Breaking News
light_mode

Pentas Harga Gabah Anjlok, dan Kritik Kesengsaraan Petani

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 21 Apr 2019
  • visibility 271

PATI
– Naskah berjudul Anjlok dipentaskan
anak-anak Teater Tsalafiyah (TeTs) MTs Salafiyah Kajen baru-baru ini. berlatar
sebuah desa yang sedang panen raya, dikisahkan terjadi harga gabah yang anjlok
sekaligus merugikan petani.

Naskah
karya Miftahur Rohim, yang juga guru madrsah tersebut memang berniat melakukan
kritik persoalan tersebut melalui panggung teater. Seperti diketahui, polemik
harga gabah yang anjlok selalu terjadi saat panen tiba.

Penonton
langsung dibawa ke dalam setting sebuah desa yang sedang panen raya. Bukan kegembiraan
yang ditemui melainkan kesedihan hati seorang petani bernama Nar. Dia digambarkan
sedang gelisah.

Bahkan,
petani kecil itu terlihat menyesali keadaan. Bukan tanpa alasan, Nar merasa
kesal saat panen raya harga gabah justru anjlok atau turun begitu signifikan.
Dia sendiri tak memiliki banyak pilihan antara menjual dengan harga murah atau
tak laku dijual.

Di
tengah kegelisahan itulah muncul seorang tengkulak. Dia pun menawar gabah para
petani. Meski sedikit lebih tinggi namun harganya tetap saja dirasa tak
mencukupi untuk petani mendapat untung. Tengkulak tersebut berdalih karena
harga dipasaran memang tengah jatuh.

Rupanya
dibalik itu semua para petani tak sengaja mengetahui jika tengkulak itulah yang
memainkan harga. Hal itulah yang kemudian membuat para petani geram lantaran
merasa dibodohi. Hingga akhirnya para petani membuat siasat untuk memojokan
tengkulak yang telah menipu tersebut.

“Kami
memang sengaja mengambil tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Karena
kesenian tentunya tak dapat dipisahkan dari lingkungan,” terang Miftahur Rohim
yang juga menjadi sutradara dalam pementasan tersebut.

Kisah Lain
Dalam
pentas itu sendiri diakuinya digelar dua pementasan. Naskah Anjlok digarap untuk anggota TeTs putra.
Sedangkan untuk anggota putri sendiri memilih naskah R untuk R. Cerita itu mengambil kisah seorang tokoh bernama Rindu.
Namun sepulang dari Solo tempatnya bekerja perempuan tersebut sering mengurung
diri di kamar dan berujar rindu kepada seseorang.

Dari
situlah pergunjingan di masyarakat bermunculan. Mulai dari yang menganggapnya
gila, hingga ada yang mengatakan terlibat jaringan kelompok radikal. Konflik
pun memuncak saat warga yang khawatir desanya tercemar meminta agar Rindu dapat
diusir. Siapa sangka saat itu Rindu justru keluar serambi bersalawat. Rupanya
yang dinantikan kehadirannya oleh Rindu itu adalah Rasullullah.

“Kalau
dengan naskah itu memang diharapkan agar para santri Kajen tetap menjaga diri
berperilaku yang baik agar sesuai dengan laku kanjeng nabi Muhammad sebagai
wujud kerinduan. Ini juga sesuai dengan background kami yang tinggal dikalangan
pesantren,”imbuhnya. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PatiTech Academy Sukses Gelar Gen Z Techno Camp 2023, Dapat Apresiasi dari Kepala Diskominfo dan Camat Tambakromo

    PatiTech Academy Sukses Gelar Gen Z Techno Camp 2023, Dapat Apresiasi dari Kepala Diskominfo dan Camat Tambakromo

    • calendar_month Sab, 30 Des 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Pati – Acara Gen Z Techno Camp yang diadakan Patitech Academy mendapat kunjungan dan apresiasi dari Kepala Dinas Komunikasi Informasi (Diskominfo) Kabupaten Pati, Ratri Wijayanto, pada hari Rabu (27/12/2023). Acara ini berlangsung dari tanggal 25 hingga 30 Desember 2023 di Yayasan Warna Bhakti, Desa Mangunrekso, Kecamatan Tambakromo, dengan partisipasi 25 peserta dari berbagai latar belakang, […]

  • Persipa Pati dapat Suntikan Dana Segar dari Zerone Japan

    Persipa Pati dapat Suntikan Dana Segar dari Zerone Japan

    • calendar_month Kam, 1 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 801
    • 0Komentar

    Pimpinan Zerone Japan melakukan MoU sponsor bersama manajemen Persipa Pati  PATI – Persipa Pati kembali mendapat suntikan dana sponsor dari Zerone Japan. Perusahaan yang bergerak di bidang otomotif, khususnya perawatan (autocare) mobil pabrikan Jepang ini telah menjadi sponsor Persipa mulai Liga 3 nasional musim 2021.  Suntikan dana ini menjadi angin segar bagi Persipa Pati yang […]

  • Evaluasi Besar untuk Persijap Jepara Jelang Laga Derbi Muria Melawan Persiku Kudus

    Evaluasi Besar untuk Persijap Jepara Jelang Laga Derbi Muria Melawan Persiku Kudus

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 369
    • 0Komentar

      OLAHRAGA – Persijap Jepara memang bisa menang di laga perdana Liga 2 musim 2024/25. Kemenangan tipis 1 – 0 atas Persekat Tegal (8/9) layak disyukuri. Karena ada aroma keberuntungan bagi skuad Laskar Kalinyamat sehingga bisa mengamankan poin penuh. Padahal dari segi penguasaan pertandingan, Persekat tegal justru lebih unggul segalanya. Bahkan Persijap Jepara juga banyak […]

  • Dana BOS Hampir Rp1 Miliar, Komisi D Pertanyakan Masih Ada Iuran di SMPN 1 Tayu

    Dana BOS Hampir Rp1 Miliar, Komisi D Pertanyakan Masih Ada Iuran di SMPN 1 Tayu

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.667
    • 0Komentar

    PATI – Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMP Negeri 1 Tayu menjadi sorotan tajam Komisi D DPRD Kabupaten Pati. Hal ini menyusul adanya keluhan wali murid terkait pungutan biaya yang dinilai memberatkan, padahal sekolah dinilai telah menerima anggaran cukup besar. Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menegaskan hal tersebut usai […]

  • DPRD Pati Cari Solusi Atasi Masalah Sampah di Sungai dan Tepi Jalan

    DPRD Pati Cari Solusi Atasi Masalah Sampah di Sungai dan Tepi Jalan

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 300
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Pati memberikan perhatian serius terhadap masalah sampah yang masih banyak ditemukan di sungai dan tepi jalan. Ketua DPRD Pati, Ali Badruddin, menyatakan bahwa pihaknya akan berupaya mencari solusi untuk mengatasi masalah ini. “Kami melihat bahwa permasalahan sampah ini terjadi di seluruh kecamatan. Masyarakat masih sering membuang sampah sembarangan, baik di tepi jalan […]

  • Ketua DPRD Pati Dukung Askab PSSI Lahirkan Talenta Muda Sepak Bola

    Ketua DPRD Pati Dukung Askab PSSI Lahirkan Talenta Muda Sepak Bola

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 559
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menyatakan dukungannya terhadap berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Pati. Dukungan ini disampaikan saat menerima kunjungan dari pengurus Askab PSSI Pati. Ali Badrudin berharap, melalui kegiatan-kegiatan yang ada, akan muncul talenta-talenta sepak bola dari Kabupaten Pati yang mampu bersinar baik di tingkat regional maupun nasional. […]

expand_less