Breaking News
light_mode

Kudus Sketch dan CKT Ajak Anak Muda di Kudus Menyegarkan Pikiran Lewat Menggambar

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
  • visibility 99.784

KUDUS – Di tengah kesibukan dan rutinitas harian yang sering kali melelahkan, kegiatan menggambar hadir sebagai cara unik untuk merespons lingkungan sekitar, menyalurkan emosi, serta menjadi wadah bertukar gagasan antar sesama penggemar seni.

Hal inilah yang terlihat jelas dalam agenda kegiatan menggambar bersama yang digelar di Museum Keluarga HM Ashadie, Desa Janggalan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, pada Minggu (7/6) lalu. Puluhan anak muda hingga beberapa orang dewasa tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Suasana tempat itu terasa hening namun penuh semangat. Para peserta tampak sangat fokus menatap lembar kertas di hadapan mereka, sementara tangan kanan sibuk menggoreskan pensil atau alat gambar lainnya. Ketika sesi berbagi karya tiba, suasana berubah menjadi lebih hangat dan akrab.

Beragam hasil gambar diperlihatkan, mulai dari sketsa bangunan bernuansa rumah saudagar, motif kain batik, hingga karya-karya bebas yang menjadi wujud imajinasi masing-masing peserta.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Komunitas Kudus Sketch dan Cerita Kudus Tuwa (CKT). Kolaborasi ini sukses menarik minat banyak anak muda yang ingin meluangkan waktu sejenak dari kesibukan.

Bagi mereka, menggambar bukan sekadar hobi, melainkan sarana berekspresi, melepas penat, dan menyalurkan imajinasi di sela-sela padatnya aktivitas sehari-hari.

Seperti yang dirasakan Rahma Abel Sadiya dan Shindika Putri, dua mahasiswi yang sengaja datang untuk mencari suasana baru dan istirahat sejenak dari tugas kuliah yang menumpuk.

Bagi keduanya, kegiatan ini menjadi media relaksasi, penyegaran pikiran, sekaligus ruang pertemuan dengan orang-orang yang memiliki minat serupa.

Sudah dua kali mengikuti kegiatan ini, Rahma kini menemukan hobi baru dan cara menyenangkan mengisi waktu luang. Ia bisa berbagi pengalaman, memperluas pertemanan, dan mengisi hari liburnya dengan hal bermanfaat.

“Karena sudah jadi hobi, awalnya lihat di medsos kemudian join. Ternyata seru bertemu orang baru yang satu hobi,” ujar Rahma.

Inisiator Kudus Sketch, Rizka Soviana (23), mengungkapkan rasa gembiranya karena komunitas yang baru berusia dua bulan ini ternyata mampu menarik antusiasme yang tinggi dari para pecinta seni gambar di Kudus.

Menurut pengamatannya, selama ini banyak anak muda dan warga Kudus yang sebenarnya memiliki bakat dan minat menggambar, namun belum memiliki wadah atau tempat berkumpul yang tepat untuk menyatukan mereka.

“Akhirnya, saya membentuk komunitas ini dan banyak yang ingin bergabung. Menurut saya, ini satu komunitas dengan kegiatan yang positif dan produktif,” ungkap Rizka.

Kolaborasi ini juga menjadi jembatan yang mempertemukan para seniman muda dengan sejarah dan budaya akar rumput Kudus yang jarang terangkat ke permukaan.

Rizka menilai, saat ini Kudus masih kurang memiliki wadah komunitas yang beragam, sehingga banyak anak muda yang kesulitan menemukan tempat untuk berbagi minat dan bakat.

“Saya lihat banyak anak muda di Kudus yang jago gambar, tetapi mereka jarang terekspos, karena tidak ada wadah. Komunitas ini, kami harap bisa jadi ruang untuk saling berbagi, bertukar ide dan menggambar bersama teman-teman sefrekuensi,” bebernya.

Sebelum masuk ke sesi menggambar, sebanyak 42 peserta yang terdaftar diajak berkeliling atau walking tour untuk mengamati peninggalan sejarah dan benda bersejarah yang tersimpan di Museum Keluarga HM Ashadie.

Dari hasil pengamatan dan penjelajahan tersebut, peserta diajak untuk menangkap suasana dan merespons lingkungan sekitar, lalu menuangkannya ke dalam bentuk gambar di atas kertas.

Nantinya, seluruh karya yang dihasilkan dalam kegiatan ini akan dikumpulkan dan dipamerkan di lokasi yang sama. Tema yang diangkat pun beragam, tidak hanya seputar sejarah kretek, industri rokok, kehidupan saudagar, atau batik kuno, tetapi juga mengajak anak muda membangun gaya hidup positif, merekam jejak cerita, serta mengambil jeda sejenak dari kebiasaan menatap layar gawai yang kini menjadi kebiasaan umum.

“Harapannya si berkelanjutan, baik kolaborasi serupa atau komunitas lain. Tentu ini bisa jadi ruang alternatif bagi anak-anak muda di Kudus yang sering kesepian namun tak punya tempat untuk berbagi cerita,” tambahnya.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Datoek: Lebih dari 100 Porsi Sate Ayam Merah Terjual Setiap Hari

    Rumah Datoek: Lebih dari 100 Porsi Sate Ayam Merah Terjual Setiap Hari

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 481
    • 0Komentar

    PATI – Kepopuleran sate ayam merah khas Yogyakarta kini menjangkau Pati. Warga Pati memiliki pilihan baru untuk berbuka puasa berkat hadirnya Rumah Datoek, sebuah kedai yang menyajikan menu ini. Berlokasi di Jalan KH Ahmad Dahlan, Gang Akasia nomor 14, Pati Wetan, Kecamatan Pati, Rumah Datoek yang berkonsep pop up store ini selalu ramai dikunjungi selama […]

  • Optimis Tuan Rumah Porprov 2022, Pesimis Faktor Politis

    Optimis Tuan Rumah Porprov 2022, Pesimis Faktor Politis

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Ketua Koni Pati PATI – Lima kabupaten di eks Karesidenan Pati, ditambah Kabupaten Grobogan yang tegabung dalam Pati Raya, optimis terpilih menjadi tuan rumah Porprov Jawa Tengah 2022 mendatang. Meski optimis, mereka masih merasa was-was unsur politis. Hal itu seperti yang diungkapkan Ketua Koni Kabupaten Pati, Edy Boentoro baru-baru ini. “Kami memang optimis sejak awal. […]

  • Waspada Predator Anak Begini Cerita Mengerikan Kasus LGBT di Jepara

    Waspada Predator Anak Begini Cerita Mengerikan Kasus LGBT di Jepara

    • calendar_month Sab, 13 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Kapolres Jepara gelar konferensi pers kasus LGBT Polres Jepara berhasil menangani kasus pencabulan dengan berlatar lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). Mirisnya dalam kasus ini korban masih berusia di bawah umur, berusia 13 tahun.  JEPARA – Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan menjelaskan saat menggelar konferensi pers pada hari Jumat (12/05/2023) di Mapolres Jepara, terkait […]

  • Ucapkan Selamat, Imam Suroso Siap Bawa Program ke Desa-desa

    Ucapkan Selamat, Imam Suroso Siap Bawa Program ke Desa-desa

    • calendar_month Rab, 20 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 213
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPR RI Imam Suroso turut hadir dalam pelantikan kepala desa serentak di Pendapa Kabupaten Pati akhir pekan lalu. Selain mengucapkan selamat kepada seluruh kepada desa yang terpilih, Imam Suroso juga mengungkapkan selalu siap membawa program kesejahteraan rakyat ke desa-desa. ”Ya intinya nanti saya sebagai wakil rakyat di tingkat pusat akan terus berkomitmen […]

  • Persiku Kudus Naik Kasta ke Liga 2, Bebas dari Ejekan Tim Liga 3 Abadi

    Persiku Kudus Naik Kasta ke Liga 2, Bebas dari Ejekan Tim Liga 3 Abadi

    • calendar_month Ming, 2 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 229
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persiku Kudus berhasil promosi ke Liga 2. Sebelumnya banyak yang meragukan Persiku Kudus akan melaju sejauh ini di kompetisi Liga 3. Kepastian promosi ke Liga 2 membuat Persiku Kudus akan lepas dari ejekan sebagai tim Liga 3 abadi. Kini Persiku Kudus sudah sejajar dengan dua klub tetangga, Persijap Jepara dan Persipa Pati. Liga […]

  • Melihat Kiprah MTs Abadiyah Desa Kuryokalangan, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati

    Melihat Kiprah MTs Abadiyah Desa Kuryokalangan, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati

    • calendar_month Kam, 19 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 207
    • 0Komentar

     Madrasah Pinggiran Prestasi Jempolan Madrasah erat kaitannya dengan stigma kuno dan kolot. Pamornya sudah pasti kalah dengan sekolah negeri. Namun itu tak berlaku di MTs Abadiyah. Sekolahan di pinggiran Kota Pati ini dua tahun belakangan prestasinya makin moncer. Di temani Kepala MTs Abadiyah Saiful Islam, Ali Syarifudin antusias berkisah. Pria bertubuh gempal ini adalah salah […]

expand_less