Breaking News
light_mode

Imam Suroso Siap Ikut Perjuangkan Normalisasi Penuh Sungai Juwana

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 27 Mar 2019
  • visibility 170

Imam Suroso (berbaju putih) di sebelah Gubernur Ganjar Pranowo 
PATI – Belakangan, Sungai Juwana memiliki riwayat tak mengenakkan. Terutama bagi kalangan petani di Kabupaten Pati. Sebabnya, tiap kali musim penghujan, sungai yang mengalir sepanjang 60 kilometer tersebut selalu meluap. Imbasnya miliaran rupiah lenyap karena tak jadi menuai hasil tanam.


Untuk itu, anggota DPR RI Imam Suroso siap bertekad ikut memerjuangkan
normalisasi Sungai Juwana yang anggarannya mencapai Rp 1 triliun tersebut. Menurutnya,
“duit segitu” tidak ada artinya dibanding kerugian yang selalu menimpa
masyarakat yang tiap tahun menghampiri.

”Saya sebagai anggota dewan akan
ikut mengawal hal itu. Saya kan sudah lama di DPR RI, saya akan ikut lobi, ikut
memerjuangkan itu. Termasuk lobi di Komisi 5 DPR RI yang membidangi masalah
infrastruktur. Termasuk lobi juga kepada kementrian keuangan dan juga
Bappenasnya,” kata Imam Suroso saat menghadiri Musrenbangwil di Pendapa
Kabupaten Pati Rabu (27/3/2019).

Banjir tahunan yang terus terjadi
di beberapa wilayah di Kabupaten Pati, tentunya sangat meresahkan sekaligus
merugikan. Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, pada tahun
2019 ini, setidaknya ada 7500 hektar lahan pertanian yang terdampak luapan
Sungai Juwana tersebut.

Akibatnya gagal panen, sekaligus gagal
tanam. Seperti diketahui, saat banjir di sepanjang aliran sungai yang juga
disebut Sungai Silugonggo tersebut air baru benar-benar surut hampir enam bulan
lamanya. Seperti yang terjadi di Desa Pasuruhan Kecamatan Kayen.

”Nah itu. Lebih besar ruginya
masyarakat. Maka saya sebagai wakil rakyat akan memerjuangkan itu di pusat. Saya
kira APBN kita mampu untuk mengalokasikan program tersebut. Saya berkomitmen
siap mengawal,” jelas politisi dari PDI Perjuangan ini.
Tahun ini, normalisasi hanya bisa dianggar Rp 40 miliar untuk pekerjaan sepanjang 5 kilometer di wilayah hilir. (fmh)
  

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bersama Warga, Koramil Cluwak Bangun Jalan Aspal

    Bersama Warga, Koramil Cluwak Bangun Jalan Aspal

    • calendar_month Sel, 10 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 176
    • 0Komentar

    BAHU – MEMBAHU : Warga bersama anggota Koramil 08 Cluwak membangun jalan di Desa Karangsari siang kemarin. PATI – Koramil 08 Cluwak bersama warga bahu membahu membangun jalan di Desa Karangsari Kecamatan Cluwak pagi kemarin. Kegiatan ini masuk dalam agenda TNI Manunggal membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II. Dimana hari ini akan dilakukan pembukaan secara […]

  • Kritik Tuding Menuding Sesat Beragama Kita

    Kritik Tuding Menuding Sesat Beragama Kita

    • calendar_month Sel, 21 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Lampu temaram menyinari Gedung FKIP Universitas Muria Kudus, Sabtu (18/5/2019) malam. Hari itu sedang berlangsung pementasan teater oleh kelompok Tetater Gerak 11. Lakon yang dibawakan adalah Masjid Tanpa Sujud, karya Habib Anis Sholeh Ba’asyin. Budayawan dari Bumi Mina Tani. Masjid Tanpa Sujud merupakan refleksi diri, melihat kekacauan antar kelompok. Dimana masing-masing kelompok menganggap dirinya paling […]

  • Tambak Udang Dilarang Kelestarian Karimunjawa Terjaga

    Tambak Udang Dilarang Kelestarian Karimunjawa Terjaga

    • calendar_month Ming, 7 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Pemandangan di pulau Menjangan kecil Karimunjawa/ INSTAGRAM @saiul038 Setelah ramai menjadi polemik akhirnya tambak udang di Karimunjawa dilarang. Hal ini merupakan buntut dari penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kabupaten Jepara 2023-2043 menjadi Perda, Kamis (4/5/2023). JEPARA – Dengan adanya penetapan perda itu, keberadaan tambak udang di wilayah Karimunjawa, […]

  • Dukung Sinergi Pemkab dan Kampus, DPRD Pati Dorong Pembangunan Tepat Sasaran

    Dukung Sinergi Pemkab dan Kampus, DPRD Pati Dorong Pembangunan Tepat Sasaran

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.299
    • 0Komentar

    PATI – Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit, menegaskan bahwa kerja sama yang melibatkan berbagai pihak menjadi kunci utama agar setiap inisiatif pemberdayaan yang digulirkan dapat berjalan maksimal dan tepat menyasar kebutuhan warga. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kebutuhan mendesak agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Kami dari DPRD Pati mendukung penuh […]

  • Penasaran Kelola Wisata

    Penasaran Kelola Wisata

    • calendar_month Sel, 19 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Tsania Rahma Dini HOBI gadis yang satu ini travelling. Tsania Rahma Dini mengaku, pernah berkeliling dan mengunjungi sejumlah tempat wisata. Baik yang dikelola pemerintah dan swasta. Bahkan, tempat wisata yang masih alami dan belum tersentuh pengelolaan siapapun. Dia menerangkan, wilayah yang pernah dikunjunginya tidak hanya di Pulau Jawa. Sejumlah tempat wisata di luar pulau Jawa, […]

  • Rekaman CCTV Jadi Bukti, Polisi Diminta Gercep Ungkap Kasus Penyerangan di Desa Ketitangwetan

    Rekaman CCTV Jadi Bukti, Polisi Diminta Gercep Ungkap Kasus Penyerangan di Desa Ketitangwetan

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 219
    • 0Komentar

    PATI – Kasus penyerangan yang diduga dilakukan oleh sekelompok pemuda asal Desa Raci terhadap warga Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, memasuki babak baru. Merasa geram dengan lambannya penanganan, sejumlah orang tua korban mendatangi Mapolresta Pati, Rabu (10/9/2025), untuk mendesak agar kasus tersebut segera diungkap dan pelaku ditangkap. Rekaman CCTV Jadi Bukti Kunci Aksi penyerangan […]

expand_less