Breaking News
light_mode

Bikin Drama Mudahkan Anak Cerna Pelajaran

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 15 Mei 2019
  • visibility 326

Saila Rachmawati
Guru kekinian butuh inovasi. Apalagi
mengajar mata pelajaran agama di sekolah umum. Hanya mengandalkan ceramah saja,
bisa jadi anak didiknya bosan bahkan bisa ditinggal bolos pelajaran.

Salah satu cara yang cukup ampuh
adalah dengan menggunakan drama. Seperti yang dilakukan Saila Rachmawati, guru
pendidikan agama Islam (PAI) di SMP N 1 Pati. Salah satu inovasi
pembelajarannya adalah dengan menggunakan drama-drama ringan.

Melalui drama, anak lebih mudah
faham dengan apa yang dimaksud dalam pembelajaran. ”Ya inovasi pembelajaran saja.
Dengan drama, secara tidak langsung anak-anak akan diberi tayangan yang bisa
membantu pemahaman mereka. Dari pada dijelaskan langsung, anak-anak lebih
tertarik dengan sebuah tayangan. Misalnya melalui drama yang mereka lihat,”
jelas perempuan alumni S1 Pendidikan Agama Islam IAIN Kudus ini.

Drama yang digunakan Saila cukup
simpel saja. Kelas dibagi menjadi tiga kelompok. Tiap kelompok membikin drama
dengan tema berbeda. Tema itu diambil dari materi pelajaran. Seperti empati,
atau hormat kepada orang tua dan guru.

Setelah drama itu, lanjut Saila,
nanti ada tugas individu. Diantaranya menyimpulkan makna yang terkandung, dan
apa kaitannya dengan materi yang sedang dipelajari di buku panduan.

Cara mengajar itu sejalan dengan
Kurikulum 2013 atau K13 yang menempatkan guru bukan lagi pusat pembelajaran.
Melainkan hanya fasilitator. Dan siswa sendiri harus lebih banyak mengaktifkan
pembelajaran

”Jadi, saya secara umum
mengkombinasikan metode pembelajaran yang tidak membosankan bagi siswa,” imbuh
perempuan yang juga alumni MA Raudlatul Ulum Pati ini.

Lebih lanjut, sebagai guru di
tengah tantangan zaman serba digital seperti ini, inovasi dalam pembelajaran
diakuinya wajib dilakukan. Guru memang ditantang untuk menghadirkan
pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan.

”Anak sekarang beda dengan dulu.
Akses informasi yang mudah, membuat kita harus pandai mengkreasikan kemudahan
itu untuk mendukung pembelajaran,” pungkasnya. (ars)
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Haul 10 Syuro Mbah Mutamakkin Kajen Pati Digelar 16-26 Juni 2026, Berikut Rangkaian Kegiatannya

    Haul 10 Syuro Mbah Mutamakkin Kajen Pati Digelar 16-26 Juni 2026, Berikut Rangkaian Kegiatannya

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.586
    • 0Komentar

    PATI – Masyarakat Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, akan kembali menggelar peringatan Haul 10 Syuro Syekh Ahmad Mutamakkin 1448 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan tahunan tersebut akan berlangsung selama 11 hari, mulai 16 hingga 26 Juni 2026, dengan berbagai agenda keagamaan, sosial, dan budaya. Berdasarkan susunan acara yang telah diumumkan panitia, rangkaian kegiatan diawali pada Selasa […]

  • M. Ridwan : Kunci Melatih SSB Ekstra Sabar

    M. Ridwan : Kunci Melatih SSB Ekstra Sabar

    • calendar_month Sen, 16 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 293
    • 0Komentar

    M. Ridwan pelatih PSIS Development saat mengisi workshop di Pati Ada satu kunci yang harus dipahami oleh para pelatih SSB dan akademi. Yaitu sabar. Hal itu ditekankan oleh M. Ridwan coach PSIS Development.   PATI – Puluhan pelatih SSB dan akademi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah mendapatkan ilmu berharga dari PSIS Development. Pada Minggu (15/5/2022) Askab […]

  • Patitech Academy: Inovasi untuk Mendorong Minat Generasi Muda dalam Dunia Teknologi

    Patitech Academy: Inovasi untuk Mendorong Minat Generasi Muda dalam Dunia Teknologi

    • calendar_month Sab, 30 Des 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Pati – Pada awal Desember 2023, sebuah inovasi baru muncul dari lima pemuda, sebuah komunitas teknologi yang diberi nama Patitech Academy. Inisiatif ini merupakan hasil dari kerja keras dan dedikasi lima orang kader Gerakan Pemuda Ansor dan IPNU, yaitu Fajar Husain Asy’ari, Muhyidin Setyo Utomo, Ma’ruf Khoirul A, Rifan Amirullah, dan Angga Prasetyo U. Kelima […]

  • Sampingan Belajar Daring, Hasilkan Jutaan Rupiah dari Menanam Selada Hidroponik

    Sampingan Belajar Daring, Hasilkan Jutaan Rupiah dari Menanam Selada Hidroponik

    • calendar_month Jum, 9 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 293
    • 0Komentar

      Royyan merawat sayuran selada yang ditanamnya dengan metode hidroponik di Desa Kembang, Dukuhseti, Pati. Belajar daring di masa pandemi ternyata menjadi berkah tersendiri. Misalnya dengan bekerja sampingan bertanam sayuran. Seperti yang dilakukan Royyan, mahasiswa asal Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Pati. PATI – Bagi Muhammad Fahmi Royyan Itsbad, mahasiswa asal Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Pati, […]

  • Anggota DPRD Pati, Mukit : Perikanan Juwana Penting untuk Perekonomian Pati

    Anggota DPRD Pati, Mukit : Perikanan Juwana Penting untuk Perekonomian Pati

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 332
    • 0Komentar

    PATI – Mukit, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Partai Demokrat, menekankan pentingnya sektor perikanan bagi perekonomian Pati. Ia menyatakan bahwa sektor perikanan di Juwana, yang dikenal sebagai barometer perikanan di Indonesia, memiliki dampak signifikan terhadap berbagai sektor lainnya di Pati. “Kita harus mengakui bahwa sektor perikanan merupakan salah satu penunjang perekonomian utama di Pati. […]

  • Tanggapi Keluhan Warga, DPUTR Pati Pastikan Jalan Guyangan-Jetak Akan Segera Ditangani

    Tanggapi Keluhan Warga, DPUTR Pati Pastikan Jalan Guyangan-Jetak Akan Segera Ditangani

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.928
    • 0Komentar

    PATI – Kondisi fisik ruas jalan penghubung Guyangan hingga Jetak di wilayah Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, diketahui mengalami kerusakan yang cukup parah. Masyarakat setempat pun menyampaikan keluhan, mengingat jalur yang merupakan kewenangan pemerintah kabupaten ini kerap rusak dan dinilai sangat membahayakan keselamatan setiap pengendara yang melintas. Berdasarkan dokumentasi yang diterima dari warga pada Rabu (25/3), […]

expand_less