk. Rangka dari kayu itu dimakan hewan rengas, […]

  • Anggota DPRD Pati Harap Kamtibmas Terjaga, Beri Rasa Aman untuk Masyarakat

    Anggota DPRD Pati Harap Kamtibmas Terjaga, Beri Rasa Aman untuk Masyarakat

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 299
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Bambang Susilo, mengungkapkan harapannya agar aparat keamanan dapat meningkatkan upaya preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Pati. Hal ini disampaikannya menanggapi meningkatnya aksi kejahatan di jalanan di berbagai daerah, seperti begal dan aksi gangster remaja. “Kita semua tentu berharap kondisi Kamtibmas di Pati terus terjaga dengan […]

  • Persipa Pati Terancam jadi Tim Musafir

    Persipa Pati Terancam jadi Tim Musafir

    • calendar_month Ming, 24 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Tim verifikator PSSI ditemani oleh Ketum Persipa Pati Joni Kurnianto Pemerintah sempat mengklaim lapangan Stadion Joyokusumo sudah berstandar FIFA. Namun nyatanya stadion ini terancam tidak memenuhi syarat untuk menggelar pertandingan Liga 2 sesuai regulasi yang dikeluarkan PSSI. PATI – Apa yang dikhawatirkan oleh para suporter Persipa Pati agaknya bakal menjadi kenyataan. Verifikator stadion dari PSSI […]

  • Ramadan Bermakna, Litbar Ajak Belajar dari Pengalaman Bule Prancis

    Ramadan Bermakna, Litbar Ajak Belajar dari Pengalaman Bule Prancis

    • calendar_month Jum, 28 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 270
    • 0Komentar

    PATI – Menjelang Bulan Ramadan di Pati diwarnai dengan kegiatan pengembangan literasi budaya yang unik. Komunitas Litbar berkolaborasi menyelenggarakan seminar tentang pengalaman hidup dan beragama sebagai seorang Muslim di Eropa, langsung dari para narasumbernya. Seminar ini diadakan secara bergantian di beberapa sekolah dan pondok pesantren di Pati dan Kudus, termasuk SMA N 2 Pati, SMA […]

expand_less