Breaking News
light_mode

Bikin Drama Mudahkan Anak Cerna Pelajaran

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 15 Mei 2019
  • visibility 287

Saila Rachmawati
Guru kekinian butuh inovasi. Apalagi
mengajar mata pelajaran agama di sekolah umum. Hanya mengandalkan ceramah saja,
bisa jadi anak didiknya bosan bahkan bisa ditinggal bolos pelajaran.

Salah satu cara yang cukup ampuh
adalah dengan menggunakan drama. Seperti yang dilakukan Saila Rachmawati, guru
pendidikan agama Islam (PAI) di SMP N 1 Pati. Salah satu inovasi
pembelajarannya adalah dengan menggunakan drama-drama ringan.

Melalui drama, anak lebih mudah
faham dengan apa yang dimaksud dalam pembelajaran. ”Ya inovasi pembelajaran saja.
Dengan drama, secara tidak langsung anak-anak akan diberi tayangan yang bisa
membantu pemahaman mereka. Dari pada dijelaskan langsung, anak-anak lebih
tertarik dengan sebuah tayangan. Misalnya melalui drama yang mereka lihat,”
jelas perempuan alumni S1 Pendidikan Agama Islam IAIN Kudus ini.

Drama yang digunakan Saila cukup
simpel saja. Kelas dibagi menjadi tiga kelompok. Tiap kelompok membikin drama
dengan tema berbeda. Tema itu diambil dari materi pelajaran. Seperti empati,
atau hormat kepada orang tua dan guru.

Setelah drama itu, lanjut Saila,
nanti ada tugas individu. Diantaranya menyimpulkan makna yang terkandung, dan
apa kaitannya dengan materi yang sedang dipelajari di buku panduan.

Cara mengajar itu sejalan dengan
Kurikulum 2013 atau K13 yang menempatkan guru bukan lagi pusat pembelajaran.
Melainkan hanya fasilitator. Dan siswa sendiri harus lebih banyak mengaktifkan
pembelajaran

”Jadi, saya secara umum
mengkombinasikan metode pembelajaran yang tidak membosankan bagi siswa,” imbuh
perempuan yang juga alumni MA Raudlatul Ulum Pati ini.

Lebih lanjut, sebagai guru di
tengah tantangan zaman serba digital seperti ini, inovasi dalam pembelajaran
diakuinya wajib dilakukan. Guru memang ditantang untuk menghadirkan
pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan.

”Anak sekarang beda dengan dulu.
Akses informasi yang mudah, membuat kita harus pandai mengkreasikan kemudahan
itu untuk mendukung pembelajaran,” pungkasnya. (ars)
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Manfaatkan YouTube untuk Transparansi Rapat Pansus

    DPRD Pati Manfaatkan YouTube untuk Transparansi Rapat Pansus

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 266
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati terus menunjukkan keseriusannya dalam menjaga transparansi proses pengambilan keputusan. Salah satu buktinya adalah dengan menyiarkan secara langsung setiap rapat panitia khusus (pansus) hak angket melalui kanal YouTube resmi Sekretariat DPRD Pati. Ketua Pansus Hak Angket DPRD Pati, Bandang, menegaskan bahwa langkah ini diambil agar masyarakat dapat […]

  • Atasi HIV/Aids Pemkab Jepara Bentuk Forum Peduli

    Atasi HIV/Aids Pemkab Jepara Bentuk Forum Peduli

    • calendar_month Ming, 9 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 746
    • 0Komentar

    Forum Warga Peduli Aids dibentuk di Desa Balong Kecamatan Kembang baru-baru ini  JEPARA – Berbagai cara dilakukan demi menekan angka penyakit menular HIV/Aids di Kabupaten Jepara. Melalui Dinas Kesehatan, dibentuklah wadah bernama Warga Peduli Aids (WPA). Tugasnya, WPA melakukan identifikasi potensi resiko di tiap wilayahnya masing-masing. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), DKK Jepara, […]

  • Tidak Korupsi Sama Dengan Menjaga Marwah Manusia

    Tidak Korupsi Sama Dengan Menjaga Marwah Manusia

    • calendar_month Ming, 19 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 253
    • 0Komentar

    BUDAYA – Perbincangan soal muruah atau marwah sangat menarik, dalam acara Suluk Maleman, Sabtu (18/5) malam. Terlebih dengan kehadiran KH. A. Mustofa Bisri yang membedah soal tema menjaga muruah tersebut. Kiai kharismatik yang akrab disapa Gus Mus ini menyebut bahwa koruptor dinilai tak dapat menjaga muruah atau kehormatan dirinya sebagai manusia. “Sebuah hadits yang menegaskan […]

  • Sepuluh Siswa SD di Pati Disengat Tawon Vespa Saat Olahraga

    Sepuluh Siswa SD di Pati Disengat Tawon Vespa Saat Olahraga

    • calendar_month Kam, 16 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 285
    • 0Komentar

    PATI – Sepuluh siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Keboromo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menjadi korban sengatan tawon vespa pada Kamis (16/1/2025). Peristiwa nahas ini terjadi saat mereka sedang mengikuti kegiatan olahraga di luar sekolah. Menurut Kapolsek Tayu, AKP Aris Pristianto, para siswa tersebut sedang berolahraga di bawah pengawasan guru. “Saat akan pulang, […]

  • Lomba Dayung Sedekah Laut, Sekalian Penjaringan Atlet

    Lomba Dayung Sedekah Laut, Sekalian Penjaringan Atlet

    • calendar_month Sen, 10 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Adu tangkas mendayung perahu naga di Sungai Silugonggo, Juwana JUWANA – Sedekah laut di Desa Kecungpancing, Kecamatan Juwana dimeriahkan dengan lomba dayung perahu naga Minggu (9/6/2019). Ada 12 tim yang mengikuti lomba ini. Kepala desa Kedungpancing, Didik Narwadi bahkan menyebut kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajang penjaringan atlet dayung. Desa Kedungpancing sendiri dikenal menjadi lumbung atlet […]

  • DPRD Pati Dorong Pengawasan Maksimal untuk Bansos dan Program Kemiskinan

    DPRD Pati Dorong Pengawasan Maksimal untuk Bansos dan Program Kemiskinan

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.873
    • 0Komentar

    PATI – Danu Ikhsan HC, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Komisi A yang berasal dari Fraksi PDI Perjuangan, menegaskan bahwa penyaluran bantuan sosial (bansos) dan program pengentasan kemiskinan memerlukan pengawasan yang lebih ketat. Ia menyatakan bahwa hal ini sangat penting agar setiap bantuan dan program benar-benar sampai ke tangan masyarakat yang berhak menerimanya. Menurut Danu, […]

expand_less