Breaking News
light_mode

Kirab Budaya Haul Mbah Ahmad Mutamakkin Meriah, Tongklek Jadi Daya Tarik Utama

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 28 Jun 2026
  • visibility 100.419

PATI – Ribuan warga memadati ruas jalan di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, untuk menyaksikan kirab budaya dalam rangka Haul Syekh Ahmad Mutamakkin, Jumat (26/6/2026).

Perhelatan tahunan tersebut berlangsung meriah dengan menampilkan beragam kesenian tradisional yang menjadi daya tarik masyarakat.

Sejak siang hari, masyarakat tampak antusias memenuhi sepanjang jalur kirab. Berbagai atraksi budaya ditampilkan, mulai dari penampilan marching band, tari tradisional dengan balutan busana yang menarik, hingga arak-arakan kereta kencana berhias naga raksasa yang diiringi tabuhan musik tongklek.

Kirab budaya ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat Kajen, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga dan melestarikan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Tokoh Pemuda Desa Kajen, Ulil Amri atau yang akrab disapa Cak Ulil mengatakan, peringatan haul Syekh Ahmad Mutamakkin merupakan agenda tahunan yang selalu dinantikan masyarakat.

Menurutnya, rangkaian kegiatan haul dibagi menjadi dua bagian, yakni kegiatan yang diselenggarakan yayasan dan kegiatan yang diprakarsai pemerintah desa.

“Dari pihak yayasan itu ada khataman binnadhor dan bilghaib, buka selambu, dan lain sebagainya. Dan kemudian untuk rangkaian acara dari desa, selaku ketua panitia itu ada momen kirab,” katanya.

Ia menjelaskan, kirab tahun ini dimeriahkan oleh 13 kelompok tongklek yang berasal dari berbagai RT di Desa Kajen. Cak Ulil mengapresiasi seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan acara tersebut.

Ia berharap kirab budaya dapat terus menjadi ruang pelestarian budaya Nusantara.

“Semoga dengan acaranya ini setiap tahun tetap kita menampilkan budaya Nusantara, di mana budaya Nusantara ini biar tidak luntur dari turun-temurun,” ujarnya.

Menurut Cak Ulil, peserta dan pengunjung haul tidak hanya berasal dari Kajen maupun Kabupaten Pati, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia.

Hal itu tidak lepas dari banyaknya alumni pondok pesantren di Kajen yang kini telah tersebar di berbagai wilayah Nusantara.

Ia berharap melalui haul ini, masyarakat dan para alumni terus menjaga marwah para guru sekaligus mengamalkan ilmu yang telah diwariskan.

Sementara itu, Ketua Panitia Desa Kajen, Syamsul Bakri, menyampaikan bahwa selain kirab budaya, panitia juga menggelar berbagai kegiatan lain, seperti lomba untuk ibu-ibu PKK hingga panjat pinang. Namun, menurutnya, kirab budaya tetap menjadi puncak rangkaian acara yang paling dinanti.

Sebanyak 22 kelompok ambil bagian dalam kirab tersebut. Peserta terdiri atas perwakilan 13 RT, pondok pesantren, serta lembaga pendidikan yang ada di Desa Kajen.

Ia mengatakan, tongklek dipilih sebagai identitas utama kirab karena memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan perayaan di desa lain.

“Karena harapan kami mendatangkan tongklek biar tidak sama dengan desa-desanya yang lain. Karena kita momennya adalah haulnya Mbah Ahmad Mutamakkin, jadi tidak sama dengan sedekah bumi dengan desa-desa yang lain. Kita yang berkesinambungan dengan tema yaitu haulnya Mbah Mutamakkin,” jelasnya.

Meski diikuti puluhan kelompok, panitia memutuskan untuk tidak menjadikan kirab sebagai ajang perlombaan. Kebijakan tersebut diambil agar tidak memicu persaingan yang berpotensi menimbulkan gesekan antarpeserta, sehingga semangat kebersamaan tetap terjaga.

Ke depan, panitia berkomitmen terus melakukan evaluasi agar pelaksanaan Haul Syekh Ahmad Mutamakkin setiap tahunnya dapat berlangsung semakin baik, sekaligus tetap menjadi ajang pelestarian budaya dan penguatan nilai-nilai kebersamaan masyarakat Desa Kajen.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bunda Mawar Ajak Guru PAUD Lebih Kreatif

    Bunda Mawar Ajak Guru PAUD Lebih Kreatif

    • calendar_month Rab, 28 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 235
    • 0Komentar

      Bunda PAUD Kudus Mawar Hartopo Para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) didorong agar semakin kreatif kembangkan pembelajaran inkuiri. PAUD memiliki peranan penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa KUDUS – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peranan penting dalam. Di era pembelajaran yang semakin dinamis, guru PAUD dituntut mampu mengembangkan proses pembelajaran yang […]

  • Musrenbang RKPD 2027 : DPRD Pati Soroti Konektivitas Wilayah

    Musrenbang RKPD 2027 : DPRD Pati Soroti Konektivitas Wilayah

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.977
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua DPRD Pati Bambang Susilo menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Pati Tahun 2027 pada Selasa (31/03/2026). Sebagai politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), ia menggantikan Ketua DPRD Pati Ali Badrudin yang tidak dapat hadir. Dalam pertemuan tersebut, Bambang Susilo menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar seperti […]

  • SMK Cordova Pameran Karya Beri Ruang Berkembang Siswa

    SMK Cordova Pameran Karya Beri Ruang Berkembang Siswa

    • calendar_month Kam, 10 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Pengunjung melihat karya 3D dalam pameran DKV dan multimedia SMK Cordova Pati PATI – Siswa – siswi jurusan desain komunikasi visual (DKV) dan multimedia SMK Cordova menggelar pameran karya. Pameran ini sebagai bentuk memberikan ruang kepada siswa untuk lebih berkembang sesuai disiplin ilmu yang ditekuni. Pameran berlangsung di gedung sekolah yang beralamat di Desa Kajen […]

  • Kopi Pati yang Mencuri Hati

    Kopi Pati yang Mencuri Hati

    • calendar_month Ming, 10 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Tumbuh di lereng Pegunungan Muria bagian timur, biji-biji kopi Pati disebut memiliki keistimewaan tersendiri. Kehadiran pabrik kopi Jollong milik Belanda menjadi bukti nyata. Kopi dari Kabupaten Pati tidak kalah nikmatnya. Produk kopi telah menjadi komoditas andalan di Bumi Mina Tani. Kabupaten Pati memiliki lahan kopi yang cukup luas, sekitar 2.000 hektare. Per tahun kapasitas produksinya […]

  • Rapat di Rumah Bupati Pati Jadi Sorotan, Pansus Hak Angket DPRD Pertanyakan Kenaikan Target PBB-P2

    Rapat di Rumah Bupati Pati Jadi Sorotan, Pansus Hak Angket DPRD Pertanyakan Kenaikan Target PBB-P2

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 224
    • 0Komentar

    PATI – Kontroversi muncul di Kabupaten Pati terkait rapat yang membahas kenaikan target Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati, Yeti Kristianti, menyoroti rapat yang diadakan di rumah pribadi Bupati Sudewo di Desa Slungkep. Yeti Kristianti, legislator dari Fraksi Gerindra, mengungkapkan kejanggalan prosedur rapat tersebut, […]

  • Hindari Cuaca Buruk, Sejumlah Kapal Besar Berlindung di Pulau Panjang

    Hindari Cuaca Buruk, Sejumlah Kapal Besar Berlindung di Pulau Panjang

    • calendar_month Kam, 3 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Petugas sedang memantau cuaca JEPARA – Gelombang tinggi akibat cuaca buruk harus membuat kapal-kapal menepi. Gelombang tinggi terpantau masih menjadi ancaman pelayaran di perairan Jepara – Karimunjawa. Terlihat kapal-kapal besar juga berlindung di Pulau Panjang. Sementara para nelayan memilih untuk libur melaut. Kepala UPP Syahbandar Jepara, Tri Jotho, mengatakan sejak 1 hingga 5 Januari, sesuai […]

expand_less