Breaking News
light_mode

Kudus Sketch dan CKT Ajak Anak Muda di Kudus Menyegarkan Pikiran Lewat Menggambar

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
  • visibility 99.817

KUDUS – Di tengah kesibukan dan rutinitas harian yang sering kali melelahkan, kegiatan menggambar hadir sebagai cara unik untuk merespons lingkungan sekitar, menyalurkan emosi, serta menjadi wadah bertukar gagasan antar sesama penggemar seni.

Hal inilah yang terlihat jelas dalam agenda kegiatan menggambar bersama yang digelar di Museum Keluarga HM Ashadie, Desa Janggalan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, pada Minggu (7/6) lalu. Puluhan anak muda hingga beberapa orang dewasa tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Suasana tempat itu terasa hening namun penuh semangat. Para peserta tampak sangat fokus menatap lembar kertas di hadapan mereka, sementara tangan kanan sibuk menggoreskan pensil atau alat gambar lainnya. Ketika sesi berbagi karya tiba, suasana berubah menjadi lebih hangat dan akrab.

Beragam hasil gambar diperlihatkan, mulai dari sketsa bangunan bernuansa rumah saudagar, motif kain batik, hingga karya-karya bebas yang menjadi wujud imajinasi masing-masing peserta.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Komunitas Kudus Sketch dan Cerita Kudus Tuwa (CKT). Kolaborasi ini sukses menarik minat banyak anak muda yang ingin meluangkan waktu sejenak dari kesibukan.

Bagi mereka, menggambar bukan sekadar hobi, melainkan sarana berekspresi, melepas penat, dan menyalurkan imajinasi di sela-sela padatnya aktivitas sehari-hari.

Seperti yang dirasakan Rahma Abel Sadiya dan Shindika Putri, dua mahasiswi yang sengaja datang untuk mencari suasana baru dan istirahat sejenak dari tugas kuliah yang menumpuk.

Bagi keduanya, kegiatan ini menjadi media relaksasi, penyegaran pikiran, sekaligus ruang pertemuan dengan orang-orang yang memiliki minat serupa.

Sudah dua kali mengikuti kegiatan ini, Rahma kini menemukan hobi baru dan cara menyenangkan mengisi waktu luang. Ia bisa berbagi pengalaman, memperluas pertemanan, dan mengisi hari liburnya dengan hal bermanfaat.

“Karena sudah jadi hobi, awalnya lihat di medsos kemudian join. Ternyata seru bertemu orang baru yang satu hobi,” ujar Rahma.

Inisiator Kudus Sketch, Rizka Soviana (23), mengungkapkan rasa gembiranya karena komunitas yang baru berusia dua bulan ini ternyata mampu menarik antusiasme yang tinggi dari para pecinta seni gambar di Kudus.

Menurut pengamatannya, selama ini banyak anak muda dan warga Kudus yang sebenarnya memiliki bakat dan minat menggambar, namun belum memiliki wadah atau tempat berkumpul yang tepat untuk menyatukan mereka.

“Akhirnya, saya membentuk komunitas ini dan banyak yang ingin bergabung. Menurut saya, ini satu komunitas dengan kegiatan yang positif dan produktif,” ungkap Rizka.

Kolaborasi ini juga menjadi jembatan yang mempertemukan para seniman muda dengan sejarah dan budaya akar rumput Kudus yang jarang terangkat ke permukaan.

Rizka menilai, saat ini Kudus masih kurang memiliki wadah komunitas yang beragam, sehingga banyak anak muda yang kesulitan menemukan tempat untuk berbagi minat dan bakat.

“Saya lihat banyak anak muda di Kudus yang jago gambar, tetapi mereka jarang terekspos, karena tidak ada wadah. Komunitas ini, kami harap bisa jadi ruang untuk saling berbagi, bertukar ide dan menggambar bersama teman-teman sefrekuensi,” bebernya.

Sebelum masuk ke sesi menggambar, sebanyak 42 peserta yang terdaftar diajak berkeliling atau walking tour untuk mengamati peninggalan sejarah dan benda bersejarah yang tersimpan di Museum Keluarga HM Ashadie.

Dari hasil pengamatan dan penjelajahan tersebut, peserta diajak untuk menangkap suasana dan merespons lingkungan sekitar, lalu menuangkannya ke dalam bentuk gambar di atas kertas.

Nantinya, seluruh karya yang dihasilkan dalam kegiatan ini akan dikumpulkan dan dipamerkan di lokasi yang sama. Tema yang diangkat pun beragam, tidak hanya seputar sejarah kretek, industri rokok, kehidupan saudagar, atau batik kuno, tetapi juga mengajak anak muda membangun gaya hidup positif, merekam jejak cerita, serta mengambil jeda sejenak dari kebiasaan menatap layar gawai yang kini menjadi kebiasaan umum.

“Harapannya si berkelanjutan, baik kolaborasi serupa atau komunitas lain. Tentu ini bisa jadi ruang alternatif bagi anak-anak muda di Kudus yang sering kesepian namun tak punya tempat untuk berbagi cerita,” tambahnya.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Betah Mondok karena Berfaedah

    Betah Mondok karena Berfaedah

    • calendar_month Sab, 10 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Siti Nilna Munaliza tak seperti kebanyakan anak muda zaman now yang gemar kebebasan dunia luar. Gadis kelahiran Pati, 7 Desember 1999 ini malah suka sekali dengan dunia pondok pesantren. Bahkan kehidupannya banyak dihabiskan untuk ngaji di pondok pesantren. Padahal, Nilna sempat berhenti tak nyantri di pondok pesantren saat mulai kuliah di IAIN Kudus. Namun saat memutuskan […]

  • Imbang 0-0 Melawan Nusantara United, Persipa Pati Targetkan Lolos dari Zona Degradasi di Pertandingan Terakhir 

    Imbang 0-0 Melawan Nusantara United, Persipa Pati Targetkan Lolos dari Zona Degradasi di Pertandingan Terakhir 

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.698
    • 0Komentar

    PATI – Pertandingan lanjutan Liga Nusantara Grup A antara Persipa Pati dan Nusantara United FC yang digelar di Stadion Moch Soebroto Magelang pada Selasa malam (20/01/2026) pukul 19.00 WIB berakhir dengan skor tanpa gol, 0-0. Hasil ini membuat pelatih Persipa Pati, Nazal Mustofa, kurang puas. Menurutnya, tim sebenarnya menargetkan poin penuh namun banyak kesalahan yang […]

  • Lestari Moerdijat Dorong Petani Muda di Jepara Jadi Pilar Ketahanan Pangan Nasional

    Lestari Moerdijat Dorong Petani Muda di Jepara Jadi Pilar Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.264
    • 0Komentar

    JEPARA – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyoroti urgensi keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian sebagai pilar penting ketahanan pangan nasional. Penegasan tersebut disampaikan saat sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama petani milenial Jepara yang digelar di Anglo Resto, Jumat (19/12) Acara ini diikuti sekitar 150 petani muda dari berbagai kecamatan di Kabupaten Jepara. […]

  • Cukup Infaq Rp 2000, Warga Pati Bisa Nikmati Sarapan di Pojok Berkah 2000

    Cukup Infaq Rp 2000, Warga Pati Bisa Nikmati Sarapan di Pojok Berkah 2000

    • calendar_month Jum, 23 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 268
    • 0Komentar

    PATI – Pojok Berkah 2000 Pati menawarkan sarapan lengkap hanya dengan berinfaq Rp 2000. Tempat ini terletak di Ruko Salza, dekat Alun-Alun Pati dan buka setiap Jumat pagi. Setiap minggu, menu di Pojok Berkah selalu berubah. Pada Jumat (23/2/2024), mereka menyajikan nasi gandul disertai keripik tempe dan semangka, serta minuman seperti kopi, teh, dan air […]

  • Sudewo Gandeng Pengusaha Risma Ardhi Chandra untuk Pilkada Pati

    Sudewo Gandeng Pengusaha Risma Ardhi Chandra untuk Pilkada Pati

    • calendar_month Jum, 2 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 309
    • 0Komentar

    PATI – Salah satu kandidat kuat bakal calon Bupati Pati 2024 – 2029 Sudewo resmi mendapat rekom dari Partai Gerindra. Rekom diserahkan langsung oleh Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah Sudaryono rekom ini ditandatangani langsung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan sekjen partai. Sudewo diketahui menggandeng sosok pengusaha bernama Risma Ardhi Chandra. Risma Ardhi Chandra […]

  • Polrestabes Semarang Ungkap Modus Baru Penyelundupan Sabu 8,4 Kilogram

    Polrestabes Semarang Ungkap Modus Baru Penyelundupan Sabu 8,4 Kilogram

    • calendar_month Sen, 13 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Kapolda Jawa Tengah menggelar konferensi pers pengungkapan kasus penyelundupan sabu seberat 8,4 kilogram. Barang haram sabu seberat 8,4 kilogram berhasil digagalkan penyelundupannya oleh Polrestabes Semarang. Sabu itu disinyalir akan diedarkan di wilayah Semarang saat Natal dan Tahun Baru. Kapolda Jawa Tengah mengapresiasi kerja anak buahnya yang berhasil menggagalkan penyelundupan tersebut. SEMARANG –  Polrestabes Semarang berhasil […]

expand_less