Breaking News
light_mode

Menyusul Hasil Pemeriksaan BPK, DPRD Pati Tekankan Pentingnya Perbaikan Tata Kelola Keuangan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 22 Jun 2026
  • visibility 100.249

PATI – Menyusul hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang memberikan penilaian Wajar Dengan Pengecualian (WDP) terhadap laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2025, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati meminta Pemkab Pati melakukan kajian dan perbaikan secara menyeluruh.

Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menyatakan peninjauan ulang perlu dilakukan di seluruh tingkatan pemerintahan, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten, guna meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah.

“Harus ada evaluasi kinerja di seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Pati, mulai dari pemerintah desa sampai pemerintah kabupaten,” ujar Ali Badrudin usai rapat paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Pati, Senin (22/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa pemberian opini WDP tidak hanya didasarkan pada pemeriksaan keuangan di lingkungan Pemkab, tetapi juga mencakup pengawasan terhadap pengelolaan dana di tingkat desa.

“Pemeriksaan tidak hanya dilakukan di pemerintah daerah, tetapi pemerintah desa juga diperiksa oleh BPK RI,” katanya.

Ali menyampaikan rasa kecewanya atas turunnya peringkat penilaian, yang sebelumnya berada di tingkat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada tahun anggaran sebelumnya.

Menurut dia, perubahan hasil penilaian ini harus dijadikan titik balik bagi seluruh perangkat daerah dan pengelola pemerintahan desa untuk memperbaiki sistem dan kinerja pengelolaan keuangan.

“Tahun lalu Kabupaten Pati masih memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian, sedangkan tahun ini menjadi Wajar Dengan Pengecualian. Karena itu perlu ada evaluasi secara menyeluruh,” ujarnya.

Ketika ditanya apakah hasil penilaian ini ada kaitannya dengan peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) yang terjadi baru-baru ini, Ali menegaskan bahwa opini BPK semata-mata merupakan hasil audit laporan keuangan dan tidak berkaitan dengan proses atau penilaian perkara hukum.

“Yang jelas, opini itu merupakan hasil pemeriksaan BPK. Kalau soal OTT, tidak ada penilaian ke arah situ,” tegasnya.

Sebagai informasi, BPK RI resmi menetapkan opini Wajar Dengan Pengecualian untuk laporan keuangan tahun 2025. Hasil ini menurun satu tingkat dibanding capaian tahun sebelumnya yang berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Hardi : Pemkab Harus Dukung UMKM Anak Muda

    Anggota DPRD Pati Hardi : Pemkab Harus Dukung UMKM Anak Muda

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 321
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati dari Fraksi Gerindra, Hardi, mendorong Pemerintah Kabupaten Pati untuk memberikan perhatian khusus terhadap UMKM yang dikelola anak muda. Hal ini disampaikan Hardi menanggapi penurunan drastis angka wirausaha muda di Kabupaten Pati, yang mencapai -66,67%. “Visi Pati untuk mencapai kesejahteraan dan keunggulan tidak akan tercapai jika kita tidak memperhatikan kelompok wirausaha […]

  • Pilih Ponpes Lebih Cermat, DPRD Pati Ingatkan Utamakan Kredibilitas Pengasuh dan Pengelola

    Pilih Ponpes Lebih Cermat, DPRD Pati Ingatkan Utamakan Kredibilitas Pengasuh dan Pengelola

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.587
    • 0Komentar

    PATI – Menyusul munculnya kasus di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Tlogowungu yang menjadi sorotan masyarakat, DPRD Kabupaten Pati mengimbau seluruh orang tua agar lebih selektif dan teliti dalam memilih tempat pendidikan bagi anak. Anggota DPRD Pati sekaligus praktisi pendidikan, Muntamah, menegaskan bahwa dalam menentukan pilihan, orang tua tidak boleh hanya menilai dari segi […]

  • PDI P Pati Beri Pendidikan Politik untuk Perempuan

    PDI P Pati Beri Pendidikan Politik untuk Perempuan

    • calendar_month Rab, 27 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 348
    • 0Komentar

      Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pati Ali Badrudin membuka kegiatan pendidikan politik bagi perempuan. Perempuan dipandang penting untuk mendapatkan pendidikan politik. Wawasan politik yang baik bagi perempuan menjadi modal kepemimpinan perempuan yang baik pula PATI – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Pati, menggelar pendidikan politik bagi perempaun, Jumat (22/10/2021). […]

  • Haul Masyayih PIM Mujahidin Bageng Santuni Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa

    Haul Masyayih PIM Mujahidin Bageng Santuni Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa

    • calendar_month Ming, 20 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 313
    • 0Komentar

      Kegiatan santunan yatim dan dhuafa di PIM Mujahidin Bageng Gembong Pati PATI – Puluhan anak yatim serta dhuafa tersenyum lebar, mendapat santunan yang diberkan Yayasan Perguruan Islam (YPI) Monumen Mujahidin Bageng, Sabtu (19/11/2022). Santunan digelar di Lantai 2 Gedung MTs PIM Mujahidin, Desa Bageng, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati.  Santunan terhadap anak yatim dan dhuafa […]

  • Sujud Syukur Danu, Kades Termuda di Pati

    Sujud Syukur Danu, Kades Termuda di Pati

    • calendar_month Ming, 16 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Penuh syukur Danu saat dipastikan terpilih menjadi kepala des Panjunan PATI – Danu Ikhsan, calon kepalada desa Panjunan nomor urut 2 langsung bersujud syukur. Perolehan suaranya yang melejit dan dipastikan menang telak atas dua rivalnya, membuat putra politikus PDI Perjuangan Noto Subiyanto ini menjadi kepala desa termuda di Kabupaten Pati. Danu berhasil mengumpulkan suara paling […]

  • Anggota DPRD Pati Dorong Generasi Muda Kembangkan Ekonomi Kreatif

    Anggota DPRD Pati Dorong Generasi Muda Kembangkan Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 357
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Muslihan, mengajak generasi muda di Kabupaten Pati untuk lebih aktif dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif. Menurutnya, potensi besar di bidang seni, budaya, dan kuliner bisa menjadi peluang bagi pemuda untuk meningkatkan perekonomian daerah. “Industri ikan bandeng di Juwana, misalnya, terkenal dan bisa diolah menjadi produk bernilai tinggi,” ujarnya. Ia juga […]

expand_less